Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Komunitas Praktisi dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Bersertifikat Pendidik Aisah, Aisah; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1417

Abstract

Implementasi komunitas praktisi di Gugus Galaksi belum berjalan efektif  saat ini maka penting untuk diidentifikasi penyebabnya dan dicari solusi yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Komunitas Praktisi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di Gugus Galaksi, antara lain meningkatkan (1) kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar anggota komunitas (2) kualitas praktik dan kinerja anggota komunitas, (3)  profesionalisme anggota komunitas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru yang berada di sekolah dasar di gugus Galaksi Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal yang terdiri dari 10 sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar anggota komunitas gugus Galaksi membawa banyak manfaat positif, baik bagi guru, siswa, maupun sekolah. Poin penting yang dapat disimpulkan antara lain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, meningkatkan kualitas pembelajaran, membangun komunitas profesional, meningkatkan motivasi guru dan meningkatkan hasil belajar siswa, (2) Kualitas praktik dan kinerja anggota komunitas gugus Galaksi mengalami peningkatan. Hal ini dipengaruhi  beberapa faktor antara lain kompetensi guru yang baik dalam bidang pedagogi, materi pelajaran, dan keterampilan mengajar akan menghasilkan praktik dan kinerja yang lebih berkualitas, guru yang memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk mengajar akan lebih aktif dan kreatif dalam menerapkan praktik-praktik terbaik dalam pembelajaran, (3) Profesionalisme anggota komunitas gugus Galaksi antara lain memiliki pengetahuan, keterampilan, dan etika yang mumpuni untuk mengajar secara efektif dan membantu siswa mencapai potensi terbaik, menjadi teladan bagi siswa dan membantu guru mengembangkan nilai-nilai moral dan karakter yang baik, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan supportive bagi semua siswa.
Pengaruh Implementasi Program Sekolah Ramah Anak terhadap Peningkatan Motivasi Belajar dan Karakter Siswa SD Shobir, Abdus; Suriswo, Suriswo; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1462

Abstract

Siswa memiliki motivasi belajar yang beragam, ada peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi dan ada pula peserta didik dengan motivasi belajar yang rendah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh program sekolah ramah anak tehadap motivasi belajar siswa, 2) pengaruh program sekolah ramah anak terhadap karakter siswa, 3) pengaruh program sekolah ramah anak terhadap motivasi belajar dan karakter siswa di SDN Jatinegara 01 Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan program sekolah ramah anak terhadap motivasi  belajar siswa, dilihat dari perhitungan uji hipotesis dimana nilai t hitung sebesar 7,963 lebih esar dari t table  sebesar 0,306 dan koefisien regresi dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000, nilai sigfikansi tersebut lebih kecil dari α 0,05. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan program sekolah ramah anak terhadap karakter siswa, dilihat dari perhitungan uji hipotesis dimana nilai t hitung sebesar 6,704 lebih esar dari t table  sebesar 0,306 dan koefisien regresi dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000, nilai sigfikansi tersebut lebih kecil dari α 0,05. Adanya pengaruh secara simultan program sekolah ramah anak terhadap motivasi belajar dan karakter siswa dinyatakan diterima yang dihasilkan dari hasil uji simultan (uji F) diperoleh hasil sigfikan sebagaimana ditunjukkan oleh angka 0,000 < 0,05. Dan besarnya kontribusi program sekolah ramah anak terhadap motivasi belajar dan karakter siswa sekitar 70%, selebihnya sebesar 30% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengembangan Model Bermain Musik Ritmis Lengdokber untuk Membangun Karakter Disiplin Peserta Didik Nurwadi, Nurwadi; Basukiyatno, Basukiyatno; Maufur, Maufur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1463

Abstract

Pembelajaran musik ritmis lengdokber merupakan salah satu media dalam upaya membangun karakter disiplin peserta didik yang terjadi di sekolah. Melalui Pendekatan kualitatif fakta-fakta diperoleh dan menjadi data yang dibutuhkan dengan melakukan observasi langsung , wawancara dengan nara sumber, dan observasi kelas, untuk mendapatkan laporan yang akurat dalam penelitian. Adapun implementasi pembelajaran musik ritmis lengdokber tersebut masih mengalami kendala-kendala dalam praktek langsung oleh peserta didik yang disebabkan kurangnya pemahaman tentang wawasan alat musik dan birama dalam teori musik yang dipelajari selama ini. Pada penelitian ini difokuskan dengan pengembangan karakter disiplin diri dalam pembelajaran seni musik di SD Negeri Capar Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2023/2024 , melalui kegiatan bermain musik ritmis lengdokber . Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif . Subyek penelitiannya adalah peserta didik yang masih duduk di kelas IV, V, dan VI yang belum disiplin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data melalui tahap persiapan dan pelaksanaan. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisi Nvivo. Kesimpulan penelitian ini , peserta didik yang terlibat dalam bermain musik ritmis lengdokber dalam pembelajaran seni musik menjadi lebih disiplin akibat dari kegiatan yang diikutinya. Disiplin yang didapatkan peserta didik ditingkatkan melalui komunikasi yang efektif, penegakan aturan sekolah dan peningkatan pemahaman tentang materi yang dipelajarinya.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Project Based Learning dalam Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII SMP Nurkhasanah, Natiqoh; Purwanto, Burhan Eko; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1464

Abstract

Cara mengajar guru yang sering menggunakan gambar dan pemberian materi dengan metode ceramah membuat peserta didik cenderung kurang memahami materi yang disampaikan dan membuat peserta didik menjadi pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, pengaruh dan efektifitas penerapan  Lembar Kerja Peserta Didik ( LKPD ) Berbasis Model Project Based Learning yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif  pada pembelajaran IPA siswa kelas  VIII  SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal.  Penelitian ini menggunakan metode research and development  menggunakan model ADDIE. Produk yang dikembangkan berupa LKPD Berbasis Model Project Based Learning (PjBL) yang diuji melalui Uji Validitas, uji keefektifan dan uji kepraktisan. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 1 Pangkah, SMP Negeri 2 Pangkah, dan SMP Negeri 3 Pangkah.. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu lembar validasi untuk mengetahui tingkat kevalidan LKPD yang dikembangkan yang diperoleh dari tim ahli, pretes dan postes hasil belajar untuk mengetahui tingkat keefektifan LKPD dan tingkat keampuan berfikir kreatif, serta angket respon guru dan respon siswa untuk mengetahui tingkat kepraktisan LKPD yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan LKPD berbasis Project Based Learning pada materi Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup sub materi Sistem Pernapasan   penilaian ahli materi memdapat rerata skor  sebesar 86,66%, ahli desain rerata skor sebesar 92% kategori sangat layak, ahli IPA rerata skor presentase sebesar 96%  sangat layak. Respon guru rerata skor sebesar 87,88% kategori sangat layak. Respon siswa pada Uji Coba lapangan awal  rerata skor sebesar 85,56%  kategori sangat layak,  uji coba lapangan diperluas  rerata skor  sebesar 87,29%  kategori sangat layak dan uji coba lapangan operasional di SMP N 2 Pangkah rerata 86,55% kategori sangat layak , uji coba lapangan operasional di SMP N 3 Pangkah  rerata skor  sebesar 85,68%  kategori sangat layak. Keefektifan  LKPD Berbasis Model Project Based Learning  terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif pembelajaran IPA bagi siswa kelas   VIII  SMP Negeri 1 Pangkah  Kabupaten Tegal berdasarkan penilaian N Gain pada uji coba lapngan awal/ terbatas diperileh nilai 0,52 kategori sedang cukup efektif. Uji coba lapngan diperluas diperileh nilai 0,80 kategori tinggi, efektif. Uji coba lapngan operasional di SMP N 2 Pangkah diperileh nilai 0,84 dengan kategori tinggi, efektif. Uji coba lapngan operasional di SMP N 3 Pangkah diperileh nilai 0,79 kategori tinggi, efektif untuk menambah kemampuan siswa. Pada kemampuan berfikir kreatif secara umum dalam penelitian dalam kategori baik. Kesimpulannya Pengembangan LKPD berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPA kelas VIII di SMP Negeri 1 Pangkah dan disarankan LKPD untuk dimanfaatkan di sekolah lain di kelas VIII.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Iklim Sekolah, Kompetensi Pedagogi terhadap Kinerja Akademik Guru dengan Disiplin Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Guru TK Furaida, Heri; Hartinah, Sitti; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1465

Abstract

Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran atau sekarang disebut kompetensi pedagogik harus dimiliki oleh semua guru, atau calon guru dalam mengemban tugasnya agar proses belajar mengajar dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien serta mencapai hasil yang diharapkan.  Tujuan yang dilakukannya penelitian ini auntuk: (1) Mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja akademik guru, (2) Mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap kinerja akademik guru, (3) Mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi terhadap kinerja akademik guru, (4) Mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap disiplin kerja guru, (5) Mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap disiplin kerja guru, (6) Mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi terhadap disiplin kerja guru, (7) Mengetahui pengaruh disiplin kerja guru terhadap kinerja akademik guru, (8) Mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja akademik dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada guru, (9) Mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap kinerja akademik dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada guru, dan (10) Mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi terhadap kinerja akademik dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada guru TK Se Kota Tegal. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian guru TK Se Kota Tegal yang berjumlah 314 orang guru. Sampel berjumlah 109 orang. Langkah-langkah dalam pengolahan data variabel adalah melakukan input data hasil rekapitulasi kuesioner. Data selesai dianalisis dengan menjumlahkan butir pernyataan dalam satu variabel, selanjutnya melakukan dua kali model regresi yang dianalisis menggunakan program SPSS: (1) Menghitung Koefisien Jalur (Path Analysis) dan (2) Tahap Uji Hipotesis dan Pembuatan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, iklim sekolah, kompetensi pedagogi berpengaruh terhadap kinerja akademik guru dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada guru TK Se Kota Tegal.
Implementasi Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah dalam Menciptakan Sekolah Hijau (Green School) di Tingkat SD Maarif, Mohamad Samsul; Kusrina, Tity; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1467

Abstract

Sekolah merupakan tempat pembelajaran sekaligus sebagai sebuah entitas yang bertanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Menciptakan Sekolah Hijau di SDN Batuagung 02 Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Subyek penelitian adalah kepala Sekolah, guru dan siswa. Obyek penelitian yaitu situasi sosial yang menunjukkan Implementasi Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Menciptakan Sekolah Hijaau meliputi perencanaan, pelaksanaan, Pengawasan dan Pengendalian. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji Keabsahan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah Dalam Menciptakan Sekolah Hijau yang mencakup kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung ramah lingkungan sudah terinternalisasi dengan baik, dibuktikan dengan kegiatan: (1) perencanaan sekolah hijau sudah dilaksanakan dengan memuat aspek pendidikan lingkungan hidup dan melibatkan pihak terkait, (2) pelaksanaan diwujudkan dengan adanya berbagai kebijakan dan program kegiatan, pembelajaran terintegrasi lingkungan hidup, peningkatan partisipasi warga sekolah, sarana dan prasarana yang mencukupi dan mendukung pendidikan lingkungan hidup, (3) Pengawasan dan Pengendalian dilaksanakan melalui kegiatan evaluasi dan monitoring yang dilakukan secara rutin dalam bentuk peraturan terulis, teguran lisan, pembinaan, maupun pemberian penghargaan
Aplikasi Google Maps untuk Meningkatkan Motivasi Peserta Didik Pada Pelajaran Geografi SMA Ardiati, Shinta; Hartinah, Sitti; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1537

Abstract

Tujuan penelitian merancang media pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam pembelajaran geografi.  Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Produk yang dirancang dalam penelitian ini berupa aplikasi media yang dibuat berupa media pembelajaran pada smartphone Android dengan memanfaatkan Teknologi Google Maps Satelit. yang divalidasi dengan pemodelan analisis deskripsi Uji t. Pada rancangan penelitian pengembangan instrumen menggunakan model prosedural ADD (Analysis, Design and Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan media pembelajaran berbasis Aplikasi Google Maps menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development) dengan model ADD (Analisis, Desain, Development). Konstruksi validitas pengembangan media belajar Geografi pada materi Penginderaan Jauh dan Tata Ruang Kota menggunakan teknologi aplikasi Google Maps Satelit untuk siswa SMA kelas XII memenuhi validitas ahli media dan validitas ahli materi. Konstruksi validitas konstrak motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Penginderaan Jauh dan Tata Ruang Kota telah memenuhi analisis data hasil belajar yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan Uji Rata-rata (Uji t).
Implementasi Pembinaan Karakter Disiplin melalui Ekstrakurikuler Pramuka di SD Suharto, Suharto; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1545

Abstract

Ekstrakurikuler pramuka mendidik peserta didik dan pemuda Indonesia dengan prinsip dasar dengan metode kepramukaan yang pelaksanaanya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia. Di sekolah terdapat berbagai kegiatan latihan Pramuka yang dilaksanakan seperti Sandi – sandi, Semaphore, Peta, Upacara, dan Baris – berbaris. Ekstrakurikuler Pramuka merupakan suatu latihan fisik yang digunakan untuk menanamkan rasa disiplin. Tujuan kegiatan Ekstrakurikuler pramuka yaitu untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegas dan tangkas, rasa persatuan serta disiplin, sehingga dengan senantiasa dapat mengutamakan kepentingan individu dari secara tidak langsung, selain itu, juga bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab. Pada penelitian ini difokuskan membatasi yang berkaitan dengan Implementasi Pembinaan Karakter Disiplin melalui Ekstrakurikuler Pramuka di SD Negeri Penyalahan 02 Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal melalui kegiatan latihan baris-berbaris. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Peserta didik yang mengikuti kegiatan latihan baris berbaris dalam pramuka menjadi lebih disiplin akibat kegiatan yang diikutinya. Disiplin yang didapatkan peserta didik ditingkatkan melalui komunikasi yang efektif, penegakan aturan, dan peningkatan motivasi sebagai hasil dari keberhasilan ekstrakurikuler pramuka.
Pengaruh Literasi Keuangan, Pengendalian Diri, Kelompok Teman Sebaya dan Kondisi Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Perilaku Konsumtif Peserta Didik Murdiyanti, Uki; Basukiyatno, Basukiyatno; Habibi, Beni
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol. 15 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/cakrawala.v15i2.290

Abstract

Consumptive behaviour in adolescents arises because they want to show that they can also follow the fashions nowadays, join in with friends, want to look different from others and tend to be never satisfied with what they already have. Consumptive behaviour begins to emerge when there is a change in the pattern of consumption behaviour, namely irrational consumption behaviour or only due to emotional factors. This research aims to know 1)the effect parsial of financial literacy on the comsumptive behavior, 2) The effect self-contrl on the comsumptive behavior, 3) The effect peer groups on the comsumptive behaviorand 4)the effect socio-economic conditions of parents on the consumptive behaviour of Grade XI students also 5)to know the effect simultan of financial literacy, self-control, peer groups and the socio-economic conditions of parents on the consumptive behaviour of Grade XI students of SMK NU 1 Islamiyah Kramat. The population of this research were students of SMK NU 1 Islamiyah Kramat, Class XI Accaountancy One for 93 students consisting of 3 classes, XI Accountancy class as many as 93 students, XI Accountancy One as many 31 student, Accountancy Two class as many as 30 students and XI Accountancy Three class as many as 32 students. The sampling technique uses proportional random sampling technique. Data collection techniques using a paper or questionnaire that has been tested for validity and reliability. Data analysis techniques using descriptive statistics and multiple linear regression analysis. The effect of financial literacy on consumptive behaviour is 48,5%, self-control has an effect on consumptive behaviour by 27.8%, peer group has an effect of 15.2% and the socio-economic conditions of parents have an effect of 21.4%. The regression equation Y = 17,878-0,379 X1-0,195 X2 + 0,168 X3 + 0,382X4. There is an effect of financial literacy, self-control, peer groups and the socio-economic conditions of parents on consumptive behaviour collectively are 71,8% and the other variabel is 29,3% Based on the results of this research, students are expected to be able to make a priority scale before making a purchase transaction. So that students have a good literacy financial do not have consumptive behaviour.
Implementasi Kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam Membangun Pendidikan Karakter di SMPIT Bhayangkara, Muh. Agung Putra; Habibi, Beni; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2016

Abstract

Sekolah Islam Terpadu (SIT) merupakan akumulasi dari proses pembudayaan, pewarisan dan pengembangan ajaran agama Islam, budaya dan peradaban Islam dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perencanaan kurikulum, (2) Untuk mengetahui pelaksanaan kurikulum, (3) Untuk mengetahui evaluasi, dan (4) Untuk mengetahui faktor apa sajakah yang mendukung dan menghambat implementasi kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) dalam membangun pendidikan karakter Di SMPIT Luqman Al Hakim Slawi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif studi kasus. Penelitian ini menekankan pada implementasi kurikulum terpadu dalam membangun pendidikan karakter berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang diterapkan. Hasil penelitian antara lain: (1) Perencanaan kurikulum JSIT terdiri dari; Model kurikulum, Latar belakang integrasi dua kurikulum, Langkah Perencanaan Kurikulum Terpadu, dan Penyusunan Kurikulum Terpadu. (2) Pelaksanaan kurikulum JSIT terdiri dari; persiapan implementasi kurikulum, pengembangan program, proses implementasi kurikulum terpadu, dan model implementasi. (3) Evaluasi kurikulum terdiri dari; problematika implementasi kurikulum terpadu guru dan siswa, metode evaluasi kurikulum terpadu, model evaluasi dan dan hasil evaluasi. (4) faktor pendukungnya adalah sebagai berikut: kepemimpinan yang visioner dan komitmen terhadap pendidikan karakter, kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai islam, pembelajaran yang berorientasi pada karakter, kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pendidikan karakter, dan kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Faktor penghambat antara lain: kurangnya pemahaman guru tentang pendidikan karakter, dan pengaruh lingkungan yang kurang kondusif.