Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Program Majalah Dinding Komunikasi Ceria Sebagai Media Informasi Sekolah Dalam Mengajarkan Komunikasi Positif Kuncoro, Fringki Eko; Rizki, Muhammad; Armasito, Armasito
Jurnal Aksi Dosen dan Mahasiswa Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Aksi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jadmas.v3i2.1224

Abstract

This study aims to explore the implementation of the "Komunikas Ceria" Wall Magazine Program as a school information medium for teaching positive communication to students at SD Negeri 14 Indralaya. The method used was descriptive qualitative research, with data collected through interviews, observations, and documentation throughout the program's implementation. The results showed that the program was effective in improving students' communication skills, as evidenced by their increased active participation in class discussions and their confidence in expressing ideas and opinions. Previously quieter students began to demonstrate greater self-confidence, while positive changes were also noted in social interactions between students. However, several challenges remain, particularly related to learning motivation, which still needs to be improved. This study concluded that the program's success depends not only on the implementation of learning techniques but also requires continuous support from parents and the school. It is recommended to continue this positive communication program with deeper integration into the curriculum and involving various stakeholders to enhance its comprehensive impact on students' socio-emotional development. Further research using mixed methods is also recommended to gain a more comprehensive understanding of the program's effectiveness
Fiqh Berpakaian dalam Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya Menumbuhkan Akhlak Santun dan Mencegah Catcalling serta Pelecehan Verbal Noktaria, Meri; Armasito, Armasito; Lestari, Azzahra Refa Junia; Akbar, Muhammad Alif
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wdkkcf81

Abstract

Fenomena catcalling dan pelecehan verbal di lingkungan pendidikan menunjukkan adanya degradasi akhlak dan rendahnya kesadaran etika dalam interaksi sosial. Kondisi ini menuntut pendekatan preventif yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga edukatif dan normatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep fiqh berpakaian dalam perspektif Islam serta relevansinya dalam Pendidikan Agama Islam sebagai upaya menumbuhkan akhlak santun dan mencegah catcalling serta pelecehan verbal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Sumber data primer berupa Al-Qur’an, hadis, serta kitab-kitab fiqh yang membahas tentang aurat dan adab berpakaian, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku Pendidikan Agama Islam, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terkait pendidikan karakter dan kekerasan verbal. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan normatif-teologis dan pedagogis. Hasil kajian menunjukkan bahwa fiqh berpakaian dalam Islam tidak semata-mata mengatur batasan aurat, tetapi juga mengandung nilai-nilai kesopanan, kehormatan, dan tanggung jawab sosial. Integrasi materi fiqh berpakaian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berkontribusi terhadap internalisasi nilai akhlak santun, pengendalian diri, serta penghormatan terhadap martabat manusia. Pencegahan catcalling dan pelecehan verbal tidak dapat dibebankan pada aspek berpakaian semata, melainkan harus dipahami sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kesadaran moral seluruh individu. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membangun budaya saling menghormati melalui pemahaman fiqh berpakaian yang komprehensif dan kontekstual.
Edukasi Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga Negara bagi Anggota Karang Taruna Desa sebagai Upaya Penguatan Kesadaran Berbangsa dan Bernegara Putra, Ahmed Adam Musawwir; Armasito, Armasito
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mp68r426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya edukasi pemahaman hak dan kewajiban warga negara bagi anggota Karang Taruna desa sebagai upaya penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara. Hak dan kewajiban warga negara merupakan prinsip fundamental dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang telah diatur secara konstitusional dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Namun demikian, implementasi nilai-nilai tersebut di tingkat desa masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam konteks literasi kewarganegaraan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui analisis terhadap sumber-sumber hukum, buku ilmiah, dan jurnal terkait pendidikan kewarganegaraan serta peran organisasi kepemudaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai ruang edukasi nonformal dalam menanamkan nilai tanggung jawab, partisipasi sosial, dan nasionalisme. Edukasi yang dilakukan secara partisipatif dan kontekstual terbukti lebih efektif dalam membangun kesadaran berbangsa dibandingkan pendekatan yang bersifat normatif semata. Oleh karena itu, penguatan program edukasi hak dan kewajiban warga negara berbasis komunitas menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.