Safri Mardison
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Mujadalah Ahsan Counseling Model to Overcome Mental Health Disorders of BKPI Final Year Students at PTKIN Sumatera Safri Mardison; Jum Anidar; Suryadi Fajri; Ilhamdi Yusra; Aulia Rahmi Putri
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.7386

Abstract

This study aims to develop an Islamic counseling model of Mujadalah Ahsan to overcome mental health problems (mental illness) in final year students of the Islamic Education Counseling Guidance Study Program (BKPI) at State Islamic Religious Universities (PTKIN) in Sumatra. Final-year BKPI students often face academic, social, and personal pressures that can trigger mental health disorders. The Mujadalah Ahsan model proposed in this study integrates Islamic counseling principles with a good and wise communication approach (ahsanu mujadalah), by the teachings of the Qur'an. The research method used is research and development (R&D), which involves needs analysis, model development, validation test by experts, and implementation in the field. Data were collected through in-depth interviews, observations, and questionnaires distributed to students and BKPI supervisors at PTKIN. The results showed that the Mujadalah Ahsan Islamic counseling model is effective in helping students overcome problems of anxiety, depression, and academic pressure through a harmonious spiritual and psychological approach. This model also contributes to developing Islamic counseling theory and practice that is more relevant in the context of Islamic higher education and enriching alternative approaches in dealing with mental health in students. Thus, this model is hoped to be implemented more widely in various PTKIN in Indonesia to support students' mental well-being.
HUBUNGAN SELF-CONTROL DENGAN KENAKALAN REMAJA Levani Disi Ayunda; Jum Anidar; Safri Mardison
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v7i2.13243

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perilaku kenakalan di kalangan siswa MTsN 3 Padang Pariaman seperti merokok, membolos, berkelahi, perundungan, dan kenakalan lainnya yang menunjukkan lemahnya kemampuan mengendalikan diri. Hasil observasi di MTsN 3 Padang Pariaman menunjukkan adanya berbagai bentuk kenakalan remaja, mulai dari ketidakhadiran tanpa alasan hingga perkelahian dan perilaku verbal kasar. Kondisi ini mendorong penulis untuk melakukan penelitian dengan tujuan mengetahui tingkat self-control dan kenakalan remaja, serta hubungan antara self-control dengan kenakalan remaja pada siswa MTsN 3 Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII dan IX MTsN 3 Padang Pariaman yang berjumlah 271 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria siswa yang pernah melakukan kenakalan berdasarkan data guru BK di sekolah tersebut, yaitu berjumlah 31 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat self-control siswa MTsN 3 Padang Pariaman berada pada kategori rendah, (2) tingkat kenakalan remaja di MTsN 3 Padang Pariaman berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat hubungan antara self-control dengan kenakalan remaja di MTsN 3 Padang Pariaman.