Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Design of a Monitoring Device and System for Measuring Heart Rate, Oxygen Saturation and Body Temperature Based on the Internet of Things (IoT) Hutahaean, Yoslina; Hapsari, Dini Shafira; Rusdiyanto, Dian
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 6 No 1 (2025): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v6i1.704

Abstract

Medical technology have developed rapidly. This is conducted to support health services and prevent the worst conditions that can be experienced by someone who has health problems. This research proposes medical devices based on internet of things (IoT). The proposed device is an integrated system with sensors to detect body temperature, heart rate and oxygen saturation. The sensor reading results can be seen via the LCD and monitored via the website. Sensors and IoT systems use Arduino, where the sensors used are the MAX30100 sensor and the MLX90614 sensor. Meanwhile, the Wemos D1 mini is used to send sensor reading data to the website. To validate the performance of the tool, a comparison was carried out using an oximeter and a thermometer. The test results showed that the difference in oxygen saturation and body temperature readings was no more than 1%, while the difference in heart rate readings had an average difference of 1.13%. Monitoring on websites in real time is able to read sensor detections with a time lag from the tool to the website of around 5 seconds. The research results show that the design of the tool is in accordance with the desired specifications and can be applied in the health sector.
Studi Komparasi Pengaruh Lebar Pita Axial ratio Menggunakan Variasi Radiator Pada Antena Mikrostrip Rusdiyanto, Dian
Telekontran : Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Kendali dan Elektronika Terapan Vol. 13 No. 1 (2025): TELEKONTRAN vol 13 no 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/telekontran.v13i1.15262

Abstract

Polarization is a significant parameter in microstrip antennas that can be shaped based on the radiating element (radiator) with specific characteristics. This research focuses on designing antennas using radiator variations to obtain polarization parameters such as axial ratio. The axial ratio bandwidth (ARBW) values produced by each antenna model are analyzed. The antenna radiator has a rectangular base shape using an FR4 substrate with a dielectric constant of 4.6 and a thickness of 1.6 mm, operating at a frequency of 2450 MHz. The radiating element has a stub as a structural variable to achieve impedance matching, and this variable does not affect the axial ratio value. From the basic rectangular shape, the antenna radiator is modified using the truncated corner method, which involves cutting the corners of the radiating element. The truncated corner models consist of triangular, circular, and square shapes. Simulation results show that the square truncated corner model has the largest ARBW value of 150.3 MHz, while the triangular and circular shapes have ARBW values of 103.1 MHz and 118.8 MHz, respectively. The best axial ratio value at the resonant frequency is achieved by the triangular truncated corner shape. These results indicate that the difference in radiator shape affects the axial ratio value and ARBW.
Sinergi Edukasi dan Aksi dalam Pengabdian Masyarakat: Meningkatkan Kesadaran Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan di Desa Sukoreno: Synergy of Education and Action in Community Service: Increasing Awareness of Education, Health, and the Environment in Sukoreno Village Rusdiyanto, Dian; Fadhilah, Dzikri; Sugara, Ujang; Riska, Fati Matur; Supriyatin, Supriyatin
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 5 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i5.9336

Abstract

Community service activity programs have been carried out in Sukoreno Village, which include aspects of education, health, and the environment. The activity methods include audiences and observations, seminars and discussions, services and demonstrations, as well as mentoring and evaluation. Community service activities consist of seminars and interactive discussions, practice or demonstration of product making, and health services for the community. In education, the topics presented are motivation for developing potential and delivering materials related to adolescent reproductive health and early marriage. In addition, the handover of the book and bookshelf grants was also given to the Sentolo Satu Health Center. In the health aspect, health checks were carried out for mothers and toddlers, which included anthropometric, hemoglobin, Mantoux examinations, and health consultations. In addition, the provision of materials related to stunting and toddler nutrition was also delivered to the practice of making MPASI using local food ingredients. In the environmental sector, waste management is the main focus, especially the management of organic waste into compost and the creation of biopores. The implementation of community service shows high enthusiasm from the villagers, where discussions on each aspect are attended by many people. This activity requires further assistance to ensure that the understanding of villagers can be implemented. With collaboration from all parties, community service activities in Sukoreno Village are expected to be a breakthrough that is beneficial for residents and improve the quality of life, and can be an example for other community service activities in carrying out real actions.
Rancang Bangun Automatic Transfer Switch Satu Phasa pada PLTS Menggunakan Mikrokontroler Berbasis IoT Riyanto, Slamet; Rusdiyanto, Dian
Jurnal Teknologi Elektro Vol 15, No 3 (2024)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2024.v15i3.006

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berpotensi menjadi solusi alternatif untuk kebutuhan listrik di masa depan. Namun, pemanfaatannya masih kurang optimal karena keluaran daya yang tidak stabil dan bergantung pada kondisi cuaca. Untuk mengatasi kendala tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem Automatic Transfer Switch (ATS) berbasis mikrokontroler Atmega8-16PU yang memungkinkan peralihan otomatis antara PLTS dan jaringan listrik PLN. Sistem ini dirancang dalam dua mode: inverter sebagai sumber utama dan PLN sebagai sumber utama. Teknologi Internet of Things (IoT) diterapkan dalam ATS untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh menggunakan NodeMCU ESP8266 serta aplikasi Blynk pada jaringan lokal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada mode inverter, beban beralih ke PLN saat tegangan baterai turun di bawah 11 V dan kembali ke inverter saat tegangan mencapai 13,5 V. Sementara itu, pada mode PLN, peralihan beban ke inverter terjadi saat PLN mengalami pemadaman, dengan waktu rata-rata 7,44 detik. Sistem ATS berbasis IoT ini dapat meningkatkan keandalan catu daya dengan memastikan perpindahan daya yang otomatis dan efisien. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada optimalisasi pemanfaatan PLTS sebagai sumber energi alternatif
Perancangan Antena Ultra Wideband Dengan Metode Coplanar Waveguide dan Matching Stub Untuk Aplikasi Wireless Body Area Network Rusdiyanto, Dian; Astuti, Dian Widi; Apriono, Catur
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v14i2.21965

Abstract

Penggunaan teknologi pada ranah kesehatan berkembang pesat, salah satunya yang cukup popular adalah Wireless Body Area Network (WBAN). WBAN merupakan teknologi yang menawarkan akses informasi pada tubuh dan perangkat kesehatan secara nirkabel. Sakah satu perangkat untuk mendukung teknologi nirkabel adalah antena. Penelitian ini fokus pada perancangan antena yang digunakan pada aplikasi WBAN. Antena dirancang menggunakan metode coplanar waveguide (CPW) dan matching stub. Metode ini berguna untuk mencapai bandwidth yang sangat lebar (ultra wideband) dan dapat melakukan tuning pada frekuensi kerja yang akan dicapai. Hasil simulasi menunjukan antena mempunyai bandwidth  sebesar 17,8 GHz pada rentang frekuensi 2, 953 GHz – 20,761 GHz dan gain maksimal 6,09 dBi. Simulasi antena juga dilakukan dengan menempatkan antena di atas material tekstil seperti jeans dan katun. Posisi antena di atas jeans mempunyai peningkatan gain simulasi sebesar 9,85% dan lebar bandwidth bertambah 1 GHZ dibanding hasil tanpa material. Sedangkan dengan material katun, nilai bandwidth juga bertambah namun gain simulasi mengalami seidkit penurunan. Walaupun demikian, dengan adanya kedua material tekstil tersebut tidak mempengaruhi performa antena karena masih berada pada frekuensi resonan WBAN yaitu 3,1 GHz – 10.6 GHz. Dengan demikian perancangan antena ini telah sesuai dengan spesifikasi WBAN pada frekuensi ultra wideband dan metode CPW dan stub telah mencapai hasil sesuai dengan tujuan.
Perancangan Antena SIW Horn Untuk Meningkatkan Bandwidth Menggunakan Bentuk Patch Diamond dan Metode Slot Astuti, Dian Widi; Septian, Agung; Muslim, Muslim; Rusdiyanto, Dian
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v14i2.22586

Abstract

Teknologi nirkabel berkembang seiring dengan betumbuhnya kebutuhan manusia yang multifungsi. Teknologi diharapkan mampu menerapkan beberapa aplikasi dalam satu perangkat. Antena merupakan salah satu perangkat penunjang teknologi nirkabel. Penelitian ini mengajukan pengembangan performa antena yang dapat mendukung aktifitas multifungsi, salah satunya dengan meningkatkan performa bandwith antena yang lebar. Antena yang dirancang berupa antena SIW Horn dengan model patch berbentuk diamond dan penggunaan metode slot sebagai metode untuk menghasilkan bandwidth yang lebar. Antena menggunakan susbtrat Rogers 5880 dengan nilai permitivitas 2,2, ketebalan 1,575 mm dan loss tangensial 0.0009. Simulasi antena dilakukan menggunakan Software Ansoft High Frequency Structure Simulator (HFSS) 2015. Hasil simulasi menunjukan bandwidth antena yang lebar sebesar 9 GHz dengan rentang frekuensi 23,2 GHz sampai 32,2 GHz, dimana nilai koefisien refleksi terbaik memiliki nilai -29,3 dB. Sementara itu, hasil pengukuran antena yang telah difabrikasi menunjukan beberapa perbedaan, diantaranya rentang frekuensi kerja, koefisien refleksi dan nilai bandwidth. Bandwidth hasil pengukuran yang diperoleh sebesar 1,9 GHz dengan rentang frekuensi 27,2 GHz sampai 29,2 GHz. Nilai koefisien terbaik bernilai -31 dB. Perbedaan hasil simulasi dan pengukuran disebabkan karena perbedaan dimensi antena simulasi dengan pabrikasi. Jika mengacu pada hasil simulasi, maka antena SIW dengan patch berbentuk diamond dan metode slot telah sesuai dengan tujuan yaitu mempunyai bandwidth yang lebar.
Perancangan Changeover Sistem Transmisi Air To Ground Radio Communication Berbasis Penekanan Perangkat Push To Talk Sagustian, Herdy; Rusdiyanto, Dian
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2025.v16i2.005

Abstract

Very High Frequency Air To Ground Radio Communication (VHF A/G) merupakan fasilitas komunikasi penerbangan yang digunakan dalam komunikasi antara pesawat udara dengan petugas pengatur lalu lintas penerbangan di darat. Komunikasi yang digunakan biasanya menggunakan push to talk (PTT). Dalam pengoperasiannya transmitter dan receiver pada VHF A/G terdiri dari masing- masing dua unit yang terdiri dari fungsi utama (main) dan fungsi cadangan (backup). Fungsi cadangan bertujuan sebagai backup system ketika salah satu perangkat bermasalah. Perpindahan dari unit main ke backup atau sebaliknya diatur oleh switch Automatic Changeover (ACO). Secara reguler, changeover terjadi jika perangkat utama mengalami masalah, kemudian berpindah ke perangkat backup atau dapat pula dipindahkan manual secara langsung pada perangkat VHF A/G. Penelitian ini bertujuan mengurangi beban kerja pada transmitter sebagai upaya efisiensi dan efektifitas dengan mengusulkan ACO berbasis penekanan pada PTT. Perancangan ACO menggunakan Arduino Uno pada peralatan VHF A/G dengan 3 (tiga) mode repetisi penekanan PTT. Metode yang digunakan berupa metode peneltian terapan dimana dilakukan perancangan alat dan dilakukan uji coba terhadap kehandalan alat itu sendiri. Hasil perancangan menunjukan bahwa ACO berbasis penekanan PTT ini telah berhasil memberikan trigger tegangan terhadap relay main/backup panel VHF A/G untuk memilih transmitter yang digunakan berdasarkan mode repitisi yang diinginkan.
Pengembangan Sistem Monitoring Polusi Udara Berbasis IoT dengan Integrasi Aplikasi Website Real-Time Zaki, Muhammad; Rusdiyanto, Dian
InComTech : Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Department of Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/incomtech.v15i2.33361

Abstract

Dalam menghadapi masalah polusi udara, penelitian ini dibuat untuk merancang sistem pemantauan polusi udara berbasis Internet of Things (IoT) yang bertujuan untuk memberikan informasi real-time tentang kualitas udara kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dan aplikasi website , sistem ini dirancang untuk mendeteksi gas berbahaya seperti karbon dioksida (CO₂), karbon monoksida (CO), dan LPG secara real-time , serta memberikan peringatan dini agar masyarakat dapat lebih waspada terhadap risiko polusi udara. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode prototipe yang mencakup desain perangkat keras , perangkat lunak , dan integrasi keduanya. Sistem ini memanfaatkan sensor MH-Z19B, MQ-7, dan MQ-2 untuk mendeteksi gas karbon dioksida (CO₂), karbon monoksida (CO), serta gas minyak bumi cair (LPG). Data yang dikumpulkan akan diproses oleh mikrokontroler NodeMCU ESP8266, kemudian disimpan di server database dan disajikan melalui aplikasi antarmuka website secara real-time dalam bentuk grafik serta laporan. Selain itu, hasil konversi juga akan ditampilkan pada sebuah layar OLED dan memberikan peringatan dini melalui buzzer jika kadar gas melebihi batas normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi perubahan kadar gas CO₂, CO, dan LPG di udara dengan selisih kadar sensor CO₂ pada alat dan CO₂ meter sebesar 10,7% pada ruangan terbuka, 2,1% terhadap asap rokok sebesar, 1% terhadap asap pembakaran kertas, 0,93% terhadap asap membukukan kardus dan rata-rata selisih total sebesar 4,03% serta dapat menampilkan data melalu aplikasi website secara real-time dengan waktu tunda sekitar 1-3 detik pada pengiriman data ke data berbasis server.
An ultra-broadband microstrip antenna using a triple dumbbell-shaped defected ground structure Haryanto, Puji; Astuti, Dian Widi; Alaydrus, Mudrik; Firdausi, Ahmad; Rusdiyanto, Dian; A Majid, Huda
SINERGI Vol 30, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/sinergi.2026.1.008

Abstract

Microstrip antennas are widely used in modern communication systems due to their compact size and low profile. However, they typically suffer from narrow bandwidth, limiting their performance in advanced wireless applications. This study addresses this limitation by employing a triple dumbbell-shaped defected ground structure (DGS). The antenna is designed to operate at 3.5 GHz using a Rogers RT5880 substrate, and its performance was analyzed through simulations in HFSS 15.0 software. Without the DGS, the antenna exhibits a fractional bandwidth (FBW) of only 1.71%, operating from 3.47 GHz to 3.53 GHz. Incorporating the triple dumbbell-shaped DGS in the ground layer increases the FBW significantly to 53.6%, extending the operating frequency range from 2.39 GHz to 4.14 GHz. This improvement was achieved through the careful optimization of DGS parameters. The simulated gain at 3.5 GHz is 5.13 dBi. The proposed design demonstrates superior performance compared to conventional techniques such as split-ring resonators (SRR) and Butler matrix (BM) configurations. Simulation and measurement results show excellent agreement, validating the design. The achieved ultra-wideband performance benefits 5G and next-generation systems, offering greater frequency tolerance, diverse signal support, increased capacity, and reliable operation, making the antenna a promising candidate for future wireless applications.