Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN DILUAR NIKAH Hidayathillah, Ariska Putri; Pamungkas, Putri; Farida, Denis; Rahmasyida, Nadzifa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.34074

Abstract

Figur orang tua sangat penting bagi sebuah keluarga dalam perkembangan perilaku anak, agar anak berperilaku meniru orang tuanya. Suasana kekeluargaan yang kurang hangat menjadikan anak kurang nyaman berada di rumah, kemudian permasalahan-permasalahan di rumah menimbulkan bahaya psikologis bagi remaja. Apabila anak sering melanggar norma-norma dalam masyarakat dan norma agama, maka akan diberikan perilaku nakal kepada anak tersebut, sehingga anak tersebut langsung dicap sebagai anak nakal. Pada masa remaja banyak terjadi perubahan pada diri anak baik dari segi fisik, psikis dan sosialisasi, sehingga mungkin terjadi masa transisi pada anak. Pelanggaran yang dilakukan oleh remaja antara lain membolos sekolah, mengganggu kenyamanan masyarakat, berjudi, bermain tanpa mengenal waktu, seks bebas, minum-minuman keras dan lain sebagainya. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif observasional yaitu melakukan observasi tanpa perlakuan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah remaja di sekolah menengah atas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pola asuh orang tua terhadap kejadian kehamilan di luar nikah dapat diketahui mempunyai nilai signifikansi atau Asymp. Sig (2 sisi) sebesar 0,473 lebih kecil dari taraf signifikansi (?) = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima untuk hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian di luar nikah kehamilan.
Hubungan Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dengan Kegagalan Pengobatan Pasien TB Ditengah Pandemik Covid 19 PAMUNGKAS, PUTRI; Putri, Ariska
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 6 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v5i1.112

Abstract

Abstrak. Angka kejadian Covid 19 semakin meningkat sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk menerapkan sistem lockdown. Para penderita TB yang sedang menjalani pengobatanpun merasa kesulitan dikarenakan sistem lockdown dan takut Ketika berkunjung ke pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegagalanan pengobatan yang dialami oleh penderita TB dalam masa pengobatan rutin ditengah pandemik. Penelitian ini bersifat Kuantitatif dengan metode penelitian Analitik Observasional. Data dikumpulkan dengan cara memberikan kuesionar pada sampel penelitian sebanyak 54 sampel dari 60 Populasi penderita TB. Pengolahan dan Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian menunjukan dampak yang paling dirasakan oleh penderita TB yaitu dampak psikologi dengan nilai p = 0,01<0,05. Lockdown dianggap menyusahkan karena kurangnya pengetahuan penderita tentang sistem yang sedang berjalan dengan p = 0,00<0.05. Penderita merasa takut untuk datang kepelayanan, sehingga 13 responden dari 54 sampel mengalami kegagalan pengobatan yang mengharuskan mengulang dari awal, dan 2 orang diyatakan meninggal dunia. Penderita TB yang merasa takut untuk datang kepelayanan Kesehatan memilih pengobatan alternatif atau tidak melanjutkan pengobatan sampai merasakan kesakitan barulah penderita merasa perlu untuk datang ke pelayanan Kesehatan. Pentingnya hasil penelitian ini guna mengedukasi penderita TB untuk tidak merasa takut datang kepelayanan Kesehatan serta meluruskan pengetahuan tentang sistem lockdown yang berlaku.
Faktor Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Di Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Medokan Semampir PUTRI HIDAYATHILLAH, ARISKA; pamungkas, putri; Olinda, Dwi
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 6 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v5i1.115

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak pembatasan hampir ke semua layanan rutin, baik secara akses maupun kualitas. Kondisi ini dapat menjadikan permasalahan secara psikologis bagi ibu hamil dan ibu nifas, yang dapat menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil di masa pandemi Covid-19 di wilayah Medokan Semampir. Metode penelitian ini yaitu menggunakan kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil sebanyak 41 orang dengan teknik sampling menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil dengan nilai p-value 0,020, faktor pendidikan mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil dengan nilai p-value 0,000, faktor paritas mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil dengan nilai p-value 0,021, faktor pengetahuan mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan penelitian ini yaitu faktor usia, pendidikan, paritas dan pengetahuan mempengaruhi tingkat kecemasan ibu hamil di masa pandemic covid-19 di Wilayah Medokan Semampir. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi terkiat kehamilan dan pemeriksaan kehamilan untuk menambah informasi yang dapat mengurangi kecemasan ibu hamil.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS LABU SIAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DUSUN SENDANG GEDE DESA SAMBENG KASIMAN BOJONEGORO Ariska Putri Hidayathillah; Putri Pamungkas; Satya Julianti
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 2 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v2i2.497

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah meningkat di atas batas normal, yaitu lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi dapat dicegah dengan pengobatan obat maupun non obat. Untuk pengobatan non medis, Anda bisa menggunakan jus labu siam, karena mengandung potasium dan apigenin yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian jus labu siam dalam menurunkan hipertensi pada penderita hipertensi di Dusun Sendang Gede Desa Sambeng Kabupaten Kasiman Bojonegoro Metode Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu yang melibatkan 30 orang dan sampel sebanyak 30 orang yang terdiri dari 3 kelompok dengan n = 10 disetiap kelompoknya. Analisis data menggunakan uji Kruskall-Wallis untuk mengetahui perbedaan efektifitas jus labu siam dan jus seledri terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pra-pasca terapi Hasil menunjukkan adanya perubahan pemberian jus labu siam sebelum dan sesudah dosis p=0,003<; α = 0,05. Kemudian tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian jus labu siam turun secara intermiten, namun tidak bermakna dengan p=0,157 >α=0,05 Kesimpulan pemberian jus labu siam efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di Dusun Sendang Gede, Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro. Kata Kunci : Hipertensi, Tekanan Darah, Labu Siam
HUBUNGAN PENYEDIAAN FASILITAS DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PADA REMAJA AWAL DI MASA PANDEMIK COVID-19 PUTRI PAMUNGKAS; Ariska Putri Hidayathillah
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 2 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v2i1.500

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Cuci Tangan merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS ), dimasa Covid-19 perilaku ini menjadi sangat penting untuk diterapkan sebagai tindakan pencegahan, terutama remaja awal sebagai salah satu kelompok rentan. Praktek cuci tangan dimasyarakat masih rendah terutama di negara berkembang, salah satu faktornya penyediaan fasilitas cuci tangan yang kurang. Dimasa pandemik penyediaan ini menjadi meningkat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan ketersediaan fasilitas dengan perilaku cuci tangan pada remaja awal dimasa pandemik Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Adapun populasinya adalah remaja yang berusia 12-15 tahun di desa Srigonco kecamatan Bantur berjumlah 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner fasilitas berjumlah 4 dan kuisioner perilaku cuci tangan berjumblah 8 soal. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan fasilitas dengan perilaku kebiasan cuci tangan di desa Srigonco kecamatan Bantur kabupaten Malang. Dengan hasil signifikan (p) 0,962 = (p) ≤ 0,05. Kesimpulan: Tidak ada hubungan fasilitas dengan perilaku kebiasan cuci tangan karena mencuci tangan yang benar belum menjadi kebiasaan ataupun budaya yang dilakukan.
STUDI FEMONOLOGI PENYEBAB KEJADIAN SCABIES PADA SISWA DI PONDOK PESANTREN Hidayathillah, Ariska Putri; Pamungkas, Putri; Mega Pratama
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v4i2.960

Abstract

Abstrak: Scabies, penyakit kulit yang paling sering terjadi dilingkungan pondok salah satunya di Pondok Pesantren Matsaratul Huda panempan. Penularan scabies dilingkungan pondok sangat cepat. Hal ini disebakan oleh beberapa faktor yang mendukung percepatan perkembangannya, kurangnya pengetahuan santri tentang scabies dan personal hygiene serta sanitasi lingkungan yang baik dapat berakibat buruk bagi penyebaran scabies. Tujuan: Untuk mengetahui penyebab kejadian scabies yang terjadi di pondok pesantren. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif denggan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui persepsi serta pengalaman siswa terhadap kejadian scabies di pondok pesantren. Responden dalam penelitian dipilih melalui teknik pemilihan purposive sampling.pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi terhadap responden serta analisis mengenai dokumen terkait. Hasil : Berdasarkan hasil observasi tentang hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian scabies di pondok pesantren, didapatkan hasil sebagai berikut. Santri menggunakan air bersih untuk aktivitas mandi dan mencuci hanya ketika tersedia saja, air yang biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari berasal dari sungai yang ada di sekitar pondok, terdapat sumur bor dalam pesantren akan tetapi tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih pesantren. Kamar tidur santri yang jarang dibersihkan serta mengganti alas tidur setelah sebulan pakai atau bahkan lebih, dinding dan lantai yang terasa lembab,luas kamar yang tidur dengan jumlah santri yang belum sesuai sehingga mengharuskan semua santri untuk tidur secara berdempetan dengan lainnya. Kesimpulan: Adanya hubungan pengetahuan dengan kejadian scabies yang terjadi di pondok pesantren hal ini disebakan karena kurangnya informasi yang di terima siswa atau santri terkait dengan scabies, petugas kesehatan daerah setempat dan pengurus pondok tidak memberikan informasi yang cukup terkait dengan scabies, informasi yang di dapat oleh para santri atau siswa hanya setengah-setengah dan malah ini dapat menyesatkan mereka.
Evaluasi Penggunaan Algoritma TB-MDR Sebagai Alat Diagnosis TB - MDR Pada Penderita TB Putri Hidayathillah, Ariska; Pamungkas, Putri; Raivi, Aan
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 4 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v4i2.963

Abstract

Latar Belakang: Kuman yang menyebabkan tuberkulosis dapat menjadi resisten terhadap obat antituberkulosis (OAT) yang digunakan untuk membunuh kuman TB. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Hidayathillah, 2016 yaitu indeks kejadian TB-MDR, dimana jika terdapat penderita TB maka penderita TB tersebut dapat diprediksi apakah mempunyai risiko tinggi atau risiko rendah untuk menjadi TB-MDR dengan menerapkan indeks tersebut. Dengan menggunakan indeks temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai alat skrining dalam menentukan populasi yang berisiko tinggi untuk terjadinya TB-MDR. Indeks kejadian TB-MDR yang dihasilkan dari penelitian ini mempunyai kesamaan tingkat pengukuran dengan metode Gen-Xpert yang telah dipakai selama ini. Tujuan : untuk mengevaluasi kemampuan indeks kejadian TB-MDR harus diuji terlebih dahulu untuk mengetahui kualitas dari alat ini untuk skrining TB-MDR pada penderita TB. Penilaian ini dapat dilakukan dengan menilai kesepakatan antara prediksi menggunakan indeks kejadian TB- MDR dan prediksi menggunakan metode Gen- Xpert yang telah dianggap sebagai sebagai standar baku emas. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita tuberkulosis yang berada di wilayah kerja 30 Puskesmas Kota Surabaya. Hasil : Penilaian indeks dari 30 Puskesmas di Surabaya menunjukkan skoring yang berbeda antar responden. Penilai mengatakan dapat mengaplikasikan dengan mudah, tidak ada kendala yang ditemukan dalam menentukan skor masing- masing variabel indeks. Permasalah mulai timbul pada penjumlahan skoring, dikarenakan adanya hitungan koma dan angka yang lebih dari 2 digit. Penilai dapat mengatasi kendala tersebut dengan menggunakan alat bantu berupa kalkulator. Kesimpulan : Penggunaan indeks TB-MDR sebagai alat diagnosis TB MDR pada penderita TB dapat digunakan dengan mudah oleh petugas maupun masyarakat.
Pengaruh Rebusan Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Bulangan Dukun Gresik Pamungkas, Putri; Mahyunidar; Ariska Putri Hidayathillah; Nur Mashita
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 5 No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v5i3.974

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Bawang putih dapat menjadi pilihan tumbuhan dengan bahan yang alami yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi, karena penggunaan obat dengan bahan alami mempunyai efek samping yang lebih minimal apabila dikonsumsi setiap hari, terdapat beberapa efek yang terkandung dalam bawang putih seperti antihipertensi karena terdapat kandungan zat alicin dan hydrogen sulfide. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Bulangan, Dukun Gresik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi eksperimental dan desain penelitian yang digunakan adalah pre test - post test with control design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah non porbality sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel 18 responden kelompok intervensi dan 18 responden kelompok kontrol. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Hasil dari uji statistik selisih Pre-Post Test pada kelompok eksperimen dan juga kelompok kontrol menggunakan uji Wilcoxon signed rang test diperoleh nilai p- value sebesar <,001, dimana jika p- value <0,05 maka terdapat pengaruh. Kesimpulan: kesimpulan pada penelitian ini bahwa terdapat pengaruh pemberian rebusan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Bulangan, Dukun Gresik.
THE EFFECT OF TERA EXERCISE ON REDUCING ANXIETY LEVELS IN THE ELDERLY IN WONOHARJO VILLAGE, BUMI AGUNG DISTRICT, WAY KANAN LAMPUNG Pamungkas, Putri; Sumardiko, Dwi Setiani; Hidayatullah, Ariska Putri; Nur Cahyanto, Heri
Journal of Vocational Nursing Vol. 5 No. 1 (2024): MAY 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jovin.v5i1.49721

Abstract

Introduction: Anxiety is a feeling of fear that is not clear and is not supported by the situation. Usually, anxiety or anxiety disorders will be accompanied by behavioral, emotional, and physiological changes (Kaliman, 2011) Anxiety in the elderly if not handled properly then the anxiety will have an impact on increasing mental disorders. Therefore, Tera exercise therapy is needed which is expected to reduce anxiety in the elderly  Methods: The method in this study is a quantitative research type with a quasi-experimental research design with a pretest post-test control group approach. The sample in this study was the elderly who suffered from anxiety as many as 36 respondents who met the inclusion criteria. Collecting data in the study using a questionnaire sheet and data analysis using the Wilcoxon rank test statistical test. Results: The results of the Wilcoxon sign rank test with SPSS for Windows with a significance level of = 0.05 obtained a P value = 0.001 (0.001 <0.05) then Ho is rejected which means there is an effect of Tera exercise on decreasing anxiety levels in the elderly in Wonoharjo Village, Bumi Agung District, Way Kanan Lampung. Conclusions: For elderly who experience anxiety ranging from severe, moderate, and mild levels using tera exercise therapy can reduce anxiety levels in the elderly because it can cause them elderly to relax, feel comfortable, and happy, and interact with other elderly people.
PENGARUH PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP KEMANDIRIAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKADEMIK Cahyanto, Heri Nur; Pamungkas, Putri; Zulkarnain, Octo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25582

Abstract

Salah satu kemajuan yang muncul adalah penerapan ChatGPT sebagai inovasi baru. Menurut penelitian yang dilakukan di Stanford, ChatGPT memiliki potensi besar untuk digunakan dalam Pendidikan. ChatGPT adalah sistem kecerdasan buatan yang dapat memberikan respons otomatis terhadap teks yang dimasukkan. Kemampuannya meliputi beragam tugas seperti menerjemahkan bahasa, menyusun ringkasan dari teks, dan menjawab pertanyaan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penggunaan ChatGPT mempengaruhi tingkat kemandirian mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan pedoman dan strategi yang lebih baik untuk memasukkan ChatGPT ke dalam proses pembelajaran. Ini dapat mengurangi efek negatifnya terhadap tingkat kemalasan mahasiswa dan memaksimalkan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen yang mengadopsi pendekatan pretest post test control group. Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah mahasiswa di Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya. Sampel terdiri dari mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia untuk berpartisipasi, dengan jumlah responden sebanyak 40 orang, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Hasil Penelitian menunjukan terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian mahasiswa dalaam menyelesaikan tugas sebesar 65%. Dapat diambil kesimpulan ada pengaruh penggunaan chatgpt terhadap kemandirian mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik dengan p<0.005 (0.000).