Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemberian Reward dan Punishment Pada Mapel PAI Dalam Meningkatkan Hasil belajar Peserta didik Di Kelas I SD Laboratorium UNG Firman, Firmansah Kobandaha; Annas, Annisa Nuraisyah
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v4i2.677

Abstract

Penelitian ini mengkaji Pemberian Reward dan punishment dalam meningkatkan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pemberian penelitian tindakan kelas. Pada penelitian tindakan ini menggunakan 3 (tiga) siklus yang masing-masing siklus terdiri 2 kali pertemuan. Penelitiian ini menunjukan bahwa peserta didik merasa bersemangat dalam proses belajar dan tujaun pembelajaranpun tercapai dengan efektif dan efisein.. Reward Dan Punushment mempunyai peran penting terhadap peningktan hasil belajarpeserta didik. Peserta didik yang yang mendapat Reward dan Punishment dengan serta merta motivasi belajarnya meningkat. Peserta didik terdorong untuk mengerjakan tugas karena adanya dorongan untuk melakukanya. Pemberian Reward ada berupa sanjungan, hadiah dari guru dan nilai. Berdasarkan temuan di lapangan saat penelitian tindakan kelas peneliti berkesimpulan bahwa pemberian reward dan punishment dapat meningkatkan belajar peserta didik khususnya pada mata pelajaran PAI.
Pelatihan Teknis “Prompt Engineering” dalam Pemanfaatan AI Chat GPT untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Artikel Ilmiah Mahasiswa Baru Annas, Annisa Nuraisyah; Lestari, Dwi Pratiwi; Lestari, Rini; Hanim, Siti Aisyah; Malay, Irvan
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.752

Abstract

This study aims to improve the scientific article writing competence of freshmen through AI-based prompt engineering technical training ChatGPT. The training is designed to address academic literacy challenges, especially in compiling article outlines, developing logical arguments, and effectively constructing technical language by utilizing artificial intelligence. The implementation method adopts the Student Creativity Program (PKM) scheme which involves three main stages: (1) an interactive workshop for introducing the principles of prompt engineering, (2) a simulation of using ChatGPT in drafting articles, and (3) collaborative mentoring to improve scientific structure and content. Participants consisted of 30 first-year multidisciplinary students who were evaluated through pretests and posttests to measure improvements in ability. The results showed that this training succeeded in improving participants' abilities in three key aspects: consistency of narrative flow (87%), accuracy of use of technical terminology (92%), and efficiency of article preparation time (on average 35% faster). Qualitative analysis revealed that the integration of ChatGPT with prompt engineering techniques enabled students to produce structured article outlines and data-based arguments. The practical implication of this research is the formation of an innovative training model that can be adapted to strengthen the digital literacy of new students, while emphasizing the role of AI as a tool to support academic productivity in the generative era.
Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Artificial Intelligences di Era Digital Sebuah Tinjauan Literatur Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah; Maliki, Putriani L.; Gamar, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan dampak penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen pendidikan Islam di era digital, khususnya dalam meningkatkan efisiensi administrasi, personalisasi pembelajaran, serta pengambilan keputusan strategis. Tujuannya adalah mengidentifikasi peluang, tantangan, dan kerangka konseptual optimal untuk mengintegrasikan AI dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah studi pustaka sistematis dengan mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber relevan seperti jurnal ilmiah, buku, prosiding konferensi, dan laporan institusi pendidikan Islam yang terbit antara tahun 2015–2024. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menyaring tren, pola, dan kontradiksi dalam literatur terkait. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa AI berpotensi merevolusi manajemen pendidikan Islam melalui otomatisasi tugas administratif (e.g., pengelolaan data siswa, keuangan), pendeteksian kebutuhan belajar peserta didik berbasis data, dan peningkatan akurasi evaluasi pendidikan. Studi ini menyimpulkan bahwa kesuksesan integrasi AI memerlukan: (1) kerangka etika syariah yang ketat untuk memastikan transparansi dan keadilan; (2) pelatihan berkelanjutan bagi pendidik; serta (3) model hibrid yang memadukan AI dengan pendekatan mentoring (tarbiyah) untuk mempertahankan identitas keislaman. Dengan strategi tersebut, AI dapat menjadi katalis transformatif bagi pendidikan Islam yang relevan di abad ke-21.
Pelatihan Teknis Penggunaan Aplikasi Artificial Intelligences (AI) Chat Gpt Dan Bard AI Sebagai Alat Bantu Bagi Mahasiswa Dalam Mengerjakan Tugas Perkuliahan Annas, Annisa Nuraisyah; Wijayanto, Gatot; Cahyono, Didik; Safar, Muh.; Ilham, Ilham
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.617

Abstract

Penelitian pengabdian ini mempunyai tujuan untuk mengajarkan mahasiswa tentang penggunaan aplikasi Artificial Intelligences (AI) yaitu Chat GPT dan BARD AI sebagai alat bantu dalam mengerjakan tugas perkuliahan. Pertumbuhan pesat teknologi AI memberikan peluang baru untuk menyederhanakan dan meningkatkan efisiensi dalam proses pembelajaran dan penyelesaian tugas perkuliahan. Pelatihan ini memiliki beberapa tujuan, pertama adalah memberikan pemahaman tentang konsep umum AI serta aplikasinya dalam konteks pendidikan tinggi. Kedua, melatih mahasiswa dalam penggunaan khusus dari dua aplikasi AI yaitu Chat GPT dan BARD AI. Ketiga, memberikan panduan dan tips tentang pengoptimalkan penggunaan aplikasi AI untuk membantu penyelesaian tugas perkuliahan dengan efisien dan efektif. Dalam pelatihan ini, mahasiswa akan diajarkan bagaimana menggunakan aplikasi Chat GPT dan BARD AI untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada tugas perkuliahan. Aplikasi Chat GPT menggunakan metode Natural Language Processing (NLP) untuk menjawab pertanyaan berdasarkan input teks, sedangkan BARD AI digunakan untuk mendapatkan referensi dan sumber-sumber penelitian yang sesuai dengan topik tugas perkuliahan. Selain itu, artikel ini juga mencakup beberapa manfaat penggunaan aplikasi AI dalam pembelajaran mahasiswa. Penggunaan aplikasi AI seperti Chat GPT dan BARD AI dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi waktu mereka dalam penyelesaian tugas perkuliahan. Pelatihan teknis penggunaan aplikasi Artificial Intelligences (AI) Chat GPT dan BARD AI memberikan mahasiswa alat bantu yang berguna dalam menyelesaikan tugas perkuliahan. Melalui pemahaman konsep, penggunaan aplikasi, dan panduan pengoptimalan, artikel ini berharap mampu memberikan wawasan dan manfaat bagi mahasiswa yang ingin memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu secara efisien dalam proses pembelajaran mereka.
Inovasi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar: Tinjauan Terhadap Literatur Saputra, Setiya Yunus; Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah; Fantiro, Frendy Aru
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai inovasi dalam pembelajaran pendidikan jasmani di tingkat Sekolah Dasar melalui tinjauan literatur. Fokusnya adalah untuk memahami dampak inovasi-inovasi tersebut terhadap peningkatan efektivitas pembelajaran, motivasi belajar siswa, dan pengembangan keterampilan motorik anak-anak pada mata pelajaran jasmani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dalam meninjau literatur terkait inovasi dalam pembelajaran pendidikan jasmani di tingkat Sekolah Dasar Dari tinjauan literatur yang dilakukan, didapati bahwa terdapat beragam inovasi dalam pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar. Inovasi-inovasi tersebut mencakup penggunaan teknologi dalam pembelajaran, pendekatan yang berorientasi pada permainan dan tantangan, integrasi kurikulum jasmani dengan mata pelajaran lain, serta pemanfaatan strategi pembelajaran aktif dan kolaboratif. Ditemukan bahwa penerapan inovasi-inovasi tersebut dapat meningkatkan minat belajar siswa, efektivitas pembelajaran, dan pengembangan keterampilan jasmani pada tingkat Sekolah Dasar. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan sistem pendidikan jasmani yang lebih efektif dan inovatif di tingkat dasar.
Tantangan dan Peluang Integrasi Pendidikan Jasmani dalam Kurikulum Pendidikan Dasar: Sebuah Tinjauan Literatur Muzakki, Abdurrohman; Kobandaha, Firmansah; Annas, Annisa Nuraisyah; Arifin, Bustanol
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang integrasi pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan dasar. Penelitian ini mengidentifikasi hambatan serta manfaat integrasi pendidikan jasmani dalam konteks kurikulum sekolah dasar. Metode penelitian ini melibatkan analisis literatur yang cermat pada sumber-sumber yang relevan dengan topik integrasi pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan dasar. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola, tren, dan temuan utama terkait tantangan dan peluang integrasi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan jasmani dalam kurikulum pendidikan dasar menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan waktu pembelajaran, prioritas terhadap mata pelajaran akademik, serta kualifikasi guru yang mungkin tidak memadai. Namun, terdapat peluang besar seperti meningkatkan kesehatan siswa, pengembangan keterampilan sosial, dan peningkatan kinerja akademik melalui integrasi yang tepat. Diperlukan strategi yang terencana dengan baik dan komitmen yang kuat dari semua pihak terkait untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan potensi integrasi pendidikan jasmani secara optimal dalam konteks pendidikan dasar.
Strategi Implementasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Manajemen Pendidikan : Studi Kasus dan Best Practice Annas, Annisa Nuraisyah; Novelti, Novelti; Laksmi, Noorhani Dyani; Nasril, Nasril; Arsyad, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen pendidikan serta mengidentifikasi studi kasus dan praktik terbaik (best practice) yang telah terbukti efektif. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui telaah kritis terhadap artikel ilmiah, laporan studi kasus, buku, dan publikasi terpercaya terkait pemanfaatan AI di sektor pendidikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menyaring pola dan prinsip utama. Hasil penelitian mengidentifikasi lima pilar strategi implementasi yang krusial: (1) kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia, (2) integrasi AI yang berpusat pada pedagogi, (3) tata kelola data dan etika yang ketat, (4) pengembangan kapasitas guru (upskilling), dan (5) evaluasi berkelanjutan. Studi kasus dari berbagai institusi menunjukkan bahwa AI berhasil diimplementasikan untuk optimalisasi administrasi (e.g., admission otomatis, penjadwalan), personalisasi pembelajaran adaptif, serta analitik prediktif untuk mendukung keputusan pimpinan dan mencegah drop out. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi AI tidak bergantung pada teknologi semata, tetapi pada strategi holistik yang mengintegr asikan aspek teknis, budaya organisasi, kepemimpinan visioner, dan keberlanjutan. Analisis tematik terhadap literatur dan studi kasus terkini mengungkap bahwa keberhasilan implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen pendidikan tidak bersifat insidental, tetapi merupakan hasil dari penerapan strategi holistik yang terstruktur.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligences Deepseek dalam Menurunkan Plagiasi Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa Baru Annas, Annisa Nuraisyah; Nofirman, Nofirman; Haryanto, Abel; Machmud, Amir; Safarudin, Muhamad Sigid
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1602

Abstract

The Student Creativity Program (PKM) aims to train new students in utilizing DeepSeek Artificial Intelligence (AI) as a tool to reduce plagiarism in scientific article writing. The training focuses on improving their understanding of paraphrasing, ethical citation integration, and utilizing DeepSeek's advanced features as a responsible writing assistant. The PKM implementation method is training and mentoring, consisting of three stages: (1) Presentation of conceptual material on plagiarism and writing ethics; (2) Hands-on workshops on utilizing DeepSeek for paraphrasing, idea elaboration, and draft checking; and (3) ongoing mentoring through online discussion groups. Evaluation results indicate an increase in participants' ability to produce manuscripts with greater originality. Analysis using a plagiarism checker on drafts before and after the training showed a significant decrease in indications of plagiarism, as well as an increase in participants' understanding of integrative academic writing. This program effectively empowers new students with AI literacy for responsible academic productivity.
Implementasi Pendidikan Karakter Di Era Inovasi Artificial Intelligence (AI) : Strategi Dan Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Moral Mahasiswa Nadhroh, Luthfiyatun; Anwar, Syamsul; Wahyuniar, Wahyuniar; Aswita , Dian; Rukiyanto, Bernardus Agus; Annas, Annisa Nuraisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pendidikan karakter di era inovasi Artificial Intelligence (AI) dengan fokus pada strategi dan tantangan dalam meningkatkan kesadaran moral mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai karakter dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan tinggi di tengah disruptif teknologi AI, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi penguatan peran dosen sebagai teladan, integrasi nilai etika dalam materi perkuliahan berbasis AI, serta pengembangan kegiatan kurikuler yang mendorongrefleksi moral. Namun, tantangan utama terletak pada cepatnya perkembangan AI yang kerkadang melampaui kesiapan institusi dalam merumuskan kebijakan etika, serta potensi ketergantungan mahasiswa pada teknologi yang dapat mereduksi interaksi sosial. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidik, institusi, dan pembuat kebijakan menjadi krusial untuk memastikan AI menjadi alat yang memperkuat, bukan menggantikan, fondasi moral mahasiswa.