Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS MALWARE DENGAN RUNTIME DAN DYNAMIC ANALYSIS UNTUK IDENTIFIKASI IOC Januarta, Eky; Azwar, Muhamad; Asroni, Ondi; Husain; Widyawati, Lilik
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 9 No. 1 (2026): MISI Januari 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v9i1.1715

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang pesat telah meningkatkan ancaman terhadap keamanan siber, terutama dengan penyebaran malware yang lebih canggih dan sulit dideteksi. Serangan malware ini, yang dapat merusak sistem, mencuri data sensitif, hingga mengendalikan perangkat korban, memerlukan penanganan yang efektif. Penelitian ini menggabungkan metode runtime analysis dan dynamic analysis dalam lingkungan Sandbox untuk menganalisis perilaku dan jejak digital malware. Eksperimen dilakukan dengan lima sampel malware: Trojan, ransomware, spyware, worm, dan botnet agent, dalam lingkungan virtualisasi berbasis QEMU/KVM dengan sistem operasi Windows 10 sebagai guest. CAPE Sandbox dan Volatility Framework digunakan untuk analisis malware otomatis. IOC yang diidentifikasi meliputi detail file, aktivitas jaringan, perubahan registry, file yang dimasukkan (dropped files), serta teknik penghindaran deteksi oleh malware. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan metode runtime dan dynamic analysis dalam lingkungan Sandbox memberikan hasil analisis yang komprehensif dan aman, mengidentifikasi indikator kompromi yang tidak terdeteksi dengan metode statis. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap ancaman siber, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan metode deteksi malware dan penguatan sistem keamanan informasi melalui analisis forensik digital berbasis Sandbox.
IMPLEMENTASI ALGORITMA SVM PADA BOT WHATSAPP UNTUK DETEKSI PESAN SPAM Reza Bahtiar Saputra; Muhamad Azwar; Lilik Widyawati; Husain; kurniadin Abdul Latif
Jurnal Manajemen Informatika dan Sistem Informasi Vol. 9 No. 1 (2026): MISI Januari 2026
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/misi.v9i1.1803

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses klasifikasi pesan WhatsApp berbahasa Indonesia ke dalam tiga kategori, yaitu normal, penipuan, dan promosi dengan memanfaatkan algoritma Support Vector Machine (SVM). Sebanyak 1320 pesan dikumpulkan dari beragam sumber dengan proporsi kelas yang representatif. Prapengolahan teks dan ekstraksi fitur diterapkan menggunakan teknik standar untuk menghasilkan representasi numerik yang dapat diproses oleh model. Pelatihan SVM dilakukan dengan optimasi parameter dan evaluasi menggunakan metrik klasifikasi umum. Model menunjukkan akurasi lebih dari 90%, menandakan bahwa pendekatan ini efektif dalam mengidentifikasi pesan spam. Sistem yang dihasilkan diintegrasikan ke dalam bot WhatsApp berbasis Node.js dan API Flask guna memungkinkan deteksi pesan secara real-time. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan mekanisme penyaringan pesan yang lebih efisien dan mendukung keamanan komunikasi digital.
Digitalisasi Desa Wisata Untuk Peningkatan Ekonomi Desa Berkelanjutan Melalui Kemitraan Pokdarwis Lembar Selatan Widia Febriana; Husain; I Made Yadi Dharma; Lady Faerrosa
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4151

Abstract

Abstract: Developing tourism villages is a crucial strategy for strengthening local economies, reducing urbanization, and maintaining cultural and environmental sustainability. This concept is increasingly relevant in the era of digital transformation, when tourism villages are required to adapt through technology-based smart tourism approaches, digital promotion, and information services. One area with significant potential is Lembar Selatan Village in West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. Surrounded by 70 hectares of mangrove forest, a coastline, marine life, and well-preserved local traditions, the village has the potential to be developed into a coastal ecotourism destination. The Lembar Selatan Ecotourism Awareness Group (Pokdarwis) has begun managing tourism based on conservation and environmental education. However, obstacles remain, such as low digital literacy, the lack of an online promotion and reservation system, and limited destination management training. These conditions impact market reach and low tourist visits. Therefore, Community Service (PKM) activities are designed to increase Pokdarwis capacity, strengthen tourism digitalization through websites and promotional media, and encourage local community empowerment. This program is expected to realize inclusive, participatory, and sustainable coastal ecotourism, as well as strengthen the competitiveness and branding of Lembar Selatan Tourism Village. Keyword: stourism village; tourism digitalization; coastal ecotourism; tourism group (pokdarwis); tourism digitalization; smart tourism; website. Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan strategi penting untuk memperkuat ekonomi lokal, mengurangi urbanisasi, serta menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan. Konsep ini semakin relevan di era transformasi digital, ketika desa wisata dituntut beradaptasi melalui pendekatan smart tourism berbasis teknologi, promosi digital, dan layanan informasi. Salah satu wilayah yang memiliki potensi besar adalah Desa Lembar Selatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikelilingi hutan mangrove seluas 70 hektare, garis pantai, biota laut, serta tradisi lokal yang masih terjaga, sehingga potensial dikembangkan menjadi destinasi ekowisata pesisir. Tahapan Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui identifikasi kebutuhan Pokdarwis, pengembangan website sistem informasi wisata, penguatan ekowisata mangrove, pemasangan lampu tenaga surya, penyediaan fasilitas kebersihan, penempatan papan informasi berbasis QR, serta pelatihan penggunaan megaphone untuk mendukung pelayanan wisata serta pelatihan manajement wisata. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jangkauan pasar dan kunjungan wisatawan. Untuk itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dirancang guna meningkatkan kapasitas Pokdarwis, memperkuat digitalisasi pariwisata melalui website dan media promosi, serta mendorong pemberdayaan masyarakat lokal. Program ini diharapkan mewujudkan ekowisata pesisir yang inklusif, partisipatif, berkelanjutan, serta memperkuat daya saing dan branding Desa Wisata Lembar Selatan. Kata kunci: desa wisata; digitaisasi pariwisata; ekowisata pesisir; pokdarwis; digitalisasi pariwisata; smart tourism; website