Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Peserta Didik Di SMPIT Asy-Syukriyyah Kota Tangerang Haryanti, Irma; Ubaidillah Al Alghifary S, Muh.; Widyastri, Sri
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 2 (2024): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the morals learning program for students at SMPIT Asy-Syukriyyah Tangerang, to analyze the learning strategies of PAI teachers in increasing the students' morals at SMPIT, and to describe the supporting and inhibiting factors in implementing PAI teacher learning strategies in increasing the students' morals. studied at the SMPIT. This study uses qualitative methods with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. And data analysis techniques by doing data reduction, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of this study indicate that 1). the moral learning program for students at SMPIT Asy-Syukriyyah Tangerang is Faith and Taqwa Development Night (MABIT), Islamic Personal Development (BPI) for students, periodic teacher debriefing and teacher Islamic Personal Development (BPI), congregational prayers, and practice habits worship., 2). The learning strategy for PAI teachers in increasing the akhlakul karimah of students at SMPIT Asy-Syukriyyah Tangerang is by providing examples/examples, varied teaching methods, and collaborating with parents of students, and 3) Supporting factors in implementing PAI teacher learning strategies in improving Akhlakul Karimah students at SMPIT Asy-Syukriyyah Tangerang are parents who don't care about children's development, students with problems, gadgets, and an unsupportive environment. The inhibiting factors are parents who don't care about children's development, students with problems, gadgets, and an environment that doesn't support them.
EFEKTIVITAS METODE NURUL BAYAN DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR AL-QUR’AN Faizah, Ade; Muh. Ubaidillah Alghifary Slamet; Sri Widyastri
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 2 (2024): Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/92708

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Nurul Bayan method in improving Quran learning outcomes among early childhood students at Sekolah Hafiz Qur'an, Ciputat, South Tangerang. The Nurul Bayan method is a teaching approach specifically designed to facilitate the understanding and memorization of Quranic verses through structured and systematic learning techniques. This research uses an experimental design with a sample of 60 early childhood students divided into two groups: an experimental group using the Nurul Bayan method and a control group using conventional teaching methods. Data were collected through pre-tests and post-tests to measure improvements in Quran learning outcomes. The results showed a significant improvement in Quran learning outcomes in the group using the Nurul Bayan method compared to the control group. The post-test average scores of the experimental group were significantly higher than those of the control group, indicating that the Nurul Bayan method is more effective in enhancing the understanding and memorization of Quranic verses. Additionally, student responses to this method were positive, with many reporting that it made learning the Quran more interesting and easier to understand. In conclusion, the Nurul Bayan method has proven effective in improving Quran learning outcomes among early childhood students. The use of this method can be a good alternative for educators in teaching the Quran, helping young students to better understand and memorize Quranic verses. The recommendation from this study is to expand the use of the Nurul Bayan method in various Islamic educational institutions to enhance the quality of Quranic education for early childhood.
Analisis Manajemen Lembaga Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Iskandar, Isman; Widyastri, Sri
An Naba Vol. 3 No. 2 (2020): An Naba : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Fattah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT This paper tries to uncover and elaborate on the management of the Al-Risalah Institute for Arabic language education and training. One of the informal institutions in the field of language education that has recently grown rapidly. Al-Risalah has successfully developed its wings in improving the quality of education, educators and students. Educator who is a special expert in teaching Arabic for non-Arabic from Sudan, Middle East with 15 years of experience in Indonesia. Although there are many informal institutions in the field of language that offer convenience in learning Arabic, many also experience difficulties and are unable to survive in the current era of globalization. This is because the management of the institution does not pay attention to quality and quality. Al-Risalah is present in the midst of Indonesian society who provides quality assurance in terms of institutional management and learning. This study uses a qualitative approach that describes critically in the discovery of meaning. The type and strategy used in this research is case study research by analyzing educational management theory. Data collection techniques are interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the planning of the Al-Risalah curriculum is very good and structured. In determining the program, Al-Risalah puts forward the aspects of communication and deliberation together between leaders, heads of departments and staff. Organizational structure, namely: 1 leader and pioneer of the Al-Risalah Institute, 3 staff, 1 head of division as well as staff, the number of students is approximately 100 people. The evaluation is carried out using the Al-Arabiyatu Bayna Yadaik book which has tests for each level. With the aim of having 4 language skills: listening, reading, speaking and writing skills. Keywords: Analysis, Management, and Arabic ABSTRAK Tulisan ini mencoba mengungkap dan mengelaborasikan manajemen Lembaga Al-Risalah pendidikan bahasa Arab dan pelatihan. Salah satu lembaga informal di bidang pendidikan bahasa yang belakangan ini berkembang pesat. Al-Risalah telah sukses mengembangkan sayapnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tenaga pendidik dan siswa. Pendidik yang merupakan tenaga ahli spesial pengajaran bahasa arab untuk non Arab dari Sudan, Timur Tengah yang sudah berpengalaman selam 15 tahun di Indonesia. Meskipun sudah banyak lembaga informal di bidang bahasa yang menawarkan kemudahan dalam mempelajari bahasa arab namun banyak juga yang mengalami kesulitan dan tidak mampu bertahan di era globalisasi saat ini. Hal ini disebabkan karena manajemen lembaga yang tidak memerhatikan kualitas dan mutunya. Al-Risalah hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang memberikan jaminan kualitas dalam hal manajemen kelembagaan dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mendeskripsikan secara kritis dalam penemuan makna. Tipe dan strategi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu case study research dengan menganalisis teori manajemen pendidikan, Teknik pengumpulan data yaitu interview, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa planning kurikulum Al-Risalah sudah sangat baik dan terstruktur. Dalam penentuan program, Al-Risalah mengedepankan aspek komunikasi dan musyawarah secara bersama-sama antar pimpinan, kepala bagian dan staf. Struktur Organisasi yaitu : 1 pimpinan sekaligus perintis Lembaga Al-Risalah, 3 orang staf, 1 orang kepala bagian sekaligus sebagai staf, jumlah siswa kurang lebih 100 orang. Pengevaluasian dilakukan dengan menggunakan kitab Al-Arabiyatu Bayna Yadaik yang memiliki ujian-ujian setiap level. Dengan tujuan memiliki 4 kemahiran berbahasa: keterampilan mendengar, membaca, berbicara, dan menulis. Kata kunci: Analisis, Manajemen, dan Bahasa Arab.
PEMBELAJARAN MAḤFŪẒĀT DALAM INTERNALISASI NILAI DISIPLIN SISWA (STUDI KASUS DI MIT AL-FATIMIYAH AN-NUR ROROTAN JAKARTA UTARA) Safitri, Aulia; Pahrurroji, Pahrurroji; Widyastri, Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.43310

Abstract

. Latar  belakang penelitian ini berawal dari ketertarikan penulis terhadap penanaman nilai disiplin melalui pembelajaran  Maḥfūẓāt dikarenakan masih banyak siswa yang menyepelekan peraturan-peraturan khususnya yang diterapkan di Sekolah sehingga dengan adanya pembelajaran  Maḥfūẓāt  penulis melihat adanya relevansi terkait penanaman disiplin siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa relevan pembelajaran Maḥfūẓāt dalam membentuk perubahan tingkah laku (Behavioristik) siswa dan penanaman apa saja yang dihadirkan di MIT Al-Fatimiyah An-Nur dalam upaya menciptakan perubahan tingkah laku siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif dimana dalam penelitian ini penulis mencoba menggambarkan kegiatan penelitian yang dilakukan pada objek tertentu dengan jelas dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut, 1. Proses pelaksanaan pembelajaran Maḥfūẓāt yang dilaksanakan di MIT Al-Fatimiyah An-Nur sudah berlandaskan komponen-komponen pembelajaran yang meliputi: Tujuan, Materi, Media, Strategi/Metode, Sarana dan Prasarana, serta evaluasi pembelajaran. Dalam pembelajaran Maḥfūẓāt teori Behavioristik sangat cocok direalisikan karena adanya hubungan antara stimulus dan respon pada saat pembelajaran yang memudahkan pendidik untuk menciptakan perubahan tingkah laku pada peserta didik. 2. Internalisasi nilai disiplin di MIT Al-Fatimiyah An-Nur dilakukan dengan melakukan beberapa proses di antaranya: a) Tahap transformasi nilai, b) Tahap transaksi nilai, c) Tahap transinternalisasi.   3. Adanya faktor pendukung dalam internalisasi nilai disiplin seperti minat dan semangat yang tinggi peserta didik serta adanya pembiasaan kegiatan rutin dan keteladanan. Sedangkan faktor penghambat salah satunya seperti kemampuan intelektual peserta didik yang berbeda-beda sehingga memengaruhi proses internalisasi nilai disiplin siswa.
Aktualisasi Nilai-Nilai Karakter Religius pada Pelajaran PAI di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong Suhendra, Suhendra; Widyastri, Sri; Al-Ghifary, Muh. Ubaidillah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi aktualisasi nilai-nilai karakter religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak sekolah, meliputi Kepala Madrasah dan guru-guru PAI, serta pemangku kepentingan terkait; sedangkan sumber sekunder berupa dokumentasi berupa buku dan informasi dari situs resmi madrasah serta Kementerian Agama. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, perencanaan aktualisasi berupa penyusunan rancangan program yang disepakati untuk diagendakan, mencakup materi program, media, sumber belajar, alokasi waktu, tempat, dan metode pembelajaran. Kedua, pelaksanaan dilakukan sesuai alokasi waktu yang ditetapkan dengan pendekatan tematik atau integratif, yakni menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema serta mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Ketiga, evaluasi dilaksanakan melalui penilaian autentik yang meliputi penilaian pemahaman, keterampilan, perilaku peserta didik, pengamatan lapangan, dan portofolio. Implikasi temuan ini memberikan gambaran praktis bagi pengembangan pembelajaran PAI yang berbasis karakter religius di tingkat madrasah Aliyah.
Efektivitas Ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Negeri 12 Gunung Megang Sumatera Selatan Fitri, Rani Karya; Rena, Syahidah; Widyastri, Sri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2112

Abstract

Studi ini meneliti Efektivitas Ekstrakurikuler Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Negeri 12 Gunung Megang Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi, dan efektivitas, ekstrakurikuler pendidikan agama islam di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 12 Gunung Megang, serta menemukan faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan field research. Teknik pengumpulkan data dalam penelitian ini dengan teknik observasi, teknik wawancara dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara kepada kepala sekolah, guru bidang studi, dan orangtua siswa, serta siswa kelas VI SDN 12 Gunung Megang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ekstrakurikuler pendidikan agama Islam di SDN 12 Gunung Megang mempunyai 3 tahapan: a. Perencanaan b. Pelaksanaan dan c. Evaluasi 2. faktor pendukung pembentukan karakter religius pada siswa: a) komitmen serius sekolah; b) dukungan dan partisipasi dari orang tua siswa; c) lingkungan yang mengadakan kelompok-kelompok belajar mengaji dan menimba ilmu agama dan faktor penghambat pembentukan karakter religius pada siswa: a) Kegiatan ekstrakurikuler pendidikan agama Islam yang berjalan kurang kondusif; b) kelalaian orang tua dalam mengawasi anak; b) pengaruh smart phone yang menyajikan fitur-fitur yang mengasyikkan seperti media sosial dan game. Ekstrakurikuler pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar Negeri 12 Gunung Megang cukup efektiv terhadap pembentukan karakter religius siswa, dengan tumbuhnya nilai Ilahiyah dan Insaniyah pada siswa.
Efektivitas Metode Tilawati dalam Pembelajaran Al-Qur’an pada Siswa Kelas V di SDS (Swasta) Sekar Adi Cibinong Bogor Izhar Syafawi Sya’ban; Sri Widyastri; Muh. Ubaidillah Alghifary Slamet
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i1.6016

Abstract

This study uses descriptive-qualitative research, the author uses field research which aims to describe and analyze the learning of the Qur'an using the tilawati method at SDS Sekar Adi. The data sources are in the form of primary sources through 5 informants including: the principal, head of curriculum, tilawati coordinator, tilawati teacher and fifth grade students obtained through observation, interviews and documentation as well as secondary data in the form of books, journals, laws and data obtained from the internet. The results of the learning evaluation at the location were that out of 44 fifth grade students who participated in the munaqosyah for increasing the juz level of the Al-Qur'an, 37 students were declared "passed" and 7 other students "improved", with a percentage of 84%. Students who did not pass, on average, made mistakes in the fields of fashohah and gharib musykilat, a special class was needed to discuss the material. The tilawati method is said to be effective for use as learning the Qur'an in that place because the learning process is already systematic and in collaboration with the Tilawati Center Jabar 1, the Qur'an teachers already have certificates and the Qur'an testimony so that students experience ease in learning to read the Qur'an, especially for grade V students.
Students' Motivation to Attend Al-Qur'an Learning on Telegram Widyastri, Sri
Al Hikmah: Journal of Education Vol 5, No 1 (2024): Al Hikmah: Journal of Education
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/ahje.v5i1.295

Abstract

This research aims to unravel the motivation of participants from various countries in memorizing the Qur'an on social media, especially on Telegram. One of the most popular social media in the Arab world is a telegram which is used as a medium for learning the Qur'an. تسميع حر رفيقات الخير and تسميع وتعاونون بين الاخوات are halaqah's of memorizing the Al-Qur'an specifically for women who are the objects of this research. The theory used in this study is the theory of the ARCS Model to understand and analyze the phenomenon of motivation for learning the Qur'an on social media. The research method used was qualitative with case studies in the two groups by interviewing several female students. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. The results showed that the participants gave attention to memorizing the Qur'an due to cultural motives which have become a hereditary tradition, not something new or unique. There are elements relevant to memorizing the Al-Qur'an with daily life that is a need for the soul, there is a feeling of wanting to be calm, happy, feeling safe and protected from danger so that it is motivated to interact with the Al-Qur'an. Element Confidence that is, students believe memorizing the Qur'an can motivate them to succeed in the hereafter, not only in the world. Elements satisfaction that is, the participants have a feeling of satisfaction from within themselves in memorizing the Qur'an. The novelty value of this research is the importance of motivation and its elements in memorizing the Qur'an to achieve the pleasure of Allah SWT. The importance of using telegram media from any country in collaborating to transmit the Qur'an towards quality memorization. Motivation to memorize the Qur'an is an important indicator in the religious traditions of Arab women. It is a traditional practice that has been passed down from previous generations to the present so that memorizing the Qur'an is not something unique and new but a sure way to achieve true happiness not happiness in the world alone.
PAI Teachers' Efforts in Fostering Blink's Style of Dress in Indonesia Nursakti, Muhammad Saman; Slamet, Ubaidillah Al-Ghifary; Widyastri, Sri
Advances In Social Humanities Research Vol. 2 No. 2 (2024): Advances in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v2i2.171

Abstract

This study aims to analyze and find out the right efforts for PAI teachers in maintaining the dressing style of students, especially students who idolize the Black Pink band which is usually called Blink. This study used descriptive qualitative method. Using primary sources obtained from interviews with PAI teachers, school documents, and interviews with students who idolize Black Pink. In addition, researchers also get secondary sources that researchers get from the internet, books, and the latest journals. Based on the results of research that has been obtained, it shows that the right PAI teacher's efforts in maintaining Blink's dressing style at SMAN 06 Bekasi are to provide religious advice and advise students to be wise in using social media, provide examples to students, provide punishment if they violate with punishment that does not hurt, collaborate with the entire academic community, and parents. As well as creating a good environment for students, by introducing Islamic heroes and instilling moral values to students.