Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Geosaintek

PEMETAAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BARRU MENGGUNAKAN METODE PEMBOBOTAN PARAMETER DAN INARISK BNPB L, Muh. Said; Syam, Dwi Nurfajriana; Wahyuni, Ayusari; Kusmiran, Amirin
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam tanah longsor umumnya terjadi di wilayah yang memiliki sisi (bidang) kemiringan seperti bukit, pegunungan, dan wilayah lereng. Kabupaten Barru merupakan salah satu daerah yang rawan akan risiko longsor karena kondisi topografi yang berbukit-bukit dan berada di daerah pegunungan dengan kondisi tanah yang cukup rentan terhadap terjadinya tanah longsor. Penelitian ini bertujuan memetakan risiko longsor menggunakan metode pembobotan parameter dan Inarisk BNPB dan menganalisis daerah yang memiliki tingkat risiko longsor serta membandingkan kedua metode tersebut. Parameter yang digunakan dalam metode pertama adalah pembobotan parameter yaitu kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah dan geologi berdasarkan data informasi BAPPEDA Kabupaten Barru tahun 2021 dan data curah hujan dari BMKG wilayah Maros Sulawesi Selatan (2017-2021). Metode kedua adalah inarisk BNPB menggunakan data spasial melalui website Inarisk BNPB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah di Kabupaten Barru dikategorikan sebagai daerah dengan kondisi tanah longsor agak rawan pada daerah perbukitan dan pegunungan, sedangkan pada bagian dataran rendah sedikit rawan. Sebaran risiko longsor daerah berdasarkan metode pembobotan parameter diklasifikasikan tiga kelas, yaitu tinggi: 2.335,64 ha tersebar di Kecamatan Pujananting, Tanete Riaja, dan Mallusetasi; sedang: 114.696,43 ha tersebar di seluruh Kabupaten Barru; dan rendah: 726,56 ha tersebar di Soppeng Riaja dan Balusu. Metode ini lebih akurat dalam merepresentasikan kondisi daerah rawan longsor dibandingkan metode Inarisk BNPB. Berdasarkan hasil penelitian, maka pemerintah setempat dapat melakukan strategi kebijakan dalam menangani daerah yang teridentifikasi rawan longsor dan pihak masyarakat lebih peduli terhadap upaya penanggulangan rawan bencana.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri ABDILLAH, LUTFI Adil, Fitriani Ahmad Haan Aisyah Aisyah Akmal Akmal Alamsyah Almubdy Siraj Ramadhan Almukarrama, Almukarrama Amardika Amirin Kusmiran Anas Irwan Andi Ferawati Jafar Andi Syam Rizal Angraini, Nurvadillah Aqil Naufaldy Rifanzha Ardi, Andi Wahyuni Ayu Annisa Amir ayusari wahyuni Ayusari Wahyuni Ayusari Wahyuni Ayusari, Ayusari Dian Pratiwi Malik Dwi Nurfajriana Syam Ernawati Ernawati Faruq, Fauzi al FATHIA RAYHANI Fitria Jasman Fitriah Laksana, Nidya Lena Fitriyanti Fitriyanti Fitriyanti Hadi Nasbey Hariani Hariani, Hariani Hartina - Hartina Hartina Hasan Nur Hasriani Hasriani Hermansyah Hermansyah Hernawati Hernawati Hernawati I Gusti Bagus Wiksuana Ihsan - Ihsan Ihsan Irmayanti Irmayanti Iswadi - Iswadi Iswadi Jamhari Jamhari Kadir, Ihsan Kurniati Abidin, Kurniati Mabrur, Mabrur Mahfiah, A Siti Minarti Minarti Mudinillah, Adam Muh. Adrian Muh. Hermadi J Muhammad Aswad Asaf Munafri, Yusuf Nidya Lena Fitriah Laksana Nur Salam NURFADILLAH JUSMAN Nurfaidah Nurfaidah Nurjannah Nurjannah NURLAELA NURLAELA Nurmin Nurmin Nurul FA Nurul Fuadi Paisa Paisa Prasepvianto Estu Broto Rahman, Rafiuddin Rahmaniah Rahmaniah Fisika Rahmaniah Rahmaniah RAHMANIAH RAHMANIAH Rahmaniah, Rahmaniah Ramadhan Priadi Rani, Sefrilita Risqi Adikaning reski sudirman Resky Perdana Yanti Rosdiana Rosdiana Sahara Sahara Santih Anggereni Sewang, Selvi Sitti Fatimah Sri Wahyuna, Sri Suprapta Suprapta Syah, Chairuni Syahriani Syahriani Syam, Dwi Nurfajriana Utami Rezki Wahyuni, Ayusari Yoga Yuniadi Zelviani, Sri