Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Modal Sosial Pada Kelompok Tani Tamporok Di Desa Klabat Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara Togelang, Wehelmina; Tambas, Jane Sulinda; Timban, Jean Fanny Juanita
Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan) Vol. 6 No. 4 (2024): JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND RURAL DEVELOPMENT (Jurnal Agribisnis dan Pengembang
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrirud.v6i4.57657

Abstract

TThis study aims to understand and describe the role of social capital in farmer groups in Klabat Village, Dimembe District, North Minahasa Regency. The research was conducted from April to June 2024. Data was collected through questionnaires, interviews, and documentation. Primary data was collected directly by the researcher through interviews and questionnaires completed by respondents, while secondary data was obtained from other parties related to the research and sourced from the village office. The research method used was descriptive analysis. The results showed that the role of social capital in the Tamporok farmer group, specifically in the variables of trust, social networks, and social norms, was categorized as very significant.
Analisis Komoditas Sayuran Unggulan Kabupaten Minahasa Selatan Palungan, Natalia; Lolowang, Tommy Fredy; Tambas, Jane Sulinda
Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan) Vol. 7 No. 1 (2025): JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND RURAL DEVELOPMENT (Jurnal Agribisnis dan Pengembang
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrirud.v7i1.61253

Abstract

This study aims to (1) describe the harvest area, production, and productivity of vegetable commodities in South Minahasa Regency and (2) identify vegetable commodities that have competitive advantages in the region. Secondary data on harvest areas and vegetable production for the 2019-2023 period from South Minahasa Regency and North Sulawesi were analyzed using the Location Quotient (LQ) method with a combined approach of Static Location Quotient (SLQ) and Dynamic Location Quotient (DLQ). The results showed that (1) the harvest areas of leeks and potatoes increased, while garlic experienced a significant decline until it was not cultivated in 2022-2023. Chili and long beans have the highest average productivity, followed by chayote and cucumber. (2) LQ-DLQ analysis classifies vegetable commodities into four categories: superior (leeks, potatoes, cabbage, petsai; 23%), mainstay (shallots, beans, large chili, cayenne pepper, long beans, water spinach, cucumber, tomatoes, chayote, eggplant, carrots; 65%), lagging (garlic, spinach; 12%), and no prospective commodities were found.
Kajian Dampak Peralihan Areal Penggunaan Lain (APL) Menjadi Sertipikat Tanah di Kelurahan Bunaken Kecamatan Kepulauan Bunaken Kota Manado Dilapanga, Reynaldi Achmad; Rengkung, Leonardus R.; Tambas, Jane Sulinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pelaksanaan peralihan Areal Penggunaan Lain (APL) di Kelurahan Bunaken, Kecamatan Kepulauan Bunaken, terhadap masyarakat setempat. Reforma agraria, yang melibatkan redistribusi tanah untuk memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, menjadi fokus utama. Berdasarkan analisis data kualitatif menggunakan metode Miles dan Huberman, penelitian ini mengeksplorasi berbagai dampak ekonomi dan sosial dari sertifikasi tanah. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun masyarakat menghadapi prosedur yang rumit dan memakan waktu dalam proses sertifikasi, mereka merasakan manfaat signifikan, seperti peningkatan nilai properti, kemudahan mendapatkan pinjaman modal usaha, serta peningkatan pendapatan dan kondisi ekonomi keluarga. Selain itu, kepemilikan sertifikat tanah meningkatkan rasa aman, status sosial, dan partisipasi dalam kegiatan sosial dan komunitas. Penelitian ini menekankan pentingnya sosialisasi dan transparansi dalam proses sertifikasi tanah untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan konservasi lingkungan di Taman Nasional Bunaken.