Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ALTERNATIF MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA SEKOLAH DASAR: PENDEKATAN BERMAIN Davi Sofyan; Riza Sukam Fauzi; Udi Sahudi; Endi Rustandi; Ali Priyono; Indrayogi Indrayogi
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i2.2260

Abstract

Kemampuan fundamental motorik siswa sekolah dasar yang masih rendah menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Kemampuan motorik dasar berdampak pada adaptasi penguasaan skill pada setiap tugas gerak dalam cabang olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pendekatan bermain mempengaruhi kemampuan motorik dasar siswa sekolah dasar. Penelitian eksperimen dengan desain penelitian pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Waktu penelitian selama 1 bulan terhitung mulai tanggal 8 Februari 2020 sampai dengan 8 Maret 2020 di SDN Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. 30 siswa sekolah dasar antara usia 10 dan 11 digunakan sebagai subyek penelitian. Untuk mengetahui perbedaannya, parameter kemampuan motorik seperti lari 25 meter, melempar dan menangkap bola bisbol selama 20 detik, berdiri dengan satu kaki selama 20 detik, dan melompat dengan satu kaki diukur sebelum dan sesudah penelitian. Fundamental Movement Assessment Test (FMAT) digunakan sebagai instrumen penelitian dalam penelitian ini. Uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t sampel berpasangan digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bermain berpengaruh signifikan terhadap keterampilan motorik dasar pada siswa sekolah dasar. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji kompatibilitas pendekatan bermain untuk anak-anak dengan berbagai kemampuan. Pendekatan bermain memiliki unsur kesenangan yang menciptakan suasana yang membuat siswa antusias dan aktif dalam belajar, sehingga terjadi peningkatan pembelajaran keterampilan gerak dasar.
Dampak Ekstrakurikuler Single-Sport Dan Multi-Sport Terhadap Fundamental Motor Skill Siswa Sekolah Dasar M. Ada Rifqi Avicena; Rudi, Rudi; Indrayogi, Indrayogi; Endi Rustandi
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v4i2.1956

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi yaitu belum diketahuinya dampak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler single sport dan multi-sport terhadap fundamental motor skill siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah dampak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler single sport dan multi-sport terhadap fundamental motor skill siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui studi kasus. Adapun alasan peneliti menggunakan studi kasus yaitu karena penelitian ini meneliti kasus yang sudah ada sehingga peneliti hanya mempelajari kasus yang sudah ada. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang mengikuti ekstrakurikuler di SDN Teja I Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka yang berjumlah 10 orang siswa, teknik sampel dalam penelitian ini yaitu dengan teknik purposive sampling dari siswa kelas V SDN Teja I siswa yang mengikuti singel sport 6 orang dan multisport 4 dengan jumlah keseluruhan 10 orang siswa. Dari hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Ada dampak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler single sport dan multi-sport terhadap fundamental motor skill siswa di SDN Teja I Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka.
UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM MEMBANGUN EKONOMI MELALUI SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA Nurhayati, Maya; Rustandi, Endi; Priyono, Ali; Indrayogi, Indrayogi; Majwa, Salsabyla Dwi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8228

Abstract

Untuk mencegah generasi penerus terlibat radikalisme, narkoba, atau pergaulan bebas, pembangunan sarana dan prasarana olahraga sangat diperlukan. Penting juga untuk memberi tahu publik tentang risiko yang terkait dengan hipokinetik, atau kurang bergerak. Selain itu, ada tiga pilihan komersial Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bagi mereka yang membangun fasilitas olahraga di lingkungannya: infrastruktur, kelembagaan atau organisasi, dan pembinaan. BUMDes di lingkungan Pemerintah Desa Cikoneng tidak memanfaatkan peluang usaha yang muncul dari ketiga faktor tersebut untuk menghasilkan tambahan hasil usaha; Pengelola BUMDes hanya menangani pembayaran waralaba untuk usaha penyedia sembako dan tagihan air dan listrik PAM. Ini sebenarnya tidak berdampak signifikan dalam mendorong pembangunan ekonomi di lingkungan sekitar ketika manfaatnya diperhitungkan. Orang dapat dengan mudah membayar biaya bulanan dari aplikasi lain tanpa melalui penyedia layanan tambahan karena kecanggihan teknologi modern. Hasil yang diharapkan dalam PKM ini dapat membantu pemerintah desa kedepan sebagai desa percontohan dalam membangun ekonomi masyarakat melalui fasilitas olahraga dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan mitra, deskripsi masalah dan solusi, bantuan materi, dan evaluasi
Sports Facility Management and Athlete Satisfaction: A Study at GGM Talaga Manggung Majalengka Sahudi, Udi; Rustandi, Endi; Priyono, Ali; Purnama, Yudhi; Rudiana, R. Dadan Pra
Indonesian Journal of Sport Management Vol. 5 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Management
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/ijsm.v5i2.14119

Abstract

Efficient sports infrastructure management is essential in facilitating optimal athletic performance and enhancing user experience. However, many regional sports complexes often lack a management strategy that prioritizes user-centered principles, which in turn affects the quality of service delivery and athlete satisfaction. This study aims to investigate the correlation between sports facility management practices and athlete satisfaction levels at GGM Talaga Manggung, located in Majalengka Regency. Using a quantitative descriptive approach, data collection was conducted through a structured Likert-scale questionnaire administered to a sample of 100 athletes involved in volleyball, basketball, and futsal disciplines. Data analysis used descriptive statistical techniques to assess variables such as maintenance efficacy, cleanliness standards, accessibility, service quality, and adequacy of facilities. The results indicated that overall management practices were considered adequate; however, certain aspects—namely equipment availability and inclusiveness features—required significant improvement. The highest level of satisfaction was related to safety and comfort parameters, while the provision of additional equipment received the lowest rating. The findings indicated that athlete satisfaction was positively affected by cleanliness, security, and staff responsibility, but was negatively affected by lack of infrastructure and resource constraints. The study underlines the importance of infrastructure development strategies, equitable resource allocation for equipment, and integration of inclusive design elements. It is recommended that facility administrators adopt participatory governance frameworks, improve protocol maintenance, and incorporate user feedback mechanisms to optimize service quality and enhance athlete development.
Optimalisasi Pembelajaran Teknik Dasar Lay Up Shoot Bola Basket Melalui Metode Bagian dan Keseluruhan Rudi, Rudi; Indrayogi, Indrayogi; Rustandi, Endi; Fauzi, Riza Sukma
Marathon: Jurnal Pendidikan Jasmani Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1: Mei 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmrthn.v4i1.89577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi pembelajaran teknik dasar lay up shoot bola basket melalui metode bagian dan keseluruhan. Metode dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Majalengka. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu 21 siswi dan 16 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan dan tes keterampilan. Penelitian dilakukan selama 4 kali pertemuan yang terdiri dari pretest, perlakuan, dan posttest. Analisis data menggunakan uji T yang sebelumnya dilakukan uji normalitas terlebih dahulu. Hasil analisis data diperoleh t_hitung ranah pengetahuan sebesar 11,893 dan t_hitung ranah keterampilan sebesar 13,361, sedangkan t_tabel = t_(0,05/2;37-1) sebesar 2,028 dengan kriteria pengujian t_hitung ≥ t_tabel, Ho ditolak dan Ha diterima dengan P value ≥ 0,05. Hasil analisis tersebut menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran lay up shoot melalui metode part and whole. Nilai rata-rata posttest pada ranah pengetahuan sebesar 71,2 dan ranah keterampilan sebesar 70,4. Dari hasil posttest tersebut dapat dikatakan bahwa kemampuan siswa tentang teknik dasar lay up shoot berada di atas nilai standar KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu 70. Kesimpulannya adalah pembelajaran lay up shoot bola basket melalui metode part and whole dapat mengoptimalkan hasil belajar teknik dasar lay up shoot bola basket.
Mapping the global research landscape of community sports development (2016–2025): A Scopus-based bibliometric analysis Rustandi, Endi; Sofyan, Davi
Journal Sport Area Vol 11 No 2 (2026): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2026.vol11(2).25249

Abstract

Background: Community sport has increasingly been examined in relation to physical activity, youth development, social inclusion, health, and public policy. However, the global intellectual and thematic development of research on community sport development remains insufficiently mapped. Objectives: This study aims to map and analyse global research trends, collaboration patterns, and thematic developments in community sports development between 2016 and 2025. Methods: This study examined 408 journal articles on community sports development that were published between 2016 and 2025 using a bibliometric analysis based on Scopus. ScientoPy and Biblioshiny (Bibliometrix) were used to analyse bibliographic data obtained just from the Scopus database in order to look at publishing trends, cooperation networks, citation patterns, keyword co-occurrence, and topic progression. Results: There were 408 articles in the dataset, with a 5% yearly growth rate and a high of 54 publications in 2025. Sport (174 articles), physical activity (126), and sports involvement (89) were the most popular terms. In 2024-2025, most recent studies focused on youth-related concerns (> 35%), well-being (50.0%), and mental health (55.6%). Four clusters encompassing social integration and capital, youth development and sport participation, mental health and talent development, and emergent issues including community sport and disabilities were found using thematic mapping. Conclusions: Research on community sport development has become increasingly interdisciplinary, with sport participation increasingly connected to broader social, health, educational, and policy outcomes. Future research should strengthen longitudinal, comparative, and program-evaluation approaches to determine whether the themes identified in the bibliometric landscape translate into measurable community-level outcomes.