Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penyuluhan Pendidikan Kesetaraan di RT 01 Desa Tanjung Batu Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kertanegara Fauziah, Anisa; Tufa, Istifadah Hardhea; Wati, Syahidah Sandya; Amanda, Reygina; Khairunnisa, Rizka Tri; Afrizal, Riski; Safitri, Febiyana; Luthfiana, Bika Nisa; Alisalman, Muhamad
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1, No 1 (2022): December
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v1i1.85

Abstract

The problem that occurs in RT OI Tanjung Batu Village is that the majority of the population with formal education only reaches the junior high school level and the high number of dropouts. Therefore, the implementation of equality education counseling is very appropriate to do. The method used in this activity is the lecture and discussion method. The preparatory phase begins with observation, interviews and coordination with RT 01 apparatus. Making an agreement on extension activities with RT 01 apparatus, preparing learning media in the form of materials and videos. Equality education extension activities were carried out in December with 15 participants from RT 01 Tanjung Batu Village. In the implementation of counseling, it is carried out by delivering material with lectures. Then the discussion with the participants. The result is that the people of RT 01 have new knowledge about equality education and its benefits.
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN SITA EKSEKUSI OLEH BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA Hutagaol, Duma Novianty; Fauziah, Anisa
Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Vol. 5 No. 3 (2025): Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/bureau.v5i3.817

Abstract

Since the end of 2013, the Supreme Court has ruled that disputes arising from the implementation of consumer financing agreements, whether based on fiduciary agreements or collateral rights, are not considered consumer disputes. Therefore, the BPSK does not have the authority to adjudicate them. The issue addressed in this thesis is the legal validity of the cancellation of the execution of fiduciary collateral by the BPSK, as reviewed under Law No. 42 of 1999 in the Supreme Court decision No. 234/Pdt.Sus/Bpsk/2022/Pn,Pdg. How does the judge consider the fiduciary collateral executed by the creditor in the Supreme Court decision 234/Pdt.Sus/Bpsk/2022/Pn,Pdg? The research method used is normative legal research using data from various literature sources, such as books, journals, regulations, etc. Data analysis was conducted using a normative approach. The research method employed was normative legal research utilizing literature data from various books, journals, regulations, and other sources. Data analysis was conducted using a normative approach. The research findings indicate that the cancellation of the execution seizure by the BPSK contradicts the provisions of Law No. 42 of 1999 on Fiduciary Guarantees, where the creditor has preferential rights over the fiduciary object. The Supreme Court overturned the BPSK's decision, which had previously seized the collateral object, and the creditor's execution was contrary to Constitutional Court Decision No. 18/PUU-XVII/2019
Perbandingan Sistem Media dan Politik di Negara Demokrasi Maju dan Berkembang Fadhilah, Sekar Ayu; Purwanto, Eko; Fauziah, Anisa; Aidilia, Zahra; Melati, Rhisma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5169

Abstract

Hubungan antara media dan politik adalah suatu dinamika kompleks yang saling memengaruhi, diwarnai oleh persoalan bias politik, sensasionalisme, dan penggunaan framing secara strategis untuk melayani kepentingan elite kekuasaan. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai aktor politik yang memiliki kemampuan besar dalam membentuk opini publik, menetapkan agenda, dan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap realitas politik. Oleh karena itu, penting untuk membandingkan sistem media dan politik di negara demokrasi maju dan negara demokrasi berkembang guna memahami variasi peran dan fungsi media dalam konteks yang berbeda. Negara-negara demokrasi maju, seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, umumnya memiliki sistem media yang relatif independen, didukung oleh regulasi yang kuat, profesionalisme jurnalisme, serta tingkat literasi media yang lebih tinggi. Dalam konteks ini, media berperan sebagai watchdog demokrasi yang mengawasi kekuasaan dan mendorong akuntabilitas publik. Sebaliknya, negara-negara demokrasi berkembang, seperti Indonesia, menghadapi berbagai tantangan struktural seperti konsentrasi kepemilikan media pada kelompok elite tertentu, rendahnya literasi media, serta intervensi politik dan ekonomi yang memengaruhi independensi redaksional. Hal ini menyebabkan media terkadang terjebak dalam kepentingan ekonomi-politik atau berfungsi sebagai alat legitimasi kekuasaan. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan bagaimana media dan politik saling memengaruhi di kedua konteks tersebut, serta merumuskan strategi untuk membangun ekosistem media yang sehat, independen, dan bertanggung jawab di negara demokrasi berkembang.
Metode Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Membangun Kemandirian Siswa Sekolah Luar Biasa melalui Pendekatan Kualitatif Deskriptif Kurniawati, Putri; Nurjannah, Fadiya Nafi’; Huda, Wibi Qurota A’yunil Huda; Fauziah, Anisa; Hafidzda, Laila Citra; Rahmatika, Eva; Praptiningsih, Praptiningsih
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8824

Abstract

Pembelajaran bagi siswa tunadaksa di sekolah luar biasa masih cenderung menitikberatkan pada aspek akademik, sementara penguatan kemandirian dan kesiapan hidup belum sepenuhnya terintegrasi dalam strategi pembelajaran yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SLB YPAC Surakarta serta kontribusinya terhadap pembentukan kemandirian siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek yang diteliti yaitu siswa dan guru kelas SLB YPAC Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diterapkan melalui asesmen diagnostik, penyesuaian konten, proses, dan produk pembelajaran, serta pengelompokan siswa berdasarkan kebutuhan, tingkat kemampuan, dan minat masing-masing peserta didik. Strategi ini diperkuat dengan integrasi program vokasional, kelompok literasi, dan kegiatan kerohanian yang berperan dalam mengembangkan keterampilan hidup, kepercayaan diri, dan kemandirian siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pembelajaran berdiferensiasi dengan program vokasional, literasi, dan kerohanian dalam konteks SLB tunadaksa, yang masih jarang dibahas dalam penelitian sebelumnya, serta memberikan kontribusi pada penguatan praktik pembelajaran yang menekankan aspek akademik dan non-akademik.
Integrasi Evaluasi Ergonomi dan Perancangan Teknik dalam Pengendalian Risiko Manual Material Handling: Studi Kasus pada Industri Manufaktur Nasution, Andri Rachmat Kumalasian; Ramadhanti, Ledina; Fauziah, Anisa; Puspita, Hermita Dyah
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2269

Abstract

Manual material handling (MMH) merupakan salah satu sumber utama risiko ergonomi dan gangguan muskuloskeletal pada industri manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian teknik berupa alat bantu kerja ergonomis dalam menurunkan risiko MMH. Penelitian menggunakan pendekatan terapan dengan desain pre–post intervention melalui integrasi metode Nordic Body Map (NBM), Rapid Entire Body Assessment (REBA), Revised NIOSH Lifting Equation (RNLE), dan Snook Tables. Hasil evaluasi kondisi awal menunjukkan dominasi keluhan pada punggung bawah (77%), skor REBA sebesar 12 (risiko tinggi), lifting index di atas 5, serta rasio beban terhadap maximum acceptable weight (MAW) melebihi 1. Berdasarkan diagnosis tersebut, dirancang alat bantu berbasis pengendalian teknik untuk mengurangi fleksi batang tubuh dan mengeliminasi aktivitas angkat manual selama transportasi. Evaluasi pascaimplementasi menunjukkan penurunan signifikan risiko ergonomi, ditandai dengan skor REBA sebesar 1, nilai lifting index di bawah satu, dan rasio beban terhadap MAW mendekati nol. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pengendalian teknik yang dirancang secara ergonomis efektif meningkatkan keselamatan kerja dan dapat menjadi solusi praktis bagi industri manufaktur skala menengah.