Vionalita, Gisely
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No. 9, Jakarta Barat

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

MEETING ESP NEEDS OF NURSING STUDENTS: PERSPECTIVES FROM STUDENTS AND PROFESSIONAL Agustina, Noni; Susanto, Ratnawati; Asmirajanti, Mira; Astrada, Adam; Vionalita, Gisely
TELL - US JOURNAL Vol 11, No 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/tus.2025.v11i1.9267

Abstract

The nursing profession in Indonesia is rapidly developing, with an increasing demand for skilled nurses who can provide high-quality patient care. As the healthcare industry becomes increasingly globalized, the ability to communicate effectively in English is becoming an essential skill for nurses. However, existing English language teaching materials for nursing do not adequately prepare nursing students and practicing nurses to face the challenges they will encounter in the global healthcare environment. To address this gap, it is necessary to develop new teaching materials specifically tailored to the needs of Indonesian nurses. Therefore, it is crucial to explore the English language needs for professional nurses in developing future English for nursing curricula and teaching materials that align with the demands of the workforce. This research has high urgency and novelty because it involves nursing students at University X in West Jakarta, Indonesia, and professional nurses who work using English as a medium, thereby connecting global needs with campus learning. The involvement of these professional nurses contributes to authentic English language input in the nursing context. Qualitative research using semi-structured interviews and questionnaires with open-ended questions will be used to collect data. The research results have implications for the development of teaching materials, curricula, and campus learning.
COMPARATIVE STUDY: HEALTH RISK BEHAVIOUR IN URBAN AND RURAL INDONESIAN ADOLESCENTS Vionalita, Gisely; Ismail, Zalina
The Indonesian Journal of Public Health Vol. 20 No. 1 (2025): THE INDONESIAN JOURNAL OF PUBLIC HEALTH
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijph.v20i1.2025.15-28

Abstract

Introduction: In 2019, the prevalence of cigarette smoking among adolescents in Indonesia increased to 18.8%. Aim: To assess health risk behaviours among Indonesian students in both urban and rural areas. Methods: This study's survey items, were developed using items questionnaire that focusesĀ on smoking, eating, socioeconomic status (SES), and social relationships among teenagers aged 14 to 18. The study used two separate, demographically and culturally varied school-based populations. Results: The study found that teenagers in urban areas were more likely to smoke cigarettes, whilst adolescents in rural areas were more likely to practice healthy eating habits. Significant disparities in socioeconomic level (P 0.05) and social interactions (P 0.05) were also discovered, which may have an impact on the health risk behaviours seen in teenagers. The development of focused therapies and public health initiatives to address teenage health risk behaviours will benefit from these findings. Conclusion: More study is necessary to further understand the relationship between risk factors and health behaviours in both urban and rural teenagers in Indonesia. This will make it possible to find efficient preventive techniques and plans adapted to pupils' particular environments and cultural backgrounds.
KETIDAKPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL TRIMESTER III BERDASARKAN KARAKTERISTIK INDIVIDU Simanjuntak, Afni Hermenia Wati; Handayani, Rini; Heryana, Ade; Vionalita, Gisely
HEARTY Vol 11 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i2.7107

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebabnya adalah komplikasi pada saat kehamilan. Komplikasi tersebut dapat dideteksi pada kunjungan Antenatal Care (ANC). Berdasarkan data sekunder terdapat 98 orang ibu hamil trimester III melakukan kunjungan ANC. Sebanyak 76,53% (75 orang) tidak patuh kunjungan Antenatal Care K1-K3, dengan cakupan kunjungan ANC K2 sebesar 24%, K1 sebanyak 33,33% dan K3 sebanyak 42,66%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidakpatuhan kunjungan Antenatal Care K1-K3 pada ibu hamil trimester III berdasarkan karakteristik individu. Metode penelitian menggunakan desain studi Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di BPS Siti Hawa,Amk,Am.Keb. Populasi dan sampel adalah semua ibu hamil trimester III yang tidak patuh kunjungan ANC K1-K3 sebanyak 75 ibu hamil. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Data sekunder dikumpulkan dari buku KIA dan google maps. Hasil analisis menunjukkan proporsi tertinggi ketidakpatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil umur < 20 tahun sebanyak 35 orang (46,67%), pendidikan rendah sebanyak 39 orang (52%), tidak bekerja sebanyak 51 orang (68%), multipara sebanyak 41 orang (56,67%) dan jarak dekat sebanyak 52 orang (69,33%). Jadi, ibu hamil yang berumur <20 tahun, pendidikan rendah, IRT, paritas multipara dan jarak rumah dekat kemungkinan lebih besar tidak patuh dalam melakukan kunjungan ANC K1-K3 di trimester III.
Determinan Penerimaan Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Desa Cisimeut Baduy Kabupaten Lebak Alfia, Rival; Sjaaf , Amal Chalik; Vionalita, Gisely; Zelfino, Zelfino; Handayani, Rini
Action Research Literate Vol. 8 No. 10 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i10.2309

Abstract

Penelitian dilakukan mengenai status vaksinasi covid-19 telah dilakukan di RT 02 RW04 Desa Cisimeut Kec Leuwidamar Kab Lebak Tahun 2022 diperoleh 61 dari 101 masyarakat (38%) tidak menerima vaksinasi Covid-19. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status vaksinasi covid-19 di RT 02 RW 04 Desa Cisimeut Kec Leuwidamar Kab Lebak Tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan ialah cross sectional dengan besar sampel 162 responden. Penelitian ini menggunakan simple random sampling sebagai teknik pengambilan sampel dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Pengambilan sampel dengan cara mengocok secara acak penduduk di RT 02 yang terdiri dari 275 penduduk. Adapun hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yaitu dengan status telah di vaksinasi Covid-19 (62%), pendidikan tinggi (68%), pekerjaan (72%), tingkat pengetahuan (58%), aksesibilitas tidak baik (100%), dan peran tenaga kesehatan (65%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (PR = 5.9; 95% CI = 3.7-9.5), pekerjaan (PR = 4.8; 95% CI = 3.2-7.2) dengan status vakinasi Covid-19 di RT 02 RW 04 Desa Cisimeut Kec Leuwidamar Kab Lebak Tahun 2022. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan, dan pekerjaan dengan status vaksinasi covid-19 di RT 02 RW 04 Desa Cisimeut Kec Leuwidamar Kab Lebak. Tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, aksesibilitas, dan peran tenaga kesehatan dengan status vaksinasi covid-19 di RT 02 RW 04 Desa Cisimeut Kec Leuwidamar Kab Lebak. Sebaiknya aparatur pemerintah serta masyarakat di RT 02 RW 04 Desa Cisimeut Kec Leuwidamar Kab Lebak mengajak, mengimbau untuk meningkatkan kesadaran, peduli dan menjaga fasilitas, sarana prasarana pendidikan yang telah tersedia di lingkungan sekitar untuk peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik, serta menyarankan masyarakat yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk tetap dapat belajar, meningkatkan pengetahuannya dengan meningkatkan literasi, juga mengadakan kegiatan peningkatan keterampilan, meningkatkan lapangan pekerjaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Determinan Faktor Sisa Makanan pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot Meliana, Meliana; Vionalita, Gisely
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 4 (2020): JIKM Vol. 12, Edisi 4, November 2020
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v12i4.101

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Sisa makanan merupakan makanan yang telah disajikan tidak dihabiskan oleh pasien sehingga terbuang. Sisa makanan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot Tahun 2019 sebesar 35,41%. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi faktor yang berkaitan dengan sisa makanan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot Tahun 2019. Metode: Studi cross sectional dilakukan di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot selama bulan Januari 2019. Sebanyak 70 responden dipilih secara purposive sampling dengan kriteria bersedia menjadi responden, telah menjalani perawatan minimal 2 hari dan pasien dengan diet biasa. Kuesioner digunakan sebagai instrumen wawancara. Seluruh data diuji menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Hasil: Penelitian ini menemukan 50% sisa makanan tidak memenuhi standar, 61,4% responden sering mengkonsumsi makanan dari luar RS, 62,9% mengungkapkan rasa makanan baik, dan 57,1% penampilan makanan baik. Uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan mengkonsumsi makanan dari luar rumah sakit (p value 0,049), tetapi tidak terdapat hubungan rasa makanan (p value 0,083), penampilan makanan (p value 0,091) di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara mengkonsumsi makanan dari luar rumah sakit dengan sisa makanan. Disarankan membuat kebijakan pengawasan makanan dari luar rumah sakit oleh satpam kepada keluarga penunggu pasien untuk larangan membawa dan memberikan makanan dari luar rumah sakit kepada pasien dengan melakukan pengecekan makanan yang dibawa oleh keluarga pasien. Factors Related of Leftover in Patients at Hermina Daan Mogot Hospital Abstrack Background: Leftovers of the food is food that has been served is not spent by the patient and is wasted. Leftover food in patients at Hermina Daan Mogot Hospital in 2019 of 35,41%. The general objective of this study was to determine factors related to leftover in patients at Hermina Daan Mogot Hospital in 2019. Methods: A cross sectional study was performed during January in Hermina Daan Mogot Hospital. A purposive sampling was used to selected 70 patients. The inclusion criteria were willing to be a respondent, has undergone treatment for at least 2 days and patients on a regular diet. This study used an instrument in the form of a questionnaire and the data were analyzed using the Kolmogorov-Smirnov test. Results: There are 50% of food scraps that do not meet the standards, 61.4% often consume food from outside the hospital, 62.9% taste good food, 57.1% appearance of good food.Chi-square resultsstarted there is consumsing food from the hospital (p value 0,049). No relationship food taste (p value 0,083), food appearance (p value 0,091) at Hermina Daan Mogot Hospital. Conclusions: There was a significant relationship between consuming food from outside the hospital with leftovers.It is a recommended to making food control policies from outside the hospital by security guards to families of patients waiting for the prohibition of bringing and giving food from outside the hospital to patients by checking the food brought by the patient's family.