Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Environmental and Energy Management in Kebonsari, Malang City as an Initiative for Climate Town Program: Pengelolaan Lingkungan dan Energi di Kebonsari Kota Malang sebagai Upaya Menuju Kampung Proklim Hapsari, Ratih Indri; Sarosa, Moechammad; Rizza, Muhammad Akhlis; Perdana, Fengky Adie; Alia, Nila; Harsanti, Winda; Putri, Fidia Sabilla; Ayatullah, Mohamad Dimyati; Wibowo, Sapto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/v25gcg97

Abstract

Kampung Proklim merupakan bagian dari program nasional untuk membentuk komunitas tangguh iklim melalui penguatan ketahanan lingkungan, energi, dan partisipasi masyarakat. RW 2 Kelurahan Kebonsari Kota Malang memiliki potensi air dan lahan pertanian yang baik, serta keterlibatan warga yang tinggi, namun masih menghadapi tantangan dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan penerapan teknologi tepat guna. Metode yang digunakan mencakup pendampingan masyarakat, pelatihan, serta instalasi sistem pendukung lingkungan seperti peringatan dini banjir dan pengelolaan energi terbarukan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat dan perbaikan skor indikator Proklim. Program ini berdampak pada kesiapan warga dalam menghadapi perubahan iklim dan mendorong terciptanya kampung tematik yang berkelanjutan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis masyarakat dapat diterapkan di wilayah lain sebagai model kampung rendah emisi dan berdaya tahan iklim. 
Evaluasi Kapasitas Tampungan Air Bersih Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Hanggara, Ikrar; Harsanti, Winda; Wahiddin, Wahiddin; Lestari, Agustin Dita; Raharjo, Nain Dhaniarti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.5144

Abstract

Perkembangan Desa Wringinsongo berdampak pada bertambahnya penduduk sehingga kebutuhan air bersih juga ikut bertambah. Peningkatan kebutuhan air perlu untuk dikaji ulang dan dilakukan upaya agar kebutuhan dapat terlayani dengan maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat gambar desain usulan tampungan guna memenuhi peningkatan kebutujan air bersih. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pengukuran lapangan dengan melakukan survei dan pengambilan data di kantor desa. Hasil kegiatan ini adalah direncanakannya tampungan baru dengan kapasitas lebih besar untuk dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wringinsongo sebesar 3.47166 liter/detik atau setara dengan 0.00347 m3/detik. Dimensi tampungan atau reservoir yang diusulkan sebesar 96 m3 dengan rincian panjang tampunngan sebesar 4 m lebar tampungan sebesar 4 m, tinggi atau kedalaman tampungan sebesar 6 m. Bentuk tampungan berbentuk elevated reservoir dimana tampungan memiliki struktur bagian bawah untuk menaikkan elevasi agar dapat menjangkau area layanan yang lebih luas. Elevasi dasar tampungan berada di elevasi + 565.86 mdpl sedangkan untuk puncak tampungan berada pada elevasi 576.26 mdpl. Perencanaan volume tampungan direncakan dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wrinignsongo sampai dengan proyeksi pertumbuhan penduduk tahun 2036.  
STUDY OF FLOODING IN THE PANDANWANGI AREA IN WATERSHED KALISARI USING SWMM 5.1 APPLICATION Arif, Mohammad Zainul Arif; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8596

Abstract

This study focuses on flooding issues in Pandanwangi area, particularly at the LA Sucipto-Gang Makam intersection in Malang City, which is part of the Kalisari watershed. Due to rapid urban development, the percentage of flooding has increased, possibly due to inadequate drainage or drainage systems that are unable to accommodate continuous rainfall. It is necessary to analyze the exact causes of flooding, therefore this study aims to analyze flood discharge using Gumbel Method, existing channel capacity, calculate the budget plan for redesign, and determine the influence of the watershed area on the Kalisari River Basin. The analysis methods used are hydrological and hydraulic analysis for calculations using three rainfall stations: Ciliwung, Singosari, and Jabung. Flood flow analysis and modeling are conducted using the EPA SWMM 5.1 application. Calculations for existing channels and redesign must be controlled to ensure that the calculations are accurate. Results After calculating the 10-year design rainfall using the Gumbel method, the result was 106.752 mm/day. Analysis using SWMM 5.1 software and calculations for existing channels and redesign revealed flooding from point S-R to point O-N. The new dimensions capable of accommodating flood discharge are a height of 1.2 m and a width of 0.4 m. The estimated budget for the redesign at that point is approximately Rp. 189,075,905.55.
PERENCANAAN PENYEDIAAN SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI Ulya, Fadia Zakiyatul; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8925

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Saat ini masyarakat Kecamatan Ngadiluwih masih menggunakan sumur sebagai sumber air bersih. Namun, penggunaan air sumur yang terus menerus dapat merusak kualitas air dan mengakibatkan pencemaran air tanah dan penurunan air tanah. Terkait hal tersebut, maka diperlukan untuk merencanakan sistem distribusi air bersih yang diambil dari sumber mata air. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk merencanakan layout pipa distribusi, menganalisis pertumbuhan penduduk Kecamatan Ngadiluwih pada tahun 2044, menganalisis debit kebutuhan air bersih di Kecamatan Ngadiluwih, menganalisis dimensi pipa untuk memenuhi kebutuhan air saat jam puncak, menganalisis kapasitas reservoir untuk memenuhi kebutuhan air, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Penelitian ini menggunakan metode perhitungan domestik dan non domestik untuk menghitung kebutuhan air bersih. Hasil dari penelitian ini didapatkan jumlah penduduk di tahun 2044 adalah 100.916 jiwa, dengan total rencana panajng pipa 41,670 km, debit yang dibutuhkan sebesar 41,825 liter/detik pada zona 1 dan 36,028 liter/detik pada zona 2, pipa pada rencana ini menggunakan pipa  PVC ukuran Ø 40 mm, Ø  50 mm, Ø 63 mm, Ø 75 mm, Ø 90 mm, Ø 110 mm, Ø 140 mm, Ø 180 mm, Ø 200 mm, Ø 250 mm. Kapasitas reservoir pada zona 1 adalah 2 x 5 x 5,8 m dan pada zona 2 adalah 2 x 5 x 5,1 m, dengan total Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan adalah Rp. 5.374.647.000,-.
ANALYSIS FLOOD AND HYDRAULICS IN SUB KENDALSARI - KEDAWUNG MALANG CITY Nurilfiansyah, Ilham; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8956

Abstract

Flood and hydraulic analysis aims to evaluate the hydraulic conditions and flood potential of the Kendalsari–Kedawung drainage channel in Malang City. This area is densely populated, characterized by high rainfall intensity and rapid land development, which increases surface runoff volume. Therefore, a FLOOD AND HYDRAULIC ANALYSIS OF THE KENDALSARI–KEDAWUNG DRAINAGE CHANNEL IN MALANG CITY is required. The methods applied in this study include hydrological analysis using the Rational Method, which produced a channel capacity of Q = 0.505 m³/s. To determine the design discharge and hydraulic simulation using EPA SWMM software to assess the capacity of the existing channel. The objective of this analysis is to evaluate the current channel condition, and the results indicate that Channel K is unable to accommodate the peak discharge, leading to flood risk. After redesigning Channel K by adjusting the channel elevation, the surface runoff volume can be effectively controlled, and channel overflow is eliminated. For the redesign cost calculation of the drainage system at Point K, the required budget is IDR 458,283,905.