Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sayyid Qutb’s Interpretation in Fi Zhilalil al-Qur’an of the Qur’anic Verses About Children and Their Revelance to The Childfree Fadhilah, Annisa; Mulyati, Sri; Khairunnisa, Khairunnisa; Aisya, Rohma Nur; Sidik, Anwar; Sari, Rizka; Syahputra, Andri
ZAD Al-Mufassirin Vol. 7 No. 2 (2025): Zad Al-Mufassirin December 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v7i2.312

Abstract

This study therefore asks: How does the childfree phenomenon reflect a disorientation of the purposes marriage in Islam, and how can it be critically understood through Sayyid Qutb’s thematic interpretation of the Qur’an? This research employs a qualitative library research design with a thematic tafsir (tafsir maudhu‘i) approach based on Sayyid Qutb’s Fi Zhilalil Qur’an, while also incorporating perspectives from sociology, gender studies, and demographic theory to ensure a multidisciplinary foundation. The findings indicate that the childfree decision reflects complex socio-cultural dynamics shaped by economic pressures, gender equality discourse, and lifestyle individualism yet it stands in contrast to the Islamic worldview that regards children as an amanah (trust), a source of tranquility, and a continuation of civilization. This study contributes by contextualizing Sayyid Qutb’s tafsir in contemporary debates, demonstrating that rejecting children for purely worldly reasons signals a spiritual crisis and weakens collective responsibility. It further highlights the need for Qur’an-based premarital education in Indonesia to restore the balance between individual autonomy and socio-religious responsibility.
Optimalisasi Kemampuan Membaca Kitab Kuning Melalui Pembelajaran Intensif Berbasis Praktik Sidik, Anwar; Sari, Rizka; Masyitah, Sri; Kholifah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1036

Abstract

Kemampuan membaca kitab kuning merupakan kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh santri dan peserta didik dalam pendidikan Islam tradisional. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak santri, khususnya pada tahap awal pembelajaran, mengalami kesulitan dalam memahami struktur gramatikal (nahwu–sharaf), makna kosakata, serta konteks isi teks Arab tanpa harakat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan membaca kitab kuning melalui penerapan pembelajaran intensif berbasis praktik. Pendekatan yang digunakan menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam membaca langsung teks kitab kuning, menganalisis struktur gramatikal, serta memaknai teks secara kontekstual. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain program pembelajaran intensif yang meliputi observasi, praktik terbimbing, diskusi, dan evaluasi kemampuan membaca. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelancaran membaca, ketepatan pemaknaan, serta kepercayaan diri peserta didik dalam membaca kitab kuning. Pembelajaran intensif berbasis praktik terbukti efektif sebagai alternatif strategis dalam meningkatkan literasi kitab kuning secara berkelanjutan. Oleh karena itu, direkomendasikan agar model pembelajaran ini diimplementasikan secara lebih luas di lembaga pendidikan Islam, serta dikembangkan melalui integrasi media pembelajaran dan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan hasil yang lebih optimal.