Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Building Regional Readiness Indonesia’s Leadership in Enhancing AHA Centre’s Disaster Response Capabilities Rahmadhani, Putri; Perwita, Anak Agung Banyu; Ramsi, Oktaheroe
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 3 No 3 (2025): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v3i3.6951

Abstract

Indonesia, one of the most disaster-prone countries in the world, plays a strategic role in advancing regional disaster preparedness through its leadership in the ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre). This study examines Indonesia’s leadership in the AHA Centre by employing the theoretical frameworks of Security Community (Karl Deutsch) and Norm Life Cycle (Finnemore & Sikkink) to analyze how Indonesia promotes cooperative norms and fosters a collective regional identity in disaster management. Utilizing a qualitative approach, the study evaluates Indonesia’s contributions in policy harmonization, operational readiness, resource mobilization, and norm internalization across ASEAN member states. The findings indicate that Indonesia functions as a norm entrepreneur by leading initiatives such as joint training programs, simulation exercises, information-sharing mechanisms, and the development of early warning systems—efforts that significantly enhance regional resilience and inter-state collaboration. Nonetheless, the study also identifies key challenges, including disparities in national disaster management capacities, inconsistent political commitment, and technological integration gaps, which impede the full realization of a cohesive regional response. The study concludes that Indonesia’s leadership has been instrumental in strengthening both national and regional disaster management frameworks and advancing ASEAN’s vision of a resilient community. Sustained efforts in policy alignment, capacity building, and resource sustainability are essential for deepening ASEAN’s collective disaster preparedness and response mechanisms.
GAMBARAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MENCUCI TANGAN ANAK DI SD NEGERI 106830 Marzuki, Arief; Syah Putri, Eka; Aulia Fikri, Muhammad; Rahmadhani, Putri; Muary, Rholand
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3226-3232

Abstract

Anak – anak usia sekolah memiliki kebiasaan kurang memperhatikan kesehatan sehingga anak pada usia sekolah gampang terkena diare dan cacingan. Salah satu yang dapat dilakukan pada anak usia sekolah untuk menjaga Kesehatan adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diterapkan di sekolah untuk menguatkan guru dan siswa agar terbiasa dengan pola hidup yang sehat pada lingkungan sekolah. Penelitian tentang PHBS pada sekolah dasar mencakup dari mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta pengetahuan terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan dan mengetahui data-data yaitu gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 106830 yang dilaksanakan pada bulan Juli 2022.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi 130 siswa dan sampel sebanyak 60 siswa dengan teknik Non Probability Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan siswa SDN 106830 terhadap PHBS di sekolah adalah cukup, dimana pada Pengetahuan 1 kurang 23 responden (31,9%), Pengetahuan 2 hanya kurang 4 responden (5,6%), Pengetahuan 3 ada kurang 9 responden (12,5%), Pengetahuan 4 adalah kurang sebanyak 36 responden (50,0%). (Times New Roman 12, spasi tunggal dan dalam satu paragrap).