Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG JARINGAN DRAINASE PADA JL. URIP SUMOHARJO – JL. KI AGENG GRIBIG KOTA MALANG Nariswari, Nawang Antonia; Harsanti, Winda; Hanggara, Ikrar
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4175

Abstract

Fungsi drainase adalah mengalirkan kelebihan air limpasan secara cepat ke saluran pembuangan. Namun keadaan sebenarnya di Jalan Urip Sumoharjo – Jalan Ki Ageng Gribig terdapat limpasan air hujan pada jalan sehingga mengganggu aktivitas warga sekitar lokasi. Persoalan ini diakibatkan keadaan eksisting saluran yang kurang terawat dan terdapat berapa saluran mulai rusak dan penuh oleh sedimen yang akhirnya menyebabkan limpasan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini memiliki enam tujuan, yaitu dimulai dari melaksanakan survei saluran eksisting, menghitung curah hujan rancangan, menghitung debit limbah, merencanakan lubang biopori, meredesain saluran, dan menghitung rencana anggaran biaya. Hasil perhitungan diperoleh dari pelaksanaan survei yaitu lebih dari 60% saluran sudah mulai rusak; disamping itu diperoleh perhitungan curah hujan rancangan sebesar 95,412 mm/hari; debit limbah sebesar 0,154 m3/detik; drainase berwawasan lingkungan menggunakan lubang resapan biopori berdiameter 0,1 m dan memiliki kedalaman 1 m; dimensi saluran terbesar untuk bahan U-Ditch adalah 0,8 m x 0,9 m sedangkan saluran terkecil memiliki dimensi 0,5 m x 0,6 m; biaya pelaksanaan konstruksi sebesar Rp 11.183.375.862,02 (termasuk PPN 10%)
OPTIMASI DAN EVALUASI JARINGAN IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI SUMBER NGEPOH KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG Apriliana, Yurike Dina; Harsanti, Winda; Suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4480

Abstract

Daerah Irigasi Sumber Ngepoh merupakan daerah yang berada di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Hasil pertanian dari Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang berupa tanaman padi dan palawija seperti jagung. Sebagian lahan pertanian yang berada pada Daerah Irigasi Sumber Ngepoh mengalami kendala dalam pendistribusian air yaitu, kecurangan dari oknum masyarakat yang sengaja membelokan dan memotong saluran tersier dan kurang memadainya saluran sekunder yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengoptimasi dan mengevaluasi kembali jaringan irigasi pada daerah tersebut. Data yang dibutuhkan berupa data curah hujan, data klimatologi, peta topografi, data HSPK Kabupaten Malang, dan data-data yang diperoleh langsung saat pengamatan di lokasi studi. Hasil analisis kebutuhan air tanaman dengan memperhitungkan efisiensi irigasi yaitu Alternatif I sebanyak 1251,548 m3/ha, Alternatif II sebanyak 1190,813 m3/ha, dan Alternatif III sebanyak 1126,095 m3/ha. Perumusan program fungsi kendala yaitu ketersediaan air dan lahan. Hasil optimasi lahan pertanian  dipilih alternatif III dengan hasil Musim hujan : luas padi 935 ha dan palawija 665 ha, Musim kemarau I : luas padi 284 dan palawija 0 ha, Musim kemarau II : luas padi 498 ha dan palawija 684 ha. Total keuntungan sebesar Rp 38.741.323.850,00. Hasil evaluasi dimensi jaringan irigasi yaitu, dengan lebar dan tinggi penampang terkecil b = 0,6 m dan h = 0,3 m, sedangkan untuk penampang terbesar b = 2,1 m dan h = 1,00 m. Di beberapa titik saluran yang terlalu curam membutuhkan bangunan terjunan seperti pada saluran RL 2 dengan ketinggian yang telah direncanakan. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan sebesar  Rp 25.203.648.494., dan lama waktu pengerjaan 504 hari kerja.
PERENCANAAN JARINGAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA JALAN RAYA DONOMULYO SAMPAI JALAN TRISULA KECAMATAN DONOMULYO KABUPATEN MALANG Winanto, Alfian Eka; Sutikno, Sutikno; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4633

Abstract

Drainase jalan diperlukan untuk mencegah genangan air, seperti pada Jalan Raya Donomulyo sampai Jalan Trisula Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Genangan air ini merupakan imbas dari pemabngunan saluran drainase yang kurang merebak sehingga mengakibatkan jalan menjadi cepat rusak dan kegiatan warga terganggu. Tujuan dari peulisan ini adalah merancang saluran drainase ramah lingkungan, menguji hidrolika saluran drainase dan bangunan, serta menghitung anggaran biaya. Data yang diperlukan diantaranya peta topografi, data curah hujantahun 2011 hingga 2020 untuk 3 stasiun terdekat:Donomulyo, Pagak, dan Poh Gajih, serta harga satuan dasar pekerjaan Kabupaten Malang 2021. Data diolah dengan metode Log Pearson III, uji kesesuaian metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov kala ulang 10 tahun, metode Mononobe untuk intensitas hujan dan metode rasional untuk debit banjir rancangan. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai curah hujan rancangan 93,304 mm/hari; debit banjir rancangan 0,00092593 m3/dt; sumur resapan sebagai indikator drainase berwawasan lingkungan dengan kedalaman 2,2 meter dan dimensi 0,7 meter; dimensi terbesar sebesar 0,8 m x 1,07 m; biaya konstruksi sebesar Rp. 8.215.869.226,51
PERENCANAAN SISTEM AIR BERSIH DAN AIR BUANGAN PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR BCA KCU BUKIT DHARMO GOLF SURABAYA Pramadania, Degita Destiara; Harsanti, Winda; Suhardono, Agus
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5082

Abstract

Gedung Kantor BCA KCU Bukit Dharmo Golf Surabaya yaitu gedung kantor 10 lantai dan 2 basement mempunyai luas total 21.356 m2. Bagian gedung yang terpenting adalah sistem penyediaan air bersih dan pengumpulan air buangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengaliran air yang dapat memenuhi kebutuhan air bersih di setiap lantai dan mengatur sistem pengumpulan air buangan agar dapat mengalir dengan lancar menuju tempat pengolahan khusus. Data yang diperlukan melibatkan gambar proyek dan daftar harga satuan Kota Surabaya tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih gedung ini mencapai 414 m3 per hari, dengan volume air kotor sebesar 24,34 m3 per hari, dan volume air bekas sebesar 6,87 m3 per hari. Dimensi pipa air bersih berkisar antara 1 ½ inci hingga 6 inci, sedangkan pipa air hydrant memiliki dimensi 4 inci hingga 6 inci, dan pipa air kotor berukuran 2 ½ inci hingga 4 inci. Kapasitas ground water tank disetel sebesar 150 m3, roof tank sebesar 32 m3, dan septic tank sebesar 5 m3. Total biaya yang diperlukan untuk instalasi air bersih dan air buangan pada Pembangunan Gedung Kantor BCA KCU Bukit Dharmo Golf Surabaya mencapai Rp 1.243.795.501.
UJI EKSPERIMENTAL BETON INTERLOCK DENGAN PENAMBAHAN ABU BONGGOL JAGUNG PADA STRUKTUR WINGWALL JEMBATAN Ningrum, Diah Laila Fitria; Rasidi, Nawir; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5707

Abstract

Harga semen yang semakin tinggi dan emisi karbon yang tinggi, beberapa peneliti meneliti limbah pertanian yang dapat menggantikan peran semen. Limbah pertanian seperti bonggol jagung dan sekam padi setelah diteliti dan dijadikan sebagai abu, dapat digunakan sebagai pengganti/bahan tambah semen setalah proses laboratorium dan bengkel [1]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penambahan abu bonggol jagung pada beton interlock terhadap kinerja struktur wingwall jembatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji eksperimental dengan variasi penambahan abu bonggol jagung sebanyak 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Pengujian meliputi uji kuat tekan, uji kuat tarik belah, dan uji kuat geser. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan abu bonggol jagung dapat meningkatkan kinerja beton interlock hingga batas tertentu. Nilai kuat tekan rata – rata dan nilai kuat tarik belah rata – rata tertinggi didapat pada penambahan 2% abu bonggol jagung (CCA) berturut – turut sebanyak 29,3 Mpa dan 3,6 MPa. Sedangkan nilai kuat geser rata – rata dinding beton interlock dengan penambahan variasi 2% didapat 20,47 Ton/m². Selain itu, analisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembuatan 1m³ beton interlock juga dilakukan dalam penelitian ini. Dari penelitian ini juga disarankan bahwa cetakan beton interlock diharuskan presisi dan menggunakan pelat baja. Penelitian selanjutnya untuk mengembangkan desain interlocking dan variasi CCA.
ANALISIS PERBANDINGAN JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KECAMATAN RENGEL KABUPATEN TUBAN Haya, Alica Fadya; Harsanti, Winda; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 4 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5727

Abstract

Kecamatan Rengel merupakan salah satu kecamatan yang mengalami krisis air bersih saat musim kemarau. Pelayanan air bersih di kecamatan tersebut belum menjangkau seluruh wilayah. Oleh karena itu perlu perluasan area layanan air bersih. Perencanaan ini bertujuan untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk pada tahun 2038 dengan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial, menghitung debit kebutuhan air, merencanakan dimensi pipa dan reservoir, dan rencana anggaran biaya. Data yang digunakan adalah data jumlah penduduk Kecamatan Rengel tahun 2009 – 2023, data fasilitas umum Kecamatan Rengel tahun 2023, data debit sumber, dan data harga satuan pokok kegiatan Kabupaten Tuban tahun 2024. Hasil perhitungan menunjukkan jumlah penduduk pada tahun 2038 sebanyak 92.025 jiwa, debit kebutuhan yang diperlukan sebesar 188,489 liter/detik, menggunakan pipa HDPE dengan Ø20 mm, Ø 25 mm, Ø32 mm, Ø40 mm, Ø50 mm, Ø63 mm, Ø75 mm, Ø90 mm, Ø110 mm, Ø125 mm, Ø160 mm, Ø180 mm, Ø200 mm, Ø225 mm, Ø250 mm, Ø315 mm, dan Ø355 mm. Reservoir yang direncanakan berjumlah 5 dengan dimensi, 4 x 4 x 5 m, 3,5 x 3,5 x 3,5 m, 7 x 7 x 5 m, 6 x 6 x 5,5 m, dan 4 x 4 x 4,5 m. Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 28.467.992.787,40.
EVALUASI TERHADAP PERENCANAAN JARINGAN PIPA AIR BERSIH APARTEMEN WESTOWN VIEW SURABAYA Wiwindari, Dian; Harsanti, Winda; Muharis, Chairul
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5934

Abstract

Apartemen Westown View Surabaya merupakan gedung bertingkat yang terdiri dari 45 lantai yang membutuhkan perencanaan jaringan pipa yang tepat.  Evaluasi ini bertujuan untuk menunjang kenyamanan penghuni sehingga dapat memberikan jaringan pipa yang sesuai dengan perencanaan. Pada penelitian ini cara untuk mengevaluasi jaringan pipa air bersih dengan membandingkan data eksisting dengan data hasil rencana. Pada perencanaan jaringan pipa air bersih eksisting berpedoman pada SNI 03-7065-2005 dan menggunakan metode Beban Unit Alat Plambing untuk memperkirakan jumlah penghuni sedangkan pada penelitian ini berpedoman pada SNI 8153-2015 dan menggunakan metode perbandingan luas lantai efektif untuk memperkirakan jumlah penghuni. Pada jaringan pipa air bersih eksisting dimensi pipa yang digunakan berukuran 1/2 – 4 Inch, memiliki 2 Ground Water Tank  (GWT) yang mana volume masing-masing GWT sebesar 447,15 m3 sehingga masing-masing GWT berukuran berukuran 10 m × 13,55 m  × 3,3 m dan roof tank yang digunakan berkapasitas 30 m3. Pada penelitian ini perkiraan jumlah penghuni diperoleh sebanyak 7465 orang sehingga kebutuhan air bersih pada jam puncak 0,07465 m3/detik. Dimensi pipa air bersih yang digunakan berukuran 3/4 – 4 Inch yang dilengkapi dengan 2 unit Ground Water Tank (GWT) dengan volume masing-masing GWT sebesar 406,08 m3 sehingga masing-masing GWT berukuran 9,4 m × 14,4 m  × 3,3 m. Kapasitas roof tank yang digunakan 30 m3 sehingga pengisian pada roof tank dilakukan 4 kali per hari.
DESIGN OF IRRIGATION CHANNEL SYSTEM TO PROMOTE MODERN AGRICULTURE IN JALLE-PAYAM BOR, SOUTH SUDAN. Pandek, Moses Bior Abraham; Hapsari, Ratih Indri; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i1.5983

Abstract

This study aims to promote and improve modern agricultural practices by addressing the critical need for building a well-designed irrigation channel system in Jalle-Payam Bor, South Sudan. The lack of a substantial irrigation infrastructure has hampered the region's agricultural potential, resulting in inadequate crop yields and an emphasis on rain-fed agriculture. To overcome these issues, this research focuses on comprehensive planning and design solutions for an effective irrigation network adapted to the Jalle-Payam Bor region's specific demands and environment. The fundamental goal of this thesis is to promote and improve modern agricultural practices by addressing the critical need for building a well-designed irrigation channel system in Jalle-Payam Bor, South Sudan Based on the facts and analysis presented in Chapter 4, the Jalle Irrigation Channel System is intended to enable modern agriculture in Jalle-Payam Bor, South Sudan. The plan efficiently distributes water across 76 plots totaling 100 hectares, resulting in uniform water dispersion and higher agricultural productivity. The maximum irrigation water need of 1.487 liters per second per hectare was precisely calculated, ensuring adequate water delivery to meet crop demands. The program consumes only 0.8% of the Nile Water Discharge, ensuring a consistent water supply even during dry spells, and has the potential to expand if other conditions allow. The irrigation channels are well-designed, with capacities ranging from 1.575 to 0.093 cubic meters per second, ensuring effective water supply and ideal velocities. The project has a solid budget of Rp 605.456.372,23 ($37,132.64), which includes all material, labor, and equipment expenditures, ensuring economic feasibility and sustainability.
EVALUASI KINERJA SALURAN DRAINASE PERUMAHAN BUKIT HIJAU-PERMATA HIJAU, KOTA MALANG Harsanti, Winda; Lestari, Agustin Dita; Muntu, Nikita Damayanti
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 1 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/k58vr957

Abstract

Perumahan Bukit Hijau-Permata Hijau yang berada di Kota Malang merupakan kawasan pemukiman dengan luasan 6,5 ha yang dilengkapi sarana dan prasarana yang memadahi. Salah satu sarana yang dimiliki adalah saluran drainase yang bergungsi untuk mengalirkan sisa air yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Namun, pada saat musim hujan masih ditemukan adanya limpasan air dari saluran drainase ke permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting saluran dan memberikan rekomendasi perbaikan agar luapan air dari saluran tidak terjadi lagi. Dalam mengevaluasi saluran, dimensi saluran eksisting didapatkan dari pengukuran di lapangan. Penentuan debit banjir dihitung menggunakan metode rasional dengan kala ulang 5 tahun berdasarkan data hujan dari 3 stasiun terdekat dari tahun 2014-2023. Selain debit banjir, debit air limbah juga dihitung dengan mengasumsikan jumlah penduduk tiap rumah sebanyak 3-4 orang. Analisis saluran yang dilakukan dibagi per segmen, baik untuk pengukuran dimensi saluran eksisting, perhitungan debit aliran, maupun evaluasi saluran. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa debit banjir terbesar terjadi pada segmen 55-56 sebesar 0,1121 m3/dt. Sedangkan untuk debit limbah terbesar berasal dari segmen 6-5 dan 82-83, dimana masing-masing menghasilkan debit sebesar 0,000040 m3/dt. Untuk total debit banjir dan limbah komulatif terbesar terjadi pada segmen 84-85 sebagai titik akhir pembuangan sebesar 1,878 m3/dt. Dari 103 segmen saluran, hanya ada 16 segmen saluran yang tidak mengalami limpasan. Analisis redesain saluran memberikan hasil bahwa saluran terlebar memiliki lebar 1,2 m dan saluran tertinggi yaitu 0,9 m. Semua jenis aliran adalah sub kritis dengan kecepatan aliran berkisar antara 1,233 m/dt - 2,935 m/dt.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DOMESTIK KOMUNAL DESA DURENAN KABUPATEN TRENGGALEK Wijaya, Ardias Priya; Harsanti, Winda
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.8024

Abstract

Pembuangan air limbah domestik di Desa Durenan Kabupaten Trenggalek sejauh ini kurang efektif karena masyarakat langsung membuangnya ke sungai dan sawah yang dapat mencemari lingkungan. Untuk menanganinya perlu dilakukan perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar masalah tersebut dapat diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa debit air limbah, merencanakan saluran air limbah, mendesain bangunan IPAL, dan menyusun rencana anggaran biaya (RAB) di Desa Durenan Kabupaten Trenggalek. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode kuantitatif. Data penelitian yang digunakan adalah data jumlah penduduk, peta topografi, dan harga satuan dasar (HSD). Penelitian ini menghasilkan analisa total debit air limbah sebesar 418,824 m3/hari yang dihasilkan oleh 3.875 penduduk Desa Durenan. Penyaluran air limbah menggunakan pipa PVC berdameter 4 inch dan 6 inch untuk pipa induk yang disesuaikan dengan luas wilayah dan kepadatan penduduknya. Jenis IPAL yang digunakan merupakan IPAL fabrikasi bertipe BFHGD dengan variasi kapastias perhari sebesar 25 m3, 50 m3, dan 75 m3. Tangki IPAL dipasang pada konstruksi pelat beton bertulang dengan kombinasi besi hollow dan rangka baja ringan sebagai pelindungnya. Rencana anggaran biaya untuk konstruksi IPAL di Desa Durenan ini sebesar Rp10.949.491.700,00.