Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Bidang Ekonomi Kerakyatan Di Kampung Asey Besar Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura: Indonesia Susilawaty, Susilawaty; Kala Padang, Yuliati; Tambawang, Laela
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7 No 1 (2025): JURNAL STUDIA ADMINISTRASI
Publisher : STISIPOL Pahlawan 12 Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47995/jian.v7i1.252

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Ekonomi Kerakyatan di Kampung Asey Besar Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, dimana instrument utama yang digunakan adalah wawancara dengan teknik analisa data melalui reduksi data, display data dan verifikasi data, dengan fokus kajian dilihat dari konsistensi, responsibilitas dan akuntabilitasnya terutama pada program usaha ikan air danau, lahan kakao dan hutan kayu. Hasil penelitian dalam hal Konsisten pencapaian tujuan dan sasaran yang perlu menjadi perhatian khusus adalah pada konsistensi pada ketepatan sasaran program, program tersebut pada realisasinya hanya dapat dirasakan oleh kelompok masyarakat tertentu yang memiliki kedekatan secara personal dengan kepala kampung, sehingga masih banyak kelompok masyarakat yang belum merasakan dampak positif dari realisasi program tersebut. Responsivitas, bahwa prosedur dan aturan kerja dalam mengimplementasikan program sudah diatur dengan baik dan tertuang pada petunjuk teknis pelaksanaan program, namun sejauh ini pemahaman terkait juknis tersebut masih kurang sehingga pada tahap implementasi terjadinya ketidak sesuai antara juknis yang ada dengan pelaksanaan dilapangan, walaupun semua program telah tertuang dalam rencana umum, namun terjadinya ketidak sesuai pada teknis pelaksanaannya. Akuntabilitas, sejauh ini berdasarkan informasi bahwa dokumen pertanggung jawaban telah dibuat oleh masing-masing penanggung jawab program dan telah ditanda tangani oleh kepala kampung serta diserahkan kepada pemerintah distrik dan kabupaten, namun dokumen tersebut tidak diterima oleh pihak masyarakat.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Kombinasi Model PBL, Make A Match dan Talking Stick Siswa SD Siregar, Chotifah Kumala Sari; Susilawaty, Susilawaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi yang dilaksanakan berfokus pada penemuan jawaban atas permasalahan terkait kurangnya perolehan belajar oleh siswa dalam bidang muatan IPA yang dipicu oleh tidak bervariasinya pada proses pembelajaran yang memengaruhi tingkat kejenuhan. Hal yang ingin dicapai pada studi yang dilakukan yaitu agar dapat menjelaskan mengenai aktivitas guru, aktivitas siswa, dan peningkatan hasil belajar menggunakan kombinasi model “Problem Based Learning, Make A Match dan Talking Stick”. Adapun metode yang dipergunakan pada studi yang dilakukan adalah kualitatif, lebih spesifiknya yaitu dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Temuan studi mengindikasikan jika aktivitas guru dalam pertemuan 4 mendapatkan nilai sampai 32 (sangat baik). Aktivitas siwa dalam pertemuan 4 mencapai presentase hingga 100% (sangat aktif) dan hasil belajar siswa pada pertemuan 4 mencapai presentase 93%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Problem Based Learning, Make A Match dan Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Increasing Teacher Professionalism through Principal Instructional Leadership (Study at Private Vocational School 2 Taman Siswa Pematang Siantar) Susilawaty, Susilawaty; Mhd. Isman; Salim Aktar
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i1.1482

Abstract

The purpose of this study is to examine how the principle of SMK 2 Taman Siswa Pematang Siantar has increased teacher professionalism through instructional leadership. This kind of research employs a qualitative methodology that includes the case study technique, observation, interviews, and documentation studies as methods of data collecting. The research's findings indicate that, when given the right guidelines and procedures, school principals can adopt leadership practices that enhance teachers' professionalism. This is evident in three ways: first, teachers participate in different training programs, workshops, and seminars to enhance their pedagogical skills. The second step involves carrying out teacher professional development via supervision (visits to classes) and performance evaluation (keeping an eye on how learning activities are being developed). In an effort to enhance the school, the principal fosters a cooperative, transparent, and amicable environment with the instructors. The implication of this research is that instructional leadership is important for school principals to practice because it contains elements of direction, involvement, development, supervision and improving the quality of teacher performance as professional educators.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar PPKn Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning, Talking Stick, dan Mind Mapping Pada Siswa Kelas IV SDN Gambut 8 Kabupaten Banjar Rahmah, Syifa Noor; Susilawaty, Susilawaty
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 3 No 2 (2024): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol3.Iss2.1058

Abstract

Penelitian ini menggunakan 2 macam pendekatan yaitu pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang dilakukan ialah Penelitian Tindakan Kelas dengan waktu pelaksanaan sebanyak 2 siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Setting penelitian dilakukan pada siswa kelas IV  Sekolah Dasar Negeri Gambut 8 pada semester II tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah siswa 18 orang terdiri dari 12 orang siswa laki laki dan 6  orang siswa perempuan.  Analisis data diperoleh melalui analisis kualitaatif berupa data hasil observasi aktivitas siswa serta data kuantitatif diperoleh dari data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam setiap siklus pertama dan kedua pada aktivitas siswa. Hasil belajar siswa pada setiap siklus dan pertemuan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa aktivitas guru telah mencapai 94% dengan kategori sangat baik, aktivitas siswa telah mencapai 89% dengan kategori sangat aktif, hasil belajar kognitif telah mencapai 94% dengan kategori sangat aktif, hasil belajar afektif telah mencapai 94%% dengan kategori dan hasil belajar psikomotorik telah mencapai 94% dengan kriteria sangat aktif.  Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning, Talking Stick, dan Mind Mapping dapat meningkatkan kualitas aktivitas siswa dan hasil belajar.
A Study of Health Education: Knowledge and Mothers' Attitudes Towards Pulmonary Tuberculosis Treatment Seeking Behavior in Bengkulu City Susilawaty, Susilawaty; Kristiawan, Muhammad; Sasongko, Rambat Nur
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 03 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i03.2620

Abstract

The goal of this study was to determine the association between mothers' knowledge and behavior concerning pulmonary tuberculosis (TB) and their children's attitudes toward seeking treatment for pulmonary tuberculosis at health facilities in Bengkulu City. This is an observational study with a cross-sectional design. The research participants were women who had children who were at risk of TB, with 17 samples meeting the inclusion criteria but not the exclusion criteria. Inclusion criteria: Mothers with children are at risk of developing clinical tuberculosis as a result of household contact with smear-positive pulmonary tuberculosis patients. The child is under the age of five. Data collection techniques used include questionnaire testing, analysis of questionnaire, and measuring instruments as research instruments, collecting data with questionnaires, checking each respondent's answers in accordance with data collection procedures, and analyzing the data using computerized statistical methods. According to the findings, some respondents had limited awareness of TB illness in at-risk children, supported pulmonary TB disease in at-risk children, sought treatment for TB disease in at-risk children, and sought care for at-risk children at health facilities.
Evaluasi Program RESPEK dalam Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Kampung Kabupaten Yahukimo Sawir, Muhammad; Anirwan, Anirwan; Susilawaty, Susilawaty; Maradona, Zadrak Awan
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 5, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v5i2.19747

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan evaluasi Program RESPEK dan dampak bagi masyarakat Kampung Dalam mengurangi Kemiskinan di Kabupaten Yahukimo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi penelitian lapangan. Pengumpulan data  dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui teknik reduksi data, panyajian data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi input Program RESPEK dalam mengurangi kemiskinan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung Di Kabupaten Yahukimo belum berjalan optimal, karena dana RESPEK berjalan dengan baik dengan anggaran seratus juta rupiah per setiap Kampung, dana training belum berjalan dengan baik disebabkan masyarakat penerima dana RESPEK belum bisa membuat perencanaan anggaran training dengan baik, dana transport belum berjalan sebagimana mestinya disebabkan jalanan bervariasi ada jalan baik tetapi sebaliknya ada yang rusak dan sulit dilewati kendaraan roda empat maupun roda dua. Evaluasi proses Program RESPEK belum berjalan optimal yang disebabkan karena masyarakat Kampung belum mampu untuk merencanakan penggunaan dana RESPEK tersebut, fasilitator tidak memahami persoalan yang dihadapi oleh kampung-kampung yang ada di Kabupaten Yahukimo, pendampingan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan RESPEK belum memadai. Evaluasi output Program RESPEK yang dilaksanakan di Kabupaten Yahukimo belum dapat dikatakan berhasil diakibatkan pemahaman masyarakat Kampung belum siap menerima dana RESPEK dengan merinci Program yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Kampung lebih baik. Hal ini karena sumberdaya manusia masyarakat Kampung rata-rata tergolong rendah, dibandingkan dengan daerah lain di luar Papua secara umum.
Factors that Influence Women's Political Participation in the Mayoral Election in Bhayangkara Subdistrict, Jayapura City Fatimah, Siti; M. Seseray, Maris; Andry, Andry; Susilawaty, Susilawaty; Ambawang, Laela T; Sumantri, Sumantri
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 7 No 2 (2025): JGLP, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v7i2.2315

Abstract

The main focus of this research is to identify factors that influence women's political participation in the region. The method used is qualitative, with analysis and problem formulation based on field data. The research informants were the heads of the neighborhood units (RW) in Bhayangkara Village. Data were obtained through three methods: first, data collection from interviews and observations recorded in field notes, including official documents and photographs; second, data reduction by summarizing and selecting important information; and third, drawing conclusions. The results of the research indicate that women's political participation is influenced by several factors, including: (1) An increasingly less dominant patriarchal culture; (2) Lack of systematic political education despite good understanding; (3) Minimal structural barriers, but there are internal factors such as low interest; (4) Double burdens managed with family support; (5) Low violence and intimidation, although there are cases of verbal violence; (6) Affirmative policies hampered by socialization and funding; (7) Growing gender education and awareness despite lingering stigma; (8) Limited support from non-governmental organizations; (9) Positive but uneven social change; and (10) Unstructured mentorship networks. Based on these findings, the study recommends socialization on gender equality, strengthening political education, increasing women's capacity, and developing mentorship programs and institutional support to strengthen women's political participation at the local level.
Pelaksanaan Prinsip-Prinsip Organisasi Pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Keerom Padang, Yuliati Kala; Susilawaty, Susilawaty; Tambawang, Laila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan prinsip-prinsip organisasi pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Keerom. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama, yaitu pembagian kerja, penempatan personalia, efisiensi, dan koordinasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip organisasi di Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Keerom telah diterapkan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti ketidaksesuaian antara kemampuan pegawai dengan beban kerja serta keterbatasan keterampilan teknis. Penempatan pegawai umumnya sudah sesuai dengan bidang dan kompetensinya, namun peningkatan kapasitas melalui pelatihan masih diperlukan. Dari sisi efisiensi, pegawai menunjukkan semangat kerja tinggi meski keterbatasan sumber daya menjadi hambatan utama. Sementara itu, koordinasi antarpegawai dan antarbagian berlangsung baik, mendukung tercapainya tujuan organisasi secara efektif. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat kinerja organisasi pemerintah daerah.
Birokrasi Papua Bangkit: Menjawab Tantangan Pelayanan di Daerah Terpencil dengan Inovasi dan Keberanian Sawir, Muhammad; Susilawaty, Susilawaty; H. Tammubua, Milcha; Suratni, Suratni
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 1 (2024): Nopember 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i1.582

Abstract

Tulisan ini membahas tantangan yang dihadapi birokrasi di Papua dalam memberikan layanan publik di daerah terpencil dan bagaimana inovasi serta keberanian menjadi kunci dalam mengatasi masalah tersebut. Dalam konteks Papua, layanan publik sering terhambat oleh faktor geografis dan infrastruktur yang terbatas, yang menyebabkan ketidakadilan dalam akses masyarakat terhadap pelayanan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif yang diterapkan oleh birokrasi setempat dalam merespons tantangan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus dari berbagai inisiatif birokrasi yang telah berhasil meningkatkan akses dan kualitas layanan di daerah terpencil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan keberanian untuk berinovasi, birokrasi Papua telah mampu menciptakan solusi yang adaptif dan efektif, seperti penggunaan teknologi digital dan kolaborasi dengan masyarakat lokal. Kesimpulan dari studi ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas birokrasi serta keterlibatan masyarakat dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan pelayanan publik di Papua dan mendorong keberanian dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.