Articles
PENGARUH HARGA, LOKASI, DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP MINAT BELI DI PASAR INDUK WONOSOBO
Nanda Juwita;
Hermawan Hermawan
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 2 No 1 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v2i1.1463
Perkembangan pada sektor ekonomi saat ini salah satunya dapat dilihat dari semakin berkembangnya bisnis ritel dan toko-toko grosir yang telah menjamur baik di pusat kota ataupun di desa – desa. Berkembangnya bisnis tersebut mulai merambah dan menjadi pesaing bagi pasar tradisional yang dari dulu telah menjadi pusat perekonomian di suatu wilayah. Salah satunya yaitu pasar tradisional yang ada di Kabupaten Wonosobo yaitu pasar induk Wonosobo. Pasar induk Wonosobo dituntut agar tetap dapat menarik minat beli konsumennya. Namun, kebakaran pasar yang terjadi pada tahun 2014, menimbulkan beberapa permasalahn yang muncul di pasar induk Wonosobo seperti keseuaian harga dengan kualitas, lokasi pedagang yang tidak teratur, dan keberagaman produk yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh harga, lokasi, dan keberagaman produk terhadap minat beli di pasar induk Wonosobo. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, keberagaman produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli.
PERANCANGAN WAJAH PASAR TRADISIONAL KEMPUL DI DESA GADINGREJO DENGAN PENDEKATAN EKOLOGI
Riadhotul Khasanah;
Hermawan Hermawan
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 2 No 1 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v2i1.1474
Permasalahan Pasar Tradisional memberikan pengaruh terhadap kemajuan ekonomi masyarakat terutama di desa Gadingrejo. Pasar ini tidak hanya menyediakan barang-barang seperti pasar pada umumnya, namun berperan juga sebagai penyedia berbagai kebutuhan bagi desa lainnya karena merupakan pasar induk diwilayahnya yang memenuhi kebutuhan diberbagai desa dan kecamatan. Pasar tradisional Kempul di desa Gadingrejo, kondisinya seperti kebanyakan pasar tradisional dengan kondisi yang; sedikit kumuh, dan semerawut. yang belum dikelola secara baik, akibatnya menimbulkan berbagai macama masalah. Kondisi inilah yang membuat pasar tradisional Kempul di desa Gadingrejo dari kriteria aman, bersih, nyaman, dan rapi, yang merupakan standardisasi oleh Dinas Perdagangan. . serta solusi untuk mengatasinya yaitu dengan merancang kembali pasar tradisional Kempul agar memberi rasa aman dan kenyamanan bagi pengunjung ,pembeli maupun penjual.
MUSEUM GEOLOGI WONOSOBO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK
Wisnu Wahyu Santoso;
Hermawan Hermawan;
Adinda Septi Hendriani
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 2 No 2 (2021): April
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v2i2.1757
Kabupaten Wonosobo merupakan sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Kabupaten Wonosobo mempunyai potensi besar dalam dunia kepariwisataan. Potensi wisata dapat ditemukan maupun dibuat, tergantung keadaan geografis dan ketersediaan objek alami. Objek alami yang sangat besar potensinya seperti Dieng yang diyakini sebagai pusat peradaban manusia hingga Wadaslintang dengan potensi alam yang menawan. , wisata yang berada di lubang sewu saat ini di rasa masih belum mampu memanjakan wisatawan yang datang karena kurangnya fasilitas yang memadai oleh sebab itu, diwisata lubang sewu perlu adanya museum geologi Wonosobo yang dapat mendukung area tersebut yang berpotensi ilmu pengetahuan yang saat ini sangat sedikit yang menerapkan pengenalan kondisi geologi pada bangunan terkait, di mana sebenarnya hal tersebut sangat perlu diterapkan dan di exspos. Oleh karena itu di kabupaten Wonosobo harus memiliki wisata serta museum geologi dengan konsep arsitektur bioklimatik
MINAT BELI KONSUMEN PADA KANTIN EXOTIC DI KALIBEBER, MOJOTENGAH, WONOSOBO
Vika Nur Anifah;
Hermawan Hermawan
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 3 No 1 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v3i1.2056
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh suasana toko, lokasi, dan kualitas pelayanan terhadap minat beli konsumen di Kantin Exotic. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Kantin Exotic. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 orang responden yang merupakan 75 orang responden konsumen Kantin Exotic. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian ini dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suasana toko berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,173 dengan signifikansi sebesar 0,002<0,05. Lokasi berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 2,071 dengan signifikansi sebesar 0,042<0,05. Kualitas Pelayanan berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,705 dengan signifikansi sebesar 0,000<0,05.
PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN ALAMI PADA RUMAH BERDINDING PLASTER DI KECAMATAN WONOSOBO
Salwa Salsabila;
Muhammad Hanif;
Hermawan Hermawan;
Annisa Nabila Arrizqi
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol 3 No 1 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) Universitas Sains Al Qur'an
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32500/jebe.v3i1.2057
Peran pencahayaan dan penghawaan pada keberhasilan kegiatan di dalam rumah menjadi penting karena manusia membutuhkan cahaya dan hawa untuk melakukan kegiatan. Pemborosan energi menjadi isu yang krusial akibat dari penggunaan pencahayaan dan penghawaan buatan. Penelitian tentang pencahayaan dan penghawaan alami perlu dilakukan untuk mengurangi penggunaan pencahayaan dan penghawaan buatan. Tujuan penelitian adalah mengungkap pencahayaan dan penghawaan alami pada rumah berdinding plaster di Kecamatan Wonosobo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisa deskriptif. Pengungkapan pencahayaan dan penghawaan alami dilakukan dengan melakukan observasi pada dua rumah yang sama jenis selubungnya yaitu berdinding plaster. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rumah berdinding plaster pertama cukup baik pencahayaan dan penghawaannya namun belum bisa memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Rumah kedua mampu memberikan kenyamanan bagi penghuninya.
Pola Spasial berbasis Perapian di Kawasan Pegunungan Dusun Karangtengah, Banjarnegara
Yohanes Basuki Dwisusanto;
Hermawan
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur Vol 5 No 3 (2020): ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur | September 2020 ~ Desember 2020
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandira
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30822/arteks.v5i3.609
Spatial patterns are formed based on local wisdom and Karangtengah Hamlet settlement which is located in the cold climate of the mountainous area in Banjarnegara Regency, Central Java has been discovered to have a uniqueness in using the fireplace as the center of its activities. Therefore, this research was conducted to uncover the basic concept of fireplace-based house spatial pattern in this settlement using a qualitative method which involves combining interview, observation, and documentation. The process also involved using 33 houses as the case study with the criterion for selection being the active use of the fireplace. The results showed the placement of fireplace in these houses was influenced by the kinship system and the purpose was to have spatial patterns designed to reduce migration from these settlements to cities.
PENGARUH SUASANA TOKO, KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN, DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BELI ULANG
Monita Nugrahaeni;
Ahmad Guspul;
Hermawan Hermawan
Jurnal Fokus Manajemen Bisnis Vol. 11 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/fokus.v11i2.4651
This study aims to investigate the effect of store atmosphere, service quality, price perception, and trust on the repurchase intention of Ayam Susan Wadaslintang. The sampling method of this study was the non-probability sampling by using the accidental sampling technique to 100 consumers. The data then being analyzed statistically by using multiple linear regression analysis, validity test, reliability test, and t-test. The result of the study shows that store atmosphere, service quality, price perception, and trust have a positive effect on consumer repurchase intention.
ANALISA PERBANDINGAN SUHU PERMUKAAN DINDING RUMAH VERNAKULAR PANTAI DAN GUNUNG
Hermawan Hermawan;
Eddy Prianto;
Erni Setyowati
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (588.471 KB)
|
DOI: 10.31848/arcade.v2i3.77
Abstract: Research on thermal performance will have implications for building energy savings. The method of discussing thermal performance is varied. In this study will look at the performance of the building envelope in creating thermal comfort of buildings. The study used a field study by comparing the temperature of wall surfaces in vernacular houses in coastal and mountain areas. Measurements were carried out for 5 days in three different periods, namely the dry season to rain, the rainy season and the rainy season to the dry season. The results showed differences in wall surface temperature between vernacular houses on mountains and beaches. This is in accordance with the conditions of climate variables at different locations in height. The location of the beach has a higher tendency than the location of the mountain.Keyword: wall surface temperature, vernacular house, thermal performance Abstrak: Penelitian tentang kinerja termal akan berimplikasi pada penghematan energi bangunan. Metode pembahasan kinerja termal banyak ragamnya. Pada penelitian ini akan melihat kinerja selubung bangunan dalam menciptakan kenyamanan termal bangunan. Penelitian menggunakan studi lapangan dengan membandingkan suhu permukaan dinding pada rumah vernakular di daerah pantai dan gunung. Pengukuran dilakukan selama 5 hari pada tiga periode yang berbeda yaitu musim peralihan kemarau ke hujan, musim hujan dan musim peralihan hujan ke kemarau. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan suhu permukaan dinding antara rumah vernakular di gunung dan pantai. Hal ini sesuai dengan kondisi variabel iklim pada lokasi yang berbeda ketinggiannya. Lokasi pantai mempunyai kecenderungan lebih tinggi dibanding lokasi gunung.Kata Kunci: suhu permukaan dinding, rumah vernakular, kinerja termal
KENYAMANAN DAN KINERJA TERMAL RUMAH VERNAKULAR DI SAYUNG DEMAK, INDONESIA
hermawan hermawan
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 5, No 1 (2022): Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Arsitektur Zonasi Februari 2022
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jaz.v5i1.39754
Kenyamanan termal merupakan persepsi yang disampaikan penghuni terhadap lingkungan termalnya, sedangkan kinerja termal merupakan kondisi termal pada suatu bangunan. Kenyamanan dan kinerja termal akan membentuk pencapaian kenyamanan bagi penghuni bangunan. Pencapaian tersebut akan membuat penghematan energi dari bangunan. Pencapaian kenyamanan dan kinerja termal dari bangunan vernakular masih dikembangkan sampai saat ini. Tujuan penelitian adalah mengungkap kenyamanan dan kinerja termal rumah tinggal vernakular di daerah Pantai Sayung, Demak. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan cara melakukan pengukuran variabel termal (suhu udara dan kelembaban udara). Pengukuran dilakukan setiap jam selama 24 jam di beberapa ruang dalam rumah. Analisa data menggunakan analisa deskriptif terhadap grafik yang dibuat berdasarkan pengukuran suhu udara dan kelembaban udara. Analisa deskriptif dikaitkan dengan tata ruang dan penggunaan material dari rumah tinggal. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan yang terlalu jauh dari kondisi termal objek penelitian karena persamaan material yang digunakan. Rumah tinggal pertama merupakan rumah tinggal yang lebih banyak mencapai suhu udara rendah. Daerah pantai yang panas membuat kebutuhan akan suhu udara rendah akan membuat pencapaian kenyamanan termal bagi penghuni.
KONDISI TERMAL PADA RUMAH MODERN DI DAERAH DINGIN (STUDI KASUS RUMAH TINGGAL DI KEJAJAR, WONOSOBO)
Andhika Danu Dwi Prasetya;
Hermawan Hermawan;
Adinda Septi Hendriani;
Nasyiin Faqih;
Annisa Nabila Arrizqi
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 12 No 1 (2022): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2808
Rumah merupakan tempat berteduh sekaligus tempat beraktivitas manusia sehingga diperlukan kenyamanan di dalam rumah. Masyarakat cenderung membuat rumah dengan bentuk modern dengan alasan karena kemewahan. Kondisi termal di rumah modern perlu diinvestigasi agar dapat diketahui kenyamanan termal pada rumah modern. Penelitian akan mengungkap kondisi termal di rumah modern pada daerah pegunungan yang mempunyai iklim dingin. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan cara pengukuran menggunakan alat termal. Variabel yang diukur adalah suhu udara, kelembaban udara dan beberapa varaibel lain yang merupakan variabel dalam iklim mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah modern di daerah dingin mempunyai suhu udara yang rendah sesuai dengan iklim mikro pegunungan. Beberapa ruang di dalam rumah modern menunjukkan suhu udara sejuk pada jam siang dan dingin pada pagi hari.