Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Physical Condition Analysis of Central Java PPLP Rowing Athletes Saputro, Ferdian Aji; Wiyanto, Agus; Ratimiasih, Yulia
Journal of Sport Science and Fitness Vol. 11 No. 1 (2025): Journal of Sport Science and Fitness
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v11i1.24539

Abstract

Introduction: The importance of physical condition in rowing is very influential in the development of an athlete. One of the efforts made to improve the physical condition of athletes is to analyze their physical condition, which will be the solution to the problem. Objectives: This study aims to determine the physical condition of rowing athletes at the Central Java Student Education and Training Center (PPLP). Method: This type of research is descriptive quantitative. The population of this study was 10 PPLP Central Java rowing athletes, consisting of 3 boys and 7 girls. The data collection technique of this study used tests and measurements of physical conditions.  The data analysis technique used is descriptive statistics. Result: The results of this study indicate that the physical condition of PPLP rowing athletes in Central Java is quite good in the parameters of flexibility, balance, muscle power, strength, cardiovascular endurance, speed, body composition, and explosive strength. Conclusion: The conclusion of this study is that the physical condition of PPLP rowing athletes is quite good, and there are several aspects that need to be improved, such as cardiopulmonary endurance and flexibility.
Sosialisasi Pengukuran Body Mass Index Sebagai Pendukung Terbentuknya Berat Badan Ideal Pada Kelompok Kerja Guru Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i2.24256

Abstract

Community service activities aim to provide awareness and understanding of ideal body weight as a preventive measure in health. The main target of this activity is elementary school teachers, in the Batursari Mranggen Teacher Working Group (KKG) as many as 15 teachers, assisted by a team of PPG UPGRIS students. The method used in the community service is PAR (participatory action research). The stages of the activity, observation and analysis of conditions, mapping needs, finding and planning problem solving, implementing the KKG problem solving program regarding ideal body weight. The materials provided are healthy lifestyles, measuring weight and height, calculating BMI. Practical activities are carried out by carrying out weight measurements using a scale. Measuring height and weight comparing the measurement results, calculating with the BMI formula with the BMI standard benchmark, overweight or obesity, underweight, and ideal. The results of the community service are able to create awareness of the importance of ideal body weight for health preventive efforts, with a 75% success rate implemented for oneself and students. Socialization is expected to increase awareness about ideal body weight.
PKM Pencegahan Covid-19 Varian Baru (Omicron) Desa Telukawur Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia; Zhannisa, Utvi Hinda; Widiyatmoko, Fajar Ari
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i1.11920

Abstract

The second wave of the Covid-19 virus is still a problem in Indonesia. Many community activities are restricted including school, work, sports. However, many people ignore health protocols, thinking that the pandemic is over. People in Telukawur village also think that the pandemic is over. The people of Telukawur village have forgotten about the implementation of health protocols, it is proven that they rarely use masks, keep their hands clean and use hand sanitizer. From the above problems, the activities carried out were direct socialization to the Telukawur village community by distributing masks, installing appeal signs, socialization and exposure to the new variant of the COVID-19 virus to village organizations and demonstrations for making hansanitazers. From the activities carried out, it is hoped that the community will care about the health of themselves and others by preventing the spread of the COVID-19 virus, implementing health protocols and being independent in making natural hand sanitizers. As a result of the activities carried out, the Telukawur village community is more concerned about the health of themselves and others by implementing health protocols in their daily lives. The conclusion of this activity is that the pandemic is not over, people must continue to apply health protocols wherever they are.AbstrakVirus Covid 19 gelombang kedua masih menjadi permasalahan di Indonesia. Banyak kegiatan masyarakat yang dibatasi diantaranya sekolah, bekerja, berolahraga. Namun banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan, beranggapan bahwa pendemi telah berakhir. Masyarakat di desa Telukawur juga beranggapan pendemi telah berakhir. Masyarakat desa Telukawur sudah melupakan mengenai penerapan protokol kesehatan, terbukti sudah jarang penggunaan masker, menjaga jarak mencuci tangan dan penggunaan handsanitazer. Dari permasalahan diatas maka kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi langsung kepada masyarakat desa Telukawur dengan cara pembagian masker, pemasangan plang himbauan, sosialisasi dan paparan mengenai virus covid 19 varian baru ke organisasi-organisasi desa serta demontrasi pembuatan hansanitazer. Dari kegiatan yang dilakukan diharapkan masyarakat peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain dengan mencegah penyebaran virus covid 19, menerapkan protokol kesehatan dan kemandirian dalam pembuatan handsanitazer alami. Hasil dari kegiatan yang dilakukan, masyarakat desa Telukawur lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan orang lain dengan cara menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.  Kesimpulan kegiatan ini pendemi belum berakhir masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun mereka berada.
Pendampingan Kontingen Petanque Kota Semarang Dalam Pencapaian Target Medali di PORPROV XVI Jawa Tengah Tahun 2023 di Pati Raya Kusumawardhana, Buyung; Hudah, Maftukhin; Pratama, Dani Slamet; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.18219

Abstract

Target yang di bebankan KONI Kota Semarang kepada FOPI Kota Semarang adalah mendapatkan 1 medali emas pada PORPROV XVI Jateng Tahun 2023 di Pati Raya. Untuk mencapai target tersebut diperlukannya pembuatan program latihan serta monitoring latihan dan pertandingan yang disesuaikan dengan kalender pertandingan. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap pengambilan data awal, tahap pembuatan program latihan dan penguatan mental bertanding, tahap pelaksanaan latihan, serta tahap evaluasi. Tim dan mitra berhasil membuat program latihan berdasarkan sport science yang dikemas secara efektif dan efisien. Program latihan yang dihasilkan terdiri dari beberapa fase yaitu fase persiapan, fase pelaksanaan, try out dan fase puncak. Hasil dari program latihan tersebut mendapatkan prestasi yang melebihi target yaitu 1 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu.
Development of Tlogo Village Community Health Ratimiasih, Yulia; Prastiwi, Bertika Kusuma; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pratama, Dani Slamet; Kusumawardhana, Buyung; Setiyawan, Setiyawan; Hudah, Maftukin
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 3 NO 2 AUGUST 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v3i2.267

Abstract

This activity aims to provide health guidance to the Tlogo Village Community, Tuntang District, Semarang Regency by providing assistance with children's growth and development (posyandu), providing knowledge dissemination for teenagers who are still lacking in promiscuity and providing aerobic exercise training guidance to the community. This activity is carried out because many parents do not pay enough attention to their children's growth and development, so posyandu, youth care, health care and low levels of exercise have the potential to reduce the level of public health. Assistance from the PKM University of PGRI Semarang (UPGRIS) Team uses lecture and demonstration methods. The expected output is increased knowledge of parents in paying attention to children's growth and development, increased knowledge of teenagers in free association, and community skills among teenagers. There is also a lot of community participation in aerobic exercise. The result of this service is increased community knowledge and skills regarding health. This good habit needs to be improved in the future with better programs.
Program Kesehatan Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dan Lingkungan Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26908

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan memberikan pemahaman, penyadaran terhadap pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan sebagai usaha preventif dalam kesehatan. Sasaran utama kegiatan ini adalah Warga masyarakat Desa Tlogo dan Watuagung Kabupaten Semarang, dengan dibantu oleh tim mahasiswa KKN UPGRIS. Metode yang digunakan dalam pengabdian PAR (participatory action research). Tahapan dari kegiatan, observasi dan analisis kondisi, memetakan kebutuhan, mencari dan merencanakan pemecahan masalah, pelaksanaan program pemecahan masalah kesehatan fisik dan lingkungan. Materi yang diberikan adalah aktivitas fisik utamnaya senam aerobik untuk meningkatkan kualitas hidup dan pengolahan sampah untuk kesehatan lingkungan, Kegiatan praktek dilakukan dengan cara melaksanakan pengukuran denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas senam aerobik menggunakan stopwacth, mengukur pengetahuan mengenai sampah. Mengukur denyut nadi seblum dan sesudah aktivitas membandingkan antara hasil dengan kategori. Mengukur pengetahuan mengenai beberapa indikator sampah. Hasil dari pengabdian mampu menciptakan penyadaran pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan dengan pengolahan sampah sebagai usaha preventif kesehatan, dengan tingkat keberhasilan 80 % dilaksanakan untuk diri sendiri dan warga lain. Sosialisasi diharapkan dapat meningkat kepedulian mengenai kualitas hidup dan lingkungan.
Pemberdayaan Santri Pesantren melalui Literasi Digital dan Pembelajaran Bilingual pada Mata Pelajaran PJOK untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat Menuju Pesantren 4.0 Ambarini, Ririn; Utami, Hadi Riwayati; Zahraini, Dian Ayu; Ratimiasih, Yulia; Sumardiyani , Listyaning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4025

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Fithrah Semarang dengan tujuan meningkatkan kompetensi santri di era digital melalui penguatan literasi digital, pembelajaran bilingual, dan gaya hidup sehat yang terintegrasi secara khusus dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pesantren dalam menyiapkan santri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu memahami istilah olahraga dalam Bahasa Inggris, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pola hidup sehat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui delapan kali kunjungan tematik yang mencakup pelatihan instruksi PJOK bilingual, penggunaan media digital seperti Canva, Duolingo, dan teknologi berbasis AI untuk mendukung pembelajaran gerak, serta edukasi kesehatan bertema gizi seimbang dan kebugaran jasmani. Peserta kegiatan terdiri dari ustadz, ustadzah, pengurus pesantren, dan perwakilan santri senior maupun yunior. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan santri dalam memahami terminologi olahraga bilingual, memanfaatkan platform digital untuk pembelajaran PJOK, serta meningkatnya kesadaran terhadap aktivitas fisik dan pola makan sehat. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya pesantren modern dan berdaya saing di era Pesantren 4.0