Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya di Wilayah Pedesaan perkebunan bukit lawang kecamatan bahorok Sihombing, Gunawan; Lubis, Kurniawan; Marlina, Hilda Ayu; Nasution, Devi Maiya Sari; Siregar, Irfansyah; Lubis, Hariyati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i1.119

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan salah satu infrastruktur dasar yang berperan penting dalam menunjang keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun, keterbatasan akses jaringan listrik dan tingginya biaya operasional menyebabkan masih banyak jalan desa yang belum memiliki penerangan memadai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem PJU tenaga surya sebagai solusi penerangan jalan yang mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, instalasi PJU tenaga surya pada titik-titik strategis, serta kegiatan pelatihan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai prinsip kerja, pengoperasian, dan perawatan sederhana sistem. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan pelatihan dan sosialisasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan serta pemeliharaan sistem. Keberadaan PJU tenaga surya juga memberikan manfaat sosial berupa meningkatnya rasa aman, kenyamanan, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pada malam hari. Dengan demikian, implementasi PJU tenaga surya yang disertai edukasi dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan penerangan jalan di wilayah pedesaan
Analisis Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai Sumber Energi Alternatif pada Rumah Pembibitan Pertanian Sihombing, Gunawan; Lubis, Kurniawan; Setiawan, Joko Arif; Putra, Irwansyah
Journal of Electrical Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/joeer.v2i1.17

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di sektor pertanian, khususnya pada rumah pembibitan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif pada rumah pembibitan pertanian. Sistem PLTS yang digunakan merupakan sistem off-grid yang terdiri dari panel surya, solar charge controller, baterai, inverter, serta beban listrik berupa lampu dan pompa air.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, melalui pengujian langsung dan pengukuran parameter kelistrikan meliputi tegangan, arus, daya, dan energi listrik. Pengujian dilakukan selama beberapa hari dengan interval waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya maksimum yang dihasilkan sistem PLTS mencapai 170,9 W pada pukul 12.00 WIB, mendekati kebutuhan beban pembibitan sebesar 180 W. Rata-rata energi listrik harian yang dihasilkan adalah 901 Wh, sedangkan kebutuhan energi beban sebesar 900 Wh.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem PLTS off-grid yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan energi listrik rumah pembibitan pertanian dan layak digunakan sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
Pengembangan Smart Penerangan Jalan Umum (PJU) Tenaga Surya dengan Adaptive Dimming Berbasis Kepadatan Lalu Lintas Sihombing, Gunawan; Nasution, Devi Maiya Sari; Irwansyah; Hasibuan, Fery Hamonangan
Journal of Electrical Engineering Research Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/joeer.v2i1.24

Abstract

Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan infrastruktur penting yang berperan dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan aktivitas masyarakat pada malam hari. Pada banyak wilayah, khususnya daerah pinggiran dan pedesaan, keterbatasan jaringan listrik menyebabkan implementasi PJU konvensional menjadi kurang optimal dan memiliki biaya operasional yang tinggi. Pemanfaatan energi surya melalui PJU tenaga surya menjadi solusi alternatif yang mandiri dan ramah lingkungan. Namun, sebagian besar sistem PJU tenaga surya masih menggunakan pengendalian sederhana berbasis waktu atau sensor cahaya sehingga lampu beroperasi pada intensitas maksimum sepanjang malam tanpa mempertimbangkan kondisi lalu lintas. Hal ini menyebabkan pemborosan energi, mempercepat degradasi baterai, serta menurunkan keandalan sistem pada kondisi cuaca yang kurang mendukung.Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem Smart PJU tenaga surya dengan adaptive dimming berbasis kepadatan lalu lintas menggunakan sensor cerdas, mikrokontroler ESP32, serta sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian menggunakan pendekatan rekayasa melalui tahapan perancangan sistem, implementasi prototipe, pengujian fungsional, serta analisis kinerja. Intensitas lampu LED dikendalikan menggunakan teknik Pulse Width Modulation (PWM) yang disesuaikan dengan tiga tingkat kepadatan lalu lintas, yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Parameter yang dianalisis meliputi konsumsi energi, intensitas pencahayaan, State of Charge (SOC) baterai, serta durasi operasi lampu.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyesuaikan intensitas pencahayaan secara real-time sesuai kondisi lalu lintas. Dibandingkan sistem PJU tenaga surya konvensional, sistem yang dikembangkan mampu menurunkan konsumsi energi harian hingga 36,7%, meningkatkan SOC baterai pada akhir periode operasi malam, serta memperpanjang durasi operasi lampu hingga 33%. Integrasi sensor, mikrokontroler, dan IoT memungkinkan pemantauan sistem secara real-time sehingga mendukung pengelolaan dan pemeliharaan yang lebih efektif. Dengan demikian, Smart PJU tenaga surya berbasis adaptive dimming terbukti lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan serta berpotensi menjadi solusi penerangan jalan cerdas di wilayah dengan keterbatasan pasokan listrik dan variasi kepadatan lalu lintas yang dinamis