Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Legal Protection for Foreign Investors in Infrastructure Projects Supporting Mining Downstreaming in Indonesia: A Systematic Literature Review Saputra, Sandi; Sami'an, Sami'an; Hardjomuljadi, Sarwono; Edi Wibowo, Dwi
Journal of Social Research Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i2.3024

Abstract

The article aims to identify legal issues and legal solutions that affect legal protection for foreign investment in infrastructure and downstream projects in Indonesia. The analysis uses a systematic literature review method. The focus of the analysis lies in four areas: (1) enforcement of arbitral awards (New York Convention 1958; Law 30/1999), (2) the position of arbitration (seat), lex arbitri, and the standard of "public order", (3) the division of contractual risks in GPBU/EPC/O&M (change-in-law, tax gross-up, step-in lender, termination/compensation, government guarantee, land acquisition), and (4) BIT/ISDS as an additional layer of protection. Although the results show a more pro-enforcement tendency, key problems remain: flexible interpretation of "public order", slow and formalistic exequatur, undisciplined seat selection, inconsistency in clauses in contract documents, inconsistencies in land procurement, and unclear reasons and regressions in government guarantees. This article provides several legal options. The first is a judicial guideline that aims to reduce "public order" and avoid reassessing the subject matter. The second is the standardization of exequatur, which includes standards such as SLAs, file templates, and e-filing. The third is the recognition of short-term relief, which includes an emergency arbitrator. The fourth is the hygienic arbitration clause model, which includes changes in the law, seat, lex arbitri, consolidation, and joinder. The package reduces the risk of greater actions, speeds up the opening of financial accounts, and enhances the legal protection of foreign investors.
Penilaian Unsur Wanprestasi Dalam Kontrak Proyek Konstruksi Bumn (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 1361 Pk/Pdt/2024) Hariadi, Madjumsyah; Sami'an, Sami'an; Aulia, Aulia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64123

Abstract

Latar belakang: Proyek yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peranan strategis dalam pembangunan nasional, namun dalam praktiknya tidak jarang menimbulkan sengketa akibat wanprestasi kontrak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi putusan Mahkamah Agung dalam menangani perkara wanprestasi proyek BUMN serta implikasinya terhadap kepastian hukum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, khususnya melalui analisis terhadap putusan-putusan Mahkamah Agung yang berkaitan dengan sengketa wanprestasi proyek BUMN. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung secara konsisten menempatkan BUMN sebagai subjek hukum perdata dalam hubungan kontraktual dan menerapkan parameter wanprestasi berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Konsistensi tersebut memberikan kepastian hukum bagi para pihak dan menegaskan batas antara wanprestasi perdata dan tanggung jawab pidana. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum kontrak dan praktik pengelolaan proyek BUMN di Indonesia.