Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Efektivitas Mendengarkan Lagu Bernadya “Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan” Terhadap Katarsis Emosional Followers Instagram @Bersenadya Fazri Hendrawan; Mustiawan Mustiawan; Andys Tiara
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2145-2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antara Efektivitas Mendengarkan Lagu Bernadya “Untungnya Hidup Harus Tetap Berjalan” (variabel X) dengan Katarsis Emosional (variabel Y) pada remaja pengikut akun Instagram @bersenadya. Fenomena remaja yang menggunakan musik sebagai sarana pelepasan emosi menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai media pengelolaan stres dan ekspresi diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi, serta regresi sederhana melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara efektivitas mendengarkan lagu dan katarsis emosional. Mayoritas responden merupakan remaja perempuan yang merasakan pelepasan emosi melalui unsur lirik reflektif dan melodi lembut pada lagu tersebut. Lirik yang menyiratkan penerimaan dan semangat hidup membantu pendengar memperoleh ketenangan psikologis. Penelitian ini mendukung teori Uses and Gratification bahwa individu secara aktif menggunakan musik untuk memenuhi kebutuhan emosional. Kelemahan penelitian ini adalah cakupan terbatas pada satu lagu dan satu komunitas, serta belum menggali pengalaman subjektif pendengar. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan metode campuran dan melibatkan beragam genre musik.
Manajemen Kesan Melalui Penggunaan Avatar Roblox pada Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Rendy Fathan Zulfa; Mustiawan Mustiawan; Andys Tiara
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 5 (2026): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i5.2256

Abstract

Roblox functions not only as a source of entertainment but also as a space for communication and impression management in digital environments. Although research on avatars in digital environments has continued to develop, studies examining impression management through Roblox avatars among members of student organizations with specific values and norms remain limited. This study aims to analyze impression management through the use of Roblox avatars among members of the Muhammadiyah Student Association (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah). This study employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving five members of the Muhammadiyah Student Association (IMM) from South Jakarta who were selected through purposive sampling. The data were then analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that, first, the intensity of gameplay and the use of paid digital representations show that IMM members engage in relatively high-intensity gaming, which may potentially lead to negative impacts, including decreased academic performance and physical and psychological health problems. Second, this study finds differences in impression management between the real-world and virtual environments. In the real world, Islamic values and norms remain important considerations in the presentation of self. In contrast, impression management in the virtual environment is more expressive and flexible, resulting in a disparity between the identities presented through Roblox avatars and the informants' actual identities as IMM members. Future research is expected to expand the research objects and number of informants, employ a longer research period, and examine other factors that influence impression management in virtual environments.
IDENTITAS DIRI REMAJA AKHIR PENGGUNAAN KNALPOT BRONG PADA KOMUNITAS ASDI HOME GARAGE Syah Daviq Alfarizi; Andys Tiara; Mustiawan
SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi Vol. 20 No. 01 (2026): Volume 20 No 01 Januari-Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jsfk.v20i01.8735

Abstract

Late adolescence is an important stage in the development of self-identity, as individuals begin to understand themselves through various experiences and social interactions. One of the social environments that contributes to this process is the automotive community, including communities of loud exhaust (knalpot brong) users. This study aims to examine the process of self-identity formation among late adolescents who use loud exhaust systems in the Asdi Home Garage (AHG) community. The study employed a qualitative approach using a case study method. Three informants were selected through purposive sampling, consisting of active AHG members aged 20–24 years who use loud exhaust systems. Data were collected through in-depth interviews, observation, and a literature review, and were analyzed using the Miles and Huberman data analysis model. The findings indicate that the participants' self-identity was formed through the processes of social categorization, social identification, and social comparison. Loud exhaust systems and other community attributes were interpreted as symbols that strengthened members' sense of belonging, solidarity, and social identity. This study offers a different perspective by examining loud exhaust use not merely as an issue of legal violation or noise pollution, but also as an important element in the process of self-identity formation within an automotive community.
KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KOMUNITAS PEMALANG SELATAN HONDA KLASIK DALAM MEMPERTAHANKAN KOHESIVITAS ANTAR LINTAS GENERASI ANGGOTA Fahmi Alwi; Andys Tiara; Eko Digdoyo
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3182

Abstract

Abstract: Cross-generational communication in a hobby-based community is an important aspect in maintaining sustainability and cohesiveness, especially in the midst of social change and rapid technological developments. This research aims to understand how group communication practices play a role in building and maintaining intergenerational cohesiveness in the Pemalang Selatan Honda Classic Community (PESHOK). A qualitative approach through case studies, data is collected using source triangulation. The analysis was carried out using bona fide theory to identify the characteristics of groups that have flexible membership boundaries and are closely related to the social context. The findings of the study revealed that cohesiveness in the community is maintained through open communication, equal deliberation, and solidarity practices such as regular meetings, team spirit, and the needs of fellow members across generations based on family values. The process of identity negotiation between generations is also seen to play an important role in strengthening a sense of attachment and ownership to the community. Keywords: group communication; cohesiveness; cross-generational; motor community;                 bona fide group Abstrak: Komunikasi lintas generasi dalam komunitas berbasis hobi menjadi aspek penting dalam menjaga keberlangsungan dan kohesivitas, terutama di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktik komunikasi kelompok berperan dalam membangun dan mempertahankan kohesivitas antar generasi di Komunitas Pemalang Selatan Honda Klasik (PESHOK). Pendekatan kualitatif melalui studi kasus, data dikumpulkan menggunakan triangulasi sumber. Analisis dilakukan menggunakan teori Bona Fide untuk mengidentifikasi ciri kelompok yang memiliki batas keanggotaan yang lentur dan keterkaitan erat dengan konteks sosial. Temuan penelitian mengungkap bahwa kohesivitas dalam komunitas terpelihara melalui komunikasi terbuka, musyawarah yang setara, dan praktik solidaritas seperti pertemuan rutin, semangat tim, kebutuhan sesama anggota lintas generasi yang dilandasi nilai-nilai kekeluargaan. Proses negosiasi identitas antara generasi juga terlihat memainkan peran penting dalam memperkuat rasa keterikatan dan kepemilikan terhadap komunitas. Kata kunci: komunikasi kelompok; kohesivitas; lintas generasi; komunitas motor; teori                    bona fide group 
Strategi Penelusuran Alumni (Tracer Study) pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA Farida Hariyati; Abdul Khohar; Wininda Qusnul Khotimah; Andys Tiara
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v2i4.803

Abstract

Tracer Study menjadi bagian penting bagi eksistensi perguruan tinggi dalam upaya mencermati link and match mutu lulusan di dunia kerja dengan layanan pembelajaran yang diberikan. Penyelenggaraan Tracer Studi di perguruan tinggi difokuskan untuk melakukan penelusuran lulusan dalam rangka mendapatkan umpan balik dari proses dan layanan pendidikan / pembelajaran yang telah dilakukan, baik kepada alumni ataupun para pengguna lulusan di masyarakat (stakeholder). Tujuan Tracer study adalah untuk mengetahui kualitas lulusan yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi, serta penggalian informasi lebih lanjut kepada para alumni terkait pilihan karir yang dijalani sebagai bahan masukan bagi Program Studi Ilmu Komunikasi UHAMKA. Ada empat tahapan utama dalam pelaksanaan Tracer study, yaitu mulai dari pengembangan konsep dan instrumen, dilanjutkan dengan pengumpulan data, analisis data yang sudah terkumpul, dan penyusunan laporan hasil Tracer study. Responden dari penelitian ini adalah Alumni Prodi Ilmu Komunikasi UHAMKA tahun 2021 dan survey alumni dilaksanan dari bulan April sampai Agustus 2022. Penelusuran alumni dilakukan dengan indicator: 1) aspek pembelajaran, 2) kepuasan layanan (dosen, tenaga kependidikan, dansarana prasarana), 3) pekerjaan dan kompetensi alumni, dan 4) Al Islam dan Kemuhammadiyahan.