Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Willingness to pay for use of water source for domestic consumption in Rangomali Village, Wolo District, Kolaka District Alfarabi, Muh.; Razak, Rahman; Sabir
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 1 No. 5 (2023): July
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v1i5.79

Abstract

Water is a very important natural resource for help to survive. Water perpendicularoma on providing has impacts. Unwise overuse of water resources you are horrified can jeopardize their sustainability. The objective of this study is to estimate the economic value of spring water utilization in Rangomari village. The method used is Willingness to Pay (WTP) Analysis using Conditional Valuation Method (CVM). As a result, the average I WTP is IDR 5,788.46 per month and the total IWTP is IDR 5,788.46 per month. 1,724,961.54 per month. The annual economic value of this urinary tract in Rangomali village is IDR 20,699,538.5. Governments are expected to implement payment of environmental services for water use and modernization of source management.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pasien Dalam Perawatan Luka Kaki Diabetik di RSUD Anuntaloko Parigi Maria Doki, Adisty; Siti Yartin; Sabir
KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the main determinants of patient compliance with diabetic foot wound management is family support. Amputation and other more severe consequences can occur due to non-compliance. The purpose of this study was to find out how family support and patient compliance with diabetic foot wound care at Anuntaloko Parigi Hospital are interrelated. Cross-sectional methodology and quantitative design were used in the investigation. Based on the established inclusion and exclusion criteria, a purposive selection approach was used to select a sample of 51 respondents. The Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) were used as research instruments. Using the Chi-Square test, data analysis was performed univariately and bivariately. The majority of respondents reported strong compliance (64.7%) and significant family support (68.6%), according to statistics. Family support and patient compliance with diabetic foot wound care were significantly correlated, according to the findings of the statistical test (p = 0.001). Conclusion: There is a significant relationship between family support and patient compliance in diabetic foot wound care at Anuntaloko Parigi Hospital. Increased family involvement and support can encourage patients to be more compliant in undergoing consistent and effective wound care.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Tentang Macam-Macam Sujud Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Peserta Didik Kelas VII UPT SMP Negeri 6 Enrekang Sabir
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 3 No. 1 (2021): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v3i1.4061

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman PAI tentang macam-macam sujud pada peserta didik kelas VII UPT SMP Negeri 6 Enrekang melalui model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw. Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dalam peningkatan hasil belajar PAI tentang macam-macam sujud pada peserta didik kelas VII UPT SMP Negeri 6 Enrekang ? Apakah hasil belajar PAI tentang macam-macam sujud meningkat melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw pada peserta didik kelas VII UPT SMP Negeri 6 Enrekang? Untuk mengetahui peningkatan pemahaman belajar peserta didik kelas VIII.1 melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw di UPTD SMP Negeri 6 Enrekang. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII UPT SMP Negeri 6 Enrekang dengan jumlah peserta didik 20 orang yang terdaftar pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I yang dilaksanakan 2 kali pertemuan dan siklus II yang juga dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan. Penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dalam peningkatan hasil belajar PAI tentang macam-macam sujud pada peserta didik kelas VII aktivitas guru dan peserta didik melalui observasi guru dan peserta didik mencapai kategori Tinggi. Peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw peserta didik setelah dua kali dilaksanakan tes siklus. Dapat dilihat bahwa adanya hasil yang menampakkan peningkatan hasil belajar peserta didik setelah dua kali dilaksanakan tes siklus. Pada siklus I tingkat ketuntasan mencapai 68% berada pada kategori cukup, dan pada siklus II mencapai 92% berada pada kategori Sangat Tinggi.
Kedudukan Produk Klaster 3 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap sebagai Produk Pendaftaran Tanah (Studi Kasus PTSL 2023 Kantor Pertanahan Kabupaten Tojo Una-Una Provinsi Sulawesi Tengah) Nugroho, Susetyo; Imran; Siswoyo; Sabir; Mulyani, Rini; Ratode, Hartato Kurniawan; Surahman, Yogi
Jurnal Pertanahan Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Pertanahan
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53686/jp.v14i1.249

Abstract

Terdapat 536 bidang tanah produk klaster 3 pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) pada Kantor Pertanahan (Kantah) Tojo Una-Una yang harus dilakukan pengulangan proses pendaftaran tanah dari awal agar dapat ditingkatkan menjadi sertipikat hak atas tanah. Harapan produk klaster 3 PTSL dengan mudah dapat ditingkatkan menjadi sertipikat hak atas tanah dikemudian hari sulit terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kedudukan produk klaster 3 PTSL sebagai produk pedaftaran tanah. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang memanfaatkan bahan hukum primer dan sekunder. Bahan hukum primer yang dimaksud yaitu peraturan perundang-undangan, petunjuk teknis mengenai PTSL sedangkan bahan hukum sekunder yaitu wawancara dan sejumlah literatur yang membahas mengenai PTSL dan pendaftaran tanah. Pendekatan yang digunakan adalah perundang-undangan, dan konseptual. Bahan yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Produk klaster 3 PTSL bukan merupkan produk pendaftaran tanah yang bertujuan utama agar dapat diterbitkan sertipikat hak atas tanah. Produk klaster 3 PTSL sebagai produk pendaftaran tanah hadir untuk menghimpun dan menyajikan informasi yang lengkap mengenai data fisik dan data yuridis pada satu desa lokasi PTSL yang bidang tanahnya secara subjek maupun objek tidak dapat dilakukan pembukuan hak. Produk klaster 3 PTSL sebagai hasil kegiatan proses pendaftaran tanah yang belum selesai dan belum melahirkan hak atas tanah menyebabkan produk K3 akan selalu dibayangi dengan potensi melahirkan fakta- fakta hukum baru, oleh hal tersebut pengulangan kegiatan pada produk klaster 3 PTSL pada saat ingin dibukukan haknya haruslah dianggap sebuah kewajaran.   There are 536 plots of complete systematic land registration(PTSL) cluster 3 product land in land office(kantah) Tojo Una Una, the land registration process must be repeated from the beginning so that it can be upgraded to a land title certificate. The hope that PTSL cluster 3 products can easily be upgraded to become land title certificates in the future will be difficult to achieve. The aim of this research is to determine the position of PTSL cluster 3 products as land registration products. This research is normative legal research which utilizes primary and secondary legal materials. The primary legal materials in question are statutory regulations, technical instructions regarding PTSL, while the secondary legal materials are interviews and a number of literature discussing PTSL and land registration. The approach used is statutory and conceptual. The collected material was analyzed descriptively qualitatively. The PTSL cluster 3 product is not a land registration product whose main aim is to issue land title certificates. The PTSL cluster 3 product as a land registration product is here to collect and present complete information regarding physical data and juridical data in a village where PTSL is located where land plots as subjects and objects cannot be recorded as rights. Cluster 3 products PTSL are the result of land registration process activities that have not been completed and have not given birth to land rights, causing K3 products to always be overshadowed by the potential to give birth to new legal facts, therefore repetition of activities in PTSL cluster 3 products when the rights are to be recorded must be considered a reasonableness.
Pengaruh Terapi Akupresur Li 4 (Hegu) Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Komunitas Lansia Kelurahan Kawatuna: Penelitian Enjelina Tangka’a; Sabir; Benny Harry Leksmon Situmorang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5378

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami lansia dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu terapi nonfarmakologis, yaitu akupresur pada titik LI4 (Hegu), diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui efek relaksasi dan pengaturan sistem saraf otonom. Namun, efektivitas terapi ini pada lansia di Kelurahan Kawatuna masih belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian terapi akupresur Li4 (hegu). Penelitian ini menerapkan desain quasi eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol non-ekuivalen. Jumlah responden sebanyak 30 lansia yang terbagi ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan terapi akupresur pada titik LI4 selama dua minggu, sementara kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi apa pun. Tekanan darah diukur pada kedua kelompok sebelum dan setelah periode intervensi, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi setelah terapi akupresur LI4, sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna. Hasil analisis bivariat memperlihatkan penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (p = 1,000; p > 0,05). Terapi akupresur pada titik LI4 terbukti memberikan pengaruh yang bermakna dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kelurahan Kawatuna.
PENGARUH PENERAPAN HYDROTHERAPY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA YANG MENGALAMI INSOMNIA DI PUSKESMAS TORUE: THE EFFECT OF HYDROTHERAPY ON IMPROVING SLEEP QUALITY AMONG OLDER ADULTS WITH INSOMNIA AT TORUE COMMUNITY HEALTH CENTER Debiana Fransiska Dewi; Sabir; Ni Nyoman Udiani
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 14 No. 01 (2026): Vol. 14 No.1 , Januari 2026
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v14i1.904

Abstract

Pendahuluan. Gangguan tidur merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh lansia dan dapat berdampak negatif terhadap keseimbangan fisik, psikologis, serta sosial mereka. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif. Upaya untuk mengatasi gangguan tidur pada lansia dapat dilakukan melalui terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan, salah satunya adalah hydrotherapy. Terapi ini memanfaatkan air hangat untuk memberikan efek relaksasi, melancarkan sirkulasi darah, menurunkan ketegangan otot, serta menstimulasi sistem saraf parasimpatis yang berperan dalam proses tidur. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan hydroteraphy untuk meningkatkan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia di Puskesmas Torue. Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan non-equivalent control group, populasi sebanyak 35 lansia, teknik purposive sampling, dan jumlah sampel 20 responden yang terdiri dari 10 kelompok intervensi dan 10 kelompok kontrol dengan menggunakan uji statistik non-parametrik wilcoxon. Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil pre test 20 responden semuanya memiliki kualitas tidur buruk, dan hasil post test dari 10 responden intervensi, 3 memiliki kualitias tidur buruk dan 7 memiliki kualitas tidur baik, sedangkan 10 responden kontrol tetap memiliki kualitas tidur buruk. Hasil uji statistisk menunjukkan adanya peningkatan signifikan kualitas tidur pada kelompok intervensi setelah diberikan hydrotherapy dengan nilai uji Wilcoxon p = 0,008 (p < 0,05). Kesimpulan. Hasil ini mengindikasikan bahwa bahwa penerapan hidroterapi memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur pada lansia yang mengalami insomnia di Puskesmas Torue.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat yang Tinggal di Kawasan Tambang Galian C Terhadap Kejadian Penyakit Ispa di Puskesmas Anuntodea Tipo : Penelitian Nuryasni; Sabir; I Made Rio Dwijayanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5494

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi persoalan kesehatan dengan angka kejadian tinggi di wilayah tambang galian C akibat paparan debu. Selain faktor lingkungan, pengetahuan dan sikap masyarakat turut memengaruhi upaya pencegahan serta risiko terjadinya ISPA. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat yang bermukim di sekitar tambang galian C dengan kejadian ISPA di Puskesmas Anuntodea Tipo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 73 orang yang tinggal di kawasan tambang galian C, dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan, sikap, dan riwayat ISPA, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISPA tergolong tinggi, yakni 47 responden (64,4%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dan kejadian ISPA (p = 0,000), dengan angka ISPA lebih banyak pada responden berpengetahuan rendah (86,5%). Hubungan signifikan juga ditemukan antara sikap dan kejadian ISPA (p = 0,000), di mana sikap kurang baik berkaitan dengan angka ISPA yang lebih tinggi (87,2%). Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat yang tinggal di kawasan tambang galian C terhadap kejadian penyakit ISPA di puskesmas anuntodea tipo.
Pengaruh Edukasi Nutrisi Ibu Hamil dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Puskesmas Biromaru: Penelitian Awan Ambarwati; Sabir; Ni Nyoman Elfiyunai
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5664

Abstract

Menurut WHO, pada tahun 2024 diperkirakan terdapat sekitar 150,2 juta anak di bawah usia lima tahun yang mengalami stunting di seluruh dunia, atau sekitar 23,2% dari total populasi anak global. Prevalensi stunting paling tinggi terdapat di negara berpendapatan rendah (47%) dan menengah bawah (16%). Tujuan penelitian ini menganalisis Pengaruh Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Biromaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang ada di wilayah Puskemas Biromaru sebanyak 52. Sampel 34 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sebelum diberikan edukasi menggunakan media booklet, sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 32 orang (94,1%) dan kategori kurang sebanyak 2 orang (5,9%), serta menunjukkan sikap cukup sebanyak 29 orang (85,3%) dan kurang sebanyak 5 orang (14,7%). Setelah diberikan edukasi menggunakan media booklet, seluruh ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kategori baik dan sikap baik masing-masing sebanyak 34 orang (100,0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ada Pengaruh Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Dengan Media Booklet Terhadap Pengetahuan dan sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Biromaru.
Hubungan Stres dengan Kejadian Insomnia pada Mahasiswa Keperawatan Tingkat III dalam Menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Widya Nusantara: Penelitian Mutiara; Bayu Eka Kurniawan; Sabir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5848

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada tingginya kejadian stres dan gangguan tidur pada mahasiswa terutama menjelang ujian kompetensi seperti OSCE, di mana data WHO (2024) menunjukan bahwa stress dapat menurunkan kemampuan bekerja, dan riskesdes 2018 melaporkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki prevalensi stres tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian insomnia pada mahasiswa keperawatan tingkat III dalam menghadapi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Universitas Widya Nusantara.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian Adalah 211 mahasiswa keperawatan tingkat III, dan sebanyak 68 mahasiswa dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami stres sedang sebanyak (61,8%), dan insomnia sedang (61,8%). Uji korelasi gamma menunjukan nilai koefisien 0,627 dengan p-value 0,003 sehingga disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara stres dan insomnia, dengan arah hubungan positif dan kekuatan cukup kuat, semakin tinggi Tingkat stres, semakin berat insomnia yang dialami mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres berperan penting dalam memengaruhi kualitas tidur mahasiswa menjelang ujian OSCE. Institusi pendidikan disarankan menyediakan dukungan psikologis dan akademik melalui konseling, pelatihan manajemen stres, atau seminar kesehatan mental, sementara penelitian selanjutnya diharapkan melibatkan sampel lebih luas dan memasukan variabel tambahan seperti dukungan sosial, kebiasaan tidur, dan tingkat kecemasan.
Pengaruh Pemberian Terapi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Tanantovea: Penelitian Sriwarni A. Djana; Surianto; Sabir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5986

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2023, sekitar 1,28 miliar orang dewasa di dunia mengalami hipertensi dengan perkiraan angka terus meningkat. Prevalensi hipertensi tahun 2023 di Indonesia mencapai 30, 8 % berdasarkan pengukuran tekanan darah. Data dinas kesehatan Kota Bandung tahun 2023 prevalensi hipertensi mencapai 1,89% berada pada pada posisi kota ke 5 dengan 13.154 orang mengalami hipertensi. Tujuan penelitian menganalisis Pengaruh Pemberian Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Tanantovea. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi periode Mei yang berjumlah 110 pasien. Sampel 52 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil Penelitien: Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori hipertensi derajat 1 (67,3%) dan hipertensi derajat 2 (32,7%). Setelah pemberian terapi Benson, terjadi pergeseran kategori tekanan darah, di mana mayoritas responden berada pada kategori normal tinggi (38,5%) dan normal (36,5%), dengan penurunan jumlah responden pada kategori hipertensi. Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pemberian terapi Benson terhadap penurunan tekanan darah.