Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

CHILD ABUSE Indanah, Indanah; Tristanti, Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abuse (Kekerasan) terhadap anak di Indonesia pun masih tinggi. Kekerasan pada anak ( child abuse ) merupakan tindakan yang sengaja dilakukan oleh orang tua atau pengasuh anak. Setiap orang tua sekali waktu pasti pernah marah dalam menghadapi sikap dan perilaku anak yang menyulitkan tersebut, banyak orang tua yang lepas kendali sehingga melakukan tindakan kekerasan fisik atau mengatakan sesuatu yang menyakiti serta membahayakan anak tersebut. Anak merupakan anggota masyarakat yang lemah fisik. Orang tua seharusnya menjadi tempat bernaung yang aman, malah melakukan tindakan kekerasan yang berdampak pada pengalaman traumatis, permasalahan fisik dan psikis serta sosial stigma yang melekat pada korban. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pengalaman, kondisi hubungan dalam keluarga dan ekonomi dengan perilaku kekerasan (abuse) orangtua terhadap anak usia pra sekolah di Desa Medini, Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia pra sekolah di Desa Medini , Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik stratified Random Sampling dengan jumlah 86 responden. Hasil dan kesimpulan dalam penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengalaman, hubungan dalam keluarga, ekonomi dengan perilaku kekerasan (abuse) orangtua terhadap anak usia pra sekolah dengan nilai p value sebesar < 0.05.
Potret Perilaku Ibu Hamil terkait dengan Kesehatan di Kabupaten Kudus Tristanti, Ika; Khoirunnisa, Fania Nurul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : permasalahan di Indonesia yang masuk dalam salah satu program mdgs di bidang kesehatan antara lain sebaran balita kurang gizi, proporsi balita pendek, status gizi anak dan tingkat kematian ibu. Pada tahun 2015 , angka kematian ibu di Indonesia adalah 305/100.000 kelahiran hidup , hal ini masih jauh di atas target MDGs yakni 102/100.000 kelahiran. Salah satu penyebab kematian ibu adalah permasalahan kesehatan yang dialami sejak masa kehamilan. Perilaku ibu pada masa kehamilan akan mempengaruhi kondisi kesehatannya baik secara fisik maupun psikis yang berdampak pada proses kelahiran dan pasca kelahiran. Tujuan penelitian : untuk mendiskripsikan perilaku konsumsi, personal hygiene, seksual, aktivitas, istirahat, sosial budaya ibu hamil yang terkait dengan kesehatan. Metode penelitian : jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam melibatkan ibu hamil, suami dan bidan pada bulan April – Mei 2019. Data informan divalidasi dengan metode triangulasi. Hasil penelitian : tidak semua ibu hamil mengkonsumsi zat gizi seimbang karena adanya mual muntah dan mengidam di awal kehamilan, enggan mengkonsumsi jenis makanan yang tidak disukai, anjuran untuk pantang jenis makanan tertentu. Adanya kepercayaan tentang waktu dan frekuensi mandi dan keramas pada ibu hamil, apabila dilanggar akan berakibat buruk bagi ibu maupun janin. Selama hamil, ibu dan suami mengurangi frekuensi hubungan seksual karena takut menyakiti janin. Selama hamil, ibu dilarang bepergian jauh(luar kota) dan diharuskan mengenakan gunting atau peniti agar ibu dan bayi selamat. Ibu hamil tetap melakukan aktivitas bekerja maupun melakukan pekerjaan di rumah tetapi dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan. Ibu hamil tidak terbiasa tidur di pagi hari karena alasan bekerja dan ada larangan dari keluarga. Pada kehamilan trimester III ibu hamil mulai merasakan sulit tidur dan kurangnya kualitas tidur. Masih ada syukuran empat bulanan dan tujuh bulanan sebagai bentuk dukungan bagi ibu hamil dan janin. Selama hamil , ibu rutin periksa ke bidan dan puskesmas untuk mengetahui tumbuh kembang janin dan kondisi kesehatan ibu. Kesimpulan : perilaku ibu hamil telah mencerminkan perilaku sadar kesehatan , tetapi masih ada mitos dan budaya yang mempengaruhi perilaku ibu hamil walaupun tidak semua mitos dan budaya tersebut merugikan kesehatan.
Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Pekerjaan, Pendidikan Dengan Pharmacovigilance Program Pemberian Obat Filariasis Pada Warga Desa Pecangaan Kecamatan Batangan Kabupaten Pati Cholifah, Noor; Tristanti, Ika
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek samping obat yang tidak diinginkan/ Adverse Drug Reactions (ADRs) sebagai respon terhadap obat yang tidak diinginkan, sistem Pharmacovigilance telah dibentuk untuk terus memantau dari segi keselamatan. Salah satu strategi pemberantasan filariasis yang dilakukan dengan memutuskan mata rantai penularan dengan program Pemberian Obat Masal Pencegahan (POMP) filariasis. Tujuan : penelitian ini adalah Mengetahui Pharmacovigilance obat Filariasis terhadap warga Desa Pecangaan Kecamatan Batangan Kabupaten Pati. Metode : Penelitian ini menggunakan metode Observasional Analitik Kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukan ada hubungan umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan responden dengan efek samping sakit kepala (p=0,00). Sementara yang tidak berhubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan dengan efek samping muntah, demam dan nyeri (>p=0,05). Kesimpulan : filariasis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh larva cacing Filaria (wuchereria brancrofti, brugia malayi dan brugia timori) yang ditularkan oleh nyamuk culex, aedes, anopheles,Saran : kepada semua pihak baik dinas, puskesmas dan masyarakat saling bekerja sama dalam memutus mata rantai penularan penyakit filariasis.
Effect of Early Mobilization on Intestinal Peristaltic Recovery As Prevention of Paralytic Ileus in Post Cesarean Section Patients khoirunnisa, fania; Muna, Nailil; Tristanti, Ika; Rahmawati, Ashri; Purbowati
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 10 No. 3 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2025.10.03.07

Abstract

Background: The majority of cesarean section deliveries use spinal anesthesia which can have an effect on the deterioration of the gastrointestinal system so that intestinal peristalsis becomes slow. Slow intestinal peristaltic function leads to difficulty defecation and prolongs the day of treatment, in some cases can increase the risk of paralytic ileus. To prevent the risk of complications, intervention can be carried out in postoperative cesarean section patients with early mobilization. This study aims to determine the effect of early mobilization on intestinal peristaltic recovery in post- cesarean section patients. Subjects and Method: This was a quasy experiment conducted at Islamic Hospital in Demak, Central Java, from July to December 2024. A sample of 58 post-cesarean section mothers was selected using purposive sampling and divided into two groups. Assessment of intestinal peristaltic variables through auscultation examination with a stethoscope and early mobilization using observation sheet instruments. Intestinal peristaltic recovery between two groups were examined logistic regression. Results: There was a difference in intestinal peristaltic recovery in post- cesarean section patients between the intervention group and the control group (p=0.000) with the mean value of intestinal peristalsis in the intervention group of 25.45 (SD=6.07) and in the control group of 11.38 (SD=7.69). Patients who were given early mobilization had a 4.48 times faster chance of recovery of intestinal peristalsis. Conclusion: Early mobilization had a positive impact on the recovery of intestinal peristaltic (p<0.05). Health workers should not only provide education, but also assistance in the implement-tation of early mobilization, especially in the first 24 hours post- cesarean section.Keywords: early mobilization, intestinal peristaltics, post cesarean section.
HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI DENGAN EFEKTIVITAS TERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TRUCUK II KABUPATEN KLATEN Ula, Miftahur Rahmatul; Etikasari, Ria; Tristanti, Ika; Dahbul, Nura Ali
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2267

Abstract

Hipertensi  dinyatakan sebagai penyakit kronis dengan prevalensi sebesar 36% di Asia Tenggara dan 34,1% di Indonesia serta diperkirakan menjadi penyebab 13 – 19% kematian pada 2025. Penggunaan antihipertensi yang rasional akan mempengaruhi efektifitas terapi pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antihipertensi pada pasien di Puskesmas Trucuk II Kabupaten Klaten dan hubungannya dengan efektifitas terapi. Penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan kohort retrospektif. Data diambil dari catatan rekam medis periode Juni – Desember 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pada 91 subyek penelitian terpilih, mayoritas adalah perempuan (72,5%) pada kelompok usia 45 – 60 tahun (47,26%) dan antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (58,33%). Hasil evaluasi tepat indikasi, tepat pasien dan tepat dosis sebesar 100%, sementara tepat obat sebesar 96,70%.  Efektifitas terapi diperoleh hasil sebesar 80,21%. Hasil uji statistik chi square menunjukkan hubungan yang signifikan (p-value 0,005) antara rasionalitas penggunaan antihipertensi dan efektifitas obat. Kesimpulan, rasionalitas penggunaan antihipertensi berpengaruh pada efektifitas terapi pada pasien.
Efektivitas Pijat Oksitosin terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum Normal dan SC: The Effectiveness of Oxytocin Massage on Breast Milk Production in Normal and SC Post Partum Mothers Kristanti, Yanuar; K, Diah Andriani; Tristanti, Ika
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v8i2.4382

Abstract

Breast milk (ASI) contains large amounts of immunity-boosting proteins and fungicides, so exclusive breastfeeding can reduce the risk of infant mortality. Breast milk is produced depending on the hormone prolactin while its release will be assisted by the hormone oxytocin. Oxytocin massage can be a solution in facilitating breast milk, namely by massaging the spine on the ribs 5-6 to the scapula with the hope of being able to induce the parasympathetic nervous system to stimulate the posterior pituitary in the process of producing the hormone oxytocin. The purpose of this study was to determine the effectiveness of oxytocin massage on breast milk production in normal and SC postpartum mothers at Ki Ageng Getas Pendowo Gubug Regional General Hospital. The research method used was a Quasy Experiment two group post test design. The study was conducted at Ki Ageng Getas Pendowo Regional General Hospital in May-June 2025. The independent variable in this study was the provision of oxytocin massage to postpartum mothers and the dependent variable was breast milk production. The population in this study was all mothers who had normal postpartum and SC at Ki Ageng Getas Pendowo Regional General Hospital, totaling 44 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Data analysis using univariate and bivariate methods using the Independent T-Test obtained a p-value <0.05, indicating that oxytocin massage is effective in increasing breast milk production in mothers who had normal postpartum and SC.   Abstrak Air susu ibu mengandung protein peningkat imunitas dan fungisida dalam jumlah besar, sehingga pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan risiko kematian bayi. ASI diproduksi tergantung dari hormon prolaktin semantara untuk mengeluarkannya akan dibantu oleh hormon oksitosin. Pijat oksitosin dapat menjadi solusi dalam memperlancar ASI, yakni dengan memijat bagian tulang punggung pada costa 5-6 hingga scapula dengan harapan mampu menginduksi kerja saraf parasimpatis untuk merangsang hipofise posterior dalam proses produksi hormon oksitosin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum Normal dan SC Di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment two group post test design. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Ki Ageng Getas Pendowo pada bulan Mei-Juni 2025. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemberian pijat oksitosin pada ibu post partum dan variabel terikatnya adalah pengeluaran ASI. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum normal dan SC di Rumah Sakit Umum Daerah Ki Ageng Getas Pendowo sejumlah 44 responden. Teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Analisa data dengan cara univariat dan bivariat  menggunakan uji T-Test Independen, didapatkan hasil nilai p value < 0,05 sehingga pijat oksitosin efektif dalam pengeluaran ASI pada ibu post partum normal dan SC.
The Relationship Between Basic Immunization Completeness and The Growth and Development of Children Aged 11-24 Months at Srikandi Husada Clinic, Kudus Regency Ardika, Erra; Tristanti, Ika; Andriani Kusumastuti, Diah
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v6i1.543

Abstract

Children who have completed a complete series of basic immunizations are more likely to have optimal growth status and development in accordance with their age stages, when juxtaposed with children who have not completed the basic immunizations. This phenomenon can be explained by the fact that basic immunization contributes to building the immune system which further allows children to absorb nutrients properly and prevent diseases so that growth and development in children can occur optimally. This study aims to investigate the relationship between basic immunization completeness and the growth and development of children aged 11-24 months. This study uses an analytical observational research design with a cross sectional approach. All children aged 11-24 months at Srikandi Husada Clinic, Kudus Regency involved a population selected as a sample through purposive sampling techniques. The data was analyzed using the Spearman Rho test. The results showed that out of 59 children, 31 children received complete basic immunization and 28 children did not receive complete basic immunization. The percentage of growth increased by 55.9%, the percentage of growth did not increase by 44.1% while the percentage of development in accordance was 54.2%, doubtful by 27.1% and deviation by 18.6%. The results of the analysis indicated that the completeness of basic immunization was related to the growth of children with a p-value of 0.014<0.05 and an r value of 0.319. Meanwhile, in the aspect of child development, a p-value of 0.000<0.05 was obtained with an r value of 0.494 which indicates that the completeness of basic immunization is related to child development. So, it can be concluded that there is a relationship between the completeness of basic immunization and the growth and development of children aged 11-24 months at the Srikandi Husada Clinic, Kudus Regency.
Implementasi metode kanguru pada bayi berat lahir rendah untuk optimalisasi pertumbuhan Arumresmi, Virayekti; Tristanti, Ika; Indrianingrum, Irawati; Azizah, Noor
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1749

Abstract

Latar belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi permasalahan kesehatan neonatal yang berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas bayi, terutama pada bayi prematur. Salah satu intervensi yang direkomendasikan untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas fisiologis bayi BBLR adalah metode kanguru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh optimalisasi metode kanguru terhadap peningkatan berat badan bayi BBLR. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental pre–post one group, melibatkan 30 ibu yang memiliki bayi BBLR sesuai kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dengan penerapan metode kanguru sesuai protokol, dan pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan berat badan BBLR setelah dilakukan optimalisasi metode kanguru, dengan perbedaan yang bermakna secara statistik antara berat badan sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05). Simpulan: metode kanguru berpengaruh signifikan terhadap peningkatan berat badan BBLR dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi perawatan neonatal yang efektif dan aplikatif untuk mendukung pertumbuhan BBLR di fasilitas pelayanan kesehatan.
The Relationship Between the Level of Anxiety of Postpartum Mothers and Breastfeeding at The Srikandi Husada Clinic, Bae District, Kudus Regency In 2025 Dewi, Meylani Kusuma; Kusumastuti, Diah Andriani; Tristanti, Ika
Advances in Healthcare Research Vol. 4 No. 1 (2026): September - February
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ahr.v4i1.712

Abstract

Purpose: This study aimed to determine the relationship between the anxiety level of postpartum mothers and breastfeeding practices at Srikandi Husada Clinic, Bae District, Kudus Regency, in 2025. It was hypothesized that higher maternal anxiety would be associated with less optimal breastfeeding practices. Research Method: This study used a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 32 postpartum mothers selected from postpartum visits at Srikandi Husada Clinic. Anxiety level was measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS-A), while breastfeeding practice was assessed using a structured questionnaire. Data were analyzed using univariate analysis and Fisher’s Exact Test. Results and Discussion: Most respondents experienced mild anxiety (40.6%), followed by moderate anxiety (31.3%). In terms of breastfeeding, 53.1% of mothers practiced predominant breastfeeding, 37.5% partial breastfeeding, and 9.4% did not breastfeed. Bivariate analysis showed a significant relationship between postpartum maternal anxiety and breastfeeding practice (p < 0.001). Higher anxiety levels were associated with a lower tendency to provide optimal breastfeeding. Implications: These findings highlight the importance of maternal psychological support during the postpartum period to improve breastfeeding outcomes. Further studies are recommended to explore additional psychosocial and family-related factors influencing breastfeeding success.