Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Korelasi pekerjaan ibu dan usia anak terhadap batasan penggunaan gadget pada balita Septiana, Nenty; Fajri, Nova; Tiara, Anita
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pmnaq668

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gadget berakses internet kini menjadi aktifitas harian di kalangan anak-anak termasuk balita. Meskipun demikian, rekomendasi paparan layar gadget pada anak usia 2 hingga 5 tahun tidak lebih dari satu jam setiap hari. Ibu memiliki peran penting dalam menerapkan batasan penggunaan gadget, karena penggunaan tanpa kontrol dapat menghambat perkembangan anak. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi korelasi pekerjaan ibu dan usia anak terhadap penerapan batasan penggunaan gadget pada balita.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. sampel dalam penelitian ini sebanyak 101 ibu balita dengan tehnik pengambilan sample yaitu stratified random sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,5% usia anak paling banyak berusia 4-5 tahun dan 64,4% pekerjaan ibu adalah ibu rumah tangga. Terdapat hubungan pekerjaan ibu (p=0,018) dan usia balita (p=0,023) dengan batasan penggunaan gadget pada balita.Kesimpulan: Pekerjaan ibu dan usia anak berhubungan dengan batasan penggunaan gadget. Pengawasan dan batasan penggunaan gadget yang konsisten sesuai usia anak penting untuk mencegah dampak negatif terhadap perkembangan anak.
Hubungan Kecanduan Bermain Game Online Dengan Motivasi Belajar Remaja di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar Ariescha, Nurul; Imelda; Fajri, Nova
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i2.143

Abstract

Pada masa pubertas atau masa menjelang dewasa, remaja mengalami banyak pengaruh dari luar yang menyebabkan remaja terbawa pengaruh oleh lingkungan sekitar seperti bermain game online. Remaja yang memiliki intensitas tinggi dalam bermain game online memungkinkan memicu timbulnya motivasi belajar yang menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan motivasi belajar remaja di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deksriptif korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI di SMA Negeri Aceh Besar dan sampel penelitian berjumlah 127 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Game Addiction Scale for Adolescent (GASA) dan Motivasi Belajar. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden dengan kecanduan bermain game online sedang sebanyak 67 responden (52,8%) dan mayoritas motivasi belajar rendah sebanyak 94 responden (74,0%). Sehingga memiliki hubungan kecanduan bermain game online terhadap motivasi belajar siswa di Sekolah Menengah Atas Aceh Besar yang ditunjukkan dari nilai p value (0,000) < α (0,05). Maka dari itu diharapkan siswa bisa memanfaatkan dan mengatur waktu dengan baik antara waktu untuk bermain game dengan waktu belajar.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Endokrin, Pencernaan, Perkemihan dan Imunologi Pada Masyarakat di Desa Manyang Cut Syarif, Hilman; Akhir, Jumadil; Fajri, Nova; Dewiyuliana, Dewiyuliana; Afrianti, Novi; Hadi, Nurul; Jufrizal, Jufrizal; Gressia, Rosa Galica Gita; Zulkarnaini, Zulkarnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 9 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i9.266

Abstract

Penyakit Diabetes mellitus, gastritis, gangguan infeksi saluran kencing dan Ghout Arthitis merupakan penyakit yang paling banyak ditemukan pada masyarakat. Hal ini disebabkan oleh hal yang dapat dikontrol serta yang tidak dapat di kontrol seperti pola hidup yang tidak sehat serta pengetahuan yang rendah tentang penyakit tersebut. Dampak yang dimunculkan dari penyakit ini dapat menganggu aktivitas sehari-sehari serta dapat mempengaruhi pola kualitas hidup penderita. Pentingnya edukasi tentang pemahaman penyakit sangat diperlukan sebagai upaya dalam pencengahan kekambuhan yang berulang pada masyarakat serta mencenga komplikasi lanjutan yang mungkin ditimbulkan. Pemberian edukasi dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan mahasiswa Berdampak yang dilaksanakan di Desa Mayang Cut. Kegiatan penyuluhan ini diawali dengan pembukaan, pemeriksaan kesehatan, edukasi dan evaluasi. Peserta kegiatan ini dibagi sesuai dengan penyakit yang dialami masyarakat yang berjumlah antara dengan 20 – 25 peserta.  Diharapkan kegiatan edukasi ini dapat memotivasi keluarga  dan masyarakat Tuntuk menerpakan prinsip hidup yang sehat dalam mencengah komplikasi lanjutan