Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Penerapan Model Outdoor Learning pada Pembelajaran Tematik Siswa di Sekolah Dasar Clementin Juni Antari; Agus Triyogo; Asep Sukenda Egok
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran outdoor learning. Pembelajaran yang terus berlangsung di dalam kelas membuat peserta didik sering merasa bosan dan tidak memiliki motivasi untuk belajar, pembelajaran dilakukan dalam bentuk konvensional. Selain itu juga belum pernah melakukan suatu penerapan model pembelajaran di luar kelas (outdoor) dengan menerapkan langsung pada pembelajaran tematik. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan pembelajaran siswa ialah dengan menggunakan model pembelajaran Outdoor Learning. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen semu.Populasi kelas IV SD Negeri Taba Remanik Tahun Ajaran 2021 berjumlah 22 siswa dan sampel yang diambil berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik tes. Data yang dikumpulkan setelah dianalisis dengan menggunakan uji-z pada tarafsignifikanα=0,05 diperoleh Z hitung = 1,68 >z_tabel = 1,64,sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Tematik siswa kelas IV SD Negeri Taba Remaniksetelah diterapkannya Model Outdoor Learning secara signifikan tuntas dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 74,27
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMBACA BERORIENTASI STRATEGI PQ4R DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Akmal Rijal; Asep Sukenda Egok
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.182 KB) | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.13

Abstract

Bahan ajar yang digunakan belum sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Dasar yang terdapat dalam kurikulum. Untuk itu, perlu dikembangkan bahan ajar membaca yang dapat membantu peserta didik untuk memahami isi bacaan sesuai dengan tahapan membaca. Pada penelitian ini dikembangkan bahan ajar keterampilan membaca berorientasi preview, question, read, reflect, recite, review yang diharapkan dapat mencapai sasaran tersebut. Tujuan yang hendak dicapai dari upaya pengembangan ini adalah menghasilkan bahan ajar membaca berorientasi PQ4R yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Data penelitian dari uji validitas diperoleh melalui lembar validasi bahan ajar. Data kepraktisan dikumpul melalui lembar observasi keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, angket respon guru dan peserta didik. Keefektifan dilihat dari aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil uji validitas yang dilakukan menunjukkan bahan ajar membaca yang dikembangkan memperoleh rata-rata 3,61 kategori sangat valid. Hasil observasi keterlaksanaan RPP memperoleh persentase 92% kategori sangat praktis. Angket respon guru memperoleh persentase 95% kategori sangat praktis. Angket respon peserta didik memperoleh persentase 92% kategori sangat praktis. Hasil penilaian keterampilan membaca berada pada kategori sangat baik
Pengembangan Media Permainan Tradisional Congklak pada Pembelajaran Matematika Dena Nova Arlianda; Agus Triyogo; Asep Sukenda Egok
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2341

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengembangan media permainan tradiisonal congklak mata pelajaran matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan Research and Development yang mengacu pada model pengembangan 4D. Berdasarkan hasil uji coba small group work yang dilakukan pada kelas II MI Nurul Islam, diperoleh bahwa, hasil kepraktisan media permainan congklak adalah 93% dan berada pada kriteria sangat praktis. Kemudia uji coba validasi yang dilakukan oleh 3 validator ahli media, bahasa dan materi diperoleh hasil validasi media congklak adalah 0,88 dengan kategori tinggi.Sehingga, dapat disimpulkan bahwa dalam tahap uji coba small group work  dan uji validasi memenuhii kriteria kevalidan dan kepraktisan. Media permainan tradisional congklak pada mata pelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan  kelas II  dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar
Media Digital Whiteboard Animation pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Emy Ferani; Asep Sukenda Egok; Tio Gusti Satria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Digital Whiteboard Animation pada pembelajaran tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu research and development (R & D) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu 4D (four-D). Sampel penelitian atau subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 6 orang siswa. teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan nilai persentase dari skor yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan persentase skor 87%; 2) Kualitas media Digital Whiteboard Animation dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan persentase skor 89%. Sehingga dapat disimpulkan Media Digital Whiteboard Animation Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV SD Negeri Sukorejo bahwa memenuhi kriteria valid dan praktis sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan LKS Matematika Berbasis Problem Based Learning untuk Siswa Sekolah Dasar Desta Lestari; Drajat Friansah; Asep Sukenda Egok
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS Matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan materi pembelajaran Bangun Datar untuk kelas IV yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN 14 Lubuklinggau. Peneliti mengembangkan LKS dengan menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D), LKS ini dikembangkan melalui beberapa tahapan diantaranya dengan menggunakan model pengembangan 4-D yaitu tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate, tetapi pada pengembangan kali ini peneliti hanya sampai tahap Develop, karena tahap Disseminate tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pandemi Covid-19. Kevalidan LKS Matematika berbasis PBL divalidasi oleh 3 ahli, dengan nilai rata-rata 0,8 berdasarkan tabel interpretasi validitas Aiken’s V termasuk kategori tinggi. Kepraktisan LKS Matematika berbasis PBL yang dianalisi 1 guru dan 8 siswa, memperoleh nilai rata-rata 84% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis uji kevalidan dan kepraktisan maka dapat disimpulkan bahwa, LKS Matematika berbasis PBL untuk Kelas IV SD pada materi Bangun Datar yang disusun dan dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Powtoon pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Rama Donna; Asep Sukenda Egok; Riduan Febriandi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis PowToon pada pembelajaran Tematik kelas V SD Negeri 20 Rejang Lebong serta untuk menghasilkan multimedia interaktif yang valid, praktis dan memiliki efek potensial. Jenis penelitian yaitu Research and Development dengan model pengembangan 4-D (Four-D). Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SD Negeri 20 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan tes. Berdasarkan hasil analisis penilaian oleh ketiga ahli yaitu: ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis PowToon memenuhi kriteria valid dengan rata-rata skor 0,78. Sedangkan dari hasil analisis penilaian lembar kepraktisan guru dan siswa diperoleh bahwa multimedia interaktif berbasis PowToon memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 99%. Pada uji lapangan diperoleh N-gain(g) sebesar 0,797 dengan klasifikasi tinggi, yang artinya multimedia interaktif berbasis PowToon memiliki efek potensial yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis PowToon terbukti valid, praktis dan memiliki efek potensial pada pembelajaran tematik kelas V Sekolah Dasar
PENGEMBANGAN ETNOSAINS MULTIMEDIA LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SKILL SISWA SD DI KOTA LUBUKLINGGAU Tio Gusti Satria; Asep Sukenda Egok
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.382

Abstract

Pembelajaran sains yang mampu menjembatani perpaduan antara budaya siswa atau pengetahuan asli dengan budaya ilmiah di sekolah atau pengetahuan khas dari suatu komunitas atau etnosains dapat mengefektifkan proses belajar siswa. Siswa belajar secara formal untuk memahami lingkungannya dengan berbagai permasalahan yang ada di sekitarnya. cara mengajar guru yang sering menggunakan metode ceramah, text book centered dan jarang menggunakan media pembelajaran. Sedangkan, siswa membutuhkan penjelasan dari guru dalam bentuk nyata, akan tetapi karena guru tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dalam belajar. media pembelajaran mencakup manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran diharapkan untuk menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana kepada siswa, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana peserta didik dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. Multimedia Learning diharapkan mampu meningkatkan kognitif skill siswa dan pembelajaran menjadi lebih bermakna
Pengembangan Media Board Games Berbasis Permainan Tradisional Egrang Batok untuk Siswa Sekolah Dasar Elis Maryanti; Asep Sukenda Egok; Riduan Febriandi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa board games berbasis permainan tradisional egrang batok untuk siswa Sekolah Dasar pada pembelajaran matematika materi aproksimasi di kelas IV SD Negeri Sukadana Kabupaten Musi Rawas sesuai dengan kurikulum 2013 dan untuk mengetahui kualitas media media board games yang dikembangkan dari aspek kevalidan dan kepraktisan. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model ini terdiri dari 5 tahapan yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) Validitas media board games termasuk dalam klasifikasi Tinggi pada aspek kelayakan isi dengan memperoleh skor rata-rata sebesar 0,91 dengan klasifikasi Tinggi, pada aspek kelayakan media memperoleh skor rata-rata sebesar 0,88 dan masuk klasifikasi Tinggi, serta pada aspek kelayakan bahasa memperoleh skor rata-rata sebesar 0,7 denga klasifikasi Cukup Tinggi. 2) Praktikalitas berdasarkan angket respon guru dan siswa masuk dalam kriteria sangat praktis dengan skor rata-rata yang diperoleh sebesar 96%. Secara umum media pembelajaran board games berbasis permainan tradisional egrang batok untuk siswa sekolah dasar yang dikembangkan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Problem Based Learning Pada Siswa Sekolah Dasar Fida Lestari; Asep Sukenda Egok; Riduan Febriandi
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.628

Abstract

This study aims to develop teaching materials based on Mathematics Based Problem-Based Learning in fifth grade students of SD 37 Lubuklinggau in accordance with the 2013 curriculum and to produce valid and practical teaching materials for use in learning. This research is a development study with a development model adapted from the Four-D model. Based on the results of the analysis Based on the experts, namely: linguists, material experts, and media experts determine statistical teaching materials based on problem-based learning criteria meet the criteria with an average score of 0.76. Based on the analysis of teacher and student worksheets consisting of 9 people obtained from problem-based learning based statistical teaching materials meet the requirements with an average score of 95%, so that learning materials can be improved based on statistical problems Problem Based Learning requires valid, practical criteria and can be used in learning. Keywords: Development, Mathematic Teaching Materials, Problem Based Learning
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Desta Romansyah; Asep Sukenda Egok; Aren Frima
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tuntasnya hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumber Harta. Metode penelitian yang digunakan berbentuk eksperimen semu. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumber Harta dan sekaligus sampel penelitian yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Data yang terkumpul di analisis menggunakan tes. Berdasarkan hasil analisis data dengan taraf signifikan α = 5% dan dk = 25 menunjukkan besar Zhitung = 1,87 dan Ztabel = 1,64 (zhitung > ztabel). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Muhammadiyah 65 Sumber Harta setelah penerapan model pembelajaran Make A Match  secara signifikan tuntas. Nilai rata-rata tes akhir siswa sebesar 72,27 serta persentase siswa yang tuntas sebanyak 17 siswa (65,38%).