Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Upaya meningkatkan Kemandirian Anak melalui Metode Bermain Peran pada Kelompok B di TK Khulafaur Rasyidin Priyanti, Nina Yuminar
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i4.4034

Abstract

Nina Yuminar Priyanti 2022, Upaya Meningkatkan Kemandirian Anak melalui Metode Bermain Peran pada Kelompok B di TK Az Zaitun. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak melalui kegiatan bermain peran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B usia 5-6 tahun di TK Khulafaur Rasyidin Bekasi yang berjumlah 15 anak terdiri dari 4 laki-laki dan 11 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkkan adanya peningkatkan rata-rata kemandirian anak pada siklus I peningkatan kemandirian anak sekitar 62,64%, siklus II peningkatan kemandirian anak 78,66% telah memenuhi rata-rata presentase yang telah ditargetkan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metode bermain peran dapat meningkatkan kemandirian anak di TK Islam Khulafaur Rasyidin Bekasi.
Increase Ability Know English Vocabulary Through the Interactive Whiteboard for Group B Children at Nurul Hidayah Kindergarten, Purwakarta 2025 Sulastri, Dina; Mulyanti, Fitrah; Priyanti, Nina Yuminar
International Journal of Education, Information Technology, and Others Vol 8 No 4 (2025): International Journal of Education, information technology   and others
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of using interactive whiteboard media on improving early childhood skills in recognizing basic English vocabulary at Nurul Hidayah Kindergarten, Kiarapedes, Purwakarta, and analyze changes in children's learning behavior after the media's implementation. The method used is classroom action research (CAR) with three cycles: pre-cycle, cycle I, and cycle II. The results showed that the level of active participation of children increased significantly, from 30 in the pre-cycle to 71 in the first cycle, reaching 75 in the second cycle, and reaching 85 in the post-cycle. The use of interactive whiteboards encouraged children's engagement in the learning process, improving verbal responses, vocabulary comprehension, and enthusiasm for learning activities. Children were able to recognize and use English vocabulary independently and spontaneously. Changes in learning behavior are also evident in increased self-confidence, learning initiative, and collaboration among children during learning. Interactive media has proven effective as a visual and kinesthetic aid that supports the cognitive and affective development of early childhood. From these findings, it can be concluded that interactive whiteboard media has a positive contribution to English learning at the kindergarten level and is worthy of being developed more widely as part of early childhood education innovation.
UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA KELOMPOK B DI TK AZ ZAITUN BEKASI Nina Yuminar Priyanti
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 4 No 2 (2020): September-February
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v4i2.260

Abstract

The purpose of this study was to determined the increase of early childhood cognitive intelligence through computer-based learning in group B through paint media. This study used a classroom action research model with two cycles. Each cycle consisting of four stages, there was planning, implementing the action, observing, and reflecting. The subject of this study was group B with a total of 15 children consisting of 7 boys and 8 girls. In this study, pre-cycle used before computer learning was carried out, children's cognitive abilities showed a low value, that was 32%. However, after taking action in cycle I the percentage of children increased by about 61% and cycle II had an increase, showing that 89% of children were able to distinguish geometric shapes. Computer-based learning through Paint media can be used as an interesting and fun medium to improve early childhood cognitive. so it can stimulate children's development and develop children's thinking skills.
Peran Mata Kuliah Kesehatan dan Gizi dalam Membentuk Pemahaman Mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi Terhadap Gaya Hidup Sehat Zarqa Qalbu Ar Rahman; Nina Yuminar Priyanti; Eka Putri
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mata kuliah Kesehatan dan Gizi dalam membentuk pemahaman mahasiswa PG PAUD Universitas Panca Sakti Bekasi terhadap gaya hidup sehat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus, dengan mahasiswa semester dua sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Kesehatan dan Gizi memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya gaya hidup sehat, mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, serta membentuk persepsi positif terhadap pola hidup sehat. Hambatan yang muncul antara lain keterbatasan waktu, tekanan akademik, dan kurangnya dukungan lingkungan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif.
Peran Guru dalam Meningkatkan Karakter Kedisiplinan Anak Usia Dini di KB Baiturrohiem dengan Metode Kualitatf Deskriptif Iim Kurniati; Nina Yuminar Priyanti; Lily Yuntina
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 12 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i12.126

Abstract

Pendidikan adalah sebuah proses dimana individu mendapatkan pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan pemahaman yang diperlukan untuk perkembangan baik secara pribadi maupun sosial di dalam masyarakat. Ini adalah suatu perjalanan yang memungkinkan individu untuk berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, serta memberikan kontribusi signifikan bagi lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran penting guru dalam meningkatkan pendidikan karakter pada anak usia dini. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini menyajikan beberapa aspek yang mempengaruhi peran guru, termasuk metode pembelajaran yang digunakan, pengembangan kurikulum, serta hubungan interpersonal antara guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran guru dalam karakter kedisiplinan dan memberikan panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter pada anak usia dini dimasa yang akan datang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, simpulan umum dari penelitian ini adalah guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pendidikan karakter yang ditinjau pada kedisiplinan anak di KB. Baiturrohiem, guru dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan dengan menunjukkan sikap yang konsisten, teratur, dan bertanggung jawab kepada anak-anak, guru membantu anak-anak memahami dan mengikuti kegiatan rutinitas harian, melalui bimbingan yang lembut dan positif, guru bekerja sama dengan orang tua untuk menciptakan konsistensi dalam pengajaran kedisiplinan disekolah dan di rumah.
Pendampingan Parenting Islami dalam Mengurai Tantangan Emosi dan Perilaku Anak Akibat Kecanduan Gawai di SPS Khulafaur Rasyidin Bekasi Nina Yuminar Priyanti; Nuligar Hatiningsih; Wening Rahayu; Childa Kumala Azzahri
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2026
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v10i3.49223

Abstract

The development of digital technology has significantly transformed the ways children interact and behave. Excessive use of gawais without proper supervision can lead to various emotional and behavioral problems, such as tantrums, decreased empathy, and difficulties in emotional regulation. This phenomenon poses a serious challenge for parents and educators, particularly in shaping children’s character and morals. This community service program aims to enhance the ability of parents and teachers to apply Islamic parenting principles to address children’s gawai addiction through a moral education approach. The program involved 20 parents and four teachers and consisted of an Islamic parenting workshop followed by four weeks of mentoring and behavioral observation. Evaluation was conducted using pre- and post-activity questionnaires for parents and observation reports completed by teachers.. Mentoring sessions on Islamic parenting and practical implementation of Islamic child-rearing emphasizing digital supervision, habituation of Islamic manners, and positive family communication. The results showed an increased understanding among parents and teachers regarding the negative impacts of gawai use, changes in parenting behavior (parents began limiting screen time and accompanying children during use), and improvements in children’s emotional regulation and behavior both at school and at home. This program demonstrates that the inculcation of Islamic values, as explained in Tarbiyatul Aulad fil Islam by Ulwan, can serve as an effective solution to nurture digitally literate, morally upright, and well-charactered children in the digital era. Perkembangan teknologi digital telah mengalami perubahan signifikan dalam cara anak berinteraksi dan berperilaku. Penggunaan gawai secara berlebihan tanpa pengawasan dapat menimbulkan berbagai masalah emosional dan perilaku, seperti tantrum, penurunan empati, serta kesulitan regulasi emosi. Fenomena ini menjadi tantangan serius bagi orang tua dan pendidik, khususnya dalam pembentukan karakter dan akhlak anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan orang tua dan guru dalam menerapkan Parenting Islam untuk mengatasi kecanduan gawai anak, melalui pendekatan pendidikan akhlak. Program ini melibatkan 20 orang tua dan empat guru serta terdiri dari lokakarya pengasuhan Islami yang dilanjutkan dengan empat minggu pendampingan dan observasi perilaku. Pendampingan Parenting Islam dan praktik pengasuhan Islami menekankan pengawasan digital, pembiasaan adab Islam, dan komunikasi positif dalam keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dari orang tua dan guru mengenai dampak negatif penggunaan gawai, perubahan perilaku pengasuhan (orang tua mulai membatasi durasi penggunaan gawai dan mendampingi anak), serta perbaikan pengaturan emosi dan perilaku anak di lingkungan sekolah dan rumah. Program ini membuktikan bahwa penanaman nilai-nilai Islam, sebagaimana dijelaskan dalam buku Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Ulwan, dapat menjadi solusi efektif dalam membentuk anak yang cerdas digital, berakhlak mulia, dan berkarakter di tengah era teknologi