Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK MASYARAKAT PENYELAM DALAM MENGENALI, MENDATA DAN MEMETAKAN SATWA DILINDUNGI SEBAGAI UPAYA KONSERVASI LAUT DI GILI MATRA, NTB Himawan, Mahardika Rizqi; Lestaringsih, Wiwid Andriyani; Gigentika, Soraya; Damayanti, Ayu Adhita; Amir, Sadikin; Jefri, Edwin; Pratama, Alfian; Roslina, Roslina; Suteja, Yulianto; Adiwijaya, Cakra
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.9269

Abstract

Kawasan Konservasi Pulau Gili Matra merupakan kawasan konservasi laut yang memiliki nilai ekologis tinggi sekaligus menjadi destinasi wisata bahari unggulan di Nusa Tenggara Barat. Tingginya aktivitas wisata bahari di kawasan ini menuntut adanya pengelolaan yang berorientasi pada konservasi dan keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai mitra strategis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok masyarakat penyelam dalam mengenali, mendata, dan memetakan satwa laut dilindungi sebagai upaya mendukung konservasi laut berbasis masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada periode Juli–Agustus 2025 dengan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis identifikasi dan pendataan, penerapan teknologi dan pemetaan sederhana, pendampingan menjadi pemandu wisata konservasi, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat penyelam terhadap pentingnya konservasi satwa laut dilindungi, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai pemahaman dari 42% menjadi 85%. Selain itu, peserta mampu memanfaatkan teknologi sederhana untuk pendataan dan pemetaan satwa laut dilindungi, serta sebagian peserta mampu berperan sebagai pemandu wisata konservasi. Kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan kelompok kerja Citizen Science sebagai dasar keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat peran masyarakat penyelam sebagai mitra konservasi dan mendukung pengelolaan kawasan konservasi di Gili Matra secara partisipatif dan berkelanjutan.  
Mapping of Stranded Marine Biota Incidents in 2025 in the Denpasar BPSPL Work Area: A Spatial Perspective Febrianti, Nova; Indriyawan, Muji Wasis; Saputra, Dewa Gde Tri Bodhi; Jefri, Edwin
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10913

Abstract

Indonesia’s coastal areas experience frequent marine biota stranding events, particularly in regions with high human activity. This study aims to describe the spatial distribution of marine biota strandings recorded in 2025 within the working area of BPSPL Denpasar, covering Bali, East Java, West Nusa Tenggara, and East Nusa Tenggara Provinces. Data were collected from field response activities and reports submitted by local communities and related institutions, then analyzed descriptively and mapped using Geographic Information Systems (GIS) with ArcMap 10.8. A total of 21 stranding events were recorded, dominated by whales and sea turtles, with most individuals found dead (71.4%), resulting in burial as the most commonly applied handling method. Spatial analysis indicates that stranding events were mainly concentrated along the western–northern coast of Bali, the southern coast of East Java, and the northern coast of Timor Island. These findings demonstrate that GIS-based mapping is effective for identifying stranding-prone areas and can support improved response strategies and sustainable marine conservation efforts.