Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Reaktor Biogas Skala Rumah Tangga dari Kotoran Domba sebagai Solusi Energi di Umroh Farm Idris, Muhammad; Umroh, Bobby; Jufrizal, Jufrizal; Hermawan, Indra; Harahap, Uun Novalia
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 3 No 1 (2025): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v3i1.174

Abstract

This Community Service activity addresses sheep manure waste issues at Umroh Farm, Patumbak Village, Deli Serdang. Waste buildup causes odor and environmental pollution despite its potential as biogas material. The solution was implementing appropriate technology by constructing a household-scale biogas reactor. Activities included participatory training, equipment assembly, and field trials. The digester, with a ±200-liter capacity, was made from plastic drums and equipped with input-output, cleaning, and gas collection lines. The implementation produced an average of 0.015 m³ of biogas per hour, with fire ignition lasting 1–2 seconds. The program reduced livestock waste, improved farmers’ awareness and skills and supported clean energy and climate change mitigation goals. Its success shows that simple biogas technology can provide an integrated solution for environmental management and community empowerment.
PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE STRATEGY PLANNING MATRIX (QSPM) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN KERNEL OIL DI PT. ANUGERAH SAWIT DIO Harahap, Uun Novalia
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 1 (2018): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/.v%vi%i.348

Abstract

Strategi pemasaran dimaksudkan untuk dilihat secara objektif kondisi internal dan eksternal perusahaan memperoleh keunggulan di bidang mereka yang merupakan sarana untuk mencapai tujuan jangka panjang dan terus menerus. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. lokasi penelitian di PT. Anugerah Sawit Doi Medan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) untuk menganalisis faktor internal dan eksternal. Analisis tersebut dilakukan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Analisis faktor IFE (3,1307) dan EFE 3,1993) untuk mengetahui posisi perusahaan saat ini yaitu pada kuadran I yaitu tumbuh dan membangun (grow and build) kemudian SPACE Matriks dipakai untuk memetakan kondisi perusahaan dengan menggunakan model yang dipresentasikan dengan menggunakan diagram cartesius yaitu berada di kuadran Agresif yang artinya adalah PT. Anugerah Sawit Doi Medan berada pada kondisi yang baik untuk menggunakan kekuatan internalnya. Penyusunan strategi dilakukan dengan menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman matriks SWOT. Analisis SWOT menghasilkan 3 alternatif strategi pengembangan. Alternatif strategi tersebut dianalisis dengan menggunakan matriks Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) untuk mengetahui alternatif strategi yang memiliki skor daya tarik tertinggi. Hasil analisis menggunakan matriks Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM) menunjukkan bahwa strategi Integrasi merupakan alternatif strategi yang mendapatkan skor tertinggi dengan skor 6,3413. Strategi kedua yang dapat diterapkan selanjutnya adalah strategi Deversifikasi dengan skor 6,3008, dan yang ketiga adalah strategi Intensif dengan skor 5,831.
Pemanfaatan Limbah Industri Mebel Menjadi Produk Briket Aromaterapi Zaharuddin, Zaharuddin; Utama, Denny Walady; Harahap, Uun Novalia; Meuthia, Yetti; Syarif, Abdul Azis
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v6i1.1449

Abstract

Briket aromaterapi merupakan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah dari briket arang, briket aroma terapi merupakan campuran dari limbah mebel dan jahe sebagai aromaterapinya dengan perekat tapioka dan bubur koran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu mitra memanfaatkan limbah mebel menjadi produk alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai jual. Metode yang diterapkan, dengan mengenalkan dan memberikan informasi melalui ceramah serta diskusi, melatih dan melakukan eksperimen. Dalam kegiatan ini, masyarakat dan pengusaha mebel diminta secara langsung terlibat aktif mengikuti kegiatan ini sehingga dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah mebel menjadi produk breket aromaterapi yang memiliki nilai tambah. Dari beberapa percobaan yang sudah dilakukan maka didapatlah kompisisi perbandingan sebagai berikut: bubuk briket halus dan tapioka = 8:1, tepung tapioka dan air = 1:7, tapioka dan bubur koran = 1:1, adonan (bubuk briket + tapioka + bubur koran) dan jahe parut = 1:1. Briket aromaterapi memiliki keuntungan: bahan yang murah dan ekonomis, tidak beracun, ramah lingkungan, tahan lama, aman bagi kesehatan, tanpa tambahan bahan kimia, memiliki aroma menyegarkan dan menjaga kesehatan pernapasan. Dengan adanya briket aromaterapi ini Kemang Jaya Mebel memiliki suatu usaha baru dalam memanfaat limbah mebel tersebut.
Increasing Company Productivity by Using the Green Productivity Method at PT. Mitra Agung Sawita Sejati Silaban, Dirjo; Harahap, Uun Novalia; Hasibuan, Yetti Meuthia
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v6i1.8931

Abstract

The concept of All-Gender Facilities has caused controversy in many countries, especially regarding the experience of users who feel uncomfortable with the presence of other genders in private spaces such as toilets and changing rooms. This study aims to explore the acceptance of the community in the Greater Jakarta area towards the All Gender Facility, especially in the use of toilets and changing rooms. A qualitative approach with a case study method is used to understand and analyze the response of society influenced by social and cultural norms. Data was collected through in-depth interviews with eight purposively selected informants. The results of the study show that awareness and first experience in using the All Gender Facility are influenced by the level of social media exposure and personal experience when using it. Security and hygiene factors, including space design and management, are the main elements that affect user privacy and comfort. Consideration of cultural norms in the implementation of the All Gender Facility has a very important role in community acceptance. The multicultural community of Greater Jakarta shows resistance to this concept due to cultural and religious considerations. However, in terms of functionality, this concept is acceptable on the condition of a design that pays attention to user privacy and security.