Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kompetensi

PSIKOANALISIS TOKOH UTAMA TURI-TURIAN LEGENDA BATU BASIHA DI DESA AEK BOLON KECAMATAN BALIGE Ega, Revaldo; Siahaan, Jamorlan
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 16 No 1 (2023): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v16i1.101

Abstract

Psikologi sastra adalah disiplin penelitian sastra yang membicarakan persoalan manusia dari aspek kejiwaan. Hal inilah yang membuat penulis tertarik menganalisis psikologi yang terdapat dalam Legenda Batu basiha. Adapun judul artikel ini Kekuatan Superego Tokoh Utama Turi-Turian Legenda Batu Basiha di Desa Aek Bolon Kecamatan Balige. Masalah dalam artikel ini yakni bagaimana id, ego dan super ego pada Turi-Turian Legenda Batu basiha Di Desa Aek Bolon, Kecamatan Balige. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori tentang psikoanalisis Sigmund Freud. Pendekatan yang peneliti gunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini perpustakaan, metode yang digunakan metode deskriptif. Hasil penelitian antara lain unsur id pada tokoh utama ini yakni memiliki sifat giat, ramah tamah kepada masyarakat serta penuh semangat dalam menjalani kehidupannya. Unsur ego pada tokoh utama antara lain berkeinginan membangun Jabu Bolon akan tetapi belum tercapai berhubung tidak ada teman bertukar pikiran. Dan unsur superego tokoh utama ini yakni sosok gagah perkasa yang melawan harimau dan semangat membangun Jabu Bolon.
BENTUK DAN RITUAL MANGAN NA PAET DI ALIRAN KEPERCAYAAN PARMALIM ETNIK BATAK TOBA Silalahi, Ayudya Annisa; Siahaan, Jamorlan; damanik, Ramlan
Kompetensi : Jurnal Pendidikan dan Humaniora Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIBA Vol 17 No 1 (2024): Kompetensi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/kompetensi.v17i1.220

Abstract

Upacara ritual Mangan na Paet merupakan praktik penting dalam kepercayaan masyarakat Parmalim, yang secara harfiah berarti "makan yang pahit." Frasa ini memiliki makna simbolis dan spiritual, mengajarkan filosofi hidup Parmalim tentang menerima kesulitan dan penderitaan sebagai bagian dari proses spiritual dan pembelajaran hidup. Penelitian mengenai kearifan lokal dalam ritual ini bertujuan mengungkap nilai-nilai penting seperti penghormatan terhadap leluhur dan alam, gotong royong, pelestarian tradisi, seni dan budaya lokal, serta nilai spiritual dan moral. Menggunakan teori kearifan lokal dari Sibarani, yang dibagi menjadi kearifan lokal kedamaian dan kesejahteraan, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan triangulasi data untuk menggali pemahaman mendalam mengenai ritual Mangan na Paet. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dan kualitatif untuk menghasilkan kesimpulan objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal kedamaian dalam ritual ini mencakup etika, kebenaran, solidaritas, kedamaian, mediasi, dan konsistensi. Sementara itu, kearifan lokal kesejahteraan meliputi kerja keras dan pendidikan. Ritual Mangan na Paet dalam kepercayaan Parmalim memiliki makna mendalam, memperkuat identitas budaya, dan menjadi media edukasi bagi generasi muda dalam memahami nilai-nilai luhur kepercayaan ini.