Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kreasi Souvenir dari Daur Ulang Sampah Plastik Bersama Ibu- Ibu Pkk di Kelurahan Pakan Labuah Kota Bukittinggi Ferawati, Ferawati; Sudiani, Yoni; Sumadi, Sumadi; Akmal, Ahmad; Hendra, Hendra; Ananta, Aryoni; Qomarats, Izan
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i5.1240

Abstract

Kelurahan Pakan Labuah berada dikawasan kota Bukittinggi dan dekat dengan keramaian yaitu pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi. Kondisi ini menyebabkan banyaknya limbah plastik yang dibuang dilingkungan sekitar dan tanpa dikelola dengan baik. Hal ini menjadi permasalahan bagi masyarakat, dan oleh karena itu Prodi Kriya Seni ISI Padangpanjang mengadakan kegiatan pelatihan pengolahan limbah plastik untuk Ibu- Ibu PKK kelurahan Pakan Labuah. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan pengolahan limbah plastik yang ada, sehingga peserta mampu memanfaatkan limbah tersebut menjadi berbagai produk kreasi dan bernilai jual tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di aula PKK kelurahan Pakan Labuah dimana peserta diajarkan berbagai keterampilan pengolahan limbah plastik seperti membuat lampu hias, bunga, membuat temapt tisu dan juga membuat tas. Produk yang dihasilkan berasal dari berbagai bentuk kantong plastik dan  tentunya bisa menjadi produk yang berguna. Diakhir kegiatan peserta melakukan diskusi terkait kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan. Produk olahan limbah plastik ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi jumlah sampah plastik yang tidak termanfaatkan dengan baik. Diharapkan ilmu yang didapatkan oleh peserta bisa dibagi ke masyarakat luas agar menjadi kegiatan yang bermanfaat.
KREASI MOTIF RUMOH ACEH PADA KEMEJA BATIK PRIA Nurlaili, Nurlaili; Akmal, Ahmad; Ferawati, Ferawati
Relief : Journal of Craft Vol 5, No 1 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v5i1.6128

Abstract

Kreasi motif rumoh Aceh bersumber dari rumah adat Aceh, rumoh adat yang berbentuk panggung memiliki serambi depan, serambi tengah dan serambi belakang. Rumah Aceh sebagai rumah tradisional memiliki ornamentasi yang khas Aceh seperti sumber ini yang dipilih sebagai acuan untuk motif pada baju batik yaitu, bungoeng meusingklet dan taloe meuputa yang dikreasikan ke bentuk Motif rumah Aceh. Metode penciptaan motif baju batik bercorak kreasi motif rumoh Aceh melalui tiga tahap yaitu, tahap Eksplorasi, tahap Perancangan dan tahap Perwujudan. Eksplorasi melalui pengumpulan data, referensi yang berhubungan dengan kreasi motif rumoh Aceh. Perancangan membuat gambar motif secara sederhana dan dikreasikan, Perwujudan motif ini melalui teknik batik tulis yang dicanting pada mori menggunakan teknik pewarnaan reaktif atau remazol menggunakan teknik mencolet. Hasil karya kreasi motif rumoh Aceh pada baju kemeja laki-laki terdiri dari motif roa umah, Motif taloe takue rumoh, kubah rumoh, jeundela rumoh, rumoh meupucok, rumoh singet, dan ija simplah
PERKEMBANGAN BENTUK SUNTIANG ANAK DARO DI KOTA PARIAMAN Mulya, Kartika Firdha; Akmal, Ahmad; Yulimarni, Yulimarni
Relief : Journal of Craft Vol 5, No 1 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v5i1.6129

Abstract

Salah satu budaya tradisional Minangkabau adalah baralek. Baralek adalah upacara perkawinan antara seorang pria dan seorang wanita di Minangkabau. Pakaian mempelai pria disebut roki dan dilengkapi dengan asesoris lainnya. Pakaian wanita lengkap terdiri dari baju kurung (atasan), kodek (bawahan), hiasan kepala berupa suntiang, dan aksesoris lengkap lainnya. Penelitian ini berfokus pada perkembangan bentuk suntiang yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu yang dikenakan pada anak daro di Kota Pariaman, perkembangan bentuk, dan ragam hias suntiang.Metode yang digunakan penulis dalam mempelajari perkembangan bentuk suntiang anak daro di Kota Pariaman adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data melalui data referensi, data lapangan, setelah itu data dikumpulkan dan dianalisis sesuai dengan kebutuhan, kemudian ditarik kesimpulan.Hasil penelitian perkembangan suntiang anak daro dapat dilihat dari cara pemasangan dan bentuk suntiang, yaitu dari suntiang tusuak berkembang menjadi suntiang songkok. Suntiang songkok terdiri dari tiga bentuk, pertama suntiang berbentuk kipas atau mahkota, kedua suntiang berbentuk gonjong rumah gadang, ketiga suntiang berbentuk tingkuluk tanduak. Suntiang anak daro tersusun dari gabungan beberapa unsur berupa bungo sarunai dengan motif bunga melati, kambang goyang dengan motif bunga ros, mansi-mansi dengan motif cumi-cumi, burung merak dan kote-kote atau jurai-jurai yaitu beberapa helai yang memiliki motif berupa ikan, kupu-kupu dan burung.
Designing A Typeface Inspired by The Embunbekhangkat Motif of The Alas Tribe, Southeast Aceh Firman; Yuliarni, Yuliarni; Akmal, Ahmad
TEXTURE Art and Culture Journal Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/texture.v8i2.7056

Abstract

This research aims to design a decorative typeface inspired by the Embunbekhangkat motif of the Alas tribe in Southeast Aceh, as an effort to preserve local culture and strengthen regional visual identity. The study applies a qualitative creation method including literature study, observation, interview, and visual analysis using the 5W+1H approach. The resulting typeface, named ‘Mesikhat,’ was designed through ideation, stylization, digitization, and application stages. The typeface is categorized as a display font with decorative features while maintaining legibility, readability, and clarity. The final result is a digital typeface in OTF and TTF formats applicable in various media such as posters, packaging, and cultural merchandise, supporting the promotion of Southeast Aceh’s cultural identity.
Exploration of Clay In Luhak Limo Puluah As A Source Of Raw Materials For Pottery Art Prastawa, Wisnu; Sriyanto, Sriyanto; Kasman, Selvi; Akmal, Ahmad
ARTCHIVE: Indonesian Journal of Visual Arts and Design Vol 6, No 2 (2025): ARTCHIVE: Indonesia Journal of Visual Art and Design
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53666/artchive.v6i2.4843

Abstract

The high potential of natural resources in West Sumatra, Indonesia, especially clay, provides benefits for the community to increase income economically and artistically imaginatively as an industrial product and can be converted into raw materials for pottery art. The purpose of this study is to base the potential of clay as a raw material for pottery crafts by identifying, studying, and producing clay as a raw material for pottery crafts in Lima Puluh Kota Regency, West Sumatra. This study uses a mixed method through a creative approach as a basis for the study and creation of ceramic craft art supported by laboratory testing. 50 Kota clay provides new imaginative raw materials for pottery art, where the Harau District area has the potential for developing clay as pottery art with a clay content of 51.74% with a color of 10 YR 7/8 (orange-yellow). This test can be used as a basis for developing new ideas from the results of converting red brick products into high-value pottery art products in various forms (figurative and abstract), visual and functional through art production technology (such as twisting, printing, and turning).