Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psychocentrum Review

Homoseksual dan Transgender; Gender dan Wilayah Tempat Tinggal Merri Hafni; Yuda Syahputra; Lira Erwinda
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan antara homoseksual dan transgender dalam hal jenis kelamin dan domisili. Penelitian ini merupakan studi banding di Sumatera yang diperoleh melalui random sampling. Sampel penelitian ini adalah 140 responden, terdiri dari 44 laki-laki dan 96 perempuan yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari desa sampai dengan kota. Data dikumpulkan melalui Inventarisasi Paparan Homoseksualitas dan Transgender (IHTE ) menggunakan 4 point dengan model skala Likert dengan pilihan jawaban selalu sampai tidak pernah. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif dan Anova dengan model Rasch dengan bantuan WINSTEPS Versi 4.7.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berada pada logit negatif 0,5 artinya responden masih dalam kategori aman, namun perlu diberikan treatment kepada wanita yang berdomisili di kota tersebut untuk mencegah perilaku seksual yang menyimpang. Selain itu, ada perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan homoseksual dan transgender, perempuan lebih cenderung melakukan perilaku seksual menyimpang dibandingkan laki-laki. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh para pekerja sosial (konselor, psikolog, psikiater dan lainnya) untuk lebih fokus pada pencegahan homoseksual dan transgender.
Menyingkapi Keterkaitan Regulasi Emosi dan Resiliensi: Perspektif Terhadap Pasien Penderita Kanker dan Prospek Penelitian Longitudinal Hafni, Merri; Wahyuni, Nini Sri; Istiana, Istiana; Putri, Utami Nurhafsari; Januar, Rizki Akhri
Psychocentrum Review Vol 5, No 3 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.532283

Abstract

Penderitaan akibat kanker adalah masalah yang signifikan di seluruh dunia, dengan angka kasus baru yang terus meningkat setiap tahun. Penderita kanker sering menghadapi tantangan fisik, psikologis, dan emosional yang kompleks selama perjalanan penyakit mereka. Regulasi emosi dan resiliensi adalah dua konsep psikologis yang penting dalam memahami pengalaman pasien penderita kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi pada pasien kanker, dengan mempertimbangkan faktor gender dan tahap perkembangan. Penelitian ini melibatkan 30 pasien penderita kanker sebagai sampel penelitian dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala regulasi emosi dan resiliensi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif dan uji regresi linier sederhana. Temuan peda penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dan resiliensi pada pasien penderita kanker. Pasien dengan kemampuan regulasi emosi yang baik cenderung memiliki tingkat resiliensi yang lebih tinggi, yang berarti mereka lebih mampu menghadapi tantangan dan tekanan yang terkait dengan penyakit kanker. Temuan lain yang menarik disini adalah lansia yang menderita kanker, mereka menunjukkan tingkat resiliensi yang tinggi, tetapi kemampuan mereka dalam mengontrol emosi cenderung terbatas.