Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Melalui Penerapan Strategi Survey QuestionReading Recite Review Kelas Iv SD Inpres 12/79 Pattuku Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone Mulya, Tri Adi; D, Syamsiah; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i2.33547

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan strategi SQ3R padasiswa Kelas IV SD Inpres 12/79 Pattuku Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan rencana Penelitian Tindakan Kelas (Action Research), yaitu rancangan penelitian berdaur ulang (siklus). Adapun subyek penelitian ini adalah siswa Kelas IV SD Inpres 12/79 Pattuku Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone, dengan jumlah siswa akhir terdiri dari 25 siswa yang terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan strategi SQ3R pada siswa Kelas IV SD Inpres 12/79 Pattuku Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone. Hal ini dibuktikan dari adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 69,28 dan siklus II sebesar 79,68. Pada siklus I ditemukan bahwa dari 25 siswa yang mengikuti tes siklus I, terdapat 12 siswa mencapai nilai KKM dan 13 orang siswa belum mencapai nilai KKM. Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yang menunjukkan seluruh siswa telah mencapai nilai KKM yaitu 70 dengan rentang nilai 70-95.
Analisis Nilai-Nilai Ada Tongeng sebagai Basis Pengembangan Pembelajaran Kearifan Lokal Berkarakter di Sekolah Dasar Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga; Manggau, Arifin; Sayidiman, Sayidiman
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11833

Abstract

Konsep ada tongeng mengandung nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab yang relevan untuk diterapkan dalam pendidikan dasar.  Tujuan penulisan ini untuk menganalisis nilai-nilai ada tongeng sebagai basis pengembangan pembelajaran berbasis kearifan lokal di Sekolah Dasar yang berkarakter melalui perspektif budaya dan Pendidikan global. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis domain, analisis komponensial, analisis taksonomi dan analisis tema kultural. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 rincian domain sebagai klausul utama dalam prinsip ada tongeng dan memuat nilai karakter utama yakni kejujuran dan integritas, terdapat 3 rincian domain sebagai bentuk pesan kepada pemimpin dengan nilai moral keutamaan kebijaksanaan, pengertian, empati, pengendalian diri dan pencarian kebenaran. Berdasarkan hasil analisis tema kultural ditemukan bahwa nilai-nilai ada tongeng dapat membantu pembentuk karakter siswa yang berakhlak, jujur, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ada tongeng tidak hanya memiliki relevansi budaya tetapi juga aplikatif dalam konteks kehidupan masyarakat Bugis saat ini, dan berdasarkan analisis taksonomi ditemukan bahwa nilai Ada tongeng diterapkan dalam dua konteks utama yakni kehidupan sehari-hari dan kepemimpinan. Nilai ada tongeng dapat dijadikan basis pengembangan model pedagogik kontekstual maupun konten kurikulum muatan lokal yang adaptif dengan konteks masyarakat modern.
Investigasi Kesalahan Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Kemampuann Awal Bahar, Bahar; Sayidiman, Sayidiman; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i3.67151

Abstract

Tujuan penelitian dalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa Dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan dari kemampuan awal, dan untuk mendeskripsikan perbandingan karakteristik kesalahan siswa Dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tugas pemecahan soal matematika dan pedoman wawancara yang valid dan reliabel. Subjek penelitian adalah siswa UPT SPF SDN Sangir Makassar yang terdiri dari dua orang subjek yaitu subjek tinggi dan subjek rendah. Proses penelitiannya mengikuti tahap-tahap: (a) merumuskan indikator kesalahan (b) pedoman wawancara, (c) menetapkan dan mengambil subjek penelitian (d) melakukan pengambilan data (e) melakukan triangulasi data yang valid, (f) melakukan analisis dan pembahasan data, (g) penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan: 1) tidak ada perbedaan secara signifikan antara kesalahan yang dilakukan subjek tinggi dan subjek rendah dalam pemecahan soal matematika, 2) kesalahan yang dilakukan kedua subjek dalam pemecahan soal matematika pada tiap tahapan adalah: a) memahami soal. Pada tahapan ini, kedua subjek melakukan karakteristik kesalahan faktual dalam memahami fakta-fakta secara eksplisit, b) merencanakan penyelesaian. Pada tahapan ini, kedua subjek mengalami karakteristik kesalahan fakta dalam menuliskan model matematika, c) mengimplementasikan penyelesaian. Pada tahapan ini, kedua subjek melakukan karakteristik kesalahan operasi dalam menyelesaian model matematika
Effectiveness of Self-Regulated Learning-Based Instruction: Enhancing Student Learning Autonomy (Study on LMS Syam-Ok UNM) Sayidiman, Sayidiman; Ihsan, Andi; Hartoto, Hartoto; Syamsuddin, Afdhal; Pagarra, Hamzah; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.63830

Abstract

Learning autonomy is becoming essential in the 21st century, demanding individuals to master various fundamental skills. This article explores the self-regulated learning model as a solution to enhance student learning autonomy. A case study conducted in the music arts course at Universitas Negeri Makassar found that students' learning autonomy levels were still low, even among those considered active. Related research also confirms the low learning autonomy of students across various settings. The research methodology employed an experimental approach with a one-group pretest-posttest design. Data collection was carried out by observing student activities through a Learning Management System (LMS) before and after modifying instructional methods. Data analysis results showed a significant difference between pretest and posttest scores, with a notable increase in posttest scores. The findings indicate an improvement in student learning autonomy. Learning autonomy fosters the desire to learn and acquire new knowledge, facilitates individual ownership of learning, and enhances learning independence. The study concludes that modifying instructional methods based on the self-regulated learning model effectively improves student learning autonomy.Keywords: Learning Autonomy, Learning Models, Self-Regulation, Students, Education.
Royong Sebagai Bentuk Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Sekolah Dasar Manggau, Arifin; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v13i3.57788

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menanamkan nilai-nilai moral pada anak usia dini melalui nyayian royong di Sulawesi selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian interdisiplin yaitu dengan menggunakan lebih dari satu disiplin ilmu menjadi satu. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi dan indepth interview serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa royong digunakan sebagai media pola asuh penanaman nilai-nilai Karakter pada anak Sekolah dasar, nilai-nilai yang terkandung didalamnya adalah penanaman budi pekerti etika yang baik. Lagu pengantar tidur (Royong), merupakan pola asuh seorang ibu/ nenek kepada anak/ cucunya karena isi/ lirik lagunya mengandung ajaran moral, nasehat atau doa-doa untuk anaknya yang dijadikan salah satu cara membuat anak selalu ingat akan petuah/ ajaran yang diucapkan ibu/ neneknya.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI AROEPPALA KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Jinanah, St. Marhamah Indal; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga; Irfan, Muhammad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.26917

Abstract

Penelitian ini melibatkan peneliti secara langsung dalam mengumpulkan, mengolah, dan menarik kesimpulan dari data yang diperoleh peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data adalah proses mencari dan menyusun data secara sistematis yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori-kategori, kemudian memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari serta menarik kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh peneliti sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, analisis data yang digunakan adalah metode oleh Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan : penarikan/verifikasi. Pelaksanaan kurikulum merdeka di SD Negeri Aroeppala dibagi menjadi pembelajaran tatap muka dan pembelajaran berbasis proyek yaitu Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5) yang dilaksanakan secara blok. Bentuk kegiatan pembelajaran adalah pembelajaran berdiferensiasi, sesuai dengan kebutuhan siswa. Pelaksanaan praktik baik dalam penerapan kurikulum merdeka di SD Negeri Aroeppala dilakukan oleh peserta didik, guru, dan kepala sekolah. Semua praktik baik berdasar pada Profil Pelajar Pancasila. Keunggulan yang dirasakan dalam penerapan kurikulum merdeka di SD Negeri Aroeppala adalah adanya sistem pembelajaran yang berdiferensiasi dan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kelemahan yang dirasakan hanya terletak pada penyempitan cakupan materi. Implementasi kurikulum merdeka di sekolah tersebut sudah berjalan dengan baik terutama pada kegiatan belajar mengajar dan proyek, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu dioptimalkan.
Penerapan Model Number Head Together (NHT) pada Pembelajaran Tari Tradisional Sulawesi Selatan Manggau, Arifin; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Numbered Heads Together (NHT) dalam pembelajaran tari tradisional Sulawesi Selatan dan menilai dampaknya terhadap ranah kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif dengan desain quasi-experiment tipe nonequivalent control group, data dikumpulkan melalui observasi, unjuk kerja, dan angket pada 30 Peserta didik kelas IV–V UPT SPF SD Inpres Buttatianang II. Analisis deskriptif menunjukkan peningkatan partisipasi aktif 67% ke 92%, skor pengetahuan meningkat dari 62,4 ke 78,3, sedangkan keterampilan praktik meningkat dari 55,9 menjadi 70,8. Peserta didik juga menunjukkan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih tinggi serta kebanggaan terhadap budaya lokal. Temuan ini menegaskan bahwa model NHT sejalan dengan kerangka experiential learning dan sociocultural scaffolding, yang adaptabilitas untuk pembelajaran tari tradisional Sulawesi Selatan.Kata kunci: Model NHT, tari tradisional, pembelajaran kooperatif, sekolah dasar, Sulawesi Selatan
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Digital Berbasis Liveworksheet pada Materi Sistem Organ Tubuh Kelas IV SD Inpres Borongkaluku Annisa, Nur; Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i3.75068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital berbasis liveworksheet pada materi sistem organ tubuh kelas IV SD Inpres Borongkaluku dan (2) mengetahui kevalidan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital berbasis liveworksheet pada materi sistem organ tubuh kelas IV SD Inpres Borongkaluku. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D). Prosedur dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Alessi & Trolip. Model Alessi & Trolip memiliki tiga tahapan yakni: (a) planning, (b) design, (c) development. Produk yang dihasilkan pada penelitian dan pengembangan ini melalui dua tahapan uji coba yaitu uji alpa dan uji beta. uji alpa dilakukan oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli media. Hasil analisis validasi ahli materi diperoleh persentase nilai 96,66 dengan kategori “Sangat Valid” dan hasil analisis validasi ahli media diperoleh persentase nilai 91,66 dengan kategori “Sangat Valid”. Adapun uji beta dilakukan oleh pengguna atau responden yaitu 28 siswa dan 1 orang guru. Hasil analisis angket respon diperoleh persentase nilai masing-masing 91,06 dan 91,66. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan terbukti valid berdasarkan penilaian para ahli dan praktis digunakan oleh pengguna. Dengan demikian, LKPD digital berbasis liveworksheet ini direkomendasikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran. LKPD digital yang dikembangkan dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/4iKgaK6.Kata kunci: LKPD Digital, Liveworksheet, Pembelajaran IPAS, Sekolah Dasar