Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Pada Remaja Usia 10-19 Tahun Firda Nuzula; Gisely Vionalita
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v6i2.6389

Abstract

ABSTRAK Obesitas adalah penimbunan lemak yang berlebihan sehingga gula tidak dapat diangkut ke dalam sel danmenumpuk dalam peredaran darah, diukur berdasarkan hasil indeks massa tubuh sesuai diagram organisasikesehatan dunia. Berdasarkan data yang diperoleh dari puskesmas kecamatan Palmerah tercatat jumlah remaja usia 10-19 tahun yang obesitas pada bulan Januari-Oktober 2019 sebanyak 109 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas pada remaja usia 10-19 tahun di poli pelayanan kesehatan peduli remaja puskesmas kecamatan Palmerah tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain potong lintang, untuk memperoleh data di lapangan dilakukan dengan cara kuesioner, observasi dan wawancara kepada 77 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dari uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara Riwayat obesitas (P = 0,01), aktivitas fisik (P = 0,01), konsumsi fast food (P = 0,05) dengan obesitas pada remaja. Hasil penelitian dari uji fisher exact menunjukkan tidak terdapat hubungan antara asupan energi (P = 0,637) dengan obesitas pada remaja. Diharapkan puskesmas dapat melakukan screening dan konseling kesehatan keliling terkait Riwayat obesitas dan membuat program tentang aktivitas fisik serta konsumsi fast food yang bekerjasama dengan sekolah. Kata kunci: Obesitas, Remaja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKPATUHAN KUNJUNGAN KEHAMILAN K1-K4 PADA IBU HAMIL DI BPM BIDAN MARI SENTONO, PEGADUNGAN, KALIDERES TAHUN 2020 Santi Fatmawati; Gisely Vionalita; Rini Handayani; Devi Angeliana Kusumaningtiar
Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) Vol 10, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.824 KB) | DOI: 10.14710/jkm.v10i1.31907

Abstract

One of the causes of Maternal Mortality Rate (MMR) is complications in pregnancy and childbirth. Complications of pregnancy and childbirth can be prevented by regular antenatal care (ANC) examinations. ANC is a visit by pregnant women with health workers to get pregnancy services in accordance with established standards. Of these 114 pregnant women patients, there were patients who were not compliant (having visits less than 4 times) as many as 89 (78%) patients while the data on the coverage of antenatal care visits in DKI Jakarta in 2019 was 88.54%, this was due to a lack of knowledge about pregnancy visits, parity, and mileage. The purpose of this study was to determine the factors associated with non-adherence to pregnancy visits K1-K4 in pregnant women. This research is a quantitative research with a cross sectional design. This research was conducted in January – August 2021. The population in this study were all pregnant women at BPM Midwife Mari Sentono in 2021 as many as 114 people in January – April. The sample in this study was 75 medical records of pregnant women with simple random sampling method. Data analysis was carried out univariate and bivariate with Chi Square test (α = 0.05) and calculate the Prevalence Ratio (PR) value. The results of the Chi Square test are age (p-value = 0.962, PR = 1.085), education (p-value = 0.027, PR = 0.487), occupation (p-value = 1,000, PR = 1,000), parity (p-value = 1,000). value = 0.037, PR = 1.975), and distance traveled (p-value = 0.024, PR = 2,000), the conclusion is that there is a relationship between education, parity and distance traveled with non-compliance with K1-K4 visits to pregnant women at BPM Midwife Mari Sentono. Suggestions for the BPM are expected to be used as input to develop a special program in increasing the coverage of ANC visits during the pandemic in order to minimize the incidence of maternal and infant mortality.
VALIDATION AND ANALYSIS OF THE KID-KINDL QUESTIONNAIRE IN MALAYSIAN PRIMARY SCHOOL CHILDREN FROM THE CHILDREN’S PERSPECTIVE Gisely Vionalita; Zalina Ismail
Indonesian Journal for Health Sciences Vol 6, No 1 (2022): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v6i1.4914

Abstract

Health-related quality of life (HRQoL), conceptualized as the patient’s evaluations of their health status, is an essential indicator in evaluating health and health care and treating individual patients. The KID-KINDL questionnaire includes four main components: psychological well-being, social relationships, physical functions, and daily activities. This study aims to validate the KID-KINDL questionnaire in the Malay language and measure the HRQOL of Year One students from the children’s perspective. Forward and the Language Centre Universiti Sains Malaysia supervised the backward translation of the KID-KINDL questionnaire. The questionnaire's validation and reliability were assessed with Winstep™ software, using Rasch model statistics. KID-KINDL was applied to 90 Year One students in SK Zainab 2, Kota Bharu, Kelantan. Minor changes were made to the questionnaire after being translated.  From the misfit item of those questions, the range to infit and outfit is beyond the acceptable scope for the Likert scale (0.6-1.4), and four questions were deleted in the validated version. Following validation, analysis with Rasch model statistics was carried out. This questionnaire will be used for further in-depth studies on children's health-related quality of life
Gambaran Efektivitas Rekrutmen dan Seleksi dalam Memenuhi Kebutuhan Tenaga Perawat di Keperawatan Home Care PT Wishan Global Medika Musna Musna; Erlina Puspitaloka Mahadewi; Gisely Vionalita; Susi Shorayasari
Gorontalo Journal of Public Health VOLUME 5 NOMOR 1, APRIL 2022
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjph.v5i1.1782

Abstract

Keperawatan home care PT. Wishan Global Medika memiliki banyak permintaan pelayanan keperawatan home care, tetapi masih sedikit perawat yang melamar dan beberapa dari pelamar tidak sesuai dengan kriteria yang diharapkan. Sehingga menarik untuk dilakukan penelitian tentang gambaran efektivitas rekrutmen dan seleksi dalam memenuhi kebutuhan tenaga perawat di keperawatan home care PT Wishan Global Medika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran analisis efektivitas rekrutmen dan seleksi dalam memenuhi kebutuhan tenaga perawat di keperawatan home care PT. Wishan Global Medika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih menggunakan metode purposive sampling sebanyak 6 orang, diantaranya Direktur, General Manager, Penanggung Jawab Home Care, dan 3 orang perawat pelaksana. Analisis data dilakukan reduksi data, penyajian data dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh masih kurang efektif, karena dari telaah dokumen terhadap berkas dan data yang terkait dengan rekrutmen dan seleksi masih terkendala, belum ada data hasil rekapan oleh Human Resource Development, dan hasil observasi masih kurangnya SDM yang mendukung, serta dari wawancara ada sebagian kecil informan menyatakan pada proses rekrutmen dibagian jumlah pelamar dan kuantitas rekrutmen masih kurang efektif, sedangkan pada pelaksanaan seleksi sebagian kecil informan menyatakan  pada bagian keyakinan di tenaga penyeleksi dan jumlah pelamar yang mengikuti seleksi masih kurang efektif. Kesimpulannya gambaran efektivitas rekrutmen dan seleksi dalam memenuhi kebutuhan tenaga perawat di keperawatan home care PT Wishan Global Medika pada telaah dokumen dan observasi masih kurang efektif, sedangkan pada wawancara sudah cukup efektif. Sehingga perlunya penambahan SDM pada bagian HRD karena HRD masih bekerja secara merangkap.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR MINGGU TAHUN 2021 Aldila Nur Rahmawati; Gisely Vionalita; Intan Silviana Mustikawati; Rini Handayani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 10, No 5 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkm.v10i5.35178

Abstract

Tuberculosis (TB) is a major global health problem with an estimated 10.4 million new TB cases worldwide. Based on data from health reports at the Pasar Minggu Subdistrict Health Center in 2021 (January - August) there were 82 new cases of bacteriological confirmation (18.5%) from 441 patient visits. The purpose of this study was to determine the factors related to the incidence of pulmonary tuberculosis at the Pasar Minggu Subdistrict Health Center in 2021. This study used a cross sectional design with the population being all medical records of patients at the Pasar Minggu subdistrict health center as many as 441 medical records and samples taken used as many as 117 medical records. Data analysis used univariate and bivariate analysis with Chi Square test. The results of univariate analysis showed that more patients had tuberculosis, age at risk, male sex, highly educated, working, good nutritional status. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between age, gender, nutritional status and the incidence of tuberculosis. It is recommended that the Puskesmas Puskesmas run and socialize the program to increase community independence so that the community, especially those at the age who are not at risk (over 50 years), implement a smoking cessation clinic program (KBM). carry out a nutritional counseling program specifically for tuberculosis patients who experience poor nutritional status and carry out a program of providing additional food for tuberculosis patients who cannot afford it in the form of packaged milk, eggs and biscuits during the treatment of pulmonary tuberculosis.Keywords: Tuberculosis, Age, Gender, Nutritional Status.
Determinan Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seks Pranikah Remaja Gisely Vionalita; Anatama Dhia Rachmah
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v13i2.232

Abstract

Masa remaja adalah transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang mengandung perubahan besar fisik, kognitif, dan psikososial. Dimulai sejak seseorang menunjukkan tanda-tanda pubertas, kemudian terjadi pertumbuhan berat dan tinggi, perubahan dalam proporsi dan bentuk tubuh, dan pencapaian kematangan seksual. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seks pranikah remaja di SMK Ekonomika Limo. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan rancangan cross sectional (n= 73 remaja), memperoleh hasil bahwa faktor yang mempengaruhi perilaku seks pranikah remaja yaitu keterpaparan informasi (p=0,016) dan pengaruh teman sebaya (p=0,016). Perilaku remaja SMK Ekonomika Limo termasuk dalam kategori baik. Untuk meningkatkan perilaku yang belum baik peneliti menyarankan sebaiknya pihak sekolah menambahkan kurikulum edukasi mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan seks pranikah, sekolah juga dapat bekerjasama dengan puskesmas sekitar sekolah untuk memberikan penyuluhan, serta pemberian perhatian yang cukup dari orangtua remaja. Kata Kunci: Perilaku seks, Seks Pranikah, Keterpaparan informasi, Teman sebaya
Hubungan Faktor Karakteristik Ibu terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Puskesmas Tanah Tinggi Tangerang Mareta Puspita; Rini Handayani; Veza Azteria; Gisely Vionalita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 14 No 1 (2022): JIKM Vol. 14, Edisi 1, Februari 2022
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v14i1.249

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Pemberian ASI yang mengandung kolostrum tanpa tambahan makanan apapun dan diberikan kepada bayi dimulai ketika lahir hingga berusia 6 bulan. Prevalensi pemberian ASI eksklusif nasional tahun 2019 sebesar 67,74%. Studi ini ditujukan untuk mengetahui faktor karakteristik ibu yang berhubungan dengan ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Tanah Tinggi Tangerang. Metode: Studi cross-sectional dilakukan pada bulan Januari-Agustus 2021 dengan sampel 128 bayi usia 6-12 bulan. Variabel dependen penelitian adalah pemberian ASI eksklusif sedangkan variabel independen adalah usia, pekerjaan, pendidikan dan paritas. Analisis yang dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil: Ditemukan proporsi tertinggi pada kelompok yang memberikan ASI eksklusif (50,8%), ibu usia 20 tahun sampai 35 tahun (70,3%), ibu yang bekerja (68%), ibu pendidikan lanjut (75%) dan ibu primipara (57%). Hasil uji Chi-square ditemukan adanya hubungan antara ASI eksklusif dengan pekerjaan (P-value=0,031, PR=1,649, 95%CI 1,037-2,622). Namun, usia (P-value=0,063, PR=1,457, 95%CI 1,039-2,045), pendidikan (P-value=0,759, PR=1,109, 95%CI 0,753-1,632) dan paritas (P-value=0,575, PR=1,145, 95%CI 0,796-1,648) ditemukan tidak signifikan terhadap pemberian ASI ekslusif. Kesimpulan: Hanya variabel pekerjaan yang berhubungan terhadap pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: ASI eksklusif, Paritas, Pekerjaan, Pendidikan, Usia Abstract Background: Breastfeeding containing colostrum without any additional food and given to babies starting at birth until the age of 6 months. The national prevalence of exclusive breastfeeding in 2019 was 67.74%. This study was aimed to determine the characteristics of mothers related to exclusive breastfeeding in infants aged 6-12 months at the Tanah Tinggi Tangerang Health Center. Methods: The cross-sectional study was conducted in January-August 2021 with a sample of 128 infants aged 6-12 months. The dependent variable of the study was exclusive breastfeeding while the independent variables were age, occupation, education and parity. The analysis was carried out by univariate and bivariate analysis with Chi-square test. Results: The highest proportion was found in the group who gave exclusive breastfeeding (50.8%), mothers aged 20 to 35 years (70.3%), working mothers (68%), advanced education mothers (75%) and primiparous mothers (57). %). The results of the Chi-square test found a relationship between exclusive breastfeeding and work (P-value=0.031, PR=1.649, 95%CI 1.037-2.622). However, age (P-value=0.063, PR=1.457, 95%CI 1.039-2.045), education (P-value=0.759, PR=1.109, 95%CI 0.753-1.632) and parity (P-value=0.575, PR=1.145, 95%CI 0.796-1.648) was found not significant to exclusive breastfeeding. Conclusion: Only occupation variables related to exclusive breastfeeding. Keywords: Age, Education, Exclusive breastfeeding, Parity, Profession
HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER 3 DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK CINTA KASIH TAHUN 2021 Shofi Jasmine; Ira Marti Ayu; Gisely Vionalita; Intan Silviana
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 17 No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v17i2.357

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan adalah tekanan darah ibu hamil yang tinggi sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg atau protein urin positif. Menurut world health organization (WHO) sekitar 28% dari angka kematian ibu (AKI) disebabkan hipertensi dalam kehamilan. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2016 diketahui bahwa hipertensi 27,1% adalah presentasi tertinggi kedua. Masalah di tempat penelitian berdasarkan data antenatal care (ANC) Rumah Sakit Ibu dan Anak Cinta Kasih Tahun 2019 sebanyak 100 orang (47,6%) ibu hamil dengan hipertensi dalam kehamilan, tahun 2020 sebanyak 100 orang (38,4%) ibu hamil dengan hipertensi dalam kehamilan dan tahun 2021 sebanyak 150 orang (49,6%).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi dalam kehamilan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cinta Kasih tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil trimester 3 dan sampel yang digunakan sebanyak 125 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Data dianalisis dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil univariat menunjukan proporsi tertinggi yaitu hipertensi dalam kehamilan (78,4%), gravida ibu hamil (69,6%), umur ibu hamil (63,2%), riwayat hipertensi sebelum kehamilan (59,2%). Hasil bivariat menunjukan tidak terdapat hubungan antara gravida dengan hipertensi dalam kehamilan (PR= 0,96 dan 95% CI (0,78-1,18)).Penelitian ini juga menemukan ada hubungan antara umur ibu (PR= 1,23 dan 95% CI (1,04-1,46)),riwayat kehamilan (PR=1,23 dan 95% CI (1,03-1,46) dengan hipertensi dalam kehamilan.
Optimalisasi Keberlanjutan Water, Sanitation and Hygiene In School (WINs) dalam Meningkatkan Kesehatan dan Lingkungan Yang Bersih di Sekolah Devi Angeliana Kusumaningtiar; Gisely Vionalita; Prita Dhyani Samilaksita; Namira Wadjir Sangadji; Taufik Rendi Anggara
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i1.4045

Abstract

Sanitation problems that exist in developing countries are caused by several factors, namely the lack of attention given by the government to the sanitation sector, the lack of availability of clean water, the lack of clean behaviour, and inadequate sanitation in public places such as schools. This community service activity aims to improve water, sanitatin and hygiene in school (WinS) with the hope of improving the welfare and health of children in the school environment. This community service activity prioritises problems in WASH (water, sanitation and hygiene), namely low student knowledge about sanitation and hygiene, lack of hand washing soap and limited access to clean water. This community service method consists of several stages, namely the planning stage, preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The results of this community service activity showed that there was an increase in the average knowledge of students about WASH by 0.26. Suggestions that can be given are to always give reminders to students about clean and healthy living behaviour, increase education through posters, leaflets and videos.
UPAYA PENINGKATAN PERILAKU “MELEK” HIDUP SEHAT IBU BALITA Vionalita, Gisely; Kusumaningtiar, Devi Angeliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v10i02.7301

Abstract

Permasalahan mitra pada RW 2 Pondok Kacang Timur adalah rendahnya pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat Ibu yang memiliki balita. Masih banyak ditemui pada masyarakat sekitar Mitra yang masih enggan atau lalai dalam mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan atau setelah menggunakan toilet. Selain itu masih banyak Ibu dengan balita tidak mengerti pola makan yang baik bagi keluarga. Ibu dan balita yang mengonsumsi makanan yang kurang bergizi atau tidak seimbang (kurang buah dan sayur) dapat menghadapi risiko kekurangan nutrisi dan masalah kesehatan lainnya. Kegiatan abdimas ini dilaksanakan dengan melaksanakan penyuluhan secara langsung dengan media leaflet. Sebelum dilaksanakan penyuluhan, hanya 48% Ibu yang memiliki pengetahuan tentang perilaku hidup Bersih dan Sehat. Hasil dari penyuluhan ini didapatkan peningkatan pengetahuan Ibu dengan balita mengenai perilaku hidup Bersih dan Sehat menjadi 80%.