Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERENCANAAN ULANG STRUKTUR JEMBATAN KALI NGEPRIH PUJON MENGGUNAKAN PC-I GIRDER Naufal Zaki Arnaz; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8845

Abstract

Jembatan Kali Ngeprih merupakan salah satu jembatan yang berada di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kondisi eksisting jembatan ini berupa jembatan balok T. Perencanaan ini akan mendesain Jembatan Kali Ngeprih Pujon menjadi jembatan PC-I Girder (Precast Concrete-I) dengan bentang 45 meter dan lebar total 9,5 meter. Dasar dari perencanaan pembebanan jembatan ini mengacu pada [1]SNI 1725:2016 dan untuk perencanaan elemen struktur PC-I girder mengacu pada [2]Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan oleh Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Bina Marga No. 02/M/BM/2021. Proses analisis gaya dalam pembebanan jembatan menggunakan software CSi Bridge dan juga Microsoft Excel untuk perhitungan tendon serta tulangannya. Dari hasil analisis perencanaan didapatkan hasil berupa dimensi girder dengan tinggi 210 cm yang menggunakan tulangan 11D13 (bawah), 10D13 (tengah) dan 8D13 (atas). Pelat lantai dengan tebal 20 cm dan menggunakan tulangan utama D16 – 150 mm dan tulangan bagi D13 – 200 mm. Tendon digunakan 4 buah dengan konfigurasi masing-masing 15 strands (seven wire strands, low relaxation) dengan diameter 15,24 mm. Metode pelaksanaan digunakan metode crane.
ANALISIS DAN EVALUASI STRUKTUR SERTA REKOMENDASI RETROFIT JEMBATAN RANGKA BAJA PAJARAKAN Moh Habriyan Maulan Armanda Suriyanto; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8846

Abstract

Jembatan Rangka Baja Pajarakan di Probolinggo, Jawa Timur, yang dibangun pada tahun 1991, vital sebagai penghubung jalur Surabaya-Bali. Namun, usianya yang 33 tahun dan dilintasi kendaraan berat menyebabkan kerusakan signifikan pada rangka dan pelat lantai. Kondisi ini menghambat transportasi dan logistik, sehingga perbaikan konvensional dinilai tidak lagi memadai.Skripsi ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi keamanan struktur jembatan, serta merekomendasikan solusi retrofit efektif untuk meningkatkan kapasitas beban dan memperpanjang umur layan. Metode penelitian mencakup analisis visual, pemodelan struktur dengan RSAP 2025, evaluasi kapasitas penampang, sambungan baut, dan lendutan menggunakan metode Bridge Load Rating.Temuan menunjukkan beberapa elemen batang utama (samping atas, samping bawah, diagonal) tidak memenuhi syarat keamanan struktural akibat beban aksial tarik dan tekan yang melampaui kapasitas terfaktornya. Tulangan D16 pada pelat lantai juga tidak mampu menahan momen ultimit. Lendutan aktual jembatan (171,83 mm) secara signifikan melebihi batas izin (56,25 mm), menandakan kurangnya kekakuan struktur. Sambungan baut pada batang samping bawah, samping atas, diagonal, dan gelagar juga tidak aman.Kesimpulannya, Jembatan Rangka Baja Pajarakan memerlukan retrofit komprehensif. Rekomendasi mencakup penggantian elemen batang yang lemah dengan profil baru (WF 405 × 414 × 30/50 untuk batang samping atas dan bawah; WF 400x400x13/21 untuk diagonal), penggantian pelat lantai, dan perbaikan sambungan bau. Hasil implementasi retrofit dengan profil baru menunjukkan peningkatan kapasitas dan pengurangan lendutan hingga memenuhi batas aman (51,72 mm). Secara jangka panjang, perencanaan ulang seluruh batang jembatan rangka baja diperlukan, mengindikasikan bahwa jembatan harus dibongkar dan direncana ulang secara menyeluruh.
ANALISIS ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR TEROWONGAN PENGELAK (TUNNEL) PADA BENDUNGAN BAGONG KABUPATEN TRENGGALEK Shinta Nuriyah; Armin Naibaho; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3807

Abstract

Sungai Bagong memiliki debit aliran yang besar pada musim hujan, dan menjadi sumber utama suplai air irigasi dan air bersih di daerah hulu dan hilir bendungan. Sehingga perlu direncanakan terowongan pengelak agar mempermudah pembangunan bendungan utama. Akan direncanakan terowongan berbentuk-B, dimana terowongan pengelak pada eksisting berbentuk tapal kuda. Dibutuhkan data hidrologi dan data geologi pada perencanaan terowongan pengelak. Kedua data tersebut digunakan untuk, 1) menentukan dimensi struktur terowongan pengelak, 2) menentukan beban yang diterima terowongan pengelak, 3) mendesain tulangan yang dibutuhkan pada terowongan pengelak, 4) mengetahui rencana anggaran biaya (RAB) struktur terowongan pengelak. Berdasarkan data penelusuran banjir diperoleh debit banjir sebesar 188.943 m3/detik. Sehingga didapatkan diameter terowongan pengelak yaitu 4,5 m. Beban-beban yang bekerja pada terowongan pengelak antara lain beban batuan horizontal kondisi normal (qa) sebesar 2,493 t/m2, beban batuan horizontal kondisi gempa (qae) sebesar 5,115 t/m2, beban batuan vertikal (Pv) sebesar 7,4 t/m2, beban air horizontal (Pw1) sebesar 1,0 t/m2, beban air horizontal (Pw2) sebesar 5,3 t/m2, beban air vertikal (Pwv) sebesar 9,5 t/m2, beban uplift (Pu) sebesar 14,8 t/m2, serta beban air dari dalam kondisi penuh (Iwh) sebesar 33 t/m. Berdasarkan hasil perhitungan analisis struktur diperoleh diameter tulangan arah sumbu X yaitu D22 - 100, dan diameter tulangan arah sumbu Y yaitu D16 - 100. Serta didapatkan (RAB) pada struktur terowongan pengelak sebesar Rp. 7.482.248.000,00,-.
PERENCANAAN ULANG GEDUNG LABORATORIUM TEKNO ENTREPRENEURSHIP UNIVERSITAS BRAWIJAYA DENGAN SISTEM STRUKTUR DIAGRID Muhammad Thomas Andhika; Akhmad Suryadi; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3837

Abstract

Saat ini sektor konstruksi di Indonesia tergolong cukup tinggi. Sistem struktur diagrid diyakini mampu menahan beban lateral dan gravitasi, serta meredam dampak gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja struktur diagrid pada perencanaan ulang Gedung Laboratorium Tekno Entrepreneurship Universitas Brawijaya. Data yang digunakan adalah gambar kerja dan harga satuan bahan, upah dan alat untuk kota Malang tahun 2022. Perencanaan ini menggunakan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) dan mengacu pada SNI 1727:2020, SNI 1726:2019, SNI 1729:2020, SNI 2847:2019, serta standar lainnya yang masih berlaku dan relevan. Perencanaan ini juga menggunakan bantuan software STAAD.Pro connect edition untuk analisa struktur dan Software Idea Statica untuk desain sambungan. Berdasarkan hasil perhitungan struktur didapatkan hasil perencanaan yang meliputi tebal pelat komposit 120 mm. Profil balok digunakan profil IWF 600x300x12x20 untuk balok induk dan Profil IWF 350x175x7x11 untuk balok anak. Sedangkan pada kolom digunakan profil IWF 900x350x19x40 untuk kolom vertikal, profil IWF 350x175x7x11 untuk kolom lift, dan profil Pipe 30” – 10 untuk kolom diagrid.. Shear connector pada pelat lantai digunakan stud connector pada balok IWF 600x300x12x20 dipakai dan pada balok IWF 350x175x7x11 dipakai dengan tinggi stud connector 100 mm. Sambungan didesain menggunakan bantuan software Idea Statica dan didapatkan berat keseluruhan untuk pelat sambung sebesar 2624,90 kg dan berat baut sebesar 5366,06 kg. Dari keseluruhan struktur Gedung Laboratorium Tekno Entrepreneurship Universitas Brawijaya diperlukan biaya sebesar Rp. 53.130.000.000.
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG LABORATORIUM TERPADU AKADEMI KOMUNITAS NEGERI PUTRA SANG FAJAR BLITAR Ni'matul Fitri Amalia; Bobby Asukmajaya Raharjo; Agustin Dita Lestari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3843

Abstract

Gedung Laboratorium Terpadu Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar ini berada di Jl. Soetomo 29, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Dalam rencana ini, modifikasi bangunan dengan penambahan lantai dan perubahan struktur atap dari rangka baja menjadi pelat beton bertulang. Penulis memodifikasi struktur beton bertulang dan struktur irama untuk mendapatkan gedung yang kokoh, aman, dan sesuai dengan standar perencanaan bangunan yang tahan gempa. Data yang digunakan berupa data gambar proyek, data tanah, dan spesifikasi teknis. Pembebanan mengikuti SNI 1727-2020, ketahanan gempa mengacu pada SNI 1726-2019, dan struktur beton bertulang mengikuti SNI 2847-2019. Analisis struktur menggunakan Autodesk Robot Structural Analysis Professional (RSAP) 2021 dan desain menggunakanAutodesk AutoCAD 2018 . Hasil dari modifikasi struktur, Pelat lantai dengan ketebalan 130 mm dengan penulangan menggunakan P12 – 200. Balok induk B1 500/700 mm tulangan pada tumpuan atas 8S19 dan bawah 4S19, pada lapangan bawah 8S19 dan atas 4S19 dengan Sengkang tumpuan S13-100 dan lapangan S13 -150. Kolom K1 600/800 mm dengan tulangan utama 20S19, Sengkang pada tumpuan 4S13-100 dan lapangan 4S13-150. Untuk pengerasan kolom utama pilecap berukuran 2000/2000 dengan tebal 600 mm menggunakan 4 tiang D350 class C .
ANALISIS PERBAIKAN STABILITAS LERENG DENGAN METODE KOMBINASI VEGETASI DAN SOIL NAILING DI AREA PROYEK SPILLWAY BENDUNGAN TUGU KABUPATEN TRENGGALEK Annisa Dewi Rahmawati; Moch. Sholeh; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.3862

Abstract

Lereng di area proyek Bengdungan Tugu, Kabupaten Trenggalek memiliki kemiringan eksisting 1:0,6 tanpa perkuatan, dan panjang 24,713 m. Perhitungan kondisi eksisting dengan GeoStudio SLOPE/W 2012 didapatkan FK 0,650 tanpa beban gempa dan 0,415 dengan beban gempa. Hasil perhitungan yang tidak memenuhi nilai faktor keamanan tersebut merupakan data eksisting yang penulis gunakan untuk memperbaiki stabilitas lereng tersebut. Pekerjaan yang dilakukan untuk perbaikan stabilitas lereng meliputi penanaman rumput vetiver dan soil nailing. Data yang diperlukan meliputi data hasil boring log, yaitu data kohesi, sudut geser dalam, dan berat isi tanah. Pada pekerjaan rumput vetiver dilakukan penggujian menggunakan 3 jenis sampel tanah, sedangkan pada pengaplikasian soil nailing dilakukan percobaan dengan 4 kemiringan nail yang berbeda. Dari hasil perhitungan pekerjaan stabilitas dengan rumput vetiver, didapatkan nilai faktor keamanan terbesar pada pengujian sampel 3 sebesar 0,899 tanpa beban gempa dan 0,594 dengan beban gempa. Sehingga perlu ditambahkan perkuatan soil nailing dengan kemiringan 20° dan didapatkan FK  sebesar 2,138 tanpa beban gempa dan 1,142 dengan beban gempa. Rencana anggaran biaya untuk seluruh pekerjaan sebesar Rp 2.978.041.000,-
PERBANDINGAN ERECTION STEEL BOX GIRDER MENGGUNAKAN INCREMENTAL LAUNCH DAN SELF LAUNCH PADA PROYEK JUNCTION WRINGINANOM Muhammad Baihaqi; Suselo Utoyo; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4104

Abstract

Penetapan Kota Surabaya dan sekitarnya sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) memberikan implikasi berupa pertumbuhan ekonomi yang berakibat meningkatnya pergerakan manusia dan barang. Proyek Junction Wringinanom merupakan proyek pembangunan jalan layang yang melibatkan pembangunan struktur jembatan dengan menggunakan steel box girder (SBG). Dalam konstruksi jembatan, metode erection yang digunakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap metode pelaksanaan, efisiensi waktu, biaya, dan risiko K3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pekerjaan erection SBG menggunakan Self Launch Method dan Incremental Launch Method pada proyek pembangunan Jembatan Ramp 4 Junction Wringnianom. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara kedua metode pada proyek tersebut yang ditinjau dari segi metode pelaksanaan, waktu pelaksanaan, biaya pelaksanaan, dan risiko K3. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah method statement, shop drawing, spesifikasi alat berat, dan harga sewa alat serta harga satuan Kabupaten Sidoarjo 2023. Dari hasil analisis kedua metode tersebut pelaksanaan pekerjaan erection SBG menggunakan Self Launch Method lebih menguntungkan dengan total biaya lebih murah yaitu Rp 1.377.760.952,80 dan total skor tingkat resiko lebih rendah yaitu 800 dan waktu pelaksanaan memakan waktu lebih cepat yaitu selama 28 hari dibandingkan pelaksanaan pekerjaan erecion SBG menggunakan Incremenetal Launch Method dengan total biaya sebesar Rp 1.857.987.613,90 dan total skor tingkat resiko lebih tinggi yaitu 1350 dan, waktu pelaksanaan cukup lama yaitu selama 37,5 hari.
ANALISIS CLASH DETECTION STRUKTUR ATAS GEDUNG LABORATORIUM AKN PUTRA SANG FAJAR BLITAR BERBASIS BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) Aldiani Olifia; Bobby Asukmajaya Raharjo; Agustin Dita Lestari
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis clash detection struktur atas Gedung Laboratorium AKN Putra Sang Fajar Blitar berbasis Building Information Modeling (BIM). Penelitian ini fokus pada penggunaan BIM dalam pemodelan, desain, dan analisis struktur bangunan. Gedung Laboratorium AKN Putra Sang Fajar Blitar memiliki kompleksitas struktur yang memerlukan analisis teliti untuk menghindari clash antar elemen. Penggunaan BIM dalam penelitian ini melibatkan perangkat lunak seperti Autodesk Robot Structural Analysis Pro (RSAP), Autodesk Revit, dan Autodesk Navisworks. RSAP digunakan untuk pemodelan struktur, sementara Revit digunakan untuk menganalisis penulangan dan menghitung Quantity Take Off. Navisworks digunakan untuk analisis clash detection. Data perencanaan gedung dan hasil pemodelan Revit digunakan dalam analisis. Dalam penelitian ini, BIM memberikan informasi berupa visualisasi, volume, dan clash detection yang terintegrasi, memungkinkan perbandingan yang akurat. Pertanyaan penelitian mencakup pemodelan struktur, desain elemen struktur, analisis clash detection, dan perbandingan hasil perhitungan Quantity Take Off berbasis BIM dengan metode manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis struktur yang dilakukan menggunakan aplikasi RSAP 2023 dan dihitung secara manual telah memenuhi standar keamanan yang diatur oleh SNI. Selain itu, ditemukan 8612 clash pada elemen struktur dengan persebaran data sebesar 94,76% terjadi pada tulangan, 5,22% pada material lainnya, dan 0,02% pada beton. Selisih antara hasil proses perhitungan berbasis BIM (Quantity Take Off) dan BoQ manual adalah sebesar Rp. 223.996.000. Dengan nilai yang lebih besar ditemukan pada perhtungan di aplikasi Revit. Dapat dikatakan perhitungan menggunakan proses BIM lebih besar hasilnya daripada perhitungan BoQ secara manual.
STUDI PERENCANAAN ULANG STRUKTUR KOLOM GEDUNG LABORATORIUM TERPADU AKN “PUTRA SANG FAJAR“ BERBASIS GFRP SEBAGAI SUBTITUSI TULANGAN KONVENSIONAL Ega Fatria; Sugeng Riyanto; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4449

Abstract

Akademi Komunitas Negeri Putera Sang Fajar, terletak di Kota Blitar, Jawa Timur, memiliki potensi gempa yang cukup tinggi. Perlu adanya desain struktur yang kuat khususnya pada kolom untuk mencegah kerusakan akibat gempa. Kolom merupakan elemen struktural utama yang menopang beban vertikal bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) sebagai alternatif tulangan konvensional untuk memperkuat dan meningkatkan kinerja struktur kolom gedung. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi dampak penggunaan GFRP terhadap perkuatan struktur. Metodologi penelitian melibatkan perbandingan antara perencanaan konvensional dan penerapan GFRP pada struktur kolom. Langkah-langkah perencanaan mencakup analisis beban struktural, pemodelan menggunakan aplikasi, evaluasi keandalan struktur dalam situasi gempa dengan memperhatikan aspek keamanan dan kinerja structural, serta analisis biaya penggunaan GFRP. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan GFRP sebagai pengganti tulangan konvensional dapat secara signifikan meningkatkan kapasitas beban dan kekuatan struktur kolom dan memiliki harga biaya sebesar pada kolom K1 : Rp 117.223.672,86 dan Pekerjaan Kolom K2 : Rp 204.239.013,09. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) adalah alternatif yang efektif dalam memperkuat struktur kolom gedung laboratorium. Meskipun biayanya lebih tinggi daripada tulangan baja, penggunaan GFRP dapat membuka potensi inovasi dalam desain struktur bangunan masa depan. Ini adalah langkah positif menuju peningkatan keandalan dan kinerja struktural bangunan di daerah dengan potensi gempa seperti Kota Blitar, Jawa Timur.
MODIFIKASI PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN BETON PRATEGANG JALUR LINTAS SELATAN TRENGGALEK – TULUNGAGUNG STA 6+900 Fio Ayubi Qilail; Bobby Asukmajaya Raharjo; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.5152

Abstract

Proyek Jembatan Jalur lintas selatan ini dibangun sebagai penghubung antara Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Trenggalek. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk merencanakan struktur jembatan menggunakan PCI-Girder. Analisa statika struktur pelat lantai menggunakan aplikasi Robot Structural Analysis Professional 2020 dan penggambaran hasil perencanaan menggunakan program aplikasi Auto CAD 2021. Perhitungan pembebanan mengacu pada SNI 1725 – 2016 dan RSNI-T-05-2005. Dari perencanaan jembatan balok prategang ini menghasilkan (1) Struktur pelat lantai jembatan setebal 20 cm dengan menggunakan tulangan D16 – 100 untuk tulangan utama dan D10-200 untuk tulangan bagi arah Y. D16 – 100 untuk tulangan utama dan D10-200 untuk arah X (2) Tiang Sandaran 15 x 15 x 100 cm dengan tulangan utama 2 D13 dan tulangan bagi ∅10-100 (3) Kerb 25 x 10 x 15 cm dengan tulangan utama D12-150 dan tulangan bagi 4 ∅8 (4) Diafragma 20 x 125 x 167 cm, menggunakan tulangan utama atas 2 D19 dan bawah 3 D10, tulangan sengkang D10–150 (4) PCI-Girder menggunakan tulangan utama atas 10 D13, badan 12 D13, dan bawah 12 D13, tulangan shear connector menggunakan D13, tulangan sengkang menggunakan D13 (5) Abutment menggunakan tulangan utama segmen A-A D19–150, segmen B-B D19-100, segmen C-C D19-50, segmen D-D D25-125, segmen E-E D25-125 (6) Bore pile dengan diameter 80 cm menggunakan tulangan utama 20 D25 dan tulangan sengkang spiral ∅13-90 (7) Perhitungan RAB didapat biaya proyek sebesar Rp. 9.700.942.000,00-.