Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Efektivitas Status Gizi Terhadap Perkembangan Anak Balita Di Desa Tegal Sawah Tahun 2025 Putri Pratiwi, Norma Try; Musmundiroh, Musmundiroh; Siregar, Rohani; Sugiharti, Rosi Kurnia
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7100

Abstract

Status gizi dan perkembangan anak usia dini merupakan indikator penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Balita dengan gizi kurang berisiko tinggi mengalami keterlambatan perkembangan fisik maupun kognitif. Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berperan besar dalam memantau kedua aspek tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan perkembangan anak balita di Posyandu Mawar 9 Perum Indo Alam Desa Tegal Sawah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh balita usia 1–3 tahun di Posyandu Mawar 9. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah 50 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square karena distribusi data tidak normal. Sebagian besar balita memiliki status gizi baik (86%) dan perkembangan sesuai usia (90%). Balita dengan gizi kurang cenderung mengalami perkembangan meragukan atau menyimpang (71,4%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya hubungan signifikan antara status gizi dan perkembangan balita. Terdapat hubungan antara status gizi dengan perkembangan balita di Posyandu Mawar 9 tahun 2025. Pemantauan gizi serta perkembangan secara rutin di posyandu penting untuk deteksi dini gangguan tumbuh kembang. Orang tua diharapkan memperhatikan asupan gizi anak, sementara kader posyandu perlu meningkatkan edukasi terkait pemenuhan gizi dan stimulasi perkembangan
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Fluor Albus Pada Siswi Putri Tahun 2025 Safiva, Anggraeni Dwi; Fathur Rohmah, Hajar Nur; Julianti, Neneng; Sugiharti, Rosi Kurnia
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7172

Abstract

Fluor Albus adalah sekresi cairan dari vagina selain darah yang dapat bersifat fisiologis maupun patologis. Kurangnya pengetahuan dan perilaku menjaga kebersihan area genital menjadi salah satu faktor penyebab utama terjadinya Fluor Albus, sehingga perlu dicegah sejak dini untuk menghindari dampak jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui media Leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai Fluor Albus di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025. Metode penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Dilaksanakan di SMPN 5 Tambun Selatan tahun 2025 pada 128 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank karena hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 59,41 menjadi 84,69 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media Leaflet. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media Leaflet efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri tentang Fluor Albus dan berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana promosi kesehatan reproduksi di sekolah.
Determinasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Perempuan Menopause di Klinik Central Medika 2 Tahun 2025 Nurmalasari, Nurmalasari; Musmundiroh, Musmundiroh; Sugiharti, Rosi Kurnia; Setianingsih, Triseu
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7228

Abstract

Menopause adalah fase alami yang akan dialami oleh setiap wanita, umumnya terjadi pada usia 45–55 tahun. Fase ini merupakan masa transisi dari periode produktif menuju non-produktif, yang ditandai dengan berhentinya menstruasi dan dapat memengaruhi kualitas hidup wanita. Menurut WHO, diperkirakan akan terdapat 1,2 miliar wanita berusia di atas 50 tahun pada tahun 2030, dengan peningkatan jumlah wanita menopause di Asia mencapai 373 juta jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup wanita menopause di Klinik Central Medika 2, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tahun 2025. Penelitian menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional, jumlah sampel 60 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner MENQOL, serta kuesioner untuk mengukur dukungan suami, teman sebaya, dan aktivitas fisik. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Odd Ratio (OR). Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pendidikan (p=0,000; OR=3,923), dukungan suami (p=0,000; OR=0,043), dukungan teman sebaya (p=0,000; OR=20,000), serta aktivitas fisik (p=0,000; OR=53,833) dengan kualitas hidup menopause. Kesimpulan, kualitas hidup wanita menopause dipengaruhi oleh faktor pendidikan, dukungan sosial, dan aktivitas fisik. Disarankan agar wanita menopause meningkatkan gaya hidup sehat dan dukungan sosial, serta tenaga kesehatan memperkuat edukasi dan penelitian lebih lanjut dilakukan secara lebih luas.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di SMP Qur’an Eltahfidh Tahun 2025 Putri Yuliana Lubis; Sugiharti, Rosi Kurnia; Musmudiroh, Musmudiroh; Triseu Setianingsih
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6472

Abstract

Vaginal discharge is a common reproductive health issue among adolescent girls, potentially affecting daily activities and psychosocial well-being. WHO (2021) reported that 75% of women have experienced vaginal discharge, with 45% experiencing it more than twice. In Indonesia, the prevalence reaches 90%, with about 60% occurring among adolescents. A preliminary survey at El Tahfidh Qur’an Junior High School found that 21.5% of female students experienced vaginal discharge, yet most could not distinguish between physiological and pathological discharge. This study aimed to analyze factors associated with the incidence of vaginal discharge among eighth and ninth-grade students at El Tahfidh Qur’an Junior High School in 2025. This quantitative study employed a cross-sectional design involving 93 respondents selected through total sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Chi-Square test and Odds Ratio (OR). Results showed significant associations between knowledge (p=0.000; OR=7.875), age (p=0.001; OR=0.257), personal hygiene (p=0.000; OR=7.286), and information sources (p=0.007; OR=0.295) and the incidence of vaginal discharge. It can be concluded that improving knowledge, practicing proper personal hygiene, and obtaining valid health information play crucial roles in preventing vaginal discharge among adolescent girls.