Claim Missing Document
Check
Articles

Maximum Securing Load (MSL) dalam Pengangkutan Laut menurut Hukum Positif di Indonesia Rasad, Audy Pratama; Sudiarto
Commerce Law Vol. 5 No. 2 (2025): Commerce Law (in progress)
Publisher : Departement Business Law, Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dthn1232

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan dan tanggung jawab hukum terhadap Maximum Securing Load (MSL) dalam pengangkutan laut di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MSL belum diatur secara teknis dalam regulasi, meskipun prinsipnya telah diakui dalam hukum nasional dan internasional. Tanggung jawab hukum terkait MSL melibatkan beberapa pihak diantaranya nahkoda, pemilik kapal, perusahaan pelayaran, dan syahbandar. Penelitian ini menyarankan perlunya pengaturan teknis MSL secara eksplisit serta peningkatan pelatihan bagi awak kapal untuk menjamin keselamatan pelayaran
Gambaran Edukasi Keperawatan terhadap Kepatuhan Gaya Hidup Sehat dan Kadar Gula Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Farida, Widiatun Nur; Sudiarto; Astuti, Dwi
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i1.1564

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan kronis yang memerlukan keterlibatan aktif pasien dalam pengelolaan gaya hidup sehat. Rendahnya kepatuhan terhadap pengaturan pola makan dan aktivitas fisik sering menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan edukasi keperawatan terhadap kepatuhan gaya hidup sehat dan perubahan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest dalam bentuk studi kasus. Subjek penelitian adalah 1 pasien diabetes melitus tipe 2 yang memperoleh edukasi keperawatan selama 4 hari, meliputi edukasi diet, aktivitas fisik, pemantauan gula darah, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepatuhan dan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan gaya hidup sehat meningkat dari 45% (kurang patuh) menjadi 75% (cukup patuh). Selain itu, kadar gula darah sewaktu menurun dari 202 mg/dL pada hari pertama menjadi 188 mg/dL pada hari kedua dan 170 mg/dL pada hari ketiga. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi keperawatan berperan dalam meningkatkan kepatuhan gaya hidup sehat serta berkontribusi terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu pada pasien diabetes melitus tipe 2. Edukasi keperawatan dapat dijadikan sebagai salah satu strategi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan komunitas untuk mendukung pengelolaan diabetes melitus.