Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Integrating Design Thinking into Entrepreneurship Education: A Learning Framework for Vocational High School Students Maman Achdiat; Hawa Liberna; Nur Rizkiyah; Husain Nurisman; Sigit Widiyarto; Hugo Aries Suprapto; Dellia Mila Vernia; Saring Saring
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5986

Abstract

Entrepreneurship education requires dynamic and contemporary learning methods. Design thinking is a promising approach to fostering independence, innovation, and problem-solving skills among students. This study aims to evaluate the effectiveness of the design thinking method in entrepreneurship learning and to analyze its implementation process in vocational high schools. This research employed an experimental design using a pretest-posttest model within the same class. A total of 41 vocational high school students participated as the study sample. Data were analyzed using paired sample t-tests in SPSS 26 to assess the impact of the intervention on students’ entrepreneurial competencies. Findings indicate that the design thinking method is moderately effective in enhancing students’ entrepreneurial skills. The learning process is conducted both inside and outside the classroom, fostering an experiential learning environment. Students demonstrate improved innovation and critical thinking skills, particularly in identifying and addressing problems based on customer feedback. The study highlights the potential of design thinking as an effective pedagogical approach for entrepreneurship education in vocational schools. By engaging students in real-world problem-solving, this method enhances their adaptability and responsiveness to market needs. Future research could explore its long-term impact and applicability in different educational settings.
Berlian: Belajar dengan Kreativitas Anak dalam Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika Witri Lestari; Hawa Liberna; Lin Mas Eva
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/eqkhpv18

Abstract

This community service program was conducted in collaboration with the Kampung Sahabat Foundation, a social community focused on empowering and educating marginalized children, particularly children from scavenger families living around the At-Tin Mosque, Ceger, Cipayung, East Jakarta. The theme of the program was "Diamonds: Learning with Children's Creativity in Learning Media to Improve Mathematics Learning." The BERLIAN program was implemented using an educational-participatory approach that integrates the application of simple science and technology based on creativity. The implementation of the BERLIAN program at the Kampung Sahabat Foundation has had a significant positive impact in supporting the mathematics learning of scavenger children in the Cipayung area of ​​East Jakarta. This program successfully addressed the challenges of low learning motivation and difficulty understanding basic mathematical concepts through creative learning media and a fun approach. Activity achievements are classified into three categories: Immediate Results (Output), Medium-Term Results (Outcome), and Long-Term Impact (Impact).
University Students’ Study Program Preferences Based on Career Motivation, Quantitative Ability, and Mathematical Reasoning Firdaus, Ridwan Awalian; Lestari, Witri; Liberna, Hawa
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 11 No 1 (2026): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v11i1.11543

Abstract

This research aims to analyze students' study program preferences based on career motivation, quantitative ability, and reasoning ability. This type of research is quantitative correlational. The analysis uses multiple linear regression. The population comes from 12th-grade students of BOASH High School in the 2025/2026 academic year. The sampling technique used was stratified random sampling, with 210 respondents in 14 classes. The results of the study using SPSS show that the t-test for career motivation, quantitative ability, and reasoning ability are each less than the 0.05 significance level. This means that each variable has a significant influence on major preferences. The F-test produces a value less than 0.05. This means that career motivation, quantitative ability, and reasoning ability simultaneously influence major preferences. The multiple linear regression model obtained is Y = 7.303 + 0.426X1 + 0.337X2 + 0.227X3. It can be seen that all coefficients are positive, meaning that an increase in the independent variable will cause an increase in the dependent variable. The coefficient of determination obtained is R2 = 0.752, meaning that 75.2% of the variation in college study program preferences can be explained by career motivation, quantitative ability, and mathematical reasoning ability, while the remaining 24.8% is caused by other factors outside the research.
Workshop Guru Penyusunan Penilaian Holistik Witri Lestari; Hawa Liberna; Lin Mas Eva
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Mei-Agustus "The Role of Community Service in Increasing Children's Educational
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tnp5aw83

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) diadakan di SMP Negeri 210 Jakarta sebagai mitra dalam pelaksanaan PKM. Peserta dari kegiatan ini adalah seluruh guru di SMP Negeri 210. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk: a) memperoleh wawasan dan teknik yang relevan untuk diterapkan oleh guru di kelas; b) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menyusun penyusunan penilaian holistik.  Beberapa masalah yang dihadapi oleh mitra antara lain: (a) Kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan konsep penilaian ini;  b) Kurangnya pelatihan yang memadai mengenai penilaian holistik. c) Keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran juga menjadi kendala dalam penyusunan penilaian holistik.. Metode yang diterapkan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi antara tim pelaksana dan mitra, serta diadakan workshop tentang penyusunan penilaian holistik. Metode ini dilaksanakan kepada kelompok mitra yang terdiri dari 40 orang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah: 1) 85% guru merasa lebih percaya diri dalam menerapkan metode penilaian holistik setelah mengikuti kegiatan ini. 2) 90% peserta mengungkapkan bahwa mereka akan menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik pembelajaran sehari-hari mereka. Hal ini menunjukkan bahwa workshop tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memotivasi guru untuk mengimplementasikan perubahan dalam cara mereka menilai siswa.  
Pengenalan Literasi Numerasi di Kalangan Ibu Rumah Tangga Kampung Pinggul Depok Witri Lestari; Ridwan Awalian Firdaus; Hawa Liberna; Lin Mas Eva
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.11833

Abstract

Literasi numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar abad ke-21 yang berperan penting dalam mendukung kemampuan individu mengambil keputusan secara rasional dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks pendidikan keluarga, ibu rumah tangga memiliki peran strategis sebagai pendamping utama anak dalam proses belajar di rumah. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di Kampung Pinggul Jatijajar Depok, sebagian besar ibu rumah tangga masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep numerasi dasar, khususnya dalam pengelolaan keuangan rumah tangga dan pendampingan belajar matematika anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi ibu rumah tangga melalui pendekatan partisipatif dan kontekstual. Metode yang digunakan meliputi pelatihan numerasi kontekstual, pendampingan praktik, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Materi pelatihan difokuskan pada konsep bilangan, operasi hitung dasar, dan penerapan matematika dalam aktivitas sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi peserta yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai post-test dibandingkan pre-test pada seluruh peserta. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan matematika untuk mendampingi anak belajar dan mengelola keuangan rumah tangga. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan literasi numerasi berbasis keluarga efektif sebagai strategi peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.