Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGEMBANGAN CHEMISTRY LEARNING WEBSITE PADA PEMBELAJARAN KIMIA DASAR Lenni Khotimah Harahap; Isti Faniyah
QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Vol 14, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/quantum.v14i1.14920

Abstract

Abad 21 yang sangat terkenal dengan istilah dunia teknolgi industri telah memberikan tuntutan kepada semua bidang dan pihak agar dapat berinovasi, masif dan dapat memanfaarkan teknologi dengan baik. Dalam bidang pendidikan, digital-age atau masa digital dalam dunia pendidikan menuntut kualitas pembelajaran yang harus meningkat dengan pemanfaatan media digital sebagai upaya mendapatkan informasi keilmuan agar dapat mencapai tujuan pembalajaran yang diharapkan. Media digital mampu membantu menyajikan materi pembelajaran secara kontekstual maupun audio visual sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan menarik, interaktif dan partisipatif. Peneliti memiliki tujuan yaitu menilai kebutuhan, kelayakan serta respon mahasiswa terhadap chemistry learning website pada pembelajaran kimia, Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang diharapkan menghasilkan produk yang berkualitas dan baik. Subjek yang diteliti adalah mahasiswa pendidikan kimia yang menempuh mata kuliah kimia dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran chemistry learning website yang dikembangkan layak/valid untuk digunakan dengan nilai valid oleh ahli materi sebesar 0,84 dan ahli media sebesar 0,85 serta angket respon yang disebarkan diperoleh bahwa kriteria keidealan media dinyatakan sangat baik dengan skor rerata akhir (x) sebesar 38,6.
ANALISIS MODUL AJAR UNTUK MENILAI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) MAHASISWA CALON GURU KIMIA Apriliana Drastisianti; Lenni Khotimah Harahap
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i3.11246

Abstract

In the context of ever-evolving education, a strong understanding of pedagogical content knowledge (PCK) is crucial for prospective chemistry teachers to teach effectively and innovatively. This study aims to determine the PCK of prospective chemistry teachers. The research method used is descriptive qualitative. The subjects of this study were 49 students of the Chemistry Education Study Program in the 2024/2025 academic year who were taking the Microlearning course. Data were collected through documentation analysis using qualitative descriptions of open modules created by prospective chemistry teachers for teaching practice. Based on the results of the data analysis, it was found that the content knowledge (CK) of prospective chemistry teachers was very good (81.55%), pedagogical knowledge (PK) was very good (83.19%), and PCK was good (77.20%). The results of this study indicate that although students have a strong understanding of CK and PK, there is room for PCK development. These findings provide opportunities for curriculum development and training for prospective chemistry teachers and encourage further research on the factors influencing PCK mastery. This study is expected to serve as a reference for educators and curriculum developers in improving the quality of education for prospective chemistry teachers. ABSTRAK Dalam konteks pendidikan yang terus berkembang, pemahaman yang kuat mengenai pedagogical content knowledge (PCK) menjadi krusial bagi calon guru kimia untuk dapat mengajar dengan efektif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui PCK calon guru kimia. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 49 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia tahun ajaran 2024/2025 yang menempuh mata kuliah Pembelajaran Mikro. Data dikumpulkan dengan dokumentasi menggunakan analisis secara deskriptif kualitatif terhadap modul ajar yang dibuat oleh mahasiswa calon guru untuk praktik mengajar. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa kemampuan content knowledge (CK) mahasiswa calon guru kimia termasuk baik sekali (81,55%), pedagogical knowledge (PK) termasuk baik sekali (83,19%), dan PCK termasuk baik (77,20%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat dalam CK dan PK, terdapat ruang untuk pengembangan PCK. Temuan ini memberikan kesempatan bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan calon guru kimia, serta mendorong penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penguasaan PCK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam meningkatkan kualitas pendidikan calon guru kimia.
Pengembangan media pembelajaran congklak hukum dasar kimia (cokumi) untuk melatih keterampilan kolaborasi peserta didik hilyatul atkia; Lenni Khotimah Harahap; Mohammad Agus Prayitno
Science Education and Development Journal Archives Vol. 4 No. 1 (2026): Science Education and Development Journal Archives
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/sendja.v4i1.794

Abstract

Kimia merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh sebagian besar peserta didik, salah satunya disebabkan oleh terbatasnya variasi media pembelajaran yang digunakan di kelas. Berdasarkan hasil angket di SMA Negeri 16 Semarang, sebanyak 73,5% peserta didik menyatakan kimia sulit dipahami, dan media yang digunakan masih terbatas pada PowerPoint. Selain itu, keterampilan kolaborasi peserta didik juga masih tergolong rendah, ditandai dengan ketidakmerataan pembagian tugas dalam kerja kelompok. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Congklak Hukum Dasar Kimia (Cokumi), yaitu media berbasis permainan tradisional congklak yang diintegrasikan dengan materi hukum dasar kimia untuk melatih keterampilan kolaborasi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Validasi dilakukan oleh 5 validator menggunakan rumus Aiken's V, sementara respons peserta didik dianalisis menggunakan persentase, dan peningkatan keterampilan kolaborasi diukur melalui lembar observasi rekan sejawat dengan analisis N-Gain. Hasil validasi menunjukkan rata-rata nilai Aiken's V sebesar 0,90 (kategori valid tinggi). Respons peserta didik mencapai 85% pada uji skala kecil dan 91,45% pada uji skala besar, keduanya dalam kategori positif. Keterampilan kolaborasi meningkat dengan nilai N-Gain rata-rata 0,67 (kategori sedang). Dengan demikian, media Cokumi dinyatakan valid, mendapat respons positif, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik pada materi hukum dasar kimia.