Articles
Efektiftas Kombinasi Teknik Nafas Dalam Dan Stretching Abdominal Exercise Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Abiansemal
Sumiati, Ni Kadek Ari;
Aswitami, Ni Gusti Ayu Pramitha;
Sumawati, Ni Made Risna
SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) Vol 7 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/bidadari.2024.7.1.22-29
Masa remaja merupakan periode perkembangan manusia yang ditandai dengan munculnya ciri seksual sekunder dan pematangan fungsi organ seksual seperti terjadinya ovulasi dan haid. Gangguan yang sering timbul saat menstruasi salah satunya adalah disminore. Disminore merupakan keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormon protaglandin dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri yang paling sering terjadi pada wanita. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenore dengan teknik nafas dalam dan Stretching Abdominal exercise.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Kombinasi Teknik Nafas Dalam Dan Stretching Abdominal Exercise Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Abiansemal Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperiment Design. Rancangan metode yang digunakan adalah Non-equivalen Control Goup Design. Pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas VII sebanyak 156 orang. Data dianalisis menggunakan analisa menggunakan uji Wilxocon. Hasil analisis menggunakan uji Wilxocon menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat nyeri dismenore setelah diberikan kombinasi teknik nafas dalam dan stretching abdominal exercise. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa dari 56 responden pada kelompok kontrol dan intervensi didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh kombinasi teknik nafas dalam dan stretching abdominal exercise terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri. Bedasarkan hasil penelitian ini, diharapkan remaja putri kelas VII dapat menerapkan Teknik Nafas Dalam Dan Stretching Abdominal Exercise untuk mengurangi nyeri dismenore.
The Effect of reflex Oxytocin Massage on Smooth Breast Milk Production in Post Sectio Caesarea (SC) in The Melati Room of Ganesha General Hospital
Endelawati, Komang Adi;
Widiastini, Luh Putu;
Sumawati, Ni Made Risna
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 5, No 2 (2022): JKPBK Desember 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v5i2.8159
Oxytocin massage is a massage of the spine that starts at the cervical spine (cervical vertebrae) and up to the 12th thoracic spine. Oxytocin massage is a method of facilitating milk production which is done by massaging the back area along both sides of the spine to relax tension in the back and relieve stress so that it can facilitate the release of breast milk. The purpose of this study was to examine the effect of oxytocin massage on the smooth production of breast milk in post-sc mothers at Ganesha Hospital. This research used Quasy Experimental design with a nonequivalent control group design approach and with an Accidental sampling technique, the sample in this research was 30 postpartum post-SC mothers. Collecting data using questionnaires and observation sheets. Data were analyzed using analysis using the Mann-Whitney test with a confidence level of p≤0.05. The results showed a p-value <0.05 so it could be concluded that there was an effect of oxytocin massage on the smooth production of breast milk in post-sc mothers at RSU Ganesha.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI DENGAN PERAN SERTA DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI AKDR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ABANG II
Aenti, Erlyn Falery;
Sumawati, Ni Made Risna;
Saraswati, Putu Ayu Dina;
Widiastini, Luh Putu
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 9, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/mj.v9i2.22103
Abstract: The lack of understanding of husbands regarding contraceptives in Indonesia has resulted in low support from husbands in choosing contraceptives, one of which is the Intrauterine Contraceptive Device (IUD). This type of research is descriptive correlation with a crosssectional approach. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 95 Active Family Planning Acceptors in the Abang II Community Health Center Work Area. The results of the Spearman test analysis showed that the value of ρ value = 0.008 ρ < 0.05 concluded that there was a relationship between the husband's level of knowledge and his participation in selecting the IUD contraceptive device in the Abang II Health Center Work Area.Abstrak: Kurangnya pemahaman dari para suami terhadap alat kontrasepsi di Indonesia menyebabkan rendahnya dukungan dari suami dalam pemilihan alat kontrasepsi salah satunya adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Jenis penelitian ini deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan jenis purposive sampling dengan jumah sampel 95 orang Akseptor KB Aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Abang II. Hasil Analisis uji Spearman menunjukkan hasil nilai ρ value = 0,008 ρ < 0,05 disimpulkan terdapat hubungan antara tingkat pengetauan suami dengan peran serta dalam pemilihan Alat Kontrasepsi AKDR di Wilayah Kerja Puskesma Abang II.
EFEKTIVITAS METODE KANGURU UNTUK MENGURANGI NYERI PENYUNTIKANINTRA MUSCULAR IMUNISASI HB0 PADA BAYI BARU LAHIR DI UPTD. PUSKESMAS ABIANSEMAL I
Mertasari, Ni Kadek Dewi;
Mastiningsih, Putu;
Sumawati, Ni Made Risna;
Udayani, Ni Putu Mirah Yunita
SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) Vol 8 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/bidadari.2025.8.1.26-32
Nyeri yang timbul akibat injeksi merupakan nyeri akut yang dirasakan anak sebagai pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan. Reaksi ringan biasanya terjadi beberapa jam setelah pemberian imunisasi, reaksi hilang dalam waktu singkat, reaksi local (nyeri, bengkak atau kemerahan disekitar lokasi suntikan), reaksi sismatik (sepert demam, badan lemah, nafsu makan turun). Salah satu upaya untuk mengurangi rasa nyeri adalah dengan memberikan asuhan kebidanan yaitu dengan Metode Kanguru. Metode Kanguru telah terbukti mengurangi respon fisiologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Metode Kanguru Untuk Mengurangi Nyeri Penyuntikan Intra Muscular Imunisasi HB0 Pada Bayi Baru Lahir Di UPTD. Puskesmas Abiansemal I Penelitian ini menggunakan penelitian true experiment dengan desain penelitian post test-only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 bayi.Data dianalisis menggunakan analisa menggunakan Uji Mann Whitney nilai signifikan < 0,05 Berdasarkan penelitian diatas, didapatkan hasil menggunakan uji statistik dalam penelitian ini dilakukan menggunakan uji Mann Whitney, didapatkan bahwa nilai signifikan berdasarkan uji Mann Whitney yaitu 0,000, karena nilai p < α (0,05), maka H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa ada efektifikas Metode Kanguru untuk mengurangi nyeri penyuntikan intra muskular imunisasi HB0 pada bayi baru lahir pada kelompok intervensi dan kontrol.Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan Metode Kanguru dapat mengurangi nyeri bekas penyuntikan Intra Muscular Imunisasi HB0 Pada Bayi Baru Lahir Di UPTD. Puskesmas Abiansemal I.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC IBU HAMIL DI PUSKESMAS SELAT
Diyanti, Ida Ayu Eka Puspa;
Sumawati, Ni Made Risna;
Adhiestiani, Ni Made Egar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v6i1.37062
Rendahnya tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Antenatal Care (ANC) berkontribusi terhadap rendahnya kepatuhan dalam melakukan kunjungan kehamilan, di mana idealnya ibu hamil harus mendapatkan pelayanan antenatal sebanyak enam kali selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan kepatuhan mereka dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Selat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Spearman rho untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ANC dengan kepatuhan kunjungan ANC ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ANC ibu hamil dengan kepatuhan mereka dalam melakukan kunjungan ANC, dengan nilai p-value sebesar 0,01 (<0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,561 mengindikasikan hubungan yang kuat antara kedua variabel. Berdasarkan temuan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pemeriksaan ANC agar ibu hamil lebih memahami manfaatnya dan lebih patuh dalam menjalani kunjungan kehamilan secara rutin.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Melalui Penyuluh Peran Suami Sebagai Fasilitator Dalam Persiapan Proses Persalinan
Sumawati, Ni Made Risna;
Susila, I Made Dwie Pradnya
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/aks.v5i1.2662
Pada tahun 1999 sampai tahun 2000 pemerintah Indonesia telah mencanangkan program Suami Siaga yang bertujuan untuk meningkatkan peran serta suami. Program lain yang telah dicanangkan Pemerintah Indonesia adalah “Making Pregnancy Safer†dimana diharapkan partisipasi, pengetahuan dan keterlibatan suami dapat meningkat selama proses persalinan (Depkes RI, 2012). Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi sehingga suami dapat memahami tentang pentingnya peran suami sebagai fasilitator. Pelaksanaan penyuluhan tentang upaya meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya peran suami sebagai fasilitator dalam persiapan proses persalinan dilaksanankan pada pada suami yang mengantarkan ibu melakukan pemeriksaan kehamilan di BPM Ni Ketut Nuriasih. Suami diberikan lembar pre test tentang peran pendampingan yang diperlukan untuk menemani istri bersalin, kemudian suami diberikan leaflet dan dijelaskan peran yang seharusnya dilakukan nanti saat menemani istri bersalin. Pada tahap akhir suami kembali diberikan lembar post tes untuk mengukur tingkat pemahamannya. Hasilnya seluruh suami yang diberikan penjelasan tentang peran sebagai fasilitator dalam menemani istri bersalin seluruhnya mengerti, dibuktikan dengan adanya peningkatan pemahaman dari hasil pre test dan post test. Saran Bagi klinik klinik yang menangani persalinan sebaiknya dalam pemberian KIE persiapan persalinan suami juga diikut sertakan sehingga ibu dan suami semakin siap menghadapi proses persalinan.Keywords: Fasilitator; Penyuluhan; Peran Suami; PersalinanKnowledge Efforts Through Release About The Importance Of Husband Role As A Facilitator In Preparing The Labor ProcessAbstractSince 1999 to 2000 the Indonesian government had launched the Husband Alert program which aimed to increase the participation of husbands. Another program that has been launched by the Government of Indonesia is the "Making Pregnancy Safer" where it is expected that the participation, knowledge and involvement of the husband can increase during the birth process (MOH RI, 2012). But until now there are still many husbands who do not understand their role well. So it is necessary to make efforts to increase knowledge through counseling about the importance of the husband's role as a facilitator in the preparation of the labor process. Counseling about the importance of the husband's role as a facilitator in the preparation of the birth process is done by the lecture method using leaflet props. Evaluation was carried out before and after the provision of counseling material (pre and post test). Counseling was carried out for 15 days from 1 to 15 June 2018 to 28 husbands who took mothers to carry out ANC examinations. The results of the post-test showed 78.6% experienced an increase in knowledge about the importance of the husband's role as a facilitator while the other 21.4% did not experience an increase in knowledge about the importance of the husband's role as a facilitator. Increased knowledge about the importance of the husband's role as a facilitator in the preparation of the birth process is influenced by several factors. One of them is the age factor and level of education. Recommendations for clinics that handle childbirth, it should always be included in the provision of counseling preparation for childbirth by explaining the role that must be done so that mothers and husbands are more ready to face the labor process.Keywords: Counseling; Childbirth; Facilitator; Role of Husband.
PENGARUH SELF HYPNOSIS TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI UPTD PUSKESMAS BATURITI I
Nitiasih, Ni Wayan;
Mastiningsih, Putu;
Sumawati, Ni Made Risna
SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) Vol 8 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/bidadari.2025.8.2.70-77
Mual dan muntah merupakan keluhan yang sering ditemukan pada hamil muda. Salah satu penyebab mual dan muntah yaitu tingginya hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) pada kehamilan muda. Mual muntah atau emesis gravidarum apabila tidak segera ditangani berakibat timbulnya mual muntah berlebih hiperemesis gravidarum. Upaya utama dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil dilakukan dengan memberikan Self Hypnosis. Self-Hypnosis Kondisi relaksasi yang terjadi akibat perlakuan dengan hypnosis dapat memicu perubahan gelombang otak dimana pada kondisi hypnosis pada keadaan ini pikiran menjadi sangat rilek, frekuensi gelombangnya menjadi lebih ritmis dan teratur sehingga efek yang timbul pada otak adalah diproduksinya neurotransmitter lain yang berfungsi untuk menurunkan kondisi munal muntah sekaligus menimbulkan efek relaksasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Self Hypnosis terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di UPTD Puskesmas Baturiti I. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasy eksperimental dengan penelitian non equivalent control group design. Pemilihan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik accidental sampling. Sampel dari penelitian ini adalah ibu hamil trimester I yaitu sebanyak 60 orang. Data dianalisis menggunakan analisa menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil analisis menggunakan Uji Mann Whitney didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh self-hypnosis terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di UPTD Puskesmas Baturiti I. Bedasarkan hasil penelitian ini, diharapkan ibu hamil trimester I dapat mengatasi mual muntah.
PENGARUH SENAM DISMENOREA TERHADAP INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 1 BATURITI
Sukariani, Ni Wayan;
Lestari, Ni Putu Yunita Sri;
Sumawati, Ni Made Risna
SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) Vol 8 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/bidadari.2025.8.2.113-119
Masa remaja merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan pertumbuhan fisik yang pesat, terutama masa pubertas. Salah satu perubahan biologis yang dialami oleh anak perempuan pada masa ini adalah menstruasi, yang sering kali disertai dengan rasa tidak nyaman saat menstruasi atau dismenorea. Menstruasi merupakan proses alamiah di mana lapisan endometrium rahim dilepaskan secara berkala saat tidak terjadi pembuahan. Salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk meredakan nyeri haid adalah melalui latihan dismenorea. Jenis latihan ini menekankan peregangan otot perut, panggul, punggung bawah dan secara bertahap dapat meningkatkan relaksasi. Bila dilakukan secara konsisten, latihan ini dapat meredakan ketidaknyamanan dengan memicu pelepasan hormon alami endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri sehingga meningkatkan kenyamanan, suasana hati, dan sirkulasi oksigen ke otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan dismenorea terhadap intensitas nyeri haid primer pada remaja putri di SMP Negeri 1 Baturiti. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 48 orang remaja putri. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah uji (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa latihan dismenorea efektif dalam meredakan nyeri haid. Berdasarkan hasil ini, diharapkan remaja putri dapat menerapkan bentuk latihan ini sebagai strategi alternatif untuk mengatasi ketidaknyamanan saat haid.
EFEKTIFITAS KOMBINASI TEKNIK NAFAS DALAM DAN STRECHING ABDOMINAL EXERCISE TERHADAP TINGKAT DISMINORE PADA REMAJA PUTRI
Muji, Ni Wayan;
Lestari, Ni Putu Yunita Sri;
Sumawati, Ni Made Risna
SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri) Vol 8 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/bidadari.2025.8.2.106-112
Wanita yang mengalami haid akan merasakan nyeri haid. Nyeri haid menyebabkan rasa ketidaknyamanan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas. dismenore yang terjadi pada remaja jika tidak diatasi maka akan menimbulkan masalah lebih lanjut, seperti kemampuan belajar manurun, sering absen di sekolah. Salah satu metode yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah teknik nafas dalam dan Stretching Abdominal exercise. Stretching Abdominal merupakan latihan fisik, dapat meningkatkan aliran darah di panggul dan merangsang hormon endorphin sehingga dapat menurunkan nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas kombinasi teknik nafas dalam dan stretching abdominal exercise terhadap tingkat dismenore pada remaja putri di SMPN 3 Baturiti. Penelitian ini menggunakan desain Pre eksperiment dengan desain one group pretest – post test dan tehnik total sampling. Penelitian ini menggunakan sampel berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi adalah sebanyak 40 orang. Peneliti dan instruktur memberikan intervensi kepada kelompok intervensi yaitu remaja putri yang mengalami dismenore pada hari pertama menstruasi diberikan Kombinasi teknik nafas dalam dan Stretching Abdominal Exercise. Pada teknik nafas dalam dilakukan 15 kali selama 15 menit dan Stretching Abdominal Exercise diberikan setiap tahapan dengan 10 hitungan selama 15 menit. Data dianalisis menggunakan uji Wilxocon. Hasil uji Wilxocon menunjukkan bahwa terjadi penurunan tingkat nyeri dismenore setelah diberikan kombinasi teknik nafas dalam dan stretching abdominal exercise didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh kombinasi teknik nafas dalam dan stretching abdominal exercise terhadap tingkat nyeri dismenore pada remaja putri. Bedasarkan hasil penelitian ini, diharapkan remaja putri dapat menerapkan teknik nafas dalam dan stretching abdominal exercise untuk mengurangi dismenore.
The Differences between Emotional Freedom Technique (EFT) and Self-Hypnosis on Anxiety among Menopausal Women
Julia, A. A. Istri Diah Intan;
Widiastini, Luh Putu;
Sumawati, Ni Made Risna;
Karuniadi, I Gusti Agung Manik
JURNAL KEBIDANAN Vol. 15 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31983/jkb.v15i2.12744
The aging and menopausal process is considered to give a scary experience, especially in women, causing anxiety. This study aimed to identify the difference between Emotional Freedom Technique (EFT) and Self-Hypnosis into Anxiety level among Menopausal Women at the Klinik Pratama Osadha. This study employed the Quasy Experiment approach with a two-group pre-test-post-test design with a sample size of 40 people. The sample was then divided into two groups by 20 people each group and given the EFT and Self-Hypnosis as intervention. Both of the intervention was given once daily by 15 minutes and every day for the 7 days. The level of anxiety was assessed using the GAS (Geriatric Anxiety Scale) questionnaire and analyzed by the wilcoxon sign rank test and the mann whitney U test used to see the effect and test of the difference between the two groups. The results showed that there was a difference in anxiety levels before and after EFT intervention with a p-value of 0.000 < α 0.05 and before and after Self-Hypnosis intervention with a p-value of 0.001< α 0.05, and there was a significant difference between EFT and Self-Hypnosis interventions in reducing anxiety levels in menopausal women with a p-value of 0.000 < α 0.05, and the Z value was -3,549. This research is expected to be used as a reference source for education to develop evidence-based practice, especially regarding complementary therapies in an effort to reduce the level of anxiety in menopausal women.