Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN KOMPETENSI PUBLIC SPEAKING DAN KANKER SERVIKS DALAM PENCAPAIAN CAKUPAN VAKSINASI HPV DI PKK SAMARINDA Rahayu, Anik Puji
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v6i2.768

Abstract

Penyakit Kanker serviks saat ini menempati urutan pertama kasus terbanyak dan menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Untuk itu perlu sekali dilakukan kegiatan sosialisasi tentang penyakit kanker serviks ini dan cara penanggulangan dan pencegahannya. Samarinda merupakan salah satu kota yang memiliki resiko tinggi penyakit kanker serviks. Kompetensi Public speaking PKK samarinda perlu ditingkatkan agar mampu menjadi narasumber yang handal dalam mempromosikan tentang penyakit kanker serviks dan juga vaksinasi HPV. Kemampuan komunikasi yang baik dan juga pemahaman yang jelas tentang kanker serviks diharapkan membuat PKK Samarinda lebih efektif dalam melakukan upaya promotif pada sasaran yang harus vaksinasi HPV. Edukasi tentang Public speaking dan kanker serviks telah diberikan, diharapkan terjadi peningkatan komunikasi secara umum dan diharapkan dapat menjadikan PKK Samarinda lebih percaya diri dalam memberikan pendidikan kanker serviks kepada masyarakat. Selain itu, semakin dapat meningkatkan peluang yang lebih banyak dalam promosi sehingga masyarakat akan terpapar secara luas dan menyeluruh di samarinda. Pada akhirnya, jika masyarakat secara detail memahami dampak yang dapat terjadi pada kanker serviks, maka masyarakat memiliki keinginan untuk menjaga agar terhindar dari penyakit tersebut dengan melakukan vaksinasi HPV. Rekomendasi selanjutnya dapat diberikan program vaksinasi HPV gratis oleh pemerintah daerah dan dinas kesehatan kota Samarinda.
Peningkatan Potensi dan Pemberdayaan Masyarakat di Area Keperawatan Maternitas dalam Manajemen Laktasi, Senam Hamil dan Senam Nifas Rahayu, Anik Puji
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 7 No 1 (2025): October
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v7i1.769

Abstract

Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara terus-menerus karena dapat meningkatkan potensi masyarakat sebagai kelompok pendukung dalam pelaksanaan keperawatan maternitas. Kelompok kader posyandu, kelompok masyarakat ibu-ibu usia produktif dan kelompok remaja penggiat pelayanan, harus didukung dan diberdayakan kemampuannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember 2025 di Kampus Prodi S1 Keperawatan dengan memberikan materi manajemen laktasi, senam hamil dan senam nifas. Ketiga materi tersebut disampaikan oleh mahasiswa didampingi oleh Dosen Tim Keperawatan Maternitas. Penyampaian materi dilakukan dengan ceramah, mengajarkan keterampilan secara langsung dengan mendemonstrasikan proses manajemen laktasi, senam hamil dan senam nifas, kemudian dilakukan ulang oleh para peserta. Tingkat pengetahuan tentang manajemen laktasi, senam hamil dan senam nifas masih sangat kurang, sehingga perlu kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dapat dilakukan secara kontinyu dan berkelanjutan.
Implementasi Game Educaplay untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Keragaman Budaya Indonesiaku di Kelas 5 SDN Banjaran 4 Taurista, Pungky Selvia; Dewi, Lusi Noviana; Romadhoni, Alifvia Novita Putri; Sofiana, Mirza Sheila; Zuroida, Dzulhijatul Awalin; Rahayu, Anik Puji; Primasatya, Nurita
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 4 (2024): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i4.971

Abstract

This study aims to implement educaplay as an educational game used as a learning medium to improve students' learning outcomes on the topic "The Cultural Diversity of My Indonesia" in the fifth grade of SDN Banjaran 4. Student learning outcomes are still relatively low, with an average of only 70. Students also appear less active in learning. The use of innovative learning media such as educational games is expected to be a means to improve student learning outcomes. This type of research is classroom action research. Data collection was carried out by tests and observations. Data were analyzed using descriptive quantitative methods. The results of this study showed an increase in student learning outcomes. In cycle I, the average student score was 76.67 with a classical completion rate of 66.67%. While in cycle II, student learning outcomes increased significantly, with an average score reaching 91.11 with classical completion reaching 81.48%. It can be seen that the average learning outcomes from cycle I to cycle II increased by 14.81%.
Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Teluk Kadere Kelurahan Bontang Lestari Terhadap Motivasi Peningkatan Pendidikan dengan Konsep Caring spiritualitas, Penggunaan Gigi Tiruan Lepasan serta pencegahan Karies pada anak: Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Teluk Kadere Kelurahan Bontang Lestari Rahayu, Anik Puji; Irsal, Imran; Anggarwaty, Lilis; Hanan, Nydia; Alhawaris; Irmawaty
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v11i1.1150

Abstract

Abstrak : Kualitas hidup tidak hanya dipandang dari fisik yang sehat saja, tetapi juga penting bagaimana meningkatkan kualitas Pendidikan bagi generasi penerusnya. Sebagian besar anak di masyarakat Teluk Kadere tidak melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi dikarenakan kurangnya pemahaman dan keadaran orangtua tentang pentingnya Pendidikan. Permasalahan lain di teluk kadere masyarakatnya banyak mengalami permasalahan gigi. Rongga mulut adalah awal mula proses pencernaan dan pintu masuk kedalam tubuh. Kesehatan rongga mulut dapat berpengaruh terhadap Kesehatan secara umum. Kehilangan gigi yang berlangsung lama tanpa ada penggantian akan mengakibatkan perubahan struktur rongga mulut mulai dari terjadi resorbsi tulang, perubahan susunan gigi dan kehilangan gigi yang lain. Perawatan rehabilitatif pemasangan gigi tiruan adalah solusi terbaik dalam mengembalikan fungsi mastikasi dalam system stomataognasi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Teluk Kadera Kelurahan Bontang Lestari Terhadap motivasi peningkatan Pendidikan, Penggunaan Gigi Tiruan Lepasan Dan Pencegahan Karies Gigi Sejak Dini. Peningkatan pemahaman Kesehatan gigi dan mulut menjadi sangat penting untuk menghindari kehilangan gigi. Frekuensi menyikat gigi, cara menyikat gigi dan mengubah prilaku adalah hal yang utama disampaikan dalam melakukan penyuluhan. Proses penyampaian informasi ini bukan hanya sekedar himbauan namun praktek dalam kegiatan sikat gigi massal serta upaya menciptakan kebiasaan baru dengan menyikat gigi sebelum tidur selama 21 hari dalam kegiatan BDN (brush day night). Luaran yang ingin dicapai adalah publikasi pada media cetak/online Kata Kunci : Gigi tiruan; karies gigi; caring spiritualitas ; rehabilitatif; preventif
Program PENA PENERAPAN MODEL PENA (PENDAMPINGAN, EDUKASI, NALURI DAN AFIRMASI) DALAM MANAJEMEN PELAYANAN IBU HAMIL, IBU NIFAS, DAN WANITA USIA PRODUKTIF Rahayu, Anik Puji
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 7 No 2 (2026): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v7i2.875

Abstract

Edukasi kesehatan melalui Model PENA (Pendampingan, Edukasi, Naluri Ibu, dan Afirmasi) yang dilaksanakan di RT 29 Kelurahan Lok Bahu terbukti dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil, ibu nifas, serta wanita usia produktif terkait kesehatan maternal. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan proporsi responden pada kategori pengetahuan baik, dari 33,3% menjadi 51,9% pada aspek manajemen pelayanan, serta dari 29,6% menjadi 55,6% pada pengetahuan program PENA setelah diberikan penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan program PENA masih didominasi pada kategori sedang (55,6%), yang mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan belum sepenuhnya diikuti oleh perubahan perilaku. Oleh karena itu, kegiatan edukasi melalui program PENA efektif dalam meningkatkan pengetahuan, namun perlu diikuti dengan pendampingan dan penguatan secara berkelanjutan agar penerapan perilaku kesehatan dapat lebih optimal. Diharapkan, pengetahuan yang telah diperoleh dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar guna mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.