Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Resonansi Kampung Pentigraf sebagai Komunitas Sastra 4.0 Indonesia Saputra, Ardi Wina; Meilasari, Priska
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.795 KB) | DOI: 10.25139/fn.v3i2.2785

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi menuntut manusia melakukan perubahan di berbagai sektor, termasuk sastra. Bentuk perubahan dalam bidang sastra adalah terwujudnya komunitas sastra daring. Salah satu komunitas sastra daring tersebut adalah Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat esensi dan resonansi Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia. Metode penelitian yang diguanakan adalah penelitian kualitatif. Objek penelitian berupa Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia. Data yang diolah berasal dari laman jejaring sosial Kampung Pentigraf Indonesia. Hasil penelitian ini adalah wujud esensi dan resonansi Komunitas Kampung Pentigraf Indonesia.
Pentigraf sebagai inovasi pembelajaran sejarah pada masyarakat di era disrupsi Ardi Wina Saputra; Priska Meilasari
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v6i2.13522

Abstract

Berdasarkan temuan yang dipaparkan oleh Christensen, saat ini masyarakat sedang berada pada era disrupsi. Semua bidang sudah mulai terdisrupsi, termasuk pendidikan. Pendidikan sejarah merupakan salah satu bidang yang rentan terdisrupsi apabila tidak dikemas secara inovatif. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan untuk menarik minat masyarakat dalam belajar sejarah adalah melalui cerpen tiga paragraf (pentigraf). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran pentigraf sejarah yang dapat diaplikasikan di masyarakat dan mengetahui buku kumpulan pentigraf sejarah yang berhasil diterbitkan oleh Komunitas Roode Burg Soerabaia. Metode penelitian ini adalah penelitian observasi partisipatoris. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pentigraf sejarah yang diterbitkan oleh Komunitas Roode Burg Soerabaia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga yaitu (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian berupa (1) strategi pembelajaran pentigraf sejarah yang dapat diaplikasikan di masyarakat; (2) buku kumpulan pentigraf sejarah yang berhasil diterbitkan oleh Komunitas Roode Burg Soerabaia dan diseminasikan pada masyarakat. Simpulan penelitian ini adalah wujud strategi dan contoh buku untuk membelajarkan pentigraf pada masyarakat. Oleh karena itu, strategi pembelajaran pentigraf dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran maupun di tengah masyarakat sebagai bentuk inovasi dalam bidang pendidikan.
Development of exotic cultural tourism after the COVID-19 pandemic in Gunungsari Village Madiun Indonesia Priska Meilasari; Rr. Arielia Yustisiana; Lorensius Anang Setiyo Waluyo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v5i1.2921

Abstract

This Society Service Program aimed to explore the unique tourism offered by Gunungsari Tourism Village of Kabupaten Madiun. Gunungsari people, through their Tourism Awareness Group (Kelompok Sadar Wisata) Sentono Taruno Puroboyo has offered Javanese Culture tourism packages which are branded as “Backdoor Tourism” and “Kampung Ajar Kejawen”. The programs arranged to develop this tourism village have been modified to fit in Covid 19 pandemic situation. The programs are documentary literature writing, Javanese culture-themed short story competition, bilingual travel guide, English for tourism training, protective health gear procurement for tourism place, Javanese manuscript writing on lontar leaves, and decorative display made of “Janur Kuning” (young leaf of big palm tree) through youtube channel, and digital technology training. Therefore, some methods and approaches are used in this program, including Participatory Rural Appraisal, Participatory Technology Development, Community Development, persuasive, and educative. This program has equipped Pokdarwis members with enough knowledge to communicate in English, manage the website and youtube channel, and supply their protective health gear. The direct impact of this program on Gunungsari tourism is the significant increase in the number of visitors coming on-site by applying strict health protocol in the tourism place to ensure tourist security.
ANALISIS TERJEMAHAN UNGKAPAN EUFEMISME DAN DISFEMISME PADA TEKS BERITA ONLINE BBC Priska Meilasari; Nababan Nababan; Djatmika Djatmika
PRASASTI: Journal of Linguistics Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prasasti.v1i2.1030

Abstract

Gaya bahasa eufemisme dan disfemisme seringkali digunakan penulis berita untuk memberi penekanan pada informasi tertentu. Gaya bahasa semacam ini juga sering digunakan penulis berita di media online BBC. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat penggunaan ungkapan eufemisme dan disfemisme serta bagaimana ungkapan-ungkapan tersebut diterjemahkan dalam BBC versi bahasa Indonesia.Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif dengan bentuk studi kasus terpancang. Data penelitian ini adalah ungkapan eufemisme dan disfemisme yang diambil dari 20 teks berita online BBC dan terjemahannya. Teknik pengumpulan data dengan analisis dokumen, kuesioner dan, focus group discussion. Teknik analisis data menggunakan model analisis isi Spradely.Ungkapan eufemisme dan disfemisme dalam teks berita BBC sebagian besar diterjemahkan dengan mempertahankan jenis ungkapan tersebut di bahasa sasaran (disfemisme menjadi disfemisme sebanyak 50% dan eufemisme menjadi eufemisme sebanyak 25%). Penerjemah mempertahankan jenis ungkapan-ungkapan tersebut di bahasa sasaran dengan menggunakan teknik padanan lazim di sebagian besar data (61,6%). Pemilihan teknik penerjemahan tersebut memberikan dampak positif pada kualitas terjemahan. Terjemahan ungkapan eufemisme dan disfemisme yang paling baik dan akurat adalah yang mempertahankan jenis ungkapan dalam bahasa sasaran. Kata Kunci: penerjemahan, eufemisme, disfemisme, teknik penerjemahan, kualitas terjemahan
Linguistic and Cultural Problems in Javanese-English Subtitle of CAPCIPTOP! Short Movie Priska Meilasari
Jurnal Lingua Idea Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2022.13.1.5794

Abstract

The presented paper is focusing on the Javanese-English subtitle. The data involve a culture-bound short movie entitled “CAPCIPTOP!” uploaded on Youtube by Ravacana Film. The samples of this study are fifteen students joining subtitling class in the even semester of the academic year 2020/2021 at Widya Mandala Catholic University. The research findings show that students are facing two common problems namely linguistic and cultural problems in subtitling Javanese to English. Those problems are crucial as they are closely related to how a translator transfers messages from Javanese to English completely and minimize the misunderstanding among the viewers. This study is concluded with some suggestions for students in dealing with the problems in Javanese-English subtitling.
Linguistic and Cultural Problems in Javanese-English Subtitle of CAPCIPTOP! Short Movie Priska Meilasari
Jurnal Lingua Idea Vol 13 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2022.13.1.5794

Abstract

The presented paper is focusing on the Javanese-English subtitle. The data involve a culture-bound short movie entitled “CAPCIPTOP!” uploaded on Youtube by Ravacana Film. The samples of this study are fifteen students joining subtitling class in the even semester of the academic year 2020/2021 at Widya Mandala Catholic University. The research findings show that students are facing two common problems namely linguistic and cultural problems in subtitling Javanese to English. Those problems are crucial as they are closely related to how a translator transfers messages from Javanese to English completely and minimize the misunderstanding among the viewers. This study is concluded with some suggestions for students in dealing with the problems in Javanese-English subtitling.
PELATIHAN TOEFL-LIKE DENGAN MEDIA E-LEARNING BAGI PESERTA DIDIK DI SMAN 5 MADIUN Rr. Arielia Yustisiana; Priska Meilasari; Christina Maya Iriana Sari
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Desember
Publisher : LPPM, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v5i2.4391

Abstract

TOEFL which stands for Test of English as a Foreign Language is a test used to measure the English proficiency of those who are non-native English language speakers. This test is usually becoming one of the requirements to enrol on domestic and foreign universities and apply to the state-owned enterprise (BUMN) and to some other companies. SMAN 5 Madiun has not given any TOEFL introduction lessons to its students. This program aimed at providing the participants with the ability to solve every question in TOEFL. This society service program was done through e-learning due to the covid-19 pandemic's unable us to have offline meetings. The methods used in this program are demonstration, exercising, and lecturing. The evaluation done by comparing the result of pre and post-tests showed that there is a significant increase in participants’ ability to solve the TOEFL questions.
PERBANDINGAN POLA PENAMAAN MAHASISWA BERDASARKAN LATAR BELAKANG AGAMA, MAKNA, DAN KANDUNGAN PENDIDIKAN KARAKTER Priska Meilasari; Agnes Adhani
Edukasi Lingua Sastra Vol 21 No 1 (2023): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims at (1) analyzing the comparison of Islam and Catholic Students’ names naming pattern based on word class combination and nomenclature pattern, (2) analyzing the comparison of religious background (Islam and Catholic) influence towards Students’ names, (3) analyzing the comparison of Islam and Catholic Students’ names meaning by referring to the references, and (4) analyzing the character building value carried by the names based on the six Pancasila Student Profiles as a reflection of Nation value-based character building. The data of the research are the names of 75 students of State Institute of Islam Religion (IAIN) Ponorogo and 75 students of Education and Teacher Training Institute (STKIP) Widya Yuwana Madiun. The research result shows that based on the word count, most Catholic and Islam names are made of three words with the combination of Adj+N+N for Islam names and N+N+N for Catholic names. Based on the influence of religious background, 35 Islam name reflect Arab language and 52 Catholic names reflect European and Indonesian language. Based on the meaning carried by each names, both Islam and Catholic names convey hope, prayer, and gender marking meanings. Finally, character building values reflected from the names are (1) having faith and fearing God Almighty, and having noble character, (2) global chitizenship, (3) creative.
Community Development di Kawasan Wisata Budaya Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun Priska Meilasari; Rr. Arielia Yustisiana; Leo Eladisa Ganjari
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9237

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) merupakan kelompok masyarakat yang peduli pada keberlangsungan pariwisata di suatu daerah. Saat ini, pokdarwis Desa Gunungsari sedang mengembangkan pariwisata di pasar Pundensari. Community Development yang dilaksanakan dalam Program Kemandirian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan masyarakat melalui pengolahan maggot BSF sebagai kuliner ekstrem dan inovasi penutup kepala tradisonal yng disebut “udeng” sebagai souvenir dengan motif batik “eco-print” serta penambahan sarana edukasi di lokasi wisata berupa English Kids Corner. Hasil PKM secara kesuluruhan dapat terlaksana dengan baik.Pelatihan memaksimalkan pengolahan maggot menjadi kuliner ekstrem “maggot goreng garing”, telah terlasana dengan lancar, selanjutnya diharapkan kuliner ekstrem baru khas Gunungsari ini mampu menarik animo pengunjung. Pelatihan batik eco-print telah dilaksanakan, dan mendapat apresiasi perserta. Selanjutnya warga desa mampu mengembangkan batik eco-print sebagai usaha buah tangan khas desa Gunungsari yang layak untuk dijual dan bisa menarik khalayak. Pembuatan fasilitas dan pendampingan English Kids Corner sebagai tambahan fasilitas bagi pengunjung dari kalangan anak-anak telah terwujud dengan baik. Fasilitas edukasi ini diberi nama “Pondok Sinau lan Dolanan Basa Inggris” dalam satu kawasan wisata.
Naming and Meaning Pattern in Students Name of Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kota Madiun Branch Adhani, Agnes; Meilasari, Priska
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KREDO VOLUME 6 NO 1 TAHUN 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v6i1.6374

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola penamaan, makna, dan kandungan pendidikan karakter yang terkandung dalam nama-nama mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya kampus kota Madiun. Data berupa nama 112 mahasiswa yang diperoleh dari data di Biro Akademik Kemahasiswaan (BAK) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya kampus Kota Madiun dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian (1) pola penamaan dengan (a) jumlah kata 3 dan 2 dan jumlah suku kata 5-9, (b) penanda jenis kelamin: perempuan dengan Putri, Ayu, -ani, -anti, -wati, -sari, -yanti, -ningsih, -ningrum, dan penanda feminin dalam bahasa Arab dan nama baptis dan laki-laki dengan Putra, -o/-a, -wan, penanda maskulin dalam bahasa Arab dan nama baptis, (c) kelas kata terdiri atas nomina, adjektiva, dan numeralia, (d) pembentukan kata dengan pengimbuhan dan penggabungan kata, dan (e) pengaruh agama Islam dengan bahasa Arab dan agama Katolik dengan nama permandian/baptis, (2) makna nama mahasiswa berupa harapan atau doa, penanda waktu kelahiran, dan penanda urutan kelahiran, dan (3) pendidikan karakter yang terkandung dalam nama mahasiswa adalah religius, peduli, tangguh, kreatif, dan jujur.Names are made unique and therefore interesting to be analyzed since they correlate closely with language and culture. This research aimed at describing the naming pattern and the meaning containing in the names of Widya Mandala Surabaya Catholic University, Madiun Campus students. The data of the research are 112 names of Widya Mandala Surabaya Catholic University, Madiun Campus students which are obtained from the Student Academic Center (BAK) of Widya Mandala Surabaya Catholic University, Madiun Campus. The data are analized descriptive qualitatively. The research result shows that (1) the naming pattern (a) containing 3 and 2 words and 5-9 syllables, (b) containing gender identification: female name signified with Putri, Ayu, -ani, -anti, -wati, -sari, -yanti, -ningsih, -ningrum and other signifiers in Arab language and baptist name, male names signified with Putra, -o/-a, -wan, masculine signifiers in Arab and baptist name, (c) containing some class of words; noun, adjective, and numbering, (d) forming names by adding suffix and words combination, and (e) there found the influence of Islam, Arabic, and Catholic baptist names, (2) the students’ names containing wishes and prayers, birth time signifiers, and birth order signifiers.