Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Revitalisasi Destinasi Lokal: Program Edukasi dan Pelatihan Promosi Wisata Untuk Masyarakat Desa Sigam Kec. Pulau Laut Kabupaten Kotabaru Nur, Rahmat; Rochgiyanti, Rochgiyanti; P, Reski; Widaty, Cucu; Adyatma, Sidharta; Subroto, Wisnu; Sumiati, Sumiati
Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ajt80233

Abstract

Program edukasi dan pelatihan promosi wisata di Desa Sigam Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Kota Baru bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat lokal dalam pemasaran digital. Program ini melibatkan 20 peserta dan mencakup materi seperti penggunaan media sosial, pembuatan konten kreatif, dan strategi pemasaran wisata. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta, dengan 85% mampu mengelola akun media sosial dan 70% mampu membuat konten menarik. Hasilnya, kunjungan wisata meningkat sebesar 75% dan pendapatan ekonomi lokal meningkat sebesar 40%. Tantangan seperti resistensi terhadap teknologi dan keterbatasan akses internet berhasil diatasi melalui pendekatan adaptif dan dukungan infrastruktur. Kesimpulannya, program ini efektif dalam memberdayakan masyarakat untuk mempromosikan wisata lokal dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Pendampingan Manajemen Organisasi Gapoktan Surya Indah Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan Hidayat, Yusuf; Nur, Rahmat; Rachmah, Maulida; Maulana, Rama
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i2.233

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendorong pengurus Gapoktan Surya Indah (Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala) agar lebih optimal dan efisien dalam mengelola organisasi. pengenalan pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada pengurus Gapoktan Surya Indah Desa Karang Indah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Materi yang disampaikan berkaitan dengan kepengurusan dan kepemimpinan organisasi. melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membekali pengurus Gapoktan Surya Indah Kabupaten Barito Kuala dengan keterampilan manajemen organisasi, perancangan struktur manajemen dan peningkatan kapasitas kepemimpinan. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap pendahuluan untuk mengetahui lokasi mitra, tahap pelaksanaan dengan melakukan kegiatan sosialisasi dengan mitra kerjasama, dan tahap evaluasi untuk mengetahui berapa lama kegiatan tersebut. kegiatan pelatihan. adalah dapat diambil. Pengurus Gapoktan merangkul Gapoktan dengan baik dan menjadi bagian dari lembaga desa yang dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya.
PKM BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI MASYARAKAT DI DESA TAJAU MULYA KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN TANAH LAUT PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Hidayat, Yusuf; Nur, Rahmat; Ashari, Putera Perdana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i9.3183-3190

Abstract

Pengabdian ini membantu pengelolaan BUMDes di Desa Tajau Mulya Kalimantan Selatan, serta memberikan pelatihan pengelolaan kelembagaan dan kewirausahaan untuk mendukung perekonomian masyarakat Desa Tajau dalam meningkatkan Muriyah. optimal dan efektif. Pengabdian ini akan dilaksanakan dengan memberikan sosialisasi dan dukungan kepada pengurus BUMDes di desa Tajau Mulya. Metodologi implementasi layanan dilakukan dalam tiga fase: fase pengenalan untuk mengidentifikasi lokasi mitra, fase implementasi untuk menghubungi mitra dan melakukan kegiatan pelatihan, dan fase evaluasi untuk menentukan seberapa baik hal ini dilakukan. Kegiatan pelatihan  dapat diikuti oleh pemangku kepentingan BUMDes. Materi yang diberikan membahas tentang peran BUMDes sebagai penggerak ekonomi, organisasi, dan kewirausahaan. Diharapkan pada kegiatan PKM  ini akan diberikan pengetahuan kepada pengurus BUMDes di desa Tajaum Murlya dan akan terbangun peran BUMDes sebagai motor penggerak perekonomian desa, pengelolaan organisasi dan pembentukan kewirausahaan. Hasil dari pengabdian ini juga diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan dan program  terkait dengan isu pembangunan BUMDes.
The Role of Mentor Teachers in Non-Academic Guidance: Case Study of Senior High School Teaching Assistance Program Ruswinarsih, Sigit; Widaty, Cucu; P, Reski; Nur, Rahmat; Hidayat Putra, Muhammad Adhitya; Arofah, Lumban; Salsabila Nadhifa , Ramadhanti; Eliza Ramadhani, Novia
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 3 (2025): May
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i3.812

Abstract

Objective: This study aims to examine the role of the supervising teacher in non-academic guidance in the Teaching Assistance Program in Senior High Schools. As with technical guidance in the learning process of prospective teachers, non-academic aspects are no less important in the success of the teaching assistance program, but there are still few studies that reveal these aspects. Method: The study was conducted using a qualitative method with data collection through in-depth interviews with supervising teachers and prospective teachers. Results: The results of the study indicate that supervising teachers play a significant role in the development of interpersonal skills, professional ethics, guidance on school environment adaptation, leadership character, and stress management needed by prospective teachers. This non-academic guidance has improved the professional readiness of students, preparing them to face educational challenges. However, there are challenges in implementing this guidance, namely limited time and workload of supervising teachers. This study recommends training for supervising teachers in non-academic guidance aspects and the need for institutional support to improve the effectiveness of the teaching assistance program. Novelty: These findings emphasize the importance of a holistic approach in the education of prospective teachers, which focuses on academic aspects and the development of social and emotional skills.
Upaya Peningkatan Kesejahteraan Subjektif Anak-Anak di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Fun Learning Methods Azkia, Laila; Apriati, Yuli; Nur, Rahmat
Carmin: Journal of Community Service Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Borneo Research and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.418 KB) | DOI: 10.59329/carmin.v1i1.11

Abstract

Metode pembelajaran menyenangkan menjadi harapan tim pengabdi. Oleh karenanya tim pengabdi mendatangi PAUD yang masih ada kegiatan pembelajarannya baik di sekolah maupun di rumah guru, memberi motivasi belajar kepada anak-anak PAUD, memberi bantuan sarana pembelajaran menyenangkan untuk dibawa ke rumah masing-masing seperti buku gambar, buku mewarna, pensil warna, cat air, kuas, kertas origami dan lain-lain. Sehingga harapannya hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan subjektif anak-anak di masa pandemi ini.
Dominasi AI dalam Pembelajaran Tinggi: Refleksi Kritis terhadap Pembentukan Karakter Mahasiswa Alex, Alex; Maulida, Ikrima; Herisman, Muh; Rohmatu, Habibah Pidi; Nur, Rahmat; Ansurlawarlin, Ansurlawarlin
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 9, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v9i1.38109

Abstract

Abstract: The dominance of Artificial Intelligence (AI) in higher education learning is an inevitable consequence of digital transformation, offering efficiency, personalization, and accelerated academic processes. However, the extensive use of AI also poses significant challenges to the formation of students’ character, particularly in terms of academic integrity, independent thinking, learning ethics, and moral responsibility. Although various studies have discussed the effectiveness of AI in improving learning efficiency, studies that integratively link the dominance of AI with the dimensions of character education in higher education are still relatively limited. This article aims to critically examine the implications of AI dominance on character education in higher education and to analyze the roles of lecturers and institutions in maintaining a balance between technological efficiency and humanistic values. This study employs a qualitative approach through a critical literature review of relevant national and international journal articles on AI-based learning and character education. This study uses a qualitative approach through a systematic critical review of reputable national and international journal articles published in the last five years, with a selection process based on thematic relevance and conceptual synthesis analysis. The results of the study indicate that the dominance of AI contributes to increased academic efficiency and access to learning, but simultaneously gives rise to three concrete implications for student character, namely: (1) a shift in learning orientation from reflective to instrumental; (2) the potential erosion of academic integrity due to dependence on generative AI; and (3) the weakening of the dialogic and collaborative dimensions in learning.Abstrak: Dominasi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran di perguruan tinggi merupakan konsekuensi logis dari transformasi digital pendidikan yang menawarkan efisiensi, personalisasi, dan percepatan proses akademik. Namun, pemanfaatan AI secara masif juga memunculkan tantangan serius terhadap pembentukan karakter mahasiswa, terutama terkait integritas akademik, kemandirian berpikir, etika belajar, dan tanggung jawab moral. Meskipun berbagai penelitian telah membahas efektivitas AI dalam meningkatkan efisiensi pembelajaran, kajian yang secara integratif menghubungkan dominasi AI dengan dimensi pendidikan karakter di perguruan tinggi masih relatif terbatas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis implikasi dominasi AI terhadap pendidikan karakter mahasiswa di perguruan tinggi, serta menelaah peran dosen dan institusi dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur kritis terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan pembelajaran berbasis AI dan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui sistematika crytikal review terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang di publikasikan dalam lima tahun terakhir, dengan proses seleksi berbasis relevansi tematik dan analisis sisntesis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi AI berkontribusi pada peningkatan efisiensi akademik dan akses pembelajaran, namun secara simultan memunculkan tiga implikasi konkret terhadap karakter mahasiswa, yaitu: (1) pergeseran orientasi belajar dari reflektif ke instrumental; (2) potensi erosi integritas akademik akibat ketergantungan pada generative AI; dan (3) melemahnya dimensi dialogis dan kolaboratif dalam pembelajaran. 
Optimalisasi Kompetensi Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Melalui Pelatihan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Putra, Muhammad Adhitya Hidayat; Ruswinarsih, Sigit; Nur, Rahmat; Widaty, Cucu; Sumiati, Sumiati; Saragih, Defica A.; Azumardi , Andri Noor
Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/DIMASY.v3i1.105

Abstract

Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL), khususnya dalam konteks Program Asistensi Mengajar di sekolah mitra. Metode dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan partisipasi Mitra dalam pelaksanaan program.  Hasil pretest–posttest menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan (65 menjadi 87), sekaligus memperlihatkan bahwa pendekatan pelatihan terstruktur efektif dalam membangun pemahaman konseptual mahasiswa. Evaluasi lapangan mengonfirmasi keberhasilan ini, dengan 88% mahasiswa mampu mengimplementasikan PBL secara efektif, mendapatkan respons positif dari guru mitra maupun siswa, serta memperlihatkan keaktifan dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Selain berdampak pada individu mahasiswa, kegiatan ini juga mempererat jejaring kolaboratif antara kampus dan sekolah mitra, serta membuka peluang keberlanjutan program. Tingginya tingkat kepuasan mahasiswa (92%) menunjukkan bahwa pelatihan ini relevan, bermanfaat, dan perlu dikembangkan secara berkesinambungan.
Digital citizenship dalam Pendidikan: Pemetaan Tren Penelitian melalui Analisis Bibliometrik Herisman, Muh; P, Reski; Heri, Ririn Nurfaathirany; Nur, Rahmat; Hasanah, Nur Hafizal; Alex, Alex
PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) Vol 8, No 02 (2026): PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pn.v8i02.18442

Abstract

The fast changes in digital technology have transformed how education is conducted, while simultaneously positioning digital citizenship as an increasingly essential competency. This concept not only pertains to the skills required to use technology but also encompasses attitudes, responsibilities, and ethics within digital spaces. Although studies on digital citizenship have been growing, a comprehensive overview of the research trajectory remains limited. This article aims to map the research trends on digital citizenship in education through a bibliometric analysis based on Scopus data. Data were collected using the keywords “digital citizenship” and “education” for the publication period 2005–2026, resulting in 188 articles that were analyzed using Biblioshiny, following the PRISMA selection framework. The analysis revealed a significant increase in publications, particularly after 2021. The United States emerged as the country with the highest publication output, followed by several European and Asian countries. In terms of research themes, studies largely focus on digital literacy, digital competence, citizenship education, and the use of technology in learning. The COVID-19 pandemic further accelerated interest in this topic, especially in the context of online learning. However, author collaboration networks remain fragmented and do not yet show strong cross-cluster connectivity. In addition, issues such as digital equity and digital activism appear only marginally in the literature. These findings indicate that, despite rapid growth in this field, there remains ample opportunity to strengthen more critical and collaborative approaches in future research.
Resiliensi dan Kerentanan: Mata Pencarian Dayak Bakumpai di Tengah Ekspansi Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Barito Kuala Rochgiyanti, Rochgiyanti; Nur, Rahmat; Nasrullah, Nasrullah; Arofah, Lumban; Fathurrahman, Fathurrahman; Ruswinarsih, Sigit; Alfisyah, Alfisyah; Apriati, Yuli; Widaty, Cucu; Sumiati, Sumiati; Mattiro, Syahlan; Putra, Muhammad Adhitya Hidayat; Anggaunitakiranantika, Anggaunitakiranantika
PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) Vol 8, No 02 (2026): PADARINGAN : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pn.v8i02.18687

Abstract

The expansion of large-scale oil palm plantations in South Kalimantan has triggered massive transformations in the ecological landscape and the socioeconomic structure of local communities. This study aims to analyze the dynamics of resilience and vulnerability in the livelihoods of the Dayak Bakumpai people, a Dayak sub-ethnic group with a strong historical dependence on river and wetland ecosystems. Using qualitative methods with a case study approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings indicate that land conversion into oil palm plantations has eroded the community’s traditional resource base, such as reduced access to forest land and the loss of local biodiversity. These conditions create new vulnerabilities, particularly for households lacking the capital to adapt to the market economy. However, on the other hand, forms of resilience were identified, including ecological resilience and adaptive land management, economic resilience and food sovereignty, socio-cultural resilience (social capital), as well as institutional resilience and litigation.  This study concludes that although the Dayak Bakumpai community demonstrates a certain degree of resilience, the ongoing pressure of monoculture expansion without strong protection of customary rights risks triggering deeper structural marginalization in the future.