Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pengemasan Produk Pupuk Organik Limbah Jerami Padi Di Kelompok Tani Linggapura IV Lampung Timur Syahputra, Fikri; Undadraja, Bigi; Syaputra, Muhammad Adie
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11089

Abstract

Kelompok tani linggapura IV merupakan anggota masyarakat yang memiliki usahatani berbasis tanaman padi. Aktifitas anggota kelompok tani terhadap tanaman padi berfokus pada kegiatan budidaya. Usahatani padi dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun untuk memenuhi kebutuhan pangan dan penghasilan keluarga. jumlah produksi yang dihasilkan dari setiap musim panen rata-rata mencapai 4-5 ton/hektar. Jumlah produksi yang tinggi akan berdampak pada limbah Jerami padi yang dihasilkan. Jerami padi yang dihasilkan mencapai 600-750 kwintal tiap musim panen. Limbah jerami padi yang dihasilkan diolah menjadi pupuk organik padat maupun pupuk organik cair. Permasalahan utama yang dihadapi oleh anggota kelompok tani yaitu belum memiliki pemahaman dan pengetahuan pengemasan produk pupuk organik yang menarik dan mampu bertahan lama. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan tentang pengemasan produk pupuk organik padat dan cair dengan kemasan menarik dan aman sehingga layak dipasarkan. Metode yang diterapkan pada pengabdian ini dengan cara sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan pengemasan produk pupuk organik padat dan pupuk organik cair dengan menggunakan teknologi modern. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam mengemas produk pupuk organik. Pupuk organik pada dikemas dalam bentuk variasi kemasan plastik sedangkan pupuk organik cair (POC) dikemas dengan menggunakan botol plastik serta telah diberi label produk
RESPONS SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP DOSIS NPK YANG DIAPLIKASIKAN DALAM PUPUK ‘KSM’ PADA BERBAGAI INTENSITAS NAUNGAN Arnita Santi; Maryati Maryati; Krisnarini Krisnarini; Yatmin Yatmin; Bigi Undadraja; Alima Maolidea Suri
Jurnal Agrotek Tropika Vol 11, No 2 (2023): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 11, Mei 2023
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v11i2.6256

Abstract

Budidaya seledri (Apium graveolens L.) di dataran rendah memerlukan upaya manipulasi lingkungan, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian naungan dan pemberian pupuk. Tujuan penelitian adalah: (1) mendapatkan intensitas naungan terbaik untuk tanaman seledri, (2) mendapatkan dosis pupuk NPK dalam pupuk KSM terbaik untuk tanaman seledri, (3) mengetahui interaksi antara intensitas naungan dan dosis pupuk NPK dalam pupuk KSM terhadap tanaman seledri. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai Januari 2022 di Dusun I Sinar Jati RT/RW 001/001 Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung, ketinggian tempat 200 m dpl. Metode Split Plot dengan petak utama adalah Intensitas naungan: 50%, 70% dan 90%. Sebagai anak petak adalah dosis pupuk NPK dalam Pupuk KSM, yaitu: dosis standar NPK cara petani 250 kg ha-1, NPK 2 kg L-1 pupuk KSM dan NPK 4 kg L-1 pupuk KSM, NPK 6 kg L-1 pupuk KSM, diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) naungan 50% menghasilkan laju tumbuh tanaman (LTT)56-50hst, dan laju asimilasi bersih (LAB)56-50 hst lebih tinggi dibandingkan naungan 70% dan 90%, (2) dosis NPK 250 kg/ha cara petani dan dosis NPK dalam KSM menunjukkan hasil tidak berbeda terhadap pertumbuhan seledri (3) tidak terdapat interaksi antara intensitas naungan dan dosispupuk NPK dalam KSM terhadap pertumbuhan dan hasil seledri.
Pengujian Lignoselulosa Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Waktu Delignifikasi H2SO4 Menggunakan Uap Bertekanan Hartari, Widia Rini; Delvitasari, Febrina; Maryanti, Maryanti; Undadraja, Bigi; Hasbullah, Fizzaria; Deksono, Giannis Aji
Jurnal Agro Industri Perkebunan Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jaip.v11i3.3007

Abstract

Oil palm empty fruit bunches (EFB) are the most abundant solid waste from the palm oil industry and are underutilized, even though they have the potential to become industrial raw materials because they contain three fractions, namely cellulose, hemicellulose, and lignin. This research was carried out using the steam method using 1 molar sulfuric acid with concentrations of 6.4%, 7.6%, and 8.7%. The delignification temperature was measured at 120 oC and with different delignification times of 60 minutes, 90 minutes, and 120 minutes. The best treatment with 1 M H2SO4 concentration and heating time for hemicellulose was the treatment with 8.7% H2SO4 concentration and 90 minutes of heating time. The best treatment with 1 M H2SO4 concentration and heating temperature for cellulose was found to be 6.4% H2SO4 concentration with 90 minutes of heating time. The best treatment with a 1 M H2SO4 concentration and heating temperature for lignin was the 6.4% H2SO4 treatment with 90 minutes of heating time.