Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Social, Educational, Learning and Language (SELL)

Analisis Penerimaan Diri Ibu Tiri Dalam Mewujudkan Hubungan Dengan Anak Tiri Siti Vidian Ramadani; Mhd. Fuad Zaini Siregar
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 2 No. 1 (2024): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/sell.v2i1.92

Abstract

Pernikahan merupakan kesepakatan yang dibuat oleh sepasang individu, seorang pria dan seorang wanita, dengan tujuan untuk saling mengikat, hidup bersama, dan saling mencintai sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh hukum. Penelitian ini menyoroti hubungan langsung antara penerimaan diri seorang ibu tiri dengan kualitas hubungan yang dia bentuk dengan anak tirinya. Temuan menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penerimaan diri seorang ibu tiri, semakin baik pula hubungan yang terjalin dengan anak tirinya. Implikasinya menyoroti pentingnya mendukung ibu tiri dalam mengembangkan penerimaan diri yang positif, sehingga dapat memperkuat hubungan keluarga yang sehat dan fokus pada bagaimana ibu tiri mengalami proses penerimaan diri dalam membentuk hubungan dengan anak tiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Aspek yang diteliti meliputi penerimaan diri ibu tiri dan bentuk hubungan dengan anak tiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri ibu tiri melalui beberapa tahap, mulai dari penolakan, kemudian menangis, hingga akhirnya menerima anak tiri dengan legowo. Hubungan antara ibu tiri dan anak tiri berjalan baik, dan keduanya saling berbagi perasaan.
Pentingnya Faktor Pola Asuh Orang Tua dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Zinni Zelda Muniro; Muhammad Fuad Zaini Siregar
Social, Educational, Learning and Language (SELL) Vol. 2 No. 1 (2024): Social, Educational, Learning and Language (SELL)
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/sell.v2i1.97

Abstract

Perkembangan sosial-emosional anak sangat dipengaruhi oleh pendekatan orang tua yang digunakan. Anak-anak yang masih berkembang mungkin merasa mengganggu dan merugikan untuk menggunakan teknologi modern dan media secara berlebihan. Akibatnya, pria tua perlu mengawasi, mengendalikan, dan membatasi penggunaan gadget dengan melibatkan anak-anak muda dalam interaksi sosial. Belajar tentang pola-pola berbeda dari teknik parenting yang digunakan oleh orang tua, perkembangan sosial dan emosional pada anak-anak, dan bagaimana pola membentuk perilaku adalah tujuan dari penelitian ini. Pendekatan deskriptif dan kualitatif digunakan dalam studi sastra. Menurut temuan penelitian, orang tua sebagian besar menggunakan tiga pola perawatan keperawatan: otoriter, demokratis, dan permissive. Untuk anak-anak untuk berkembang secara sosial dan emosional sebanyak mungkin dari usia dini, pengasuhan yang tepat sangat penting. Penting untuk mengamati perkembangan sosial dan emosional anak dari usia dini. Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya orang tua yang demokratis, cinta tanpa syarat, dan memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan diri dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk mengendalikan emosi mereka dan mempromosikan koneksi internal yang positif.Sebaliknya, gaya penjaga yang otoriter, memungkinkan, atau bahkan mengabaikan dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional anak. Program bantuan orang tua perlu ditingkatkan agar orang tua memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk memberikan perawatan terbaik bagi anak-anak mereka. Agar kita dapat membesarkan generasi yang sehat, sosial dan emosional mampu mengatasi rintangan di masa depan dengan kebaikan yang lebih besar, kita harus terlebih dahulu mengembangkan penerus yang sehat (Dhiu & Fono, 2022).