Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penerapan Model Economic Order Quantity (EOQ) dalam Pengendalian Persediaan Es Krim Aice pada Usaha Warung Mikro Nainggolan, Agnes Margareta; Zulfia, Chairani; Hutauruk, Grace Analia Stephani; Khairani, Nerli
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i1.25222

Abstract

Penerapan model Economic Order Quantity (EOQ) pada pengendalian persediaan Es Krim Aice di usaha warung mikro dianalisis dalam studi kasus ini. Usaha mikro memiliki peran fundamental dalam perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi tantangan manajemen operasional, khususnya pengendalian persediaan yang tidak efisien, yang dapat menyebabkan stock-out atau overstock. Es krim Aice merupakan komoditas yang mudah rusak (perishable) dan memerlukan penanganan persediaan yang tepat serta biaya penyimpanan khusus (listrik freezer).Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membandingkan Total Biaya Persediaan (TC) saat ini (pemesanan kecil) dengan TC setelah penerapan metode EOQ. Permintaan tahunan (D) dihitung dengan mengalikan data penjualan bulanan selama empat bulan dengan faktor tiga. Biaya pesanan (S) ditetapkan seragam sebesar Rp 14.000 per transaksi, yang terdiri dari biaya transportasi (Rp 3.000), komunikasi (Rp 1.000), dan biaya waktu/administrasi (Rp 10.000). Biaya penyimpanan (H) bervariasi antar produk, ditetapkan sebesar 20% dari harga pembelian akhir per unit (C) setelah PPN 11%.Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik persediaan warung saat ini belum efisien, denganprosedur pemesanan volume kecil yang menyebabkan biaya pesanan tahunan total tinggi. Contohnya, Total Biaya Persediaan saat ini untuk AICE Choco Malt adalah IDR 14.708.880 dan untuk AICE Sweet Corn adalah IDR 10.090.656.Penerapan metode EOQ, yang bertujuan meminimalkan Total Biaya Persediaan tahunan dengan menyeimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, terbukti efektif mengurangi biaya secara signifikan. Dengan EOQ, biaya tahunan total AICE Choco Malt berkurang menjadi IDR 722.595, dan AICE Sweet Corn menjadi IDR 660.719. Jumlah pesanan ekonomis (EOQ) yang direkomendasikan bervariasi, misalnya 41 unit untuk AICE Choco Malt dan sekitar 10 unit untuk AICE Crispy Balls. Meskipun terdapat hambatan implementasi seperti keterbatasan ruang penyimpanan dan likuiditas keuangan di usaha kecil, proyeksi EOQ dapat digunakan sebagai pedoman taktis untuk mencapai efisiensi biaya yang signifikan.
OPTIMASI BIAYA DISTRIBUSI BARANG ANTAR PULAU DI PELABUHAN UTAMA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE NORTH WEST CORNER DAN MODI Khairani, Nerli; Damanik, Kenjo Oktaviano; Sinurat, Lestari Novianti; Sinaga, Monika Triyuni; Pangaribuan, Widya Kartini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50180

Abstract

The transportation problem is a special form of linear programming aimed at minimizing distribution costs from multiple sources to multiple destinations. This study optimizes the cost of distributing goods between major Indonesian ports using data from the Central Bureau of Statistics (BPS) on Loading/Unloading of Inter-Island Sea Cargo at Major Ports in February 2026. The objective is to determine the initial solution using the North West Corner (NWC) method and optimize it using the Modified Distribution Method (MODI). The study involves three major ports acting both as sources and destinations: Tanjung Priok, Tanjung Perak, and Makassar. Due to supply-demand imbalance, a dummy source was added. The NWC method produced an initial total cost of IDR 25,637,065,000. After optimization using MODI, the total cost decreased to IDR 16,020,765,000, resulting in savings of IDR 9,616,300,000 (37.5%). These findings prove that the combination of NWC and MODI is highly effective in minimizing transportation costs for inter-island goods distribution in Indonesia.
ANALISIS PERBANDINGAN METODE FUZZY SIMPLEKS DAN KUMAR DALAM OPTIMASI PRODUKSI FULLY FUZZY LINEAR PROGRAMMING Muhaimin, Rizal; Khairani, Nerli; Zahri, Nafasa; Aura Siffa, Naysla
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.57441

Abstract

This study presents a comparative analysis of the fuzzy simplex method and Kumar’s method in solving production optimization problems based on Fully Fuzzy Linear Programming (FFLP). Since production systems often involve uncertainty in costs, resource availability, and market demand, all model parameters are represented using Trapezoidal Fuzzy Numbers. A quantitative comparative approach was employed using simulation data with two decision variables. The optimization model was solved using both methods, with Kumar’s method utilizing the Liou–Wang ranking function. The results show that the two methods produce the same optimal decision variable values, fuzzy profit values, and number of iterations required to achieve optimality. However, Kumar’s method offers a simpler computational procedure through ranking-based pivot selection, while the fuzzy simplex method better preserves fuzzy information during the iterative process. These findings indicate that both methods are effective for solving FFLP-based production optimization problems, with differences primarily in their computational mechanisms and operational complexity.