Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Resonasi Leksikal dalam Terjemahan al-Qur’an Berbahasa Inggris: Analisis Alih Bahasa Surah aṭ-Ṭāriq Shawkat M. Toorawa Wafiudin, M. Afif; Yardho, Moh.; Hakim, Muhammad Naufal
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/quhas.v13i2.41712

Abstract

This study examines the translation method proposed by Shawkat M. Toorawa, with an emphasis on efforts to preserve lexical resonance. The focus of this research is on Toorawa’s approach in translating Surah aṭ-Ṭāriq into English. This research employs a qualitative descriptive-analytical model and is a form of library research. The findings reveal that Toorawa’s translation process involves three steps: 1) Cataloging hapax; 2) Pay attention to lexical echoes; 3) Translate it in English. Specifically, Toorawa’s approach to translating Surah aṭ-Ṭāriq involves rendering and interpolating meanings to achieve a translation that resonates in both tone and meaning.
Produksi Propolis dari Lebah Tetragonula laeviceps Menggunakan Sarang MOTIVE yang Dilengkapi dengan Sistem Instrumentasi Hakim, Muhammad Naufal; Abduh, Muhammad Yusuf
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2018.10.2.6

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem instrumentasi pada sarang lebah yang diberi nama MOTIVE untuk budidaya lebah Tetragonula laeviceps. Tujuan implementasi ini adalah untuk mengoptimalkan produksi propolis berdasarkan data dari sistem instrumentasi menuju sistem pertanian presisi berbasis data. Bahasa program yang digunakan sebagai antarmuka pada Arduino dan Raspberry Pi adalah Arduino dan Python. Parameter yang diukur oleh sensor pada sarang MOTIVE adalah temperatur, kelembapan, massa sarang MOTIVE serta total lebah keluar masuk sarang yang diperbarui setiap 15 dan 30 menit sekali. Variasi penelitian berupa intensitas cahaya yang diimplementasikan pada koloni dalam sarang bambu, sarang MOTIVE berbahan kayu, dan sarang MOTIVE berbahan akrilik. Propolis yang dihasilkan oleh lebah dipanen untuk dianalisis kandungan flavonoid berbasis ekivalen kuersetin. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa produktivitas propolis yang dihasilkan oleh lebah pada sarang MOTIVE sebanyak 2-2,4 g/sarang/minggu. Nilai kandungan flavonoid tertinggi pada ekstrak propolis diperoleh dari propolis yang dihasilkan oleh lebah pada sarang MOTIVE kayu sebanyak 14,3 mg QE/gram. Sistem instrumentasi terbukti berhasil melakukan perekaman data secara simultan dan tidak mengganggu aktivitas lebah. Berdasarkan parameter yang diukur, konversi resin menjadi propolis secara optimal terjadi pada sarang dengan variansi temperatur dan kelembapan yang kecil, serta intensitas cahaya pada sarang terbukti berpengaruh pada produksi propolis.