Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASA WISMA NUBA ARAT DALAM PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK LIMBAH IKAN PADA TANAMAN HORTIKULTURA Rume, Maria Imaculata; Bolly, Yovita Yasintha; Selfianus, Selfianus; Mutiara, Charly
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v6i3.6891

Abstract

Dasa Wisma Nuba Arat Group is a social organization located in Watuliwung Village, Kangae District, Sikka Regency, NTT. Villagers generally work as horticultural farmers. The cultivation of horticultural crops carried out by the Dasa Wisma group is hampered by soil fertility. Therefore, counseling has been conducted on the cultivation of horticultural crops, types of organic fertilizer materials suitable for agricultural land, and the production of organic fertilizers. and training on the manufacture of organic fertilizers without using EM-4, the manufacture of organic fertilizers using EM-4, and the application of organic fertilizers. The results of extension activities on horticultural crop cultivation showed an increase in farmer knowledge by 87.6%. Organic fertilizer materials increased farmer' knowledge to 87.4%, and the process of making organic fertilizers increased their knowledge to 87.2%. The results of training activities on the manufacture of organic fertilizers without using EM-4 increased farmer knowledge to 87.5%, the manufacture of organic fertilizers using EM-4 increased knowledge to 88%, and training on the application of organic fertilizers increased knowledge to 88.3%. Further activities in the future would be the analysis of organic fertilizer made by the group, trials on various crops, and marketing of the organic fertilizer and vegetables.
Kajian Persebaransumberdaya Ikan Pada Daerah Eulitoral Perairan Pantai Romba Kecamatan Keo Tengah Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 1 No 1 (2019): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem pesisir merupakan sumberdaya alam yang produktif sebagai sumber pangan dan pemenuhan kebutuhan manusia untuk hidup dan untuk meningkatkan Mutu kehidupannya (Bengen, 2001). Banyak sumberdaya ikan yang belum teridentifikasi; seperti halnya di daerah eullitoral pantai Romba.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur sumberdaya ikan yang meliputi komposisi jenis, densitas, indeks dominansi, indeks keanekaragaman, indeks kemerataan dan indeks similaritas serta untuk mengetahui pola distribusi sumberdaya ikan di daerah eulitoral pantai Romba.Penelitian ini dilakukan dengan metode transek. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sumberdaya ikan pada daerah eullitoral; sedangkan sampelnya adalah seluruh sumberdaya ikan yang terdapat dalam daerah transek.Hasil penelitian, menunjukkan bahwa terdapat 31 jenis spesies sumberdaya ikan. 6 spesies dari phylum Echinodermata. yaituAsterinasarasini, Linckialaevigata, Ophiarthrumelegans, Diadema sp., Pseudoboletia sp., 18spesiesdarifillum Mollusca yaitu: Lambis-lambis, Tonna sp., Vexillum Vulpecula, Euchelus atrata, Haliotis diversicolor, Patella sp., Liotina peronii, Nerita sp., Neritrodyas sp., Tectus sp., Stomatella impertusa, Thais sp., Clibanarius ambonensis, Caenobita perlata, Balanus sp., Euraphia sp.,6spesiesdarifillumArthropodayaitu: Metapenaeusensis, Alpheus sp., Oniscus sp., Tetraliaglaberrima, GrapsusalbolineatusMytilus sp. OcypodedanChiton sp. serta 1 spesiesdarifillum Algae yaitu: Enhalus sp.
Peningkatan Laju Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Melalui Pemberian Pakan Campuran Usus Ayam dan Ampas Tahu Maria Imaculata Rume; Maria Yohanista
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 2 No 1 (2020): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam pembudidayaan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) adalah pakan yaitu penyediaan pakan buatan ini memerlukan biaya yang relatif tinggi , bahkan mencapai 60-70% dari komponen biaya produksi. Alternatif pemecahan yang dapat diupayakan adalah dengan membuat pakan buatan sendiri melalui teknik sederhana dengan memanfaatkan bahan baku yang relatif murah. Agar tidak terjadi kesalahan dalam penelitian ini, maka peneliti membatasi masalah hanya pada pengaruh pemberian pakan campuran tepung usus ayam dan ampas tahu terhadap laju pertumbuhan dan kelulushidupan ikan lele dumbo (clarias gariepinus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan campuran usus ayam dan ampas tahu terhadap laju pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan lele (Clarias garipeinus). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 September 20019 sampai tanggal 16 Oktober 2019 di Laboratorium Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa Maumere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan tepung usus ayam dan ampas tahu masing masing perlakuan terhadap laju pertumbuhan harian (LPH) (%) dan Sulvival Rate (SR) (%) berbeda sangat nyata (F hitung> F tabel 0,01) dimana uji jarak berganda Duncan”s diperoleh bahwa perlakuan terbaik adalah penggunaan pakan C (98,00) yaitu pakan tepung usus ayam kemudian diikuti pakan A (95,00) yaitu pakan komersil/kontrol sedangkan yang terendah adalah pakan B (92,00) yang diramu sendiri.
Optimasi Pemanfaatan Wilayah Pantai Desa Lela Kabupaten Sikka Provinsi NTT Menggunakan Proses Hierarki Analitik Maria Yuliati; Angelinus Vincentius; Erfin; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 2 No 1 (2020): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai merupakan bagian dari wilayah pesisir, yang terletak antara daratan dan laut, dan menerima pengaruh dari proses-proses alamiah di laut maupun pengaruh dari daratan. Pantai menjadi wilayah penyangga yang menyokong aktifitas manusia di daratan, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat tanpa merugikan keberadaan dan kelestarian ekosistem pesisir dan laut. Pemerintah Desa Lela, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan berbagai upaya pemanfaatan wilayah pantai, namun perlu dikaji, jenis-jenis aktifitas apa saja di wilayah pantai yang paling optimal yang dapat mengakomodir tuntutan berbagai sektor dan kepentingan pemanfaatan ruang. Oleh karena itu maka dalam pengambilan keputusan digunakan suatu metode yang melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholders) di wilayah pantai tersebut. Studi ini bertujuan untuk menentukan pilihan kegiatan usaha yang paling optimal untuk dilaksanakan di Desa Lela, yang dapat memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat baik ditinjau dari aspek ekonomi, lingkungan maupun sosial budaya, dengan menggunakan metode Proses Hierarki Analitik (Analytical Hierarchy Process)/PHA Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari – April 2019 di Desa Lela. Metode wawancara dilakukan terhadap responden terpilih yaitu para pakar dan pemangku kepentingan sebanyak 19 orang, yang mewakili unsur masyarakat lokal, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, investor, perbankan, koperasi, Lembaga Swadaya Masyarakat, tokoh agama, para guru/pendidik, dan pemuda.Data jawaban responden diolah menggunakan software Excel 2010. Struktur PHA yang dibangun terdiri dari 5 level yaitu level 1 tujuan (optimasi pemanfaatan pantai), level 2 stakeholders (Pemerintah Daerah, investor, masyarakat, LSM, bank/koperasi), level 3 aspek (lingkungan, ekonomi, sosial budaya), level 4 target (konservasi, lapangan kerja, income, pemerataan, sarana rekreasi), level 5 prioritas (daerah perlindungan penyu, pendaratan ikan, wisata pantai, budidaya rumput laut). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis usaha yang paling optimal untuk dikembangkan di wilayah Pantai Desa Lela yaitu prioritas pertama untuk pendaratan ikan (geomean 0,2853), ke-2 untuk budidaya rumput laut (geomean 0,2244), ke-3 untuk daerah perlindungan penyu (geomean 0,1751), dan ke-4 untuk wisata pantai (geomean 0,1349).
Identifikasi Ektoparasit Pada Budidaya Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) Di Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 2 No 3 (2020): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) di kolam Desa Wairterang, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 05 oktober sampai 26 oktober 2018. Pengambilan sampel sebanyak 30 ekor Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) yang diambil dari kolam di Desa wairterang, Kemudian diamati di Lab Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka. Organ yang diperiksa yaitu kulit/lendir, sirip dan insang dari Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode survey yaitu dengan cara pengambilan sampel di kolam dan melakukan pengamatan serta identifikasi ektoparasit pada bagian luar permukaan tubuh Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus). Hasil identifikasi menunjukan bahwa sampel Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) di kolam Desa Wairterang terinfeksi parasit Dactylogyrus sp., Gyrodactylus sp., Lerneae sp., dan Oodinium sp. Berdasarkan nilai prevalensi dinyatakan bahwa serangan ektoparasit sering menyerang pada Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus), dan nilai intensitas menyatakan bahwa ektoparasit yang menyerang pada Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) dikategorikan ringan, sedangkan ektoparasit yang lebih mendominasi pada ikan lele adalah Oodinium sp sebanyak 51,72%. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukan bahwa suhu pada kolam di desa wairterang berkisar antara 20,8-32oC, pH berkisar antara 5,2-8 dan oksigen terlarut di kolam desa Wairterang berkisar antara 3,5-4,1 mg/l.
Studi Keanekaragaman Jenis Dan Kondisi Terumbu Karang Di Perairan Kelurahan Waioti Dan Perairan Desa Lidi Kabupaten Sikka Adrianus Ratu; Angelinus Vincentius; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 2 No 3 (2020): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaenekaragaman jenis serta kondisi terumbu karang di perairan kelurahan Waioti dan perairan Desa Lidi. Penelitian ini dilakukan di perairan Kelurahan Waioti dan perairan Desa Lidi Kabupaten Sikka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksplorasi, yaitu mengadakan pengamatan langsung terhadap keanekaragaman jenis dan kondisi terumbu karang. Pengambilan data di lapangan dengan metode UPT dilakukan dengan pemotretan bawah air menggunakan kamera digital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persentase tutupan karang di perairan Kelurahan Waioti dibagi ke dalam tiga kategori yaitu karang hidup, karang mati dan patahan karang (rubble). Kondisi tutupan karang hidup di perairan Kelurahan Waioti masuk dalam kategori buruk yaitu sebesar 19,80%, didominasi Coral Encrusting (CE) sebesar 7,07%, tutupan komponen abiotik yang terdiri dari Dead Coral with Algae (DCA) sebesar 45,93%, karang mati (DC) sebesar 1,27%, Rubble (R) sebesar 11,33%. Persentase tutupan karang hidup di perairan Desa Lidi masuk dalam kategori sedang yaitu 36,67%, tutupan karang keras didominasi oleh Acropora Branching (ACB) sebesar 23,80%, Coral Foliose (CF) sebesar 6,73%, Coral Massive (CM) sebesar 1,67%, Coral Branching (CB) sebesar 1,00%, Coral Encrusting (CE) sebesar 0,67, Coral Submassive (CS) sebesar 0,27%,Coral Mushroom (CMR) sebesar 0,27%, Acropora Tubilate (ACT) sebesar 0,27. Indikasi lain yang nampak adalah pecahan karang (R) sebesar 36,67%, Dead Coral With Algae (DCA) sebesar 24,93.
Pengaruh Pemberian Pakan Dengan Tambahan Probiotik Terhadap Laju Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) Maria Etviliani; Sofia Dhengi; Maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 1 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan Lele (Clarias gariepinus) merupakan salah satu komoditas budidaya yang memiliki berbagai kelebihan, diantaranya adalah pertumbuhan cepat dan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan yang tinggi. Pakan merupakan salah satu unsur penting dalam kegiatan budidaya yang menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan budidaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan fermentasi probiotik dalam pakan terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan Lele dumbo ( Clarias gariepinus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen dengan mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan 3 ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Kesimpulan yang dapat diambil Penambahan probiotik dalam pakan terhadap Laju Pertumbuhan tertinggi pada dosis 20 mL/kg pakan yakni sebesar 2,36% dan terendah 1,59% sedangkan kelangsungan hidup ikan Lele dumbo (Clarias gariepinus) tertinggi pada dosis 20 mL/kg pakan yakni sebesar 95,55% dan terendah 86,66%. Pemberian pakan probiotik dengan dosis 20 mL/kg pakan sudah optimal sehingga dapat meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan Lele dumbo (Clarias gariepinus).
Pengaruh Penambahan Fermentasi Probiotik Terhadap Efisiensi Dan Konversi Pakan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) Yovita Dhaja; Maria Imaculata Rume; Sofia Dhengi
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 1 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik terhadap efisiensi dan konversi pakan benih ikan Lele dumbo (Clarias gariepinus). Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Variable dari penelitian ini adalah efisienis pemanfaatan pakan (EPP), konversi pakan (FCR) dan kualitas air (suhu dan pH). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh penambahan probiotik terhadap efisiensi dan konversi pakan benih ikan Lele dumbo (Clarias gariepinus) tidak berbeda nyata dimana nilai rata-rata efisiensi pakan yang tertinggi terdapat pada dosis probiotiknya 20 mL/kg pakan dengan nilai efisiensi pemanfaatan pakan sebesar 89,74 % dan nilai konversi pakan sebesar 5,17gram. Tingginya nilai efisiensi pakan disebabkan karena pemberian probiotik dengan dosis 20 mL/kg pakan mampu diserap oleh tubuh ikan sehingga terjadi peningkatan pertumbuhan. Ikan dapat memanfaatkan pakan yang diberikan secara optimal sehingga pakan tersebut terserap dengan baik. Nilai efisensi pemanfaatan pakan terendah pada dosis 0 mL/kg pakan (dosis kontrol) yaitu tanpa penambahan probiotik di dalam pakan, dengan nilai efisiensi sebesar 79,54 % dan nilai konversi pakan sebesar 4,62 gram. Hal ini disebabkan karena kurangnya penyerapan pakan rendahnya efisiensi pakan dan dipengaruhi aktivitas pencernaan yang tidak dibantu oleh adanya penambahan probiotik sehingga penyerapan energi untuk pertumbuhan ikan juga kurang baik. Parameter kualitas air meliputi suhu yang ideal untuk pemeliharaan ikan Lele suhu 240C-290C dan pH air 6-8.
Pengaruh Penanganan Prakonsumsi Rumput Laut Eucheuma Cottonii Terhadap Uji Fisik Organoleptik Jus Rumput Laut Maria Yohanista; maria Imaculata Rume
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 3 No 2 (2021): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penanganan prakonsumsi rumput laut Eucheuma cottonii pada uji fisik organoleptik jus rumput laut. Penelitian dilaksanakan pada Tanggal 20 April 2021 sampai tanggal 20 Mei 2021di Laboratorium Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa Maumere. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan analisis ANOVA dari Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s yang terdiri dari 5 perlakuan meliputi P0 (direndam dengan air bersih), P1 (direndam dengan air perasan jeruk nipis), P2 (direndam dengan air cucian beras), P3 (direndam dengan air kapur sirih) dan P4 (direndam dengan air payau) dengan 3 ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Variabel yang diamati adalah uji organoleptik meliputi warna, rasa, aroma, tekstur pada jus rumput laut. Hasil uji Proksimat Hasil analisis ANOVA menunjukan bahwa pengaruh perendaman dengan menggunakan air bersih, air jeruk nipis, air cucian beras, air kapur sirih, dan air payau (air tawar + garam) terhadap rumput laut Eucheuma cottonii memberikan pengaruh nyata (F hitung > F tabel 0,05) terhadap jus rumput laut terhadap penilaian organoleptik warna, rasa, aroma, dan tekstur. Dimana Uji Lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) diperoleh bahwa untuk warna, rasa, aroma, tekstur yang paling disukai oleh panelis adalah lama perendaman 36 jam dengan nilai masing-masing warna 8, rasa 7.3, aroma 5,6, tekstur 8.
KARAKTERISTIK KONSUMEN DALAM PEMBELIAN IKAN SEGAR DI PASAR TRADISIONAL WURING KECAMATAN ALOK BARAT, KABUPATEN SIKKA Sofia Dhengi; Maria Imaculata Rume; Arnoldus Yansen
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 4 No 2 (2022): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar tradisional memiliki peranan sangat strategis dalam menggerakan roda perekonomian daerah secara umum khususnya masyarakat sekitar pasar. Pasar tradisional Wuring menawarkan berbagai macam produk ikan baik ikan segar maupun olahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen dalam pembelian ikan segar di Pasar Tradisional Wuring. Metode yang dilakukan adalah metode survei dan pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen yang membeli ikan segar di Pasar tradisional Wuring adalah perempuan yang berada pada rentang usia 31-50 tahun dengan rata-rata tingkat pendidikan Diploma (D3/S1) sebesar 45,33% pekerjaan sebagai ibu rumah tangga lainnya dengan pendapatan rata-rata berkisar Rp 500.000-Rp 1.000.000 perbulan dengan jumlah anggota keluarga sebanyak 4 orang (28%).