Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Gambaran Penerimaan Diri Pada Ibu Yang Mengalami BABY BLUES SYNDROME Pasca Melahirkan Anak Pertama Perdana, I Gede Audric Satria; Retnoningtias, Diah Widiawati; Hardika, I Rai
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3143

Abstract

Babyblues Syndrome merupakan gangguan Psikologis yang dapat dialami oleh Ibu pasca melahirkan. Umumnya babyblues syndrome lebih banyak dialami oleh ibu yang baru melahirkan anak pertama karena kurangnya pengalaman yang dimiliki oleh ibu dalam mengasuh buah hati. Penerimaan diri menjadi salah satu hal yang essensial bagi ibu. Dengan memiliki penerimaan diri yang baik, seorang ibu akan dapat lebih mudah untuk mengasuh buah hatinya serta menerima status barunya menjadi seorang ibu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan bersama tiga ibu postpartum dengan usia anak 0-3 bulan. Teknik yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari ketiga narasumber memiliki penerimaan diri yang baik karena terpenuhinya aspek-aspek penerimaan diri pada ketiga narasumber walaupun diawal ketiga narasumber memiliki pengalaman yang berbeda-beda dalam menyambut kehadiran buah hati namun saat ini sudah mampu untuk menerima kehadiran buah hati dengan baik.
Identifikasi Fase-Fase Siklus Kekerasan dan Kebermaknaan Hidup pada Perempuan Penyintas KDRT Saraswati, Ni Made Yulia Paramita; Hardika, I Rai; Retnoningtias, Diah Widiawati
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3158

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengalaman penyintas kekerasan melalui fase-fase siklus kekerasan dalam rumah tangga dan makna hidup yang diperoleh pasca pengalaman kekerasan yang dilakukan oleh suami. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap perempuan korban penyintas KDRT. Penelitian ini berfokus pada fase-fase dalam siklus kekerasan serta sumber-sumber, aspek, dan faktor kebermaknaan hidup. Hasil dari penelitian ini adalah semua korban KDRT mengalami ketiga fase dalam siklus kekerasan. Fase pembentukan ketegangan ditandai dengan awal mula pemicu terjadinya konflik seperti faktor ekonomi, campur tangan mertua atau ipar, munculnya serangan verbal. Fase kekerasan akut adalah puncak terjadinya kekerasan yang ditandai dengan perilaku merusak barang dan melakukan kekerasan fisik. Fase bulan madu ditandai dengan perilaku meminta maaf dari suami terhadap istri dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Makna hidup para korban ditemukan melalui nilai kreatif, nilai penghayatan, dan nilai sikap. Faktor internal seperti pemahaman terhadap diri sendiri, kemampuan mengubah sikap menjadi lebih positif, melakukan kegiatan yang terarah, dan memiliki komitmen untuk bertahan menjalani kehidupan dan mencapai tujuannya. Faktor eksternal yaitu adanya dukungan sosial. Terdapat pula aspek-aspek yang menjadi tolak ukur dalam proses penemuan makna hidup para narasumber seperti mengetahui tujuan hidupnya, memiliki kepuasan hidup, kebebasan dalam berkehendak, sikap terhadap kematian, pikiran tentang bunuh diri, dan merasa pantas atas hidup yang dijalaninya. Sebagian besar narasumber menekankan pada kebahagiaan pribadi, fokus menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai orang tua yang baik, dan penghargaan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
PROFIL KOGNITIF SLOW LEARNER BERDASARKAN TES WECHSLER INTELLIGENCE SCALE FOR CHILDREN (WISC) DI SEKOLAH X BADUNG BALI Dewi, Ni Nyoman Ari Indra; Retnoningtias, Diah Widiawati; Huwae, Gretty Henofela; Hardika, I Rai
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 8 (2025): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v8i.5255

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan aspek fundamental dalam keberhasilan belajar anak. Namun, tidak semua anak menunjukkan perkembangan kognitif yang optimal. Sebagian anak berada pada rentang kemampuan intelektual yang lebih rendah tetapi masih mampu mengikuti pembelajaran reguler, dikenal sebagai slow learners. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kognitif anak slow learner berdasarkan hasil asesmen Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC) di Sekolah X Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi sebanyak 15 anak yang diidentifikasi memiliki kendala dalam proses pembelajaran di kelas melalui informasi dari guru dan konselor sekolah. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Hasil asesmen menunjukkan terdapat tiga anak (J, M, dan K) dengan IQ total berada pada rentang 70–79, yang termasuk kategori slow learner. Skor IQ verbal dan IQ performance pada ketiga subjek relatif seimbang, dengan selisih antara 1–9 poin, menunjukkan tidak adanya ketimpangan signifikan antar domain kognitif. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hambatan belajar yang muncul bukan akibat gangguan spesifik pada proses kognitif tertentu, melainkan karena kapasitas intelektual umum yang lebih rendah. Anak slow learner umumnya membutuhkan waktu lebih lama dalam memahami konsep abstrak dan memerlukan pengulangan dalam pembelajaran. Temuan ini mendapatkan bahwa anak dengan kecerdasan di bawah rata-rata mampu belajar dengan baik melalui pendekatan konkret, instruksi bertahap, dan dukungan individual. Kesimpulannya, profil kognitif anak slow learner ditandai oleh kemampuan intelektual pada rentang batas bawah normal dengan keseimbangan antara kemampuan verbal dan performansi. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi guru dan konselor sekolah untuk merancang strategi pembelajaran adaptif, dengan menekankan penguatan keterampilan dasar, penggunaan media visual, serta pembelajaran berbasis pengulangan.
Adversity Quotient Generasi Z di Universitas X Utami, Ni Putu Surya Pradnya; Hardika, I Rai; Septiarly, Yashinta Levy
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7010

Abstract

This study explores the level of adversity quotient (AQ) among Generation Z students at Universitas X, Indonesia, who are often labeled as the strawberry generation for being perceived as fragile in facing challenges. The research aims to describe the distribution of AQ and identify differences based on demographic factors such as gender and age. Using a quantitative descriptive approach, data were collected from 356 respondents through a validated questionnaire consisting of 32 items measuring four AQ dimensions: control, origin and ownership, reach, and endurance. The findings reveal a polarized distribution, with the majority of students in the very high (30.1%) and very low (29.2%) categories. Independent samples t-test indicated significant gender differences, with female students showing higher AQ than male students. Moreover, Kruskal–Wallis analysis showed age-based differences, where students aged 19–21 years recorded higher AQ levels compared to older groups. These results highlight the need for targeted interventions to enhance resilience among students with lower AQ.
Profil Kognitif Anak Dengan Kesulitan Belajar Berdasarkan Tes WISC (Wechsler Intelligence Scale for Children) Dewi, Ni Nyoman Ari; Retnoningtias, Diah Widiawati; Huwae, Gretty Henofela; Hardika, I Rai
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir, mengingat, memahami, dan memecahkan masalah yang mendukung keberhasilan akademik. Namun, tidak semua anak memiliki perkembangan kognitif yang optimal, sehingga muncul kesulitan belajar (learning difficulties). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kognitif anak dengan kesulitan belajar berdasarkan hasil asesmen Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC) di Sekolah X Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa yang diidentifikasi mengalami kesulitan belajar. Pengambilan data dilakukan secara individual oleh tim psikolog dan observer melalui tes WISC. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kemampuan intelektual pada anak, dengan 13,3% tergolong retardasi mental, 20% slow learners, 20% berada pada kategori rata-rata bawah, 33,3% rata-rata, dan 13,3% rata-rata atas. Ditemukan pula perbedaan signifikan antara IQ Verbal dan IQ Performance pada beberapa anak (selisih ≥15 poin), yang mengindikasikan adanya potensi Specific Learning Disorder (SLD). Anak dengan profil IQ Total normal tetapi memiliki ketidakseimbangan antara kemampuan verbal dan performa cenderung mengalami hambatan belajar spesifik, terutama pada aspek membaca dan menulis. Sementara itu, anak dengan IQ <70 dikategorikan memiliki hambatan intelektual global, dan anak dengan IQ 70–79 tergolong slow learners yang membutuhkan strategi pembelajaran konkret dan berulang. Temuan ini menegaskan pentingnya asesmen kognitif dalam mengidentifikasi pola kekuatan dan kelemahan anak dengan kesulitan belajar agar intervensi pendidikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Humor-Based Coping Stress Images Explored in Side of Sense of Humor in Teachers Educators Children With Special Needs in Insan Mandiri Homeschooling Schools Made Indah Pradnyasiwi; I Rai Hardika; Ni Nyoman Ari Indra Dewi
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i3.3138

Abstract

This study aims to find a picture of coping stress using humor that is explored in terms of the sense of humor in teachers of educators of children with special needs at Insan Mandiri Homeschooling schools. The research method used is qualitative method with case study approach. Data collection techniques use interviews, observations and documentation conducted on teachers teaching children with special needs. This study focuses on aspects of sense of humor consisting of humor production, coping with humor, humor appreciation and attitudes toward humor. The result of this study is that from teachers of educators of children with special needs who cope with stress with humor because the sense of humor that is owned is also supportive. Starting from being able to create humor well when experiencing stress, being able to manage humor as a way to reduce stress, appreciation of humor given also has a good impact on the success of coping strees and attitudes towards humor that are expressed by giving a feeling of pleasure to humor even though they experience stress pressure.
The Psychological Dynamics of Balinese Women as the Status of Wives Who Do Not Have Sons in Balinese Ethnic Hindu Marriages I Gusti Agung Ayu Istri Sripradnya Paramita; Ni Nyoman Ari Indra Dewi; I Rai Hardika
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i3.3531

Abstract

The patrilineal system that the Indonesian people are interpreted that the structure of the kinship is based on the offline. Men's position also holds the right in the heirs. For the Bali Hindu family who has no boys raises concerns if there is no successor in the family to continue the duties and obligations of parents in the family and customs. So, bring up a psychological conflict in a wife who does not have a boy in his marriage. This study aimed to describe and explore the psychological dynamics experienced by a wife who has no boys at Balinese wine ethnic wedding. The method used in this research is qualitative method with case study approach. Data collection techniques utilized interviews, observation, and documentation performed towards Balinese women with the marriage status. This research focused on aspects of psychological dynamics including cognitive, affective, and associated. The results of the study showed that the occurrence of psychological changes in the wife who has no boy is from internal and external pressure or environment with cultural attribution and customs that are enacted by the people of Bali related to patrilineal kinship. The presence of self-awareness and acceptance, as well as the contribution of social support received by a wife who has no boy drafting on a positive psychological dynamic in cognitive, affective, and celibate cases can work properly.
Kontribusi Growth Mindset terhadap Kepuasan Mahasiswa pada Pelaksanaan Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Dewi, Sunar Ayu; Hardika, I Rai; Septiarly, Yashinta Levy
Journal of Psychological Science and Profession Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profes
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v10i1.66493

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui kontribusi growth mindset terhadap kepuasan mahasiswa pada pelaksanaan MBKM sehingga dapat digunakan menjadi bahan pertimbangan untuk pengembangan program MBKM kedepannya. Proses penelitian ini melibatkan 177 peserta yang merupakan mahasiswa/i aktif dengan analisis data korelasional yang dilengkapi dengan perhitungan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan kontribusi growth mindset terhadap kepuasan mahasiswa pada pelaksanaan program MBKM sebesar 38.44%. Kontribusi yang terjadi tergolong pada kontribusi yang sedang sehingga diperlukannya penelitian selanjutnya dengan mempertimbangkan keterbetasan yang ada dalam penelitian ini.  Salah satunya adalah dengan memastikan adanya perubahan growth mindset yang dialami oleh mahasiswa selama pelaksanaan program MBKM dan melakukan eksplorasi terhadap variabel lainnya.
Strategi Coping Stres Waria Pekerja Seks Komersial di Denpasar Bali Putu Pricilia Santih; I Rai Hardika; I Wayan Damayana
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v6i1.4337

Abstract

The phenomenon of transvestites raises public debates about those who are supporting, against and even abstentions about it. The lack of opportunities to express themselves in society makes transvestites alienated thus most of them choose to work as prostitutes. Transvestite's decision in determining gender identity and her work was rejected by family and society. The pressure and discrimination provided is considered as unpleasant events causing transvestites to feel stressed. The goal of this study is to explore the dynamics and coping strategies of the source's stress when addressing unpleasant circumstances. The method used is a case study with a qualitative approach. Data collection through interviews, observations and documentation is carried out to sources who are transvestites of PSK in Denpasar. The results showed that source L tend to use problem focused coping whilst source C tend to use emotional focused coping.
Studi Kasus: Regulasi Diri pada Ibu yang Memiliki Anak Usia Sekolah Dasar di SD AL-Hijriyah Selama Blended Learning Agnes Yunitha Kristina; I Rai Hardika; Ni Nyoman Ari
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v6i3.5387

Abstract

This study aims to explain maternal self-regulation using Zimmerman's theory which consists of three aspects, namely metacognition, motivation, and behavior. This study uses mothers who have children of elementary school age and at Al-Hijriyah Elementary School as subjects in this study. This study uses a qualitative method with a case study approach. Using interviews, observations, and documentation as research data collection methods. The subjects in this study consisted of 3 subjects and 1 informant for each subject. The results of this study indicate that, self-regulation of mothers who have children at Al-Hijriyah Elementary School in a mixed manner, namely the presence and monitoring of children, self-control and actions in control as a mother, as well as the mother's ability to adjust and adapt to the safe situation of children learning in a blended way. Based on the research found to determine that the mother is able to self-regulate and it was found that the factors that influence the mother's regulation are internal factors (self).