Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN TERHADAP RISIKO PERNIKAHAN USIA DINI Agi Yulia Ria Dini; Vina Febriani Nurhelita
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v11i1.197

Abstract

ABSTRAKPernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu pasangan yang memiliki usia dibawah umur 17 tahun. Pernikahan belum cukup umur ini marak terjadi di Indonesia, baik di desa maupun kota. Fenomena pernikahan dini di wilayah Ciayumajakuning berkontribusi sebesar 44,67% terhadap persentase perempuan yang pernah kawin usia dibawah 18 tahun di Jawa Barat. Perempuan yang menikah di usia dini berisiko kematian lebih tinggi akibat komplikasi saat kehamilan dan melahirkan dibandingkan perempuan dewasa. Tujuan peneliti adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang pendewasaan usia perkawinan terhadap resiko pernikahan usia dini di SMPN 9 Kota Cirebon Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode cross sectional, populasi pada penelitian adalah remaja putri kelas 8 SMPN 9 Kota Cirebon dengan teknik accidental sampling didapatkan sampel sebanyak 32 remaja putri.Instrumen penelitian ini adalah kuesioner tertutup. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang pendewasaan usia perkawinan dengan frekuensi terbanyak adalah kategori cukup (50%) dan tingkat risiko pernikahan usia dini pada remaja putri terbanyak adalah pada kategori cukup (40,6%) .  Hasil analisa bivariat menggambarkan adanya hubungan yang berarti ( p value < α) antara pengetahuan remaja putri tentang Pendewasaan Usia Perkawinan terhadap  risiko Pernikahan Usia Dini di SMPN 9 Kota Cirebon.Kata Kunci : Pengetahuan, Pendewasaan Usia Perkawinan, Pernikahan Usia Dini   ABSTRACTEarly age marriage is a marriage conducted by one of the couples who have under 17 years of age. Early age marriage often occurs in Indonesia, not only in rural but also in cities. The phenomenon of early marriage in the Ciayumajakuning region contributed 44.67% to the percentage of women who had married under the age of 18 in West Java . Young lady who married at an early age the risk of death is higher as a result of complications during pregnancy and childbirth than adult women . The researcher's aim is to determine the relationship of adolescent girls' knowledge about the age of marital maturity to the risk of early age marriage  at SMPN 9 Cirebon City 2019. This research uses quantitative descriptive design with cross sectional method, the population in this study was the 8th grade teenage girls of SMPN 9 Cirebon City with an accidental sampling technique obtained a sample of 32 teenage girls. The research instrument was a closed questionnaire. Univariate analysis results show that the knowledge of young women about the age of marriage with the highest frequency is moderatecategory (50%) and the level of risk of early marriage in young girls is in the moderate category (40.6%). Bivariat analysis results show that there is a significant relationship (p value <α ) between the knowledge of teenage girls about marital maturity to the risk of early age Marriage at SMPN 9 Cirebon City.Keywords: Knowledge, Maturing Age of Marriage, Early Age Marriage
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DI KLINIK ARIZA MEDIKA TAHUN 2022 Heny Puspasari; Agi Yulia Ria Dini; Siti Nurdiyana; Laili Nurjannah Yulistiyana; Yosi Yusrotul Khasanah; Anisah Fitri
Jurnal Kesehatan Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v13i2.317

Abstract

Abstrak  KB suntik 3 bulan adalah kontrasepsi hormonal yang berisi hormone progesterone. KB suntik 3 bulan merupakan metode kontrasepsi non jangka panjang akan tetapi KB suntik 3 bulan menjadi pilihan mayoritas ibu-ibu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor uyang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan di Klinik Ariza Medika Tahun 2022.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.Cara pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah  Analisa multivariat dengan uji chi square.Hasil analisis uji chi square dengan spss faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan nilai p,0,05 adalah usia (p=0,02) dan parietas (p=0,03). Keempat faktor (usia, Pendidikan, ekonomi dan parietas) secara bersama-sama berpengaruh terhadap pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan namun yang paling signifikan adalah usia dan parietas. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kontrasepsi suntik 3 bulan di Klinik Ariza Medika adalah faktor usia dan parietas. Meningkatkan KIE tentang kontrasepsi agar lebih bijak dalam memilih KB sesuai kebutuhan. Kata kunci : KB Suntik 3 bulan, usia, pendidikan, ekonomi, parietas Abstract  3-month injection contraception is a hormonal contraceptive that contains the hormone progesterone. The 3-month injection KB is a non-long-term contraceptive method, but the 3-month injection KB is the choice of the majority of acceptor. This study was conducted to determine the factors that influence the choice of 3-month injectable contraception at the Ariza Medika Clinic in 2022.This study used a quantitative method with an analytical descriptive design. The sampling technique used was accidental sampling. Method data collection using a questionnaire. Data analysis used is multivariate analysis with chi square test. The results of chi square analysis with SPSS. The factors that influence the choice of 3-month injectable contraception with a p value of <0.05 were age (p=0.02) and parity (p=0.03). The four factors (age, education, economy and pariety) together influence the choice of 3-month injectable contraception, but the most significant are age and pariety. The factors that influence the choice of 3-month injectable contraception at the Ariza Medika Clinic are age and pariety. Improving KIE on contraception to be wiser in choosing family planning according to need Key words : 3-month injectable contraception, age, education, economy, pariety